Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

SOSIALISASI TENTANG PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA TAHUN 2023 Deviliawati, Atma; Nani Sari Murni; Dewi Sayati
Khidmah Vol 7 No 1 (2025): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v7i1.520

Abstract

Pendekatan yang diterapkan dalam menguraikan ruang lingkup kesehatan reproduksi adalah pendekatan siklus hidup, dengan demikian, masalah kesehatan reproduksi pada setiap fase kehidupan dapat diperkirakan, yang bila tidak ditangani dengan baik dapat berakibat buruk pada masa kehidupan selanjutnya. Jika remaja berhasil mengatasi masalah-masalah yang dihadapi dan kepercayaan pada kemampuannya mengatasi permasalahan tanpa bantuan orang dewasa, maka kebahagiaan akan semakin meningkat dan meletakkan tujuan sesuai dengan apa yang ia mampu capai. Termasuk juga permasalahan yang muncul pada saat remaja telah memasuki masa pubertas. Program Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja (PKPR) merupakan program hasil penjabaran misi program keluarga berencana nasional, bertujuan membantu remaja agar memiliki pengetahuan, kesadaran, sikap dan prilaku kehidupan yang sehat dan bertanggung jawab melaui promosi, advokasi, komunikasi, informasi, edukasi, konseling, pelayanan dan dukungan kegiatan yang bersifat positif. Tujuan dari sosialisasi ini mengedukasi siswi tentang pengetahuan pemanfaatan program PKPR. Metode yang digunakan dengan memberikan sosialisasi secara langsung dan membagikan leaflet. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2023. Hasil sosialisasi didapatkan dari 57 responden yang berpengetahuan kurang tentang pemanfaatan PKPR terjadi peningkatan pengetahuan. pengetahuan sebanyak 53 responden (93%) berpengetahuan baik dan 4 responden (7%) berpengetahuan kurang. Menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan tentang PKPR sesudah dilakukan sosialisasi. Disarankan sekolah bekerja sama dengan pihak terkait untuk selalu melakukan sosialisasi dan edukasi tentang program-program kesehatan reproduksi.
ANALISIS MANAJEMEN PRILAKU KEBERSIHAN DIRI SAAT MENSTRUASI DI SMP PUJA HANDAYANI TAHUN 2023 Deviliawati, Atma; Sayati, Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23074

Abstract

Menjaga kebersihan tubuh pada saat menstruasi, dengan mengganti pembalut sesering mungkin serta membersihkan bagian vagina dan sekitarnya dari darah menstruasi dapat mencegah perempuan terhindar dari penyakit infeksi vesica urinaria (saluran kencing), infeksi saluran reproduksi dan iritasi pada kulit. Kebersihan alat vital perlu sekali dilakukan karena pada saat mengalami mentruasi, pembuluh dalam darah pada rahim lebih mudah untuk terinfeksi, mikroorganisme mudah untuk masuk dan dapat menyebabkan sistem reproduksi terganggu. Hasil wawancara 7 orang siswi tidak pernah mengganti pembalut di sekolah, pembalut dibuang langsung ditempat sampah tanpa dibungkus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kebersihan Menstruasi (MKM) meliputi faktor personal, faktor sosial dan faktor lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian telah dilakukan di SMP Puja Handayani Palembang dengan populasi sebanyak 53 siswi pada tanggal 23 sampai 27 Mei 2023.  Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi dengan kriteria telah mengalami menstruasi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan dengan p value 0.013, sikap dengan p value 0.004, variabel dukungan keluarga dengan p value 0.014, variabel dukungan teman sebaya dengan p value 0.065  dan variabel sarana prasarana dengan p value 0.030,. Simpulan variabel pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan sarana prasarana berhubungan dengan prilaku MKM, sedangkan dukungan teman sebaya tidak berhubungan dengan Prilaku MKM dan variabel paling dominan terhadap prilaku MKM adalah sikap. Disarankan bagi SMP Puja Handayani untuk melakukan sosialisasi dan bimbingan konseling bagi siswa khususnya mengenai kesehatan reproduksi.
PENGARUH SIKAP DAN TINDAKAN SISWA TERHADAP PENERAPAN PHBS DI SMP PUJA HANDAYANI atic, Dewi Sayati; Deviliawati, Atma
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.26921

Abstract

The gap in water access in the education sector is very large. Around 80% of the community has access to drinking water services. However, in rural areas only 75% have clean drinking water. 27% of educational institutions do not have adequate sanitation and hygiene conditions and the gap in access to education remains large. Access to sanitation is greater in urban areas, but is still lacking in rural areas. The road to sanitation is still long. In urban areas, 49% have access to soap and hand washing facilities, while in rural areas, around 36% have access to soap for washing hands in clean, running water. To determine the influence of student attitudes and behavior on the implementation of PHBS at Puja Khandayani High School in 2023. Quantitative descriptive survey using a cross-sectional design. Seventh grade students (41 students) and eighth grade students (48 students) participated in this study. This sampling method amounted to 89 respondents, who were tested with a 95% confidence level using the Mann-Whitney test. The significance limit for this value is ±0.05
PEMBERDAYAAN PERAWAT MELALUI PENERAPAN MODUL ARIS UNTUK MENGURANGI KECEMASAN DAN DEPRESI PADA PASIEN PENYAKIT KRONIS Wisuda, Aris Citra; Suraya, Citra; Sansuwito, Tukimin bin; Ersita, Ersita; Deviliawati, Atma; Rosalina, Santi; Heriziana Hz
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Citra Delima Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Citra Delima
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/ts64b752

