Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia Sebagai Pendukung Pengembangan Bisnis Cv Kajeye Food Andhika Kharismawan; Dwi Ratna Hidayati
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 9, No 2: Oktober 2016
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.766 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v9i2.3369

Abstract

Peranan sumber daya manusia dalam bisnis adalah sebagai alat penggerak internal perusahaan yang memanfaatkan seluruh fasilitas dalam perusahaan untuk mencapai tujuan. Sumber daya manusia yang baik akan dapat mencapai hasil yang maksimal apabila di kelola dengan cara yang terencana, terorganisir, terkendali, terawasi dan didukung ketepatan dalam memotivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen sumber daya manusia di CV kajeye Food Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui olahan data yang diperoleh dari in depth interview dengan karyawan maupun pemilik perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen Sumber daya manusia terkait pengembangan bisnis perusahaan berjalan baik dalam mendukung bisnis CV kajeye dengan pengelolaan yang sudah terstruktur. Direktur memegang kepemimpinan secara langsung sehingga gap informasi antara atasan dan bawahan sangat kecil. Karyawan senior memegang peranan atas regenerasi skill terhadap karyawan baru. Penerapan berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengawasan, pengembangan dan pelatihan, seleksi dan proses serta kompensasi sudah terpenuhi meskipun terdapat kelemahan seperti dalam perencanaan tenaga kerja yang menggunakan sistem rekrutmen pasif. Perusahaan juga menyediakan fasilitas yang dibutuhkan karyawan dalam operasional bisnis seperti musholla, kantin, kendaraan operasional, P3K dan perlengkapan sdm selama operasional.
KOMUNIKASI PEMASARAN USAHA SKALA MIKRO (MICRO ENTERPRISE) KUB BAJRAH GUNAH KLAMPIS BANGKALAN DALAM MEMASARKAN PRODUK TERASI, PETIS DAN KERUPUK IKAN Dwi Ratna Hidayati
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 8, No 2: Oktober 2015
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.186 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v8i2.2068

Abstract

Secara geografis Indonesia terdiri dari 70% laut. Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan potensi lestari sumber daya ikan (SDI) laut Indonesia sekitar 6,4 juta ton per tahun mendatangkan peluang pengembangan usaha kelautan dan perikanan. Seiring dengan hal tersebut, potensi bahan baku perikanan yang sedemikian besar mendorong tumbuhnya usaha-usaha pengolahan makanan berbahan dasar ikan terutama usaha skala mikro kecil menengah, khususnya di wilayah-wilayah sentra penghasil perikanan seperti di kecamatan Klampis. Salah satu Kelompok Usaha Bersama (KUB) skala mikro yang mengusahakan produk berbasis hasil perikanan adalah KUB “Bajrah Gunah” yang berlokasi di Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan yang memproduksi petis, terasi dan kerupuk ikan. Namun demikian,usaha skala mikro (micro enterprise) seringkali terkendala berbagai permasalahan terutama dibidang pemasaran, apalagi dalam kondisi harus bersaing dengan perusahaan skala menengah ataupun industri skala besar lainnya. Komunikasi pemasaran merupakan kata kunci strategis untuk memainkan peran produk lokal agar bisa berkembang oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh usaha skala mikro KUB Bajrah Gunah. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh KUB Bajrah Gunah masih bersifat minimalis melalui pemasaran mulut ke mulut, info kontak di label sederhana, pameran melalui dinas di Bangkalan dan alat komunikasi berupa HP. Namun demikian dari sisi jejaring, pemasaran yang dilakukan kelompok usaha ini sudah cukup luas hingga ke Pasuruan, Bawean,  Kalimantan dan Malaysia melalui komunikasi relasi. Temuan bahwa relasi dan koneksi memiliki peran kuat dalam jalur pemasaran usaha skala mikro di KUB Bajrah Gunah membuat bisnis ini hanya dapat berkembang jika memiliki kekuatan komunikasi internal keluarga dan teman tanpa mengandalkan publik sebagai target konsumen.
Peanut Supply Chain Reinforcement Model Dwi Ratna Hidayati
INTERNATIONAL RESEARCH JOURNAL OF BUSINESS STUDIES Vol 12, No 1 (2019): April - July 2019
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study focused on reinforcement model establishment for peanut supply chain as one of potential exporting commodity due to the threat of global trade liberalization. As one of main peanut producer area, however, Bangkalan Regency has poor management along the chain with various problems internally and externally. The research involved primary data through both observation and in depth interview of several key informants at main producer area in Bangkalan Regency such as head of farmer groups, extension workers and local leaders. The strategic model analyzed by using SWOT analysis had resultedturn around strategy that emphasize consolidation and improvement of weaknesses while catching opportunities. Improvement of weaknesses strategies can be done by involving farmers into local base institution such as farmer group and cooperative group, providing farmers the literacy program, educating farmer on digital equipments for e-market preparation, and empowering micro scale business of peanut base material. Next, the opportunities considered to be taken are embracing middleman as partner, building peanut industry, distributing infrastructure improvement to remote agricultural area, providing information by having partnership with vendor such as XL and Telkomsel, and assisting farmer’s marketing institution in the operation.Keywords: supply chain, SWOT, reinforcement, empowering, communication(1) Department of Agribusiness, Trunojoyo University, Madura, Indonesia* Corresponding Author https://doi.org/10.21632/irjbs.12.1.55-68
Pendampingan UKM Permata Samudra dalam Pengelolaan Usaha Pembuatan Produk Ikan Asin Elys Fauziyah; Dwi Ratna Hidayati; Andrie Kisroh Sunyigono
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 4 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v4i1.811

