Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa UNIMED Tentang Pembentukan Undang-Undang Kilat, Studi Kasus: (Undang-Undang Kontroversial Di Universitas Negara Medan) Nuh Yabest Sinaga; Parlaungan Gabriel Siahaan; Novridah Reanti Purba; Muhammad Arif Siagian; Daffany Viroza; Anggie Pricyla Sianturi; Gita Mori Sevira Br Tarigan
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v5i2.6168

Abstract

Fast-track legislation refers to a legislative process that proceeds rapidly, oftenwithout adequatepublic participation and is considered lacking in transparency.This study employs a descriptive qualitative method with data collection techniquesincluding observation, interviews, and documentation. The number of respondentsto be studied is approximately ten. The research focuses on one or more laws thatare considered controversial by the public, such as the Military Law (TNI Law), theJob Creation Law (Omnibus Law), and the Mineral and Coal Mining Law (MinerbaLaw). The aim of this study is to analyze the perceptions of Unimed students towardthe formation of fast-track legislation, particularly those that frequently sparkpublic controversy. This study aims to analyze the perceptions of Unimed studentsregarding the formation of fast-tracked legislation, particularly those that oftentrigger public controversy. The research is expected to provide an overview of theextent to which students understand, respond to, and critique the practice ofexpedited lawmaking, as well as highlight its impact on public trust in the legal drafting process in Indonesia. The findings indicate that the majority of UNIMEDstudents have a negative perception of fast-tracked legislation, as the process isconsidered rushed, lacks public participation, and does not follow a transparentdeliberative mechanism. The conclusion of this study is that the absence of publicinvolvement in the legislative process strengthens students' distrust in legislativeinstitutions, fosters a skeptical attitude, and even encourages their involvement incritical movements as a form of social control.
Studi Literatur Pengalaman Penyandang Disabilitas Dalam Mengakses Fasilitas Umum Emily, Emily Theresia; Ariel, Ariel Yehezkiel Silitonga; Parlaungan Gabriel Siahaan; Novridah Reanti Purba; Veronika Valentin S. Garingging; Ira Selvia Ritonga; Lince Tabitha
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12314

Abstract

Pemenuhan hak akses bagi individu dengan disabilitas adalah elemen penting untuk menciptakan masyarakat yang adil dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengalaman individu dengan disabilitas dalam mengakses layanan publik, seperti transportasi, gedung pemerintah, pusat kesehatan, lembaga pendidikan, hingga area publik lainnya. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah analisis studi literatur dengan mengkaji 10 artikel ilmiah dari dalam dan luar negeri yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Data diolah secara sistematis untuk menemukan hambatan, kondisi saat ini, dan kemungkinan perbaikan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan utama yang dihadapi oleh individu dengan disabilitas adalah hambatan fisik yang terkait dengan infrastruktur (seperti ramp, lift, guiding block, dan toilet khusus), serta hambatan non-fisik yaitu stigma sosial, minimnya informasi yang dapat diakses, dan tantangan kebijakan akibat lemahnya penerapan aturan. Sintesis dari literatur juga menunjukkan adanya kesenjangan signifikan antara regulasi yang mendukung hak disabilitas dengan praktik layanan publik yang ada di lapangan. Kesimpulan dari studi ini menekankan pentingnya partisipasi aktif dari individu dengan disabilitas dalam proses perencanaan kebijakan, penerapan prinsip desain universal, dan peningkatan pengawasan terhadap standar aksesibilitas. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar yang kuat bagi pemerintah, perencana kota, dan penyedia layanan untuk menciptakan fasilitas publik yang ramah dan setara bagi semua orang.
Analysis of the Implementation of Civic Education toward Tolerance in the School Environment: Case Study in Class VIII SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan Devi Putri Thesia; Parlaungan Gabriel Siahaan; Novridah Reanti Purba; Jihan Aisyah Rahmadania; Risky Sakti Lumban Gaol
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying is an act that often occurs in the school environment, which gives rise to conflict between students, thereby reducing students' sense of tolerance. This research aims to find out how citizenship education is implemented towards an attitude of tolerance through learning citizenship education at SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan in Class VIII- A. The method used in this research is descriptive qualitative. The sample in this research was 30 students in class VIII- A at SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan. The data collection techniques used were interviews, giving questionnaires and documentation. The results of this research show that class VIII- A students at SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan still often carry out body shaming bullying by saying their friends are fat which results in fights and saying bad words.
The Influence of Using social media on Students' Attitudes in Carrying Out Bullying from a Diversity Perspective: Case Study of Class IX SMP Negeri 35 Percut Sei Tuan Yosua Gabe Maruli Sianggaran; Parlaungan Gabriel Siahaan; Novridah Reanti Purba; Shelly Elprida Gajahmanik; Taslima Amelia Taufik
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to find out the impact of the use of Social Media that has influenced students towards bullying and to find out the extent of students' understanding in respecting differences and diversity so that bullying does not occur. this research uses descriptive methods by conducting interviews with respondents of one class of students of SMP Negeri 35 Medan. The results of the research conducted are that these students already have a good attitude in using social media and students also understand how to respect diversity and not commit acts of bullying on social media
PERLINDUNGAN DATA PRIBADI TERHADAP PENANGGULANGAN TINDAKAN PENIPUAN ONLINE BERBASIS DIGITAL Parlaungan Gabriel Siahaan; Novridah Reanti Purba; Nazla Ritonga; Erniati Silalah; Rotua Florentina Natalia Simanjuntak
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 9 No. 1 (2024): MAY
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v9i1.2881

