Claim Missing Document
Check
Articles

Pendapatan Nasional Sebagai Indikator Kesejahteraan: Analisis Literatur Ekonomi Modern: Pengabdian Sandra Sulistio Wati; Hendra Riofita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6903

Abstract

Pendapatan nasional merupakan indikator utama yang sering digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan suatu negara. Namun, dalam perkembangan ekonomi modern, penggunaan indikator ini menuai berbagai kritik karena dinilai belum mampu menggambarkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendapatan nasional sebagai indikator kesejahteraan berdasarkan kajian literatur ekonomi modern. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah dan buku ekonomi dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan nasional masih relevan sebagai indikator makroekonomi, namun memiliki keterbatasan karena tidak mencerminkan distribusi pendapatan, kualitas hidup, dan aspek lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan multidimensional dengan mengombinasikan indikator lain seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Gini Ratio, dan indikator kesejahteraan subjektif.
Studi Keterkaitan Pengangguran dan Ketidakstabilan Inflasi Terhadap Pendapatan Nasional di Indonesia: Penelitian Sinta Triana; Hendra Riofita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara pengangguran dan ketidakstabilan inflasi terhadap pendapatan nasional di Indonesia. Pendapatan nasional yang diukur melalui Produk Domestik Bruto (PDB) merupakan indikator utama dalam menilai kinerja perekonomian suatu negara. Sementara itu, pengangguran dan inflasi merupakan dua variabel makroekonomi yang memiliki peranan penting dalam menentukan stabilitas ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan mengkaji berbagai teori dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangguran memiliki pengaruh negatif terhadap pendapatan nasional, dimana peningkatan tingkat pengangguran menyebabkan penurunan output ekonomi. Selain itu, inflasi yang tidak stabil juga berdampak negatif terhadap pendapatan nasional karena menurunkan daya beli masyarakat dan mengurangi aktivitas konsumsi serta investasi. Secara simultan, pengangguran dan inflasi saling berkaitan dan bersama-sama mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dengan demikian, stabilitas kedua variabel tersebut sangat penting dalam menjaga pertumbuhan pendapatan nasional yang berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perumusan kebijakan ekonomi, khususnya dalam upaya pengendalian inflasi dan pengurangan tingkat pengangguran di Indonesia.
Pengaruh Tingkat Pengangguran Terhadap Pendapatan Nasional Dan Inflasi: Analisis Makroekonomi di Indonesia: Penelitian Nurmaine; Hendra Riofita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pengangguran terhadap pendapatan nasional dan inflasi dalam perspektif makroekonomi di Indonesia. Variabel utama dalam penelitian ini meliputi tingkat pengangguran, pendapatan nasional yang diukur melalui Produk Domestik Bruto (PDB), serta inflasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data sekunder berupa time series yang diperoleh dari lembaga resmi seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier untuk melihat hubungan dan pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran memiliki pengaruh negatif terhadap pendapatan nasional, di mana peningkatan pengangguran menyebabkan penurunan output ekonomi. Sementara itu, hubungan antara pengangguran dan inflasi menunjukkan hasil yang tidak konsisten, tergantung pada kondisi ekonomi yang terjadi. Inflasi juga terbukti memiliki pengaruh terhadap pendapatan nasional, terutama melalui daya beli masyarakat dan tingkat investasi. Secara keseluruhan, ketiga variabel tersebut memiliki hubungan yang saling terkait dan membentuk dinamika ekonomi yang kompleks. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu ekonomi makro serta menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang efektif untuk menekan pengangguran, menjaga stabilitas inflasi, dan meningkatkan pendapatan nasional.
Analisis Eksternalitas Kebijakan Pajak Progresif terhadap Redistribusi Pendapatan Nasional: Penelitian Aulia Dyah Prameswari; Hendra Riofita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya ketimpangan distribusi pendapatan di Indonesia yang menunjukkan bahwa hasil pembangunan belum sepenuhnya dinikmati secara merata. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis eksternalitas kebijakan pajak progresif terhadap redistribusi pendapatan nasional serta mengidentifikasi dampak dan upaya peningkatan efektivitasnya. Rumusan masalah penelitian berfokus pada bagaimana eksternalitas positif dan negatif pajak progresif serta perannya dalam mendukung redistribusi pendapatan nasional. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui pemanfaatan data sekunder dari jurnal ilmiah buku artikel akademik dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pajak progresif memberikan dampak positif berupa pengurangan kesenjangan pendapatan peningkatan penerimaan negara dukungan terhadap program kesejahteraan masyarakat dan peningkatan keadilan sosial. Namun demikian terdapat dampak negatif berupa potensi penghindaran pajak penurunan minat investasi dan meningkatnya beban pajak bagi kelompok berpenghasilan tinggi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pajak progresif dipengaruhi oleh kepatuhan wajib pajak kualitas pengawasan transparansi pengelolaan penerimaan negara serta optimalisasi program redistribusi pendapatan sehingga diperlukan penguatan administrasi perpajakan berbasis teknologi secara berkelanjutan.
Analisis Daya Tarik Investasi di Indonesia dalam Menghadapi Persaingan Global Zahro Nur Afifah; Hendra Riofita
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.460

