Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan Ekonomi Lokal : Pelatihan Pembuatan Gantungan Kunci Imajinatif Hiu Paus di Desa Labuhan Jambu Kusdianawati, Kusdianawati; Islam, Izzul; Suharli, Lili; Chaidir, Riri Rimbun Anggih
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v7i2.8381

Abstract

Pengembangan ekonomi lokal merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi daerah. Desa Labuhan Jambu termasuk salah satu desa yang mengembangkan ekonomi lokal memalui ekowisata hiu paus. Desa ini memiliki potensi dalam pengembangan kerajinan tangan berbasis kreativitas berupa pembuatan gantungan kunci imajinatif berbentuk hiu paus. Pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa terutama ibu-ibu rumah tangga dan pemuda setempat agar memiliki keterampilan sekaligus memberikan edukasi tentang potensi wisata hiu paus yang berkelanjutan. Pelatihan ini menggunakan metode praktik langsung dimana masyarakat didampingi oleh tim PkM dalam pembuatan gantungan kunci imajinatif hiu paus. Ada dua tahap yang dilakukan pada proses pembuatan gantungan kunci yaitu tahap pengecatan dan tahap pelapisan. Selain itu, pelatihan juga mencakup teknik dasar pencampuran resin dan fiksasi warna sehingga bisa menjadi gantungan kunci yang menarik dan bernilai jual tinggi. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan peserta dalam bidang kerajinan tangan dalam menghasilkan gantungan kunci. Produk gantungan kunci hiu paus diharapkan menjadi daya tarik tersendiri untuk menarik minat pasar lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke desa Labuhan Jambu. Harapannya pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga membangun rasa percaya diri dan kebanggaan di kalangan peserta untuk bisa terus menjaga wisata hiu paus yang berkelanjutan. Kata Kunci: Gantungan Kunci Hiu Paus, Labuhan Jambu, Ekonomi Lokal, Edukasi
PENGARUH SUPLEMENTASI ZnONPS BERBASIS METABOLIT BAL Apis cerana TERHADAP KARAKTERISTIK MORFOMETRIK AYAM BANGKOK (Gallus gallus domesticus).: The Effect of ZnONPS Supplementation Based on Metabolites of Apis cerana BAL on The Morphometric Characteristics of Bangkok Chicken (Gallus gallus domesticus). Izzul Islam; Ahmad Reza Jatnika; Syamsul Bahtiar; Nayeng Githa Aiyodya , Ayunda; Yunus, Farhan
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 1 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i1.1799

Abstract

Penelitian terkini menunjukkan bahwa suplementasi pakan dengan nanopartikel dapat memberikan efek positif terhadap pertumbuhan dan kesehatan ternak. Salah satu nanopartikel yang memiliki potensi besar adalah Zinc Oxide Nanoparticles (ZnONPs). ZnONPs dikenal memiliki sifat antimikroba, antioksidan, dan kemampuan untuk meningkatkan penyerapan nutrisi. Selain itu, metabolit yang dihasilkan oleh mikroorganisme, seperti Bacillus amyloliquefaciens (BAL) yang ditemukan dalam madu lebah Apis cerana, juga memiliki sifat yang bermanfaat untuk kesehatan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pakan synergi nanopartikel seng oksida (ZnONPs) berbasis metabolit dari bakteri asam laktat (BAL) Apis cerana pada pertubuhan ayam Bangkok (Gallus gallus domesticus). Metodologi penelitian meliputi isolasi bakteri asam laktat (BAL) dari lebah Apis cerana, ekstraksi metabolit BAL, Capping nanopartikel ZnO, dan formulasi pakan nanopartikel berbasis metabolit dan pengukuran morfometrik. Isolat bakteri BAL dari lebah Apis cerana berhasil disilasi dalam media MRSA dengan karakter cembung dan berwarna krem. Pengukuran morfometrik menunjukkan bahwa perlakuan pakan dengan ZnONPs tidak berpengaruh terhadap pada ukuran sayap, ekor dan lingkar kaki, sedangkan pada ukuran punggung, leher dan kaki terlihat ada perbedaan yang nyata, di mana ayam yang diberi pakan dengan penambahan CZnO 160 mg/kg menunjukkan nilai morfometrik tertinggi pada ukuran punggung (19,50 gr) dan leher (10,25 gr), sedangkan ukuran kaki tertinggi pada pakan CZnO 160 mg/kg yaitu 33,25 gr. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman  peternak dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ayam Bangkok.   Kata kunci: ZnO Nanopartikel, Metabolit, Bakteri asam laktat (BAL), Apis cerana, Gallus gallus domesticus
GERAKAN BERSIH PANTAI SEBAGAI UPAYA PENGELOLAAN PESISIR AI LEMAK KABUPATEN SUMBAWA Fahruddin, Muh.; Ilyas, Anita Prihatini; Suriyadin, Adi; Aldi, Davit; Junaidi, Junaidi; Islam, Izzul; Suharli, Lili; Chaidir, Riri Rimbun; Fitriana, Maya; Munandar, Imam
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 7 No 2 (2025): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v7i2.7161

