Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Multidimensional Tourism Development Strategy as a Driver of the Creative Economy: A Study of the Pahlawan Street Center Area in Madiun City Malik Ibrahim; Nuril Endi Rahman; Fajar Istikhomah; Siti Komala Mutiara
Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jske.v6i4.2256

Abstract

Purpose of the study: This study aims to (1) explore multidimensional tourism development strategies in the Pahlawan Street Center Area as a driver of the creative economy. (2) Examine the role of stakeholders in designing multidimensional tourism development strategies that have an impact on the creative economy. (3) Analyze the potential of multidimensional tourism in Pahlawan Street Center in supporting the development of the creative economy. (4) Social learning and cultural awareness in multidimensional tourism development. (5) Community empowerment and creative economy education. (6) Integration of multidimensional tourism and local policies as a pedagogical model. Methodology: This research uses descriptive qualitative research, data collection using non-participant observation, semi-structured interviews with 12 informants, and documentation. Data analysis uses reduction, data presentation, and conclusion drawing, while data validity uses source and method triangulation. Main Findings: The multidimensional tourism development strategy in Pahlawan Street Center is carried out through the organization of events, the formation of the Creative Economy Committee, Kawista, Dekranasda, and MSME Stands with synergy between stakeholders as planners and executors. This tourism potential supports the creative economy, cultural preservation, the formation of city identity, and multicultural education. In addition, community empowerment and creative economy education encourage independence, entrepreneurship, economic equality, and create a sustainable development model based on local policies and socio-cultural resilience. Novelty/Originality of this study: This study explores multidimensional tourism as a driver of the creative economy. The role of stakeholders and the potential of creative economy products. Social learning and cultural awareness. Community empowerment and creative economy education. The integration of multidimensional tourism and local policies as a pedagogical model.
MARIO TEGUH'S RHETORICAL STYLE THROUGH YOUTUBE AND INSTAGRAM CHANNELS Kiki Andriani; Malik Ibrahim
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : FAKULTAS DAKWAH UIN SALATIGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v9i2.635

Abstract

This research aims to analyze Mario Teguh's rhetorical style through YouTube and Instagram. The benefits of the research can provide a reference for motivators to use rhetorical style in public speaking. This research uses qualitative research with a discourse analysis approach. Data collection techniques using observation and documentation and validity techniques using source triangulation. Based on word choice, Mario Teguh uses official, unofficial, and conversational styles. Based on tone, he uses simple, medium, noble and powerful styles. Based on sentence structure using climax, anti-climax, parallelism, antithesis, and repetition. Based on voice style Mario Teguh uses a slow rate, pauses with the word "em", pitch with high and low tones. On the volume Mario Teguh shows soft and loud. Based on body posture shows a sitting position. Appearance and clothing Mario Teguh uses neat koko clothes. Facial expressions are smiling with attention to the audience. Hand movements are in accordance with the topic discussed. Eye gaze occasionally looks at the material and more often looks at the audience
MEMOTRET TEKNIK KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM MENGATASI KONFLIK RUMAH TANGGA Rahmani, Tafida Kayla; Al-Ayubi, Miftahkudin; Ibrahim, Malik
Jurnal Common Vol. 9 No. 2 (2025): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/common.v9i2.15860

Abstract

Konflik dalam rumah tangga merupakan permasalahan yang kompleks dan dapat berdampak negatif pada keharmonisan keluarga jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi persuasif dalam menyelesaikan konflik rumah tangga serta mengidentifikasi teknik komunikasi yang efektif dalam membangun pemahaman dan keterbukaan antar pasangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif dapat membantu pasangan dalam mengatasi perbedaan, meningkatkan keterbukaan, serta menciptakan solusi yang konstruktif. Teknik yang efektif dalam komunikasi persuasif meliputi penggunaan bahasa yang positif dan empatik, pendekatan emosional yang tepat, penyampaian argumen logis, serta pemilihan waktu yang sesuai. Efektivitas komunikasi persuasif dipengaruhi oleh keterbukaan pasangan, latar belakang budaya, kondisi psikologis, serta strategi komunikasi yang digunakan. Dengan penerapan komunikasi persuasif yang tepat, pasangan suami istri dapat mengelola konflik dengan lebih baik dan membangun hubungan yang lebih harmonis. Kata Kunci: Komunikasi persuasif, konflik rumah tangga, strategi komunikasi, keharmonisan keluarga
News coverage of the Palestinian conflict with Israel: A framing analysis of the October 7, 2023, Hamas attack Ibrahim, Malik; Riyadi, Agus; Andriani, Kiki; Elma Fitriani, Nanda; Alif, Aslikhatul Ummah Sofi
Islamic Communication Journal Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/icj.2025.10.2.25118