Abstract

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan keberdayaan UKM Permata Samudra yang terletak di Desa Banyusangkah Kecamatan Tanjungbumi Kabupaten Bangkalan.Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2018.Kegiatan pengabdian ini merupakan kerjasama antara PHEWMO, Perhepi Komda Bangkalan, dan Tim Program Studi Agribisnis Universitas Trunojoyo Madura.Pelaksanaan kegiatan pendampingan dilakukan dengan cara: (1) memberikan penyuluhan tentang sanitasi dan higinitas pengolahan produk ikan asin; (2) mendesainkan sarana promosi usaha dengan membuat kemasan ikan asin, leaflet, plang nama UKM dan pelatihan pengemasan; serta (3) penyuluhan pengelolaan administrasi keuangan usaha.
Fishermen’s Behavior of Multi Ethnic Community in Adapting Climate Change in Small Island Ihsannudin, Dwi Ratna Hidayati, Aminah H.M Ariyania, Subejo, Suadi
International Journal of Agricultural Sciences Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ijasc.1.2.1-7.2017

Abstract

In a development perspective, small islands have limited economic access and opportunities, especially related to the economics of scale. Furthermore, the common problem such as climate change impact requires appropriate behavior of local inhabitant in order to survive in gaining to the economic access. Multi-ethnic society has different socio-cultural background that implies special characteristics and strategies to overcome climate change impacts. This study was conducted in Masalembu Island which consist of Madurese, Mandar, Bugis and Javanese ethnic. The aims of this study are to describe negative impact of climate change to the fisherman and to describe fisherman’s behavior for adapting climate changes. Theanalysis method is mixed method between the descriptive quantitative and qualitative analysis. The results show climate change causes fluctuating fish production, extending fishing ground to be more off-shore, uncertainty schedule for fishing and invasion from outer fisherman. Meanwhile, fishermen's behavior in overcoming the impacts of climate change consist of active response by Group of Fishermen, apply autonomous adaptation and apply adaptation behavior technologically, sociologically and regulatory. Based on these results, it is necessary to improve planned adaptation trough aquaculture, applying modern but friendlytechnology fishing gear and enhancing participation as well as cooperation among fisherman without ethnic consideration.
PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) UMKM RUMPUT LAUT BUNGA SEROJA KABUPATEN SUMENEP Ridho, Ali Mujahidur; Hidayati, Dwi Ratna; Rum, Mokh
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 21 No 2 (2024): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v21i2.3868