Abstract

Investasi memiliki peranan strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi suatu negara karena mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, setiap negara dituntut untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif guna menarik minat investor domestik maupun asing. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji daya tarik investasi di Indonesia serta mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi kemampuan Indonesia dalam bersaing sebagai tujuan investasi di tingkat internasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur melalui penelaahan berbagai jurnal ilmiah, buku, artikel, dan laporan resmi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sejumlah keunggulan yang dapat meningkatkan minat investasi, antara lain jumlah penduduk yang besar, ketersediaan sumber daya alam yang melimpah, stabilitas ekonomi yang relatif terjaga, serta peluang pasar yang terus berkembang. Di sisi lain, masih terdapat beberapa kendala yang berpotensi mengurangi daya saing investasi, seperti birokrasi yang kompleks, kualitas infrastruktur yang belum merata, tingkat kepastian hukum yang perlu diperkuat, serta tantangan dalam efektivitas implementasi kebijakan. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan melalui reformasi regulasi, peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan kepastian hukum, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia guna memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi yang kompetitif dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
Implementasi Strategi Manajemen SDM Dalam Peningkatan Kerja Di Percetakan Witra 2 Farhan Hidayat; Nurrizky Suci Ramadani; Silvi Utari Putri; Mariati Ritonga; Hendra Riofita
Jurnal Ekonomi, Akuntasi dan manajemen Indonesia (JEAMI) Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal Ekonomi, Akuntasi dan Manajemen Indonesia (JEAMI), Mei 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/jeami.v2i02.394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang implementasi manajemen sumber daya manusia (MSDM) strategik di perusahaan percetakan Witra 2. Penelitian ini disusun dengan metode kualitatif. Fokus utama penelitian ini adalah pada pelatihan dan pengembangan, perencanaan dan pengembangan karir, penilaian kinerja, dan kepuasan kerja karyawan. Pelatihan dan Pengembangan: Perusahaan melakukan pelatihan dan pengembangan keterampilan karyawan untuk meningkatkan produktivitas mereka. Meskipun perusahaan tidak memiliki anggaran khusus untuk pelatihan, mereka memberikan fasilitas untuk karyawan mengikuti seminar dan pelatihan. Perencanaan dan Pengembangan Karir: Perusahaan memiliki program untuk pengembangan karir karyawan, tetapi peluang untuk mendapatkannya cukup kecil. Namun, ada peningkatan gaji dan tidak ada batasan bagi karyawan yang ingin meningkatkan karir mereka. Penilaian Kinerja: Perusahaan melakukan evaluasi kinerja karyawan dan hasilnya dibagikan secara transparan. Karyawan yang mendapatkan hasil positif diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja mereka. Kepuasan Kerja Karyawan: Karyawan merasa memiliki tingkat kepuasan kerja yang tinggi, yang didukung oleh beberapa faktor seperti sistem kekeluargaan dan upaya pemimpin perusahaan untuk menjaga kesejahteraan karyawan. Secara keseluruhan, implementasi MSDM strategik di perusahaan percetakan ini berada pada kategori yang sangat baik, yang berarti pekerjaan dan kinerja karyawan sesuai target.
Motivasi Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan di PT. Coca Cola Official Distributor di Pekanbaru Amalia Sari; An Reza Cahyani Putri; Nurhafizah Putri; M. Raghil; Ruth Dominika Panjaitan; Hendra Riofita
Jurnal Ekonomi, Akuntasi dan manajemen Indonesia (JEAMI) Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal Ekonomi, Akuntasi dan Manajemen Indonesia (JEAMI), Mei 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/jeami.v2i02.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak motivasi terhadap peningkatan kinerja karyawan di PT. Coca Cola Official Distributor di Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan observasi dan wawancara terhadap dua informan yang merupakan karyawan di perusahaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kinerja karyawan. Faktor-faktor motivasi seperti pengakuan, tanggung jawab, dan peluang pengembangan diri memiliki dampak positif terhadap semangat kerja dan dedikasi karyawan. Observasi terhadap lingkungan kerja juga menunjukkan bahwa atmosfer positif dan budaya perusahaan yang mendukung motivasi karyawan dapat meningkatkan produktivitas. Melalui wawancara dengan dua informan, ditemukan bahwa pengakuan atas kontribusi karyawan, tanggung jawab yang diberikan, serta kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan pengembangan karir, menjadi pemicu motivasi yang signifikan. Karyawan merasa terdorong untuk memberikan yang terbaik ketika merasa dihargai dan memiliki kesempatan untuk berkembang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi motivasi yang efektif dapat menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja karyawan di PT. Coca Cola Official Distributor di Pekanbaru. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk terus memperhatikan aspek-aspek motivasi yang telah diidentifikasi dalam penelitian ini guna menciPTakan lingkungan kerja yang memotivasi dan mendukung pertumbuhan karyawan.