Abstract

Di tengah era digital yang pesat, data pribadi individu semakin rentan terhadap potensi penyalahgunaan dan pelanggaran privasi. Keamanan data pribadi merupakan hak asasi manusia yang harus dijamin dan dihormati. Identitas digital telah meraih signifikansi yang semakin memuncak dalam lingkup kehidupan sehari-hari. Dengan teknologi yang pesat mengharuskan semua orang melindungi data pribadinya agar terhindar dari penipuan online. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis dampak tindakan penipuan online  dan mengevaluasi Teknik  keamanan data pribadi pengguna serta peran kerangka hukum dalam pencegahan penipuan online. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu mayoritas responden menganggap diri mereka sendiri bertanggung jawab dalam melindungi data pribadi mereka. Hal ini mencerminkan kesadaran dan kemauan untuk mengambil tindakan dalam mengamankan informasi pribadi di era digital. Perlindungan data pribadi menjadi semakin penting, dan hasil penelitian ini memberikan wawasan tentang sikap dan pengetahuan responden terhadap masalah tersebut. Tingginya tingkat kesadaran ini menunjukkan perlunya edukasi yang berkelanjutan tentang praktik terbaik untuk melindungi data pribadi. Perlindungan data pribadi merupakan hal yang harus kita perhatikan dalam penanggulangan dari tindak penipuan online yang saat ini sangat meningkat pada era digital ini, akan tetapi masyarakat masih terlalu banyak yang menyepelekan kepentingan dari hal tersebut.
ANALISIS PERAN ORGANISASI PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DALAM MENCEGAH PENYEBARAAN NARKOBA (STUDI KASUS: DI MASYARAKAT DESA SILINDA) Dwi Aulia Anggraini; Sindari Br. Barus; Parlaungan Gabriel Siahaan; Novridah Reanti Purba; Laney Sartika
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 9 No. 1 (2024): MAY
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v9i1.2882

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran organisasi keterlibatan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Silinda, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang Bedagai, dalam meningkatkan kesadaran dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Fokus utama penelitian adalah untuk memahami peran PKK dalam mengedukasi masyarakat pedesaan yang pengetahuannya tentang bahaya narkoba masih terbatas dan akses terhadap layanan kesehatan mental yang juga terbatas. Metode penelitian yang digunakan melibatkan tiga responden anggota PKK untuk menggali solusi atas masalah penyalahgunaan narkoba di Desa Silinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program-program yang dijalankan oleh PKK memiliki dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba. Melalui penyuluhan, pelatihan, dan pengawasan, PKK berhasil mengurangi tingkat penyalahgunaan narkoba dan mengubah perilaku masyarakat ke arah yang lebih positif. Program penyuluhan yang intensif dan berkelanjutan berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pencegahan narkoba dan memperkuat ketahanan komunitas terhadap pengaruh narkoba.  Pelatihan yang diberikan oleh PKK juga membantu masyarakat dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengenali dan mencegah penyalahgunaan narkoba. Selain itu, pengawasan yang dilakukan oleh anggota PKK memberikan dukungan moral dan psikologis bagi individu yang berisiko, serta membantu dalam mendeteksi kasus-kasus penyalahgunaan narkoba lebih dini