Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

SENI KRIYA BERBAHAN SAMPAH PLASTIK PADA SISWA KELAS IV SDN 6 PALANGGA DESA KAPU JAYA KABUPATEN KONAWE SELATAN Rasmiati Taha; Haerun Ana; Irianto Ibrahim
Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2023): JPSB (Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya)
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/x2zz4578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi seni kriya berbahan sampah plastik pada siswa kelas IV di SDN 6 Palangga, Desa Kapu Jaya, Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik melalui kegiatan seni kriya yang melibatkan proses kreatifitas dan kerjasama dalam merancang dan membuat produk seni dari sampah plastik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam beberapa siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Partisipan penelitian terdiri dari 8 siswa kelas IV yang terpilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan seni kriya berbahan sampah plastik, siswa berhasil meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik dan dampak negatifnya terhadap lingkungan. Selain itu, siswa juga mengembangkan kreativitas mereka dalam merancang dan membuat produk seni yang unik dan fungsional dari sampah plastik. Dalam kesimpulan, seni kriya berbahan sampah plastik merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kreativitas siswa dalam mengelola sampah plastik. Oleh karena itu, direkomendasikan kepada sekolah-sekolah lain untuk mengimplementasikan kegiatan seni kriya berbahan sampah plastik dalam kurikulum mereka guna mengedukasi siswa tentang pentingnya pelestarian lingkungan.
PENGARUH PENGGUNAAN YOUTUBE TERHADAP KETERAMPILAN MENARI SISWA KELAS VI SDN 2 LAINEA KONAWE SELATAN Ratih Anjar Wilujeng; Irianto Ibrahim; M. Yazid A.R.G
Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2023): JPSB (Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya)
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/axpeyx51

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memahami sejauh mana penggunaan YouTube dapat berperan dalam meningkatkan keterampilan menari siswa. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan analisis kuantitatif. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistik yang relevan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang bermanfaat bagi para pendidik dalam pengembangan kurikulum di bidang seni tari serta memberikan pemahaman yang lebih baik tentang manfaat penggunaan YouTube dalam meningkatkan keterampilan menari siswa kelas VI di SDN 2 Lainea Konawe Selatan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan YouTube secara efektif dapat memperluas aksesibilitas terhadap materi-materi menari yang bervariasi, memfasilitasi pembelajaran mandiri, dan memperkaya pengalaman siswa melalui video tutorial, pertunjukan tari, dan penampilan profesional. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti tantangan yang mungkin dihadapi dalam penggunaan YouTube, seperti kurangnya pengawasan dan penilaian yang tepat terhadap keterampilan yang dikembangkan.
HUBUNGAN MINAT BELAJAR DAN KREATIVITAS DENGAN HASIL BELAJAR SENI TARI SISWA KELAS IX SMP NEGERI 4 KENDARI Amalia Putri Haris; Salwiah; Irianto Ibrahim
Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2023): JPSB (Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya)
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/884tk972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis hubungan minat belajar dan kreativitas dengan hasil belajar seni tari siswa kelas IX SMP Negeri 4 Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Data penelitiaan dikumpulkan melalui teknik pemberian angket dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan uji korelasi linear sederhana dan korelasi linear berganda. Hasil penelitian ini menujukkan: (1) Deskripsi minat belajar, kreativitas, dan hasil belajar seni tari siswa kelas IX SMP Negeri 4 Kendari menunjukkan tingkat minat belajar dikategorikan tinggi dengan persentase 56,76%; tingkat kreativitas dikategorikan sedang dengan persentase 62,2%; dan tingkat hasil belajar seni tari dikategorikan cukup dengan persentase 64,9%. (2) Ada hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar seni tari siswa kelas IX SMP Negeri 4 Kendari dengan arah hubungan bersifat positif atau searah. Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi atau rhitung sebesar 0,625 rtabel 0,3246 pada taraf Sig. 2 Tailed = 0,000 α = 0,05. (3) Ada hubungan yang signifikan antara kreativitas dengan hasil belajar seni tari siswa kelas IX SMP Negeri 4 Kendari dengan arah hubungan bersifat positif atau searah. Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi atau rhitung sebesar 0,830 rtabel 0,3246 pada taraf Sig. 2 Tailed = 0,000 α = 0,05. (4) Ada hubungan yang signifikan antara minat belajar dan kreativitas secara simultan dengan hasil belajar seni tari siswa kelas IX SMP Negeri 4 Kendari dengan arah hubungan bersifat positif atau searah. Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi atau rhitung sebesar0,837 rtabel 0,3246 pada taraf Sig. F Change = 0,000 α = 0,05.
Dinamika Id, Ego, dan Superego Tokoh Adam dalam Novel Mimpi Ayahku Karya Evald Flisar: Kajian Psikoanalisis Sastra: The Dynamics of Id, Ego, and Superego of Adam’s Character in the Novel Mimpi Ayahku by Evald Flisar: A Literary Psychoanalysis Study Irianto Ibrahim; Aris Badara; Nur Israfyan Sofian; Wa Ode Mega
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.45

