Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Social Media Marketing Dynamics and Brand Loyalty: A Sequential Mediation Model in the Indonesian Packaged Drinking Water Industry Andika, Andika; Yusrita, Yusrita; Nugroho, Joko Purwanto; Luthfiana, Della Nanda; Hak, Rizki Zaenul
Jurnal Siasat Bisnis VOL 28, NO 2 (2024)
Publisher : Management Development Centre (MDC) Department of Management, Faculty of Business and Economics Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jsb.vol28.iss2.art3

Abstract

Purpose – This study uses the stimulus organism response (SOR) as the theory framework to analyze the sequential mediating roles of brand experience (BE), brand trust (BT), and brand love (BLV) to show the connection between Social Media Marketing (SMM) activities and brand loyalty (BL). Design/methodology/approach – The study approach was empirically evaluated using 310 SM users as data who follow bottled water brands on any platform and have made a purchase. Furthermore, a sequential multiple mediation model was tested using PLS-SEM. Findings – The results indicate that SMM significantly impacts BE, and BE significantly affects BT and BLV. Subsequently, this influence of BT and BLV contributes to an increase in BL. Additionally, it was revealed that BE, BT, and BLV sequentially and significantly mediate the relationship between SMM and BL. Research limitations/implications – Its cross-sectional design, sample bias towards younger, educated respondents, a narrow focus on BL from SMM activities, and a lack of consideration for sustainability and broader product types suggest a need for more diverse and longitudinal future research. Practical implications – The result emphasizes the need for brands to leverage SM as a critical channel for consumer engagement, suggesting the adoption of personalized, entertaining, and interactive digital campaigns to increase through memorable BE. Originality/value – This study pioneers using SOR theory to explore the SMM impact on BL within the bottled water industry, providing novel insights through empirically validating a model that links SMM activities with loyalty via BE, BT, and BLV.
Strategi Pemasaran Berbasis Nilai pada Brand “Awet Parfum”: Pendekatan Studi Kasus dengan Analisis Tematik Yusrita, Yusrita; Deniawati, Deniawati; Indria, Tika
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh brand Awet Parfum dalam membangun keunggulan kompetitif di industri parfum lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi digital, kemudian dianalisis menggunakan teknik thematic coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Awet Parfum berfokus pada tiga dimensi utama: (1) diferensiasi produk berbasis daya tahan aroma, (2) pemasaran digital berbasis komunitas, dan (3) pembentukan brand trust melalui storytelling. Temuan ini memperkuat teori customer perceived value dan relationship marketing, serta menunjukkan bahwa strategi berbasis pengalaman konsumen memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi UMKM dalam merancang strategi pemasaran yang adaptif dan berbasis nilai.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh brand Awet Parfum dalam membangun keunggulan kompetitif di industri parfum lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi digital, kemudian dianalisis menggunakan teknik thematic coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Awet Parfum berfokus pada tiga dimensi utama: (1) diferensiasi produk berbasis daya tahan aroma, (2) pemasaran digital berbasis komunitas, dan (3) pembentukan brand trust melalui storytelling. Temuan ini memperkuat teori customer perceived value dan relationship marketing, serta menunjukkan bahwa strategi berbasis pengalaman konsumen memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi UMKM dalam merancang strategi pemasaran yang adaptif dan berbasis nilai.
Strategi Pemasaran Berbasis Nilai pada Brand “Awet Parfum”: Pendekatan Studi Kasus dengan Analisis Tematik Yusrita, Yusrita; Deniawati, Deniawati; Indria, Tika
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh brand Awet Parfum dalam membangun keunggulan kompetitif di industri parfum lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi digital, kemudian dianalisis menggunakan teknik thematic coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Awet Parfum berfokus pada tiga dimensi utama: (1) diferensiasi produk berbasis daya tahan aroma, (2) pemasaran digital berbasis komunitas, dan (3) pembentukan brand trust melalui storytelling. Temuan ini memperkuat teori customer perceived value dan relationship marketing, serta menunjukkan bahwa strategi berbasis pengalaman konsumen memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi UMKM dalam merancang strategi pemasaran yang adaptif dan berbasis nilai.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh brand Awet Parfum dalam membangun keunggulan kompetitif di industri parfum lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi digital, kemudian dianalisis menggunakan teknik thematic coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Awet Parfum berfokus pada tiga dimensi utama: (1) diferensiasi produk berbasis daya tahan aroma, (2) pemasaran digital berbasis komunitas, dan (3) pembentukan brand trust melalui storytelling. Temuan ini memperkuat teori customer perceived value dan relationship marketing, serta menunjukkan bahwa strategi berbasis pengalaman konsumen memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi UMKM dalam merancang strategi pemasaran yang adaptif dan berbasis nilai.