Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Nasional dalam Perspektif Kebijakan Ekonomi Suci Ramadaniati; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nasional dalam perspektif kebijakan ekonomi. Pendapatan nasional merupakan indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi suatu negara, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti konsumsi rumah tangga, investasi, kebijakan fiskal, pengeluaran pemerintah, dan pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka, menggunakan data sekunder berupa jurnal dan literatur yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengkaji keterkaitan antar faktor ekonomi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi dan investasi memiliki peran dominan dalam meningkatkan pendapatan nasional, sementara kebijakan fiskal berfungsi sebagai instrumen utama dalam mengatur dan menyeimbangkan perekonomian. Selain itu, pengeluaran pemerintah dan kebijakan pajak juga memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, diperlukan sinergi kebijakan ekonomi yang tepat dan berkelanjutan agar mampu meningkatkan pendapatan nasional secara optimal. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kestabilan kebijakan ekonomi sangat diperlukan agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan secara berkelanjutan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah, akademisi, maupun masyarakat dalam memahami pentingnya kebijakan ekonomi yang efektif untuk meningkatkan pendapatan nasional dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Selain itu, penelitian ini juga dapat dijadikan bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih efektif di masa mendatang
Analisis Kebijakan Ekonomi Publik dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Elviani Elviani; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9038

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena kebijakan ekonomi publik berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia, khususnya dalam menghadapi masalah ketimpangan pembangunan, rendahnya efektivitas pengelolaan keuangan daerah, serta terbatasnya kapasitas fiskal pemerintah daerah. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungsi kebijakan ekonomi publik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional, mengidentifikasi alat kebijakan yang diterapkan pemerintah, menganalisis pengaruhnya terhadap perkembangan ekonomi daerah, serta mengetahui beragam tantangan dan strategi untuk mengoptimalkan kebijakan tersebut. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui metode tinjauan pustaka. Informasi dikumpulkan dari jurnal akademik, buku, dokumen resmi, dan berbagai referensi yang berkaitan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis isi melalui pengkajian, perbandingan, dan interpretasi teori serta temuan penelitian yang telah ada sebelumnya. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kebijakan fiskal lokal, desentralisasi fiskal, pembangunan infrastruktur, investasi publik, dana transfer dari pemerintah pusat, serta pengembangan ekonomi digital berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dengan cara meningkatkan produktivitas masyarakat, kegiatan ekonomi, dan pemerataan pembangunan. Namun, penerapan kebijakan tetap menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya kemandirian fiskal daerah, lemahnya pengelolaan pemerintahan, disparitas pembangunan antar wilayah, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik yang belum optimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan Pendapatan Asli Daerah, perbaikan kualitas pengelolaan pemerintahan, optimalisasi layanan publik berbasis digital, serta kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah harus terus ditingkatkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, merata, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Urgensi pendapatan nasional dalam pengambilan keputusan ekonomi publik di era modern Zahra Najwa Salsabila; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendapatan nasional dalam pengambilan keputusan ekonomi publik di era modern. Pendapatan nasional merupakan salah satu indikator utama yang digunakan untuk mengukur tingkat pertumbuhan dan perkembangan perekonomian suatu negara. Selain itu, pendapatan nasional juga menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan publik, khususnya kebijakan fiskal dan pembangunan ekonomi. Melalui data pendapatan nasional, pemerintah dapat mengetahui kondisi ekonomi masyarakat, tingkat produksi nasional, pendapatan per kapita, serta tingkat kesejahteraan masyarakat secara umum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, dan karya ilmiah lain yang berkaitan dengan pendapatan nasional dan ekonomi publik. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu dengan mengumpulkan, mengkaji, dan menganalisis berbagai teori serta hasil penelitian terdahulu untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran pendapatan nasional dalam kebijakan ekonomi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan nasional memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah kebijakan ekonomi publik, memengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat, serta menjadi acuan dalam pengambilan keputusan ekonomi oleh pemerintah. Namun, di era modern terdapat berbagai tantangan, seperti ketimpangan distribusi pendapatan, perkembangan ekonomi digital, inflasi, dan dinamika ekonomi global. Oleh karena itu, pendapatan nasional memiliki urgensi yang tinggi dalam mendukung kebijakan ekonomi publik yang efektif, adaptif, dan berkeadilan bagi masyarakat.
Pengaruh Ekspor dan Impor terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Dwipa Elsya Zahara; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9108