Abstract

Novel sebagai karya fiksi tidak hanya menghadirkan rangkaian peristiwa, tetapi juga memperlihatkan dinamika kejiwaan tokoh yang bergerak melalui dorongan, pertimbangan, dan nilai moral. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan unsur-unsur psikologis tokoh Adam dalam novel Mimpi Ayahku karya Evald Flisar dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra berbasis teori psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Sumber data penelitian ialah novel Mimpi Ayahku terbitan Araska Publisher tahun 2018, sedangkan data berupa kutipan naratif dan dialog yang menunjukkan gejala id, ego, dan superego tokoh Adam. Data dikumpulkan melalui teknik baca-catat, kemudian dianalisis melalui identifikasi, reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur id tampak melalui watak nekat dan keras kepala; ego tampak melalui percaya diri, perhatian, berpikiran maju, dan pandai bergaul; sedangkan superego tampak melalui teguh pendirian, jujur, menepati janji, dan pasrah. Temuan ini memperlihatkan bahwa kepribadian Adam tidak bersifat tunggal, melainkan terbentuk melalui tarik-menarik antara hasrat personal, kemampuan menyesuaikan diri dengan kenyataan, dan tuntutan moral. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian psikologi sastra, terutama dalam membaca karakter remaja pada novel terjemahan sebagai ruang representasi konflik batin, relasi keluarga, dan pembentukan kepribadian.
Makna dan Nilai Pendidikan pada Lukisan Dinding Gua Liang Kabori, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna: The Meaning and Educational Values of the Liang Kabori Cave Wall Paintings in Lohia District, Muna Regency La Ode Sabarudin; La Niampe; Irianto Ibrahim
Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya Vol. 10 No. 1 (2025): JPSB (Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya)
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/xxrh3914

Abstract

Lukisan dinding Gua Liang Kabori di Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, merupakan tinggalan seni cadas yang memuat jejak visual kehidupan masyarakat masa lalu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pelestarian dan pemaknaan kembali lukisan gua sebagai sumber pengetahuan lokal, pendidikan seni, dan penguatan literasi warisan budaya. Penelitian bertujuan mendeskripsikan motif lukisan, menafsirkan makna simboliknya, serta mengidentifikasi nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotik Charles Sanders Peirce melalui relasi representamen, objek, dan interpretant. Data diperoleh melalui observasi langsung pada situs, dokumentasi foto, wawancara dengan juru pelihara, tokoh masyarakat, dan praktisi budaya, serta studi pustaka terhadap kajian seni cadas Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lukisan di Gua Liang Kabori dapat dikelompokkan ke dalam motif manusia, hewan, benda budaya, geometris, dan abstrak. Makna yang muncul meliputi pertahanan diri, penaklukan dan pemanfaatan hewan, kepercayaan terhadap kekuatan leluhur, pencatatan pengetahuan tentang hewan, fungsi transportasi dan migrasi, serta petunjuk simbolik terhadap lingkungan sosial-budaya. Nilai pendidikan yang teridentifikasi meliputi nilai religius, komunikasi, sosial, budaya, dan pariwisata. Kesimpulannya, lukisan dinding Gua Liang Kabori tidak hanya menjadi bukti visual prasejarah, tetapi juga sumber pendidikan kontekstual yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran seni, sejarah, budaya lokal, dan pelestarian cagar budaya. Kontribusi penelitian ini adalah menawarkan pembacaan semiotik dan pedagogis terhadap seni cadas Muna sebagai dasar pengembangan bahan ajar berbasis warisan budaya lokal.
Social Criticism in The Novel Lebih Senyap Dari Bisikan by Andina Dwifatma: Kritik Sosial dalam Novel Lebih Senyap dari Bisikan Karya Andina Dwifatma Muhammad Safar; Irianto Ibrahim; La Tike; Nur Israfyan Sofian
Jurnal Casa Cendekia Vol 1 No 3 (2026): Juscia (Jurnal Sastra Cendekia), Vol. 1 No. 3, July 2026.
Publisher : CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/122fqg49