Abstract

One of the prolonged conflicts between Palestine and Israel has yet to find a solution. This study aims to explore Indonesian online media in framing news about the Palestinian-Israeli conflict during the Hamas attack on October 7, 2023. It analyzes the factors that influence framing, public opinion, and foreign policy. This study uses qualitative research with a framing analysis approach. As for data collection techniques through observation, digital searches, news selection, and documentation. Data analysis uses Robert N. Entman's framing model, and data validity uses audit trails. The results show that Indonesian media frames the conflict with different emphases within a strong pro-Palestinian consensus. Kompas.com and CNBC Indonesia emphasize the cycle of structural violence, Liputan6.com focuses on the humanitarian tragedy, SINDOnews.com sees it as a geopolitical maneuver, and Metrotvnews.com sees it as a struggle for independence. Although varied, all media outlets show sympathy for Palestine with ambiguous diction for Hamas and encourage diplomatic solutions. This framing is shaped by a national consensus based on religious solidarity, anti-colonial identity, and alignment between public opinion, government policy, and media coverage. This study contributes to Islamic communication scholarship by showing how religious solidarity, justice, and anti-colonialism shape media framing and mediate the relationship between Muslim public opinion, state policy, and media discourse. ***** Salah satu konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel belum menemukan solusi. Penelitian ini bertujuan  mengeksplorasi media online Indonesia dalam membingkai berita konflik Palestina-Israil pada serangan Hamas tanggal 7 Oktober 2023. Menganalisis faktor yang mempengaruhi framing, opini publik dan kebijakan luar negeri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis framing. Teknik pengumpulan data dengan observasi, pencarian digital, seleksi berita dan dokumentasi. Analisis data dengan model framing Robert N. Entman, dan validitas data dengan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, media Indonesia membingkai konflik dengan penekanan berbeda dalam konsensus pro-Palestina yang kuat. Kompas.com dan CNBC Indonesia menekankan siklus kekerasan struktural, Liputan6.com fokus pada tragedi kemanusiaan, SINDOnews.com melihatnya sebagai manuver geopolitik, dan Metrotvnews.com sebagai perjuangan kemerdekaan. Meski variatif, semua media menunjukkan simpati pada Palestina dengan diksi ambigu untuk Hamas serta mendorong solusi diplomatik. Framing ini dibentuk oleh konsensus nasional berbasis solidaritas agama, identitas anti-kolonial, dan keselarasan antara opini publik, kebijakan pemerintah, serta pemberitaan media. Penelitian ini berkontribusi pada kajian komunikasi Islam dengan menunjukkan bagaimana solidaritas keagamaan, keadilan, dan anti-kolonialisme membentuk framing media serta memediasi hubungan antara opini publik Muslim, kebijakan negara, dan wacana media.  
Strategi Pengembangan Wisata Multidimensi sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif: Studi pada Kawasan Pahlawan Street Center Kota Madiun Malik Ibrahim; Nuril Endi Rahman; Fajar Istikhomah; Siti Komala Mutiara
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v8i1.11267