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya aktivitas ekspor dan impor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bersifat fluktuatif akibat dinamika global. Ekspor berperan sebagai sumber devisa, peningkatan produksi, serta penciptaan lapangan kerja, sedangkan impor mendukung ketersediaan bahan baku, barang modal, dan transfer teknologi. Namun, ketidakseimbangan antara keduanya dapat memengaruhi stabilitas ekonomi nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ekspor dan impor terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia serta memahami hubungan keduanya dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh ekspor dan impor terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur dari jurnal, buku, dan penelitian terdahulu, serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan devisa, produksi, dan penyerapan tenaga kerja, sedangkan impor berperan dalam meningkatkan efisiensi produksi dan akses teknologi, namun dapat berdampak negatif jika berlebihan. Hubungan keduanya bersifat saling melengkapi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Kesimpulannya, ekspor dan impor memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia sehingga diperlukan keseimbangan dan kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional secara berkelanjutan di masa yang akan datang. Penelitian selanjutnya disarankan agar dapat menggunakan data kuantitatif untuk memperoleh hasil yang lebih terukur dan mendalam.
Peran Kebijakan Moneter dalam Mengendalikan Inflasi di Indonesia Marsya Hasdiani Putri; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9156

Abstract

Inflasi merupakan salah satu masalah ekonomi makro yang ditandai oleh kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus sehingga menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat. Kondisi tersebut dapat memengaruhi stabilitas ekonomi nasional apabila tidak dikendalikan dengan baik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kebijakan moneter dalam menjaga kestabilan inflasi sebagai upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kebijakan moneter dalam mengendalikan inflasi di Indonesia serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas kebijakan tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana peran kebijakan moneter dalam mengendalikan inflasi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui analisis berbagai jurnal, buku, artikel ilmiah, dan sumber relevan lainnya yang berkaitan dengan kebijakan moneter dan inflasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan moneter melalui instrumen suku bunga, operasi pasar terbuka, dan giro wajib minimum memiliki peran penting dalam mengendalikan inflasi dengan cara mengatur jumlah uang beredar, menekan konsumsi berlebihan, serta menjaga stabilitas harga. Efektivitas kebijakan tersebut dipengaruhi oleh ekspektasi inflasi masyarakat, kondisi ekonomi global, stabilitas politik, serta kualitas komunikasi kebijakan Bank Indonesia. Kesimpulannya, kebijakan moneter memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa koordinasi antara Bank Indonesia dan pemerintah sangat diperlukan agar pengendalian inflasi dapat berjalan lebih efektif. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan kuantitatif dan data statistik yang lebih luas sehingga hubungan antarvariabel dapat dianalisis secara empiris, mendalam dan lebih akurat.
Pengaruh digitalisasi dan motivasi kerja terhadap pendapatan nasional dan pengangguran Azizah Ayu Lestari; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi dan motivasi kerja terhadap pendapatan nasional dan pengangguran serta implikasinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka (library research) melalui penelaahan berbagai jurnal ilmiah, buku, artikel, dan sumber referensi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan dampak positif terhadap perekonomian melalui peningkatan efisiensi produksi, percepatan distribusi informasi, perluasan pasar, serta terciptanya peluang usaha baru yang mampu meningkatkan pendapatan nasional. Selain itu, motivasi kerja memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja sehingga mendorong peningkatan output barang dan jasa secara nasional. Namun, perkembangan digitalisasi juga menimbulkan tantangan berupa pengangguran struktural akibat ketidaksesuaian keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan pasar kerja modern dan perkembangan teknologi yang semakin cepat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, pengembangan keterampilan kerja, dan peningkatan kompetensi digital. Dengan demikian, sinergi antara digitalisasi dan peningkatan motivasi serta kualitas tenaga kerja menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, inklusif, stabil, dan berdaya saing tinggi di era globalisasi modern bagi kesejahteraan masyarakat luas. Penelitian ini juga menekankan pentingnya kebijakan pemerintah dalam mendukung transformasi digital dan penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan.
Pengaruh Kemudahan Layanan Simpan Pinjam Terhadap Minat Anggota di Koperasi Merah Putih Siti Lestari; Hendra Riofita
Jurnal Pendidikan Vokasi Raflesia Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Vokasi Raflesia
Publisher : LPPM Politeknik Raflesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jpvr.v6i1.1367