Abstract

Literary works provide not only aesthetic experience but also a medium for criticizing unequal social realities. This study aims to describe forms of social criticism in Andina Dwifatma's novel Lebih Senyap dari Bisikan [Quieter than a Whisper] and to explain their contribution to sociological literary studies and literature learning. The research employed a descriptive qualitative method using a sociology of literature approach. The primary data source was the 2021 Gramedia Pustaka Utama edition of Lebih Senyap dari Bisikan, and the data consisted of narrative units, dialogues, and events representing social criticism. The data were collected through intensive reading, note-taking, coding, classification, and interpretive validation based on Soekanto's categories of social problems as adapted in literary sociology. The findings reveal 23 units of social criticism distributed into eight categories: family disorganization 7 units (30.43%), education 4 (17.39%), poverty 3 (13.04%), religion 3 (13.04%), youth in modern society 3 (13.04%), crime 1 (4.35%), bureaucracy 1 (4.35%), and environmental issues 1 (4.35%). The most dominant criticism concerns family vulnerability, particularly gendered inequality, reproductive pressure, domestic violence, and failed marital communication. The study concludes that the novel does not merely portray household problems but also reveals the interconnection among poverty, social institutions, religion, education, modern culture, and the female body. Its contribution lies in strengthening sociological readings of contemporary Indonesian prose and offering a socially responsive model for literature learning materials.
Women's Images in Iksaka Banu's Novel Rasina: A Feminist Literary Criticism Study: Citra Perempuan dalam Novel Rasina Karya Iksaka Banu: Kajian Kritik Sastra Feminis Miner Sintia; Irianto Ibrahim; Sumiman Udu; Andi Muh. Ruum Sya’baan
Jurnal Casa Cendekia Vol 1 No 3 (2026): Juscia (Jurnal Sastra Cendekia), Vol. 1 No. 3, July 2026.
Publisher : CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/9cs1r275

Abstract

This study is motivated by the need for a critical reading of women's representations in colonial-themed literary works, since women's bodies, voices, and social positions are often shaped by patriarchal power relations as well as layered colonial systems. This study aims to describe the image of women in the novel Rasina by Iksaka Banu, covering self-image (physical and psychological aspects) and social image (family and colonial society). A qualitative approach with a descriptive-interpretative design was employed through reading and note-taking techniques, with textual units from the novel Rasina (2023) as the main data source. Data were analyzed through identification, classification, interpretation, and conclusion drawing within Ruthven's feminist literary criticism framework. The findings reveal that Rasina is portrayed as possessing physical allure alongside a wounded, violated body, experiencing psychological trauma and fear, and occupying a subordinate position both domestically and as an enslaved indigenous woman within the colonial legal system. These findings affirm that Rasina represents the layered oppression of indigenous women arising from the intersection of gender, class, and race within colonial structures.
An Analysis of the Stigma of Children Born Out of Wedlock and the Formation of Trauma in the Character Hanun in Isrina Sumia’s Novel Dia yang Haram Based on Freudian Psychoanalysis: Stigma Anak di Luar Nikah dan Pembentukan Trauma Tokoh Hanun dalam Novel Dia yang Haram Karya Isrina Sumia: Kajian Psikoanalisis Freud Bidadari Sakti; Irianto Ibrahim; La Ode Akhiri Zulzaman; Saidiman
Jurnal Casa Cendekia Vol 1 No 3 (2026): Juscia (Jurnal Sastra Cendekia), Vol. 1 No. 3, July 2026.
Publisher : CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/06vske91