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil rumput laut dengan mayoritas produk dijual dalam bentuk raw material/bahan baku ke pasar global. Guna mendukung pengembangan sektor rumput laut dalam negeri, pengembangan UMKM menjadi salah satu kunci. Namun, kinerja UMKM seringkali terkendala dalam aktivitas manajemen supply chain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi kinerja UMKM Bunga Seroja yang merupakan pionir bisnis di bidang rumput laut di wilayah Kabupaten Sumenep. Kabupaten Sumenep merupakan sentral penghasil rumput laut di Provinsi Jawa Timur di Indonesia. Metode pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif, dengan memakai kerangka Supply Chain operation Reference (SCOR) yang meliputi plan, source, make, deliver dan return. Analisa kuantitatif menggunakan matrik SCOR dan dianalisa dengan menggunakan Deskriptif kuantitatif dan Central Tendency Analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa UMKM Bunga Seroja memiliki rata-rata performa kinerja kategori sedang (3,4). Aktivitas kegiatan produksi sampai pengiriman produk masih perlu pengembangan terutama pada aspek deliver, return, dan make. Selain itu, pemanfaatan teknologi berupa digitalisasi komunikasi dengan pelanggan perlu diperkenalkan kepada UMKM untuk memperbaiki kinerja.
Peanut Supply Chain Reinforcement Model Hidayati, Dwi Ratna
International Research Journal of Business Studies Vol. 12 No. 1 (2019): April - July 2019
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/irjbs.12.1.55-68