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat melalui gerakan bersih pantai di Pantai Ai Lemak merupakan salah satu upaya pengelolaan lingkungan pesisir yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan kesadaran kebersihan lingkungan serta mengajak masyarakat beserta wisatawan untuk menjaga kebersihan pesisir pantai. Pengabdian ini menggunakan metode observasi dan partisipasi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di pesisir Pantai Ai Lemak Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa. Kegiatan pengabdian ini membuka pikiran dan wawasan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran serta kepedulian dalam mencegah terjadinya pencemaran lingkungan perairan sehingga berdampak pada kebersihan pantai dan meningkatkan jumlah wisatawan.  Keterlibatan masyarakat pesisir pantai penting sekali untuk selalu diberikan pemahaman dan edukasi pemeliharaan lingkungan dengan baik. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan bersih pantai merupakan salah satu langkah edukasi dan penyadartahuan yang dapat diaplikasikan. Sehingga berpengaruh dalam kelestarian ekosistem pantai agar terhindar dari pencemaran lingkungan oleh sampah.
PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK BERBASIS RUMPUT LAUT UNTUK PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT PESISIR DUSUN PRAJAK SUMBAWA Suharli, Lili; Islam, Izzul; Suryadin, Adi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2297

Abstract

Dusun Prajak adalah salah satu dusun di desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, yang berada di pesisir utara dan selatan Sumbawa. Masyarakat dusun prajak selain bertani dan menjadi nelayan juga memiliki usaha budidaya rumput laut. Rumput laut dapat digunakan sebagai bahan baku dalam berbagai jenis bahan pangan dan kesehatan serta bahan baku produk lainnya. Namun pengelolaan rumput laut di dusun prajak belum dilakukan secara konsisten, sebab rumput laut hasil budidaya hanya dikeringkan dan langsung dijual pada pengepul rumput laut. Pelaksanaan Program Pengabdian dibagi menjadi 3 tahapan utama yaitu tahap pertama berupa program sosialisasi bertujuan untuk memperkenalkan secara umum kegiatan pengabdian yang akan di laksanakan di Dusun prajak. Tahap kedua adalah pelatihan pengolahan rumput laut menjadi aneka produk olahan pangan siap saji berbasis rumput laut pada masayarakat dusun prajak yaitu kelompok Maris Gama dan Putri Bahari Sedangkan tahap ketiga yaitu dilakukan evaluasi dan keberlanjutan program. Hasil dari kegiatan pengabdian diketahui bahwa masyarakat dusun prajak mengalami peningkatan pemahaman hal ini dikarenakan masyarakat telah mendapatkan pemahaman dari kegiatan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pembuatan produk rumput laut. Peserta pelatihan juga mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan ini berdampak baik bagi masyarakat sebab masyarakat dapat mengetahui produk-produk yang dapat dihasilkan dari rumput laut dan berpeluang untuk membuka usaha baru. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat pesisir dusun prajak telah mengetahui dan memahami cara pembuatan produk-produk rumput laut serta dapat diaplikasikan untuk mengembangkan ekonomi kreatif di dusun prajak.
Identifikasi Cendawan pada Jagung (Zea Mays) Dengan Metode Blotter Test Dibalai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pertanian NTB Sari, Ika; Izzul Islam; Baiq Niitisari
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 2 No 1 (2024): BIOMARAS : Vol 2, No 1 Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung (Zea mays) merupakan bahan pangan penting dengan memiliki kandungan karbohidrat tinggi dengan diproduksi jumlah terbanyak ke-4 di dunia sekitar 800 juta ton. Dari data kebutuhan industry agro, (badan ketahanan pangan 2018) kebutuhan jagung untuk industri ialah 30 juta ton, 28% diantaranya untuk industry pakan, 2,5 % untuk industri pati jagung dan sweetener, 10% untuk industri corn grits dan tepung jagung, dan 3,3% untuk industri snack. Pada tahun 2012 jagung mengalami peningkatan produksi 9.9% sebanyak 19.39 juta ton pipilan kering. Dibandingkan pada tahun 2011 produksi jagung mengalami penurunan dengan hanya memproduksi sebesar 0.55 juta ton (2.8%).  Akan tetapi jagung juga sangat rentan oleh serangan Organisme Penganggu Tanaman. Kontaminasi jamur pada benih menghasilkan senyawa mikotoksin pada biji tanaman pangan, yang dapat membahayakan Kesehatan manusia dan juga ternak. Preparasi sampel, Penaburan benih jagung dan Identifikasi Cendawan pada benih jagung (Zea mays ) Adapun cendawan yang menginfeksi benih pada setiap varietas jagung yaitu, Fusarium sp, Penicillium sp, Aspergillus Flavus, A.Niger, Aspergillus sp. Cendawan fusarium sp, memiliki angka lebih tinggi dan yang rendah ialah penicillium. Fusarium sp ialah jamur yang ditemui menginfeksi varietas pascapanen dalam proses penyimpanan yang dapat menyebabkan mikotoksin yang berbahaya pada kesehatan. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada benih jagung Di Balai pengawasan dan sertifikasi pertanian dengan 4 varietas jenis jagung didapatkan 5 cendawan yang terinfeksi pada benih jagung yaitu : Fusarium sp, Aspergillus sp, Aspergillus niger, A.Flavus dan penicillium sp. Perlu adanya penelitian lebih lanjut terkait pengujian dalam pengendalian cendawan terbawa benih.
Isolasi Bakteri Xerofilik dari Tanah Olat Maras untuk Pembuatan Starter Pupuk Lahan Kering di Sumbawa Sagita, Lesti; Izzul Islam; Leggina Rezzy Vanggy
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 2 No 1 (2024): BIOMARAS : Vol 2, No 1 Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi lahan kering di NTB yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pertanian berkisar seluas 600.000 ha. Sumbawa termasuk salah satu kabupaten yang memiliki penggunaan luas lahan jagung yang terluas. Sumbawa sebagian besar didominasi dengan wilayah kering sehingga menimbulkan beberapa kendala terkait produksi pertanian seperti ketersedian air yang hanya bersumber dari curah hujan, tingkat kesuburan tanahnya semakin menurun, dan menyebabkan kendala produksi. Pemanfaatan bakteri untuk dijadikan sebagai pupuk telah banyak dihasilkan. Namun perlu adanya suatu penelitian terkait kemampuan penggunaan bakteri untuk dijadikan sebagai starter yang mampu bertahan pada kondisi lahan kering. Bakteri xerofilik merupakan bakteri yang mampu bertahan hidup di lingkungan dengan kadar air yang rendah. Oleh karena itu, penelitian ini melakukan isolasi bakteri xerofilik dari tanah bukit Olat Maras sebagai kandidat starter pupuk lahan kering di Sumbawa. Oleh karena itu, penelitian ini melakukan isolasi bakteri xerofilik dari tanah olat maras untuk pembuatan starter pupuk lahan kering di sumbawa. Penelitian ini dimulai dari preatretment dari tanah olat maras, dilanjutkan dengan isolasi dan purifikasi bakteri xerofilik, dilakukan beberapa pengujian PGPR (uji produksi IAA, uji pelarut fosfat, uji produksi enzim protease, uji pelarut potasium, uji penambat nitrogen), uji ketahanan terhadap radiasi UV, dan identifikasi bakteri dengan sequensing 16S rRNA. Hasil isolasi bakteri xerofilik dari tanah olat maras didapatkan 8 isolat murni bakteri xerofilik. Kemampuan bakteri xerofilik dari tanah olat maras untuk dijadikan sebagai starter pupuk lahan kering dengan pengujian PGPR didapatkan isolat dengan kode STP-T-Trehalose-008 dengan hasil terbaik dari semua pengujian. Berdasarkan hasil sekuensing dengan menggunakan 16S rRNA isolat dengan kode STP-T-Trehalose-008 termasuk ke dalam spesies Streptomyces sp. yang merupakan bakteri gram positif kelas Actinomycetes.
Bioprospecting of Halophilic Bacteria Staphylococcus Haemolyticus Strain Stp-Griv-024 as Biosurfactant Producer and its Potential Application for Microbial Enhanced Oil Recovery Izzul Islam; Cut Nanda Sari; Ali Budhi Kusuma; Ika Kurniasari; Lisnawati Lisnawati; Rini Surya Ningsih; Elisa Rosani
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 47 No 2 (2024)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/SCOG.47.2.1617