Abstract

Pengembangan Pahlawan Street Center (PSC) di Kota Madiun sebagai destinasi wisata multidimensi memiliki potensi untuk menggerakkan ekonomi kreatif. Meski demikian, kawasan ini menghadapi tantangan berupa ketimpangan kunjungan, ramai pada hari libur namun agak sepi di hari kerja, serta jam operasional yang terbatas hingga pukul 22.00 WIB pada hari kerja. Dari sisi pelaku usaha, 60% UMKM di PSC masih bergantung pada pasar lokal dengan omzet rata-rata Rp5–10 juta per bulan, dan hanya 40% yang telah memanfaatkan digitalisasi untuk pemasaran dan transaksi daring. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi pengembangan, menganalisis peran pemangku kepentingan, dan mengkaji potensi PSC dalam mendukung ekonomi kreatif. Dengan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi-terstruktur terhadap 11 informan, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan validitas diperkuat oleh triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan diwujudkan melalui penyelenggaraan event, pembentukan Komite Ekonomi Kreatif, Kelurahan Wisata (Kawista), Dekranasda, serta penambahan Stand UMKM. Peran pemangku kepentingan berjalan sinergis sebagai perencana dan pelaksana. Potensi PSC dinilai sangat besar dengan dukungan berbagai program dan kelembagaan tersebut. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam ruang lingkup sampel dan metode kualitatif yang belum menyajikan data kuantitatif terukur. Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan menggunakan pendekatan mixed-methods untuk mengukur dampak ekonomi secara empiris melalui survei pengunjung dan analisis data transaksi UMKM.
A Analisis Framing Robert N. Entman Tentang Program Makan Bergizi Gratis Pada Portal Media Online Kompas.com Dan detik.com Susanto, Luthfi Eko; Mukhlisin, Latutik; Ibrahim, Malik; Dharojah, Rakhma Widya; Basuki Agus, Suparno
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 24 No 1 (2026): April
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v24i1.15890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana narasi media daring Kompas.com dan detik.com membingkai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdasarkan teori framing Robert N. Entman. Penelitian ini juga mengkaji persamaan dan perbedaan pola framing kedua media serta implikasi framing pemberitaan terhadap pembentukan opini publik terkait program MBG. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, penelusuran digital, seleksi berita, dan dokumentasi. Validitas data dilakukan melalui ketekunan pengamatan dan kecukupan referensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pendekatan framing yang signifikan antara kedua media. Kompas.com cenderung menggunakan framing yang seimbang dan konstruktif dengan menyajikan aspek pro dan kontra kebijakan secara analitis, sekaligus menawarkan alternatif solusi serta menekankan pentingnya perencanaan program yang matang. Sebaliknya, detik.com lebih menonjolkan framing yang kritis dan skeptis dengan menekankan potensi pemborosan anggaran, risiko korupsi, serta indikasi ketidaksiapan pemerintah sehingga membentuk narasi yang lebih asimetris. Meskipun demikian, kedua media memiliki kesamaan dalam menyoroti isu risiko fiskal, kesiapan teknis pelaksanaan program, dan potensi korupsi, serta menggunakan pendekatan komparatif melalui rujukan kebijakan serupa di negara lain. Perbedaan utama terletak pada penekanan pemberitaan, di mana Kompas.com lebih berorientasi pada solusi, sedangkan detik.com cenderung menggunakan sudut pandang yang lebih provokatif melalui judul yang sensasional.
GAYA REKTORIKA DENNY SUMARGO DALAM PODCAST “INI ORANG 5INTHINK!!? GW CAPEK NGOBROL SAMA DIA!!? (STUDI PADA CHANNEL YOUTUBE CURHAT BANG) Eva Kusnul Hidayah; Khusnul Khotimah; Yusfandri; Amalia Sabrina Pawestri; Malik Ibrahim
Nusantara Hasana Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nusantara Hasana Journal, June 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v6i1.2149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya retorika Denny Sumargo dalam podcast “Ini Orang 5inthink!!? Gw Capek Ngobrol Sama dia!!” pada kanal YouTube CURHAT BANG. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis retorika Aristoteles yang mencakup unsur ethos, pathos, dan logos, serta didukung teori gaya bahasa Gorys Keraf. Sumber data diperoleh dari tuturan verbal, ekspresi, dan interaksi komunikasi Denny Sumargo dalam podcast bersama Aldi Taher. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan transkripsi percakapan podcast, kemudian dianalisis menggunakan analisis wacana kritis Norman Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya retorika Denny Sumargo bersifat santai, spontan, komunikatif, dan mampu membangun kedekatan emosional dengan audiens. Unsur ethos terlihat dari kemampuannya mengontrol percakapan dan membangun kredibilitas sebagai host, pathos terlihat melalui penggunaan humor dan pembahasan emosional yang menyentuh audiens, sedangkan logos tampak dari cara Denny mengarahkan alur pembicaraan agar runtut dan mudah dipahami. Selain itu, penggunaan bahasa nonformal dan gaya komunikasi yang natural membuat podcast terasa lebih dekat dengan penonton, khususnya generasi muda. Penelitian ini menunjukkan bahwa retorika dalam podcast digital memiliki peran penting dalam menciptakan komunikasi yang efektif dan membangun keterlibatan audiens di media digital.
KONTESTASI NARASI KEBIJAKAN PUBLIK DI MEDIA ONLINE TERHADAP PEMBERITAAN KLARIFIKASI PEMERINTAH ATAS KRITIK BEM UGM Ifazira Hawawi; Hafizh Daffa Al-Fakhri; Julius Christoforus Jae; Alda Ayu Putri Astuti; La Ode Muhammad Erdin; Malik Ibrahim
Nusantara Hasana Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nusantara Hasana Journal, June 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v6i1.2150