Abstract

Penelitian iini ibertujuan iuntuk imengetahui ipengaruh ikemudahan ilayanan isimpan ipinjam iterhadap iminat ianggota idi iKoperasi iMerah iPutih. iMetode ipenelitian iyang idigunakan iadalah ipendekatan ikuantitatif idengan iteknik ipengumpulan idata imelalui ikuesioner, iobservasi, idan idokumentasi. iSampel ipenelitian iadalah ianggota ikoperasi iyang imenggunakan ilayanan isimpan ipinjam. iData idianalisis imenggunakan iuji ivaliditas, ireliabilitas, iserta ianalisis iregresi. iHasil ipenelitian imenunjukkan ibahwa ikemudahan ilayanan isimpan ipinjam iberpengaruh ipositif idan isignifikan iterhadap iminat ianggota. iKemudahan ilayanan iyang imeliputi iprosedur iyang isederhana, ikecepatan ipelayanan, iserta ikemudahan iakses iinformasi imampu imeningkatkan ikepuasan, ikepercayaan, idan ipartisipasi ianggota. iDengan idemikian, isemakin ibaik ikemudahan ilayanan iyang idiberikan, imaka isemakin itinggi iminat ianggota idalam imemanfaatkan ilayanan ikoperasi.
Analisis Efektivitas Manajemen Koperasi Merah Putih dalam Meningkatkan Kinerja Usaha Berbasis Prinsip Ekonomi Kerakyatan. Melsa Rahmanda; Hendra Riofita
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6410

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya efektivitas manajemen koperasi dalam meningkatkan kinerja usaha anggota, meskipun koperasi memiliki peran strategis dalam sistem ekonomi kerakyatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas manajemen Koperasi Merah Putih dalam meningkatkan kinerja usaha berbasis prinsip ekonomi kerakyatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian terdiri dari pengurus dan anggota koperasi yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi manajemen koperasi telah berjalan secara fungsional, namun belum optimal secara substantif, terutama pada aspek perencanaan strategis, kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, dan sistem pengawasan. Dampaknya terhadap kinerja usaha anggota bersifat positif, tetapi belum merata dan berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas manajemen koperasi tidak hanya ditentukan oleh penerapan fungsi manajerial, tetapi juga oleh kemampuan adaptasi, inovasi, dan integrasi nilai ekonomi kerakyatan dalam praktik.
Krisis Identitas Dan Tantangan Tata Kelola Koperasi Merah Putih Siti Lathifah; Hendra Riofita
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6524

Abstract

Koperasi Merah Putih dikembangkan sebagai strategi penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Indonesia. Namun, implementasinya menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan krisis identitas kelembagaan dan tantangan tata kelola koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk krisis identitas serta tantangan tata kelola yang dihadapi Koperasi Merah Putih berdasarkan hasil kajian literatur. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari jurnal nasional dan internasional, buku akademik, dokumen kebijakan pemerintah, serta publikasi ilmiah lain yang relevan dan dapat diakses secara terbuka. Proses seleksi literatur dilakukan menggunakan tahapan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) melalui proses identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Penelitian menggunakan 15 referensi utama yang dianalisis menggunakan teknik content analysis dan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis identitas Koperasi Merah Putih dipengaruhi oleh dominasi kebijakan yang bersifat top-down, tingginya intervensi pemerintah, rendahnya partisipasi anggota, serta lemahnya implementasi prinsip koperasi. Sementara itu, tantangan tata kelola meliputi rendahnya transparansi dan akuntabilitas, keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya pengawasan internal, serta belum optimalnya transformasi digital. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan identitas koperasi, peningkatan partisipasi anggota, penerapan good cooperative governance, dan pengembangan kapasitas kelembagaan menjadi strategi penting dalam mendukung keberlanjutan Koperasi Merah Putih sebagai instrumen ekonomi kerakyatan.
Optimalisasi Platform Digital Sebagai Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Penjualan UMKM: Penelitian Nur Fattah Riski Harahap; Hendra Riofita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6388

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah cara pelaku usaha menjalankan kegiatan pemasaran, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Perubahan perilaku konsumen yang semakin bergantung pada teknologi membuat pelaku usaha harus menyesuaikan diri dengan strategi pemasaran berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi platform digital dapat digunakan sebagai strategi dalam meningkatkan penjualan UMKM. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa platform digital seperti media sosial, marketplace, dan live streaming memberikan dampak positif dalam memperluas pasar, meningkatkan interaksi dengan konsumen, serta mendorong peningkatan penjualan. Namun masih terdapat kendala seperti rendahnya literasi digital dan tingginya persaingan. Oleh karena itu, digital marketing menjadi hal penting dalam perkembangan UMKM saat ini.