Abstract

The study focused on reinforcement model establishment for peanut supply chain as one of potential exporting commodity due to the threat of global trade liberalization. As one of main peanut producer area, however, Bangkalan Regency has poor management along the chain with various problems internally and externally. The research involved primary data through both observation and in depth interview of several key informants at main producer area in Bangkalan Regency such as head of farmer groups, extension workers and local leaders.The strategic model analyzed by using SWOT analysis had resulted turn around strategy that emphasize consolidation and improvement of weaknesses while catching opportunities. Improvement of weaknesses strategies can be done by involving farmers into local base institution such as farmer group and cooperative group, providing farmers the literacy program, educating farmer on digital equipments for e-market preparation, and empowering micro scale business of peanut base material. Next, the opportunities considered to be taken are embracing middleman as partner, building peanut industry, distributing infrastructure improvement to remote agricultural area, providing information by having partnership with vendor such as XL and Telkomsel, and assisting farmer’s marketing institution in the operation.
Mitigasi Risiko Usaha Kerupuk Ikan (Studi Kasus: Umkm Lamora Di Desa Socah Kecamatan Socah Bangkalan) Syafrizal, Rania Ramadhani; Arifiyanti, Nurul; Hidayati, Dwi Ratna
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Perkembangan UMKM merupakan salah satu faktor utama dalam kemajuan ekonomi daerah. Oleh karena itu, UMKM harus terus berinovasi dan mencapai efisiensi usaha. Kerugian akibat risiko usaha yang sering diabaikan dapat mengurangi pendapatan. Proses produksi UMKM Lamora masih menghadapi beberapa masalah yang disebabkan oleh kendala operasional seperti perencanaan yang kurang baik, masalah teknis, manajemen produksi, dan kesalahan manusia. Metode House Of Risk (HOR) digunakan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi risiko dan menganalisis strategi untuk proses operasional di UMKM Lamora. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah ditemukannya 10 prioritas penyebab risiko yang terdiri dari permasalahan perencanaan dan teknis, manajemen produksi, masalah kesehatan pribadi, kesalahan manusia dalam proses penakaran, tekanan alat yang tidak konsisten, kerusakan pada thermometer atau sensor, kesalahan input data, waktu pengeringan yang tidak tepat, benturan atau guncangan berlebih saat pengiriman serta perubahan kebijakan pemerintah. Strategi mitigasi yang dihasilkan melalui prioritas penyebab risiko adalah sebanyak 10 strategi mitigasi diantaranya yaitu melakukan perencanaan produksi yang tepat, membuat dan menerapkan SOP kerja, menerapkan program kesejahteraan karyawanl, melakukan pelatihan berkala, pemeliharaan dan perawatan berkala, pengoperasian alat yang cermat, komunkasi dan evaluasi dengan karyawan, mengoptimalkan penggunaan alat cadangan, melakukan pelabelan dan instruksi, serta melakukan penyesuaian harga jual. Dengan adanya pengelolaan risiko dan strategi mitigasi, diharapkan UMKM Lamora dapat lebih siap dalam menghadapi risiko yang terjadi
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Budidaya Rumput Laut (Eucheuma cottonii), di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep Fitri, Lailatul Hidayah; Rum, Mokh; Hidayati, Dwi Ratna; Burhan; Isaskar, Riyanti
Agrimics Journal Vol. 2 No. 2: Juli 2025
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v2i2.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan dan pendapatan serta menganalisis kelayakan pada usaha budidaya rumput laut di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep. Analisis tersebut dilakukan menggunakan pendekatan R/C ratio dan Break Event Point (BEP) untuk menilai efisiensi biaya dan potensi keuntungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan petani mencapai sebesar Rp. 4.021.250 untuk per luas lahan, sedangkan per hektar sebesar Rp. 168.735.222, dengan pendapatan sebesar Rp. 1.924.784 untuk perluas lahan sedangkan per hektar sebesar Rp 77.103.829. Analisis R/C ratio sebesar 2,24 (<1) menunjukkan bahwa usaha ini layak dijalankan. BEP produksi perluas lahan mencatat sebesar 202 Kg, lebih rendah jika dibandingkan dengan produksi rata-rata yaitu sebesar 338 Kg, sementara BEP produksi per hektar sebanyak 8.311 kg lebih rendah dibandingkan dengan produksi rata-rata sebesar 15.846 Kg. Selain itu, BEP harga sebesar Rp. 6.168/Kg lebih rendah jika dibandingkan harga jual rata-rata sebesar Rp. 10.625/Kg. Dengan demikian, usaha ini dapat dinyatakan layak diusahakan dan menguntungkan.
Strategi Pengembangan Industri Pengolahan Rumput Laut Skala Kecil Di Kabupaten Sumenep Azzahra, Alfita Putri; Rum, Mokh; Hidayati, Dwi Ratna; Burhan, Burhan
Jurnal Agribest Vol. 9 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v9i1.2691

Abstract

Pengembangan industri pengolahan rumput laut di Kabupaten Sumenep merupakan strategi penting untuk meningkatkan produksi dan pendapatan masyarakat. Dengan kondisi perairan yang ideal dan dukungan kebijakan pemerintah, pengembangan industri ini dapat menciptakan lapangan kerja dan memberikan nilai tambah bagi produk lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prioritas kriteria dan strategi yang tepat dalam mendukung pengembangan industri pengolahan rumput laut di Kabupaten Sumenep. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode deskriptif. Analisis data menggunakan metode AHP dengan Software Expert Choice, yang memudahkan peneliti untuk mengurutkan alternatif berdasarkan bobot relatif dari kriteria yang ada. Hasil analisis menunjukkan bahwa kriteria agroindustri menjadi prioritas utama, diikuti oleh pemasaran; kelembagaan; permodalan; dan kebijakan pemerintah. Kemudian prioritas strategi yang mendukung adalah merancang jaringan agribisnis rumput laut dan kerja sama antar stakeholder sebagai strategi prioritas utama; diikuti oleh pengembangan teknologi pengolahan rumput laut; dukungan regulasi dan kebijakan pemerintah terhadap pengembangan industri rumput laut; serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.