Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Kesehatan Reproduksi pada Perilaku Seks Pranikah pada Remaja di Sekolah Menengah Kejuruhan Negeri 1 Tegallalang Triani, Ni Luh Lusi; Marhaeni, Gusti Ayu; Utarini, Gusti Ayu Eka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6788

Abstract

Perkembangan masa remaja merupakan fase transisi yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Perubahan tersebut berpotensi menimbulkan berbagai perilaku berisiko, salah satunya perilaku seks pranikah. Pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi menjadi dasar penting dalam terbentuknya perilaku remaja, karena pemahaman yang baik dapat membantu remaja mengambil keputusan yang tepat serta bertanggung jawab terhadap kesehatan dirinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seks pranikah pada remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Tegallalang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 73 responden. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Maret sampai April 2025. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis bivariat dengan uji Rank Spearman untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja SMKN 1 Tegallalang memiliki pengetahuan yang baik tentang kesehatan reproduksi (63,0%), sikap yang positif (64,4%), serta perilaku seks pranikah yang tergolong baik (49,3%). Hasil uji Rank Spearman menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku seks pranikah (p-value 0,009) dan antara sikap dengan perilaku seks pranikah (p-value 0,017). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seks pranikah pada remaja di SMKN 1 Tegallalang tahun 2025. Disarankan kepada petugas kesehatan sekolah untuk meningkatkan edukasi kesehatan reproduksi secara berkelanjutan guna mendorong perilaku remaja yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Hubungan Pengetahuan Calon Akseptor Keluarga Berencana dengan Motivasi Menggunakan Intra Uterine Device Sutiani, Ni Luh; Marhaeni, Gusti Ayu; Utarini, Gusti Ayu Eka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7091

Abstract

Program Keluarga Berencana merupakan upaya pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak. Meskipun IUD tergolong metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif dan memiliki tingkat kegagalan rendah, angka penggunaannya di UPTD Puskesmas II Denpasar Utara masih lebih rendah dibandingkan metode lainnya seperti suntik dan pil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan motivasi penggunaan IUD di wilayah kerja UPTD Puskesmas II Denpasar Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analitik korelasi dengan rancangan cross sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive random sampling dengan besar sampel 51 orang yang dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Populasi penelitian adalah wanita usia subur (21–49 tahun) yang belum menggunakan kontrasepsi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan uji Spearman Rank melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64,7% responden memiliki pengetahuan baik dan 49,0% memiliki motivasi kuat dalam menggunakan IUD. Hasil korelasi uji Spearman Rank didapatkan nilai p = 0.000 (< 0,05) dengan nilai r = 0,641 yang menunjukkan hubungan kuat dan signifikan. Simpulan penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan calon akseptor keluarga berencana dengan motivasi menggunakan IUD. Diperlukan upaya aktif tenaga kesehatan dalam peningkatan edukasi KB melalui media yang menarik dan pendekatan berbasis bukti, guna mendorong penggunaan kontrasepsi jangka panjang secara sadar dan percaya diri.
Hubungan Antara Keikutsertaan pada Kelas Ibu Hamil dengan Penggunaan Kontrasepsi Pasca Salin di Puskesmas Sidemen Ni Nyoman Widiasih; Ni Nyoman Suindri; Gusti Ayu Eka Utarini
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/yq175m87

Abstract

Kelas ibu hamil memberikan banyak informasi tentang perawatan kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi dan penggunaan KB pascasalin, namun cakupan Kb pascasalin masih rendah. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara keikutsertaan kelas ibu hamil dengan penggunaan kontrasepsi pascasalin di Puskesmas Sidemen. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, besar sampel 82 yang diambil secara purposive sampling. Jenis data sekunder yang diambil dari register ibu hamil dan register KB. Analisa data dengan chi square. Hasil penelitian karakteristik umur paling banyak responden berada pada kelompok umur 20-35 tahun yaitu 66 orang (80,5%), berdasarkan pendidikan paling banyak responden pendidikan menengah yaitu 41 orang (50%), berdasarkan pekerjaan lebih banyak ibu rumah tangga yaitu 57 orang (69,5%) dan berdasarkan paritas lebih banyak ibu yang multipara yaitu 56 orang (68,3%), mengikuti kelas ibu hamil 58 (70,7%), menggunakan KB pascasalin 60 (73,2%), mengikuti kelas ibu hamil menggunakan KB pascasalin 86,2%, yang tidak menggunakan 13,8%. Ibu yang tidak mengikuti kelas ibu hamil menggunakan KB pascasalin 41,7% yang tidak menggunakan 58,3%. Nilai p 0,006. Kesimpulan ada hubungan keikutsertaan kelas ibu hamil dengan penggunaan KB pascasalin. Kepada ibu hamil agar mengikuti kelas ibu hamil agar meningkatkan pengetahuan tentang KB pascasalin.
Correlation between History Early Breastfeeding Initiation and Exclusive Breastfeeding among Mothers of Infants Aged Ni Wayan Novi Hardiyani; Ni Made Dwi Mahayati; Gusti Ayu Eka Utarini
WMJ (Warmadewa Medical Journal) Vol 9 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Warmadewa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmj.9.2.9963.79-88