Abstract

Anxiety and depression are common psychological problems experienced by patients with chronic illnesses and may affect the recovery process. Islamic spiritual care is considered a complementary approach that can help enhance calmness and strengthen patients’ coping abilities. This community service program aimed to empower nurses through the implementation of the ARIS Module (Anxiety and Depression Reduction Through Islamic Spiritual Care) to improve their competence in providing spiritual care and to contribute to better psychological outcomes among patients. The program was conducted at Siti Khadijah Islamic Hospital Palembang from August to September 2025 and involved 35 nurses. The activities included intensive training, demonstrations, role play, and supervised clinical practice, covering therapeutic communication, guided dzikr and prayer, selected Qur’anic verses, and spiritual reflection based on the ARIS Module. Evaluation was carried out through pre–post tests and monitoring of patients’ psychological responses. The program showed improvements in nurses’ knowledge and skills in delivering more structured, empathetic, and needs-based spiritual care. The implementation of the ARIS Module also contributed to reduced anxiety and depression among patients, reflected in greater calmness, relaxation, and readiness to face illness. This program provided a positive contribution to strengthening holistic nursing care in the hospital.
DEVELOPMENT OF THE ARIS MODULE (ANXIETY AND DEPRESSION REDUCTION THROUGH ISLAMIC SPIRITUAL CARE) FOR CHRONIC ILLNESS NURSING PRACTICE Wisuda, Aris Citra; Suraya, Citra; Sansuwito, Tukimin bin; Deviliawati, Atma; Rosalina, Santi; Hz, Heriziana; Utama, Yofa Anggriani
Journal Of Nursing Science Research Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Nursing Science Research
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/y6z49f93

Abstract

Anxiety and depression are common psychological problems experienced by patients with chronic illnesses, potentially worsening their clinical condition and quality of life. Nursing interventions that integrate an Islamic spiritual approach are considered to have the potential to enhance psychological calmness when coping with long-term disease. This study aimed to develop and assess the effectiveness of the ARIS Module (Anxiety and Depression Reduction through Islamic Spiritual Care) as a nursing intervention guideline to address anxiety and depression among patients with chronic illnesses. The study employed a Research and Development (R&D) design using the ADDIE model, which includes needs analysis, design, content development, implementation in nursing practice, and evaluation. Effectiveness testing was conducted through a quasi-experimental pretest–posttest design involving 140 chronic illness patients who received care from January 2025 to July 2025 at Siti Khadijah Islamic Hospital Palembang. The Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) and the Beck Depression Inventory-II (BDI-II) were used as measurement instruments. The findings revealed that the implementation of the ARIS Module significantly reduced anxiety and depression levels (p < 0.05) compared to pre-intervention scores. Patients also reported improved spiritual comfort and emotional support from nurses. This module was considered feasible, practical, and relevant for use in nursing practice focused on holistic care. The study recommends broader implementation of the module across various nursing services and the development of training programs to enhance nurses’ competencies in spiritual care.
Keaktifan Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Anggreny, Dian Eka; Ida Susanti; Atma Deviliawati
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v3i2.46

Abstract

Posyandu akan mencapai strata posyandu mandiri sangat tergantung kepada kemampuan, keterampilan diiringi rasa memiliki serta tanggung jawab kader sebagai pendukung posyandu. Keberadaan kader posyandu sebagai garda terdepan pelaksanaan posyandu, semakin hari semakin berkurang karena sulitnya regenerasi kader. Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Pagar Agung Kabupaten Lahat tahun 2022 sejumlah 15 posyandu dengan jumlah kader posyandu yang terdaftar yaitu 89 orang dengan jumlah kader yang aktif hanya 70 orang dan kurang aktif yaitu 19 orang. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader posyandu. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kader posyandu dengan jumlah sampel sebanyak 89 kader yang diambil dengan teknik total populasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2023. Hasil penelitian pada variabel umur p value (0,026), status perkawinan p value (0,015), dan pekerjaan p value (0,039), pendidikan p value (0,067), dan pengetahuan p value (0,024). Simpulan penelitian adalah adanya hubungan antara umur, status perkawinan, pekerjaan kader dan tidak ada hubungan antara pendidikan dan pengetahuan terhadap keaktifan kader posyandu. Disarankan kepada petugas Puskesmas Pagar Agung agar rutin melakukan monitoring dan evaluasi serta memberi bimbingan dan arahan bagi kader-kader posyandu di wilayah kerjanya.