Abstract

The use of halophilic bacteria to produce effective and stable biosurfactants in the Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR) process is getting much attention from researchers. A diversity of halophilic bacteria that produce biosurfactants can be found in areas with intense oil exposure, such as the waters of Bima Bay, which is closed and are one of the main sea transportation routes in eastern Indonesia. This research aims to isolate potential local halophilic bacteria in producing biosurfactants to degrade hydrocarbons. The research methodology included bacterial isolation, gram staining, hemolysis test, total petroleum hydrocarbon (TPH) analysis, emulsification, and phylogenetic analysis of the 16S rRNA marker gene. STP-GRIV-024 was successfully isolated using Kish, Halophilic, Soil extract, and Oatmeal agar media, with the highest enumeration results found on Kish media supplemented with 3% (w/v) NaCl. Microscopic morphological characterization using Gram staining showed results as a Gram-positive group with round colony shapes, smooth circular edges, sloping and white. This isolate grew in the 7-15% (w/v) NaCl range and was classified as moderately halophilic. TPH analysis showed that concentration and incubation time influenced hydrocarbon degradation activity. On day 10, the concentrations of T1 (1%), T2 (3%), T3 (5%), and T4 (7%) showed a decrease in TPH of 1.96%, 0.51%, 0.25 %, and 0.15% respectively. 16S rRNA sequencing identified the isolate as closely related to Staphylococcus haemolyticus strain MTCC3383T, with a DNA sequence similarity of 99.9%. These findings provide an important foundation for further development in applying halophilic bacteria in MEOR practices to increase the efficiency of sustainable and environmentally friendly oil production