Abstract

This study investigates the relationship between early initiation of breastfeeding (EIBF) and exclusive breastfeeding to mothers in the Banjarangkan II Public Health Center, Regional Technical Implementation Unit (RTIU). This study employs the correlative analytical method of cross-sectional design, utilizing a retrospective approach. This study lasted from February to April 2024. The random proportional sample method consists of 58 individuals. We collected data through questionnaires and used the Fisher exact test for data analysis. The results of the study showed that the majority (89.7%) of mothers of babies aged 7–12 months had EIBFs, and most (82.8%) had exclusive breastfeeding. Studies show that mothers who perform EIBF in the Banjarangkan II Public Health Center's Regional Technical Implementation Unit work area and have babies aged 7–12 months are more likely to provide breast milk as the only source of nutrition for babies, often called exclusive breastfeeding. The results indicate a correlation between the history of EIBF and exclusive breastfeeding among mothers, with a contingency coefficient value of 0.597. To implement EIBF, midwives must continue to promote pregnant mothers’ health.
Hubungan Antara Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Ibu Hamil Trimeter I Risma Dilla Verdinda; Asep Arifin Senjaya; Gusti Ayu Eka Utarini
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.840

Abstract

Studi cross-sectional ini bertujuan menganalisis hubungan antara pola makan dengan prevalensi anemia yaitu Hb <11 g/dL pada 48 ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja UPT Puskesmas I Denpasar Selatan tahun 2025, mengingat angka anemia di wilayah tersebut (28,45%) melebihi prevalensi nasional (27,7%). Penelitian ini mengaplikasikan teknik total sampling dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden (58,3%) memiliki pola makan yang tergolong kurang baik, yang berkorelasi kuat dengan tingginya insiden anemia (45,8%) dalam populasi sampel. Secara statistik, ditemukan hubungan signifikan antara pola makan dan kejadian anemia ibu hamil trimester I. Dengan demikian, disarankan agar Unit Pelaksana Teknis Puskesmas I Denpasar Selatan mengintensifkan program intervensi melalui edukasi gizi seimbang dan optimalisasi kepatuhan suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD) serta Vitamin C pada fase awal kehamilan.
LITERATURE REVIEW : MANFAAT PIJAT PERINEUM UNTUK MENGURANGI RISIKO TERJADINYA LASERASI PERINEUM SAAT PERSALINAN Ni Made Desi Dwijayani; Gusti Ayu Eka Utarini; Ni Wayan Suarniti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2719

Abstract

Perineal rupture is a common complication of vaginal delivery, especially in primiparas. It can occur spontaneously (laceration) or through an episiotomy. Prevention can be achieved through Kegel exercises, optimal holding positions, prenatal yoga, and perineal massage. Perineal massage is a technique used to massage the perineal area from the third trimester of pregnancy until several weeks before delivery to increase tissue elasticity. Perineal massage is believed to increase the elasticity of the perineal muscles and tissues, thereby minimizing trauma during childbirth.The purpose of this study was to analyze the effectiveness of perineal massage in reducing the risk and severity of perineal rupture. An electronic literature search was conducted in PubMed, Google Scholar, and Scopus for the period 2020–2025 using the keywords "pijat perineum," "perineal massage," "perineal rupture," and "persuspit". Of the seven journals analyzed, perineal massage was shown to significantly reduce the incidence of second- and third-degree perineal rupture by 20–30% and increase maternal satisfaction during childbirth. Regular perineal massage performed by pregnant women in their third trimester has been shown to reduce the incidence of perineal rupture compared to those who did not perform perineal massage. Perineal massage is effective in reducing the incidence of perineal rupture during vaginal delivery. Perineal massage can be recommended as a non-pharmacological intervention for pregnant women in their third trimester to help prepare for a safer and more comfortable delivery.