Abstract

This article examines the contestation of public policy narratives in online media through news coverage of government clarifications responding to BEM UGM's criticism. The study focuses on one issue cycle related to the Free Nutritious Meals policy and compares 13 online media outlets, each represented by one news text. Using Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki's framing model, the study analyzes syntactical, script, thematic, and rhetorical structures in the texts. This research applies a qualitative descriptive method within a constructivist paradigm. The findings show three dominant framing tendencies. First, several media place government clarification as an ethical reminder about how criticism should be delivered. Second, one cluster frames clarification as a technical and moral defense of the policy. Third, several media place student criticism, humanitarian concerns, and democratic freedom at the center of the narrative.
KOMUNIKASI VERBAL-NONVERBAL NADIA OMARA TERHADAP KONTEN KISAH HOROR WAWAK EPISODE IZIN PENUNGGU PART 351 MELALUI YOUTUBE Alfian Jallal Udin Assayuthi; Setefanus Giofani; Filifita Dinda Lestari; Habibah Nur Jamilah; Malik Ibrahim
Nusantara Hasana Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nusantara Hasana Journal, June 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v6i1.2151

Abstract

This study aims to analyze the verbal and nonverbal communication styles used by Nadia Omara in the YouTube content Kisah Horor Wawak Episode Izin Penunggu Part 351. The research is based on communication theory, particularly verbal and nonverbal communication concepts, as well as digital storytelling approaches. A qualitative descriptive method was employed by analyzing the video transcript and observing communication elements such as diction, intonation, facial expressions, and gestures. The results show that Nadia Omara utilizes an expressive and persuasive communication style through the use of informal language, repetitive expressions, and dramatic narration. Nonverbal elements, including voice modulation, pauses, and facial expressions, play a crucial role in building tension and emotional engagement. The integration of verbal and nonverbal communication effectively strengthens storytelling and enhances audience immersion in horror narratives. This study highlights the importance of communication style in digital media content, particularly in creating engaging and emotionally impactful storytelling experiences.
DUA MEDIA, DUA CERITA: KENAPA CNBC INDONESIA DAN BLOOMBERG TECHNOZ BERBEDA SAAT MELIPUT IHSG AMBRUK 2026 Naufal Ilham Ramadhan; Khusnul Nuril; Fachri Juliansyah; Syaida Salwa; Devia Eka; Zainul Mukarobin; Ahmad Hakimudin Resa; Dian Setyawan; Tegar Bimantara; Malik Ibrahim
Nusantara Hasana Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nusantara Hasana Journal, June 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v6i1.2152

