Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Dinamika Inflasi Indonesia Tahun 2022-2024 dalam Kaitannya dengan Suku Bunga dan Nilai Tukar jelita purba; Agnes Anggreni Tamba; Krisentia Angelina Napitu; Jogi Situmorang; Fitrawaty
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai salah satu indikator makroekonomi yang krusial, inflasi memegang peranan strategis dalam upaya mempertahankan stabilitas ekonomi suatu negara. Kajian ini berangkat dari dugaan bahwa pergerakan suku bunga dan fluktuasi nilai tukar turut berkontribusi terhadap dinamika inflasi di Indonesia, khususnya dalam fase pemulihan ekonomi pasca-COVID-19.Secara metodologis, penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder bulanan yang bersumber dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Data mencakup rentang waktu Januari 2022 hingga Juni 2024, dengan total 30 titik observasi, dan diolah menggunakan teknik regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS.Tujuan utama penelitian adalah menguji sejauh mana suku bunga dan nilai tukar memberikan pengaruh terhadap tingkat inflasi di Indonesia pada periode 2022–2024. Hasil analisis mengungkapkan bahwa suku bunga terbukti berpengaruh signifikan terhadap inflasi, sementara nilai tukar tidak memperlihatkan pengaruh yang signifikan secara statistik. Secara bersama-sama, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan variasi inflasi sebesar 27,7%. Dengan demikian, suku bunga terbukti menjadi variabel yang lebih dominan dibandingkan nilai tukar dalam memengaruhi inflasi selama kurun waktu penelitian. Implikasinya, kebijakan suku bunga tetap relevan sebagai instrumen utama pengendalian harga dan penjagaan stabilitas inflasi di Indonesia.
Analisis Pengaruh Jumlah Uang Beredar dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Tingkat Inflasi Di Indonesia: Analisis Regresi Berganda Periode 2014-2023 Agnes Monica Sianipar; Albi Sutandi; Enjel Widia Sari Gea; Fitrawaty; Mutia Annisa
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5631

Abstract

Komponen penting dalam perekonomian suatu negara adalah jumlah uang beredar dan nilai tukar, terutama dalam kaitannya dengan tingkat inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak nilai tukar dan jumlah uang beredar terhadap inflasi Indonesia dari tahun 2014 hingga 2023. pengolahan data yang digunakan yaitu data kuantitatif, dengan data sekunder yang dikumpulkan antara tahun 2014 dan 2023 sebagaisumber data. Teknik analisis regresi linier berganda digunakan dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar secara signifikan dan negatif mempengaruhi inflasi Indonesia, sedangkan jumlah uang yang beredar secara signifikan dan positif mempengaruhi inflasi.
Analisis Perekonomian Empat Sektor : Dampak Ekspor Dan Impor Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Sumatera Utara Melalui Uji Regresi Linear Berganda Periode 2001-2021 Maya Wulandari; Sarah Bakara; Alawi Parlindungan Hasibuan; Fitrawaty
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.6114

Abstract

This study aims to analyze the influence of exports and imports on the rate of economic growth in North Sumatra, both separately and simultaneously. The method used in this study is descriptive by utilizing secondary data obtained from the Central Statistics Agency of North Sumatra Province. The data analyzed is a time series from 2001 to 2021, covering economic growth, exports, and imports. Data collection was carried out through time series and literature studies with a quantitative approach. The analysis was carried out using multiple linear regression with the help of the SPSS program. The results show that partially, exports and imports do not have a significant influence on economic growth, and simultaneously, both also do not have a significant effect on economic growth in North Sumatra.
KAJIAN LITERATUR TENTANG PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR DAN NILAI TUKAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA Roma Uli Maria Br Situmeang; Samuel Revaldo Jeverson Siboro; Olive Katrina Joyanka Sihombing; Bona Vintura Suyana Pandiangan; Fitrawaty
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15880

Abstract

Inflation is a key macroeconomic indicator reflecting economic stability and public welfare. In Indonesia, controlling inflation remains a primary priority of monetary policy due to its broad impact on purchasing power and national economic growth. This study aims to comprehensively examine the influence of money supply and the rupiah exchange rate on inflation through a systematic literature review. The research applies a descriptive qualitative approach by analyzing various empirical studies and relevant monetary economic theories. The findings reveal that the effect of money supply on inflation remains inconsistent; some studies show a negative relationship when increased liquidity is balanced by production capacity growth, while others indicate a positive correlation as predicted by the quantity theory of money. In contrast, the exchange rate consistently demonstrates a positive and significant effect: rupiah depreciation raises import prices and production costs, which are subsequently passed on to consumer prices. Collectively, both variables jointly determine inflation dynamics. It is concluded that effective inflation control requires coordinated monetary policies, integrating money supply management and exchange rate stabilization to maintain sustainable price stability in Indonesia.