Abstract

The study of literary psychology often uses Freud’s psychoanalysis merely to classify the id, ego, and superego, while the social dimensions that shape characters’ psychological wounds are less critically explored. This study aims to explain how the stigma of being born outside marriage shapes Hanun’s trauma in Isrina Sumia’s novel Dia yang Haram and how Freud’s personality structure operates in the processes of injury, self-defense, and resilience. This research used a descriptive qualitative design with a literary psychology approach. The primary data source was the novel Dia yang Haram, while secondary data included books and journal articles on psychoanalysis, social stigma, trauma, and resilience. Data were collected through reading, note-taking, thematic coding, and quotation documentation, then analyzed through data reduction, categorization, psychoanalytic interpretation, and conclusion drawing. The findings show that Hanun’s trauma emerges through verbal and social stigma, family rejection, emotional neglect, and internalized shame. These findings imply that Hanun’s inner conflict reflects the intersection of social stigma, unequal family relations, and the struggle to rebuild self-worth.
THE IMAGE OF WOMEN IN THE NOVEL BELENGGU MERAH MUDA BY TYAS DAMARIA Muhamad Zulzain; Irianto Ibrahim; La Ode Syukur
Jurnal Casa Cendekia Vol 1 No 1 (2025): Juscia (Jurnal Sastra Cendekia), Vol. 1 No. 1, October 2025.
Publisher : CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/1fms0g17

Abstract

The purpose of this study was to describe and analyze the image of women in the novel Belenggu Merah Muda by Tyas Damaria based on a feminist approach. This type of research is library research. The method used in this research is descriptive qualitative method. The data used in this research is written data contains the image of women seen from women's self-image, in the family, and education. The data source in this study is the novel Belenggu Merah Muda by Tyas Damaria which was published by Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, in 2016 with 199 pages thick. The data collection technique used in this study was reading and note-taking. Data analysis used feminist analysis. The results of research on the novel Belenggu Merah Muda by Tyas Damaria are women's self-image and social image.
THE STRUGGLE OF THE MAGICIAN DIELA IN THE NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM BY DIAN PURNOMO Wahyu Nugraha; Aris Badara; Irianto Ibrahim
Jurnal Casa Cendekia Vol 1 No 1 (2025): Juscia (Jurnal Sastra Cendekia), Vol. 1 No. 1, October 2025.
Publisher : CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/vavf8b53

Abstract

This study is motivated by the importance of women's awareness in shaping their existence, including the existence of female characters in novels. This study aims to identify forms of marginalization against women and the struggle of the character Magi Diela in fighting marginalization as a manifestation of women's existence in the novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam (Women Who Cry to the Black Moon) by Dian Puromo.  The theory of female existence refers to the feminist theory of a French female expert named Simone de Beauvoir. The research subject used is the novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam (Women Who Cry to the Black Moon) by Dian Puromo. The object of this research is the forms of marginalization and female existence based on Simone de Beauvoir's existentialist feminist theory. This research is descriptive qualitative research. The data analysis technique used in this research is the Miles and Huberman data analysis model, which consists of three stages, namely data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The results of the study show the presence of marginalization of women in the novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam by Dian Puromo in the form of women always being viewed as weak, which leads to various forms of violence against women. The form of resistance found in the character Magi Diela as a manifestation of self-existence is the struggle for intellectuality, refusing to be objectified, and determining her own destiny.