Abstract

This study aims to uncover the differences in media framing of the 2026 Indonesian Composite Stock Price Index (IHSG) crash between CNBC Indonesia and Bloomberg Technoz. Using Robert N. Entman's framing analysis model, which encompasses four dimensions (problem definition, causal interpretation, moral evaluation, and treatment recommendation), this study analyzed eight news articles published between January and April 2026. The findings reveal that CNBC Indonesia employs panic-driven framing characterized by hyperbolic and emotional diction such as "crash," "plummeted," and "blackout," tends to blame the government, and fails to provide concrete technical recommendations. In contrast, Bloomberg Technoz adopts data-driven framing based on fundamental and technical analysis, maintains a neutral and factual stance, and offers specific investment recommendations including price targets and risk management strategies. Despite their differences, both media acknowledge the severity of the crisis and implicitly criticize the government's communication transparency. This study contributes to extending Entman's framing model into the context of financial journalism in developing countries characterized by a massive retail investor base (26.12 million) with limited financial literacy.
Co-Authors Adawiyah adawiyah Adventalia Dela Prasetya Aeni, Melinda Sandra Agus Riyadi Agus Riyadi Agus Riyadi Ahmad Hakimudin Resa Ahmad Maulana Anshori Ahmad Zaini Ahmadinejad Hilmi Aisyah Inas Al Mamun, Abdullah Al Rasyid, Anggita Aulia Al-Ayubi, Miftahkudin Al-Kubro, Putri Balqis Alamsyah, Sirhan Alda Ayu Putri Astuti Alfian Jallal Udin Assayuthi Alif, Aslikhatul Ummah Sofi Amalia Sabrina Pawestri Amar Yazid ANDRIANI, KIKI Anggraini Lestari Anjas Aditya Hartono Arief Vian Asri Aulia Basuki Agus, Suparno Bouaoune, Djihad Bryan Alvian Devia Eka Dharojah, Rakhma Widya Dian Setyawan Edy Sumaryanto Eko Lutfi Eko Purnomo Elma Fitriani, Nanda Endarto Adi Nugroho Endy Setyawan Erni Hartini Eva Kusnul Hidayah Fachri Juliansyah Fadly Ardyan Fajar Istikhomah Fajar Istikhomah Fajar Istikhomah Farah Faza Ferica Innestesya Ferinica Innestesya Filifita Dinda Lestari Gianjar Wasito Adi Habibah Nur Jamilah Hafizh Daffa Al-Fakhri Halimah Harun Joko Prayitno Haryanti Husein Abdullah Ifazira Hawawi Indah Siti Romadhonah Istighfarin, Awit Istikomah, Fajar Jarong, Koree Julius Christoforus Jae Khusnul Khotimah Khusnul Nuril Kiki Andriani Kinanti Kartikasari Kirina Maynastiti Cahyaning Putri Kusuma Wardana La Ode Muhammad Erdin M. Mochtar Mas’od Mawarni, Aprilia Tri Melinda Sandra Aeni Moch Zakki Mubarok, Anis Mubarrok, Muhammad Agus Wahid Muhammad Armahadi Rahmawan Muhammad Haris Muhammad Ikhwanul Reza Muhammad Luthfi Muhammad Qolbi Shobri Muhammad Syaifudin Mukhlisin, Latutik Naufal Ilham Ramadhan Nur Rohman Nuril Endi Rahman Nuril Endi Rahman Nurma Dwi Larasati Pratama, Tio Rahman, Nuril Endi Rahmani, Tafida Kayla Raisa Sabilla Rakhma Widya Dharojah Rakhma Widya Dharojah Ramadhonah, Indah Siti Rianto Richo Ilham Rizal Angko Pratama Safira Sajitin, Aisyah Megananda Assa Saputri, Ferra Wulan Setefanus Giofani Setyawan, Endy Sidiq Setyawan Siti Komala Mutiara Siti Komala Mutiara Siti Rodhiah Sugihartanto Susanto, Luthfi Eko Syaida Salwa Tegar Bimantara Teguh Ansori Wahid Mubarodin Yusfandri Yusfandri Yusfandri Zainul Mukarobin