Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Familiarisasi Konsep Pariwisata Halal untuk Sumber Daya Manusia Pondok Pesantren Setiawan, Muhamad Alam; Muharis, Muharis; Teguh Iman Pribadi; Muhammad Taufik; Bagas Anggara; Agus Syahid
Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Pariwisata Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berjudul Familiarisasi Konsep Pariwisata Halal untuk Sumber Daya Manusia Pondok Pesantren telah berhasil dilakukan dan mendapatkan hasil yang baik dan positif terhadap mitra. Para peserta yang terdiri dari santri dan guru pada awalnya dapat dikatakan sebagai individu yang awam dan tidak familiar dengan konsep pariwisata halal. Sangat sedikit dari peserta yang mampu menjelaskan dengan benar mengenai definisi pariwisata halal dan bagimana seharusnya penerapannya dilapangan. Para peserta juga sangat tidak familiar dengan landasan-landasan yang ditetapkan oleh lembaga seperti MUI dan DSN padahal mereka telah mempelajarinya di pesantren. Para pesertapun tidak begitu familiar tentang sertifikasi halal dan bagaimana dampaknya pada loyalitas wisatawan untuk jangka Panjang. Namun setelah dilakukan sosialisasi dapat terlihat bahwa peserta mendapatkan pemahaman yang baik akan konsep-konsep tersebut. Para peserta menjadi paham juga akan kebutuhan penyediaan tempat ibadah di fasilitas wisata berdasarkan temuan penelitian. Pentingnya kreativitas dalam menyediakan area rekreasi terpisah berdasarkan jenis kelamin untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan Muslim serta bagaimana dampak sertifikasi halal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan loyalitas wisatawan Muslim. Secara umum pula hasil dari post-test yang meningkat signifikan dari hasil pre-test dapat menunjukan adanya pemahaman yang didapatkan setelah dilakukan sosialisasi.
Studi Analisis Kesiapan Desa Jelantik Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah menjadi Desa Wisata Muhamad Alam Setiawan; Muharis Muharis
Journal of Tourism and Economic Vol. 7 No. 2 (2024): Edisi 14 Des 2024
Publisher : STIE Pariwisata API Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36594/jtec/rkcay510

Abstract

The trend of traveling to rural areas emerged after the Covid-19 pandemic because tourists wanted tourism with a healthier nuance. Tourism Villages then massively come up to meet this tourism demand. Jelantik Village, located in Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province, is one of the villages that is seen as highly potential village to develop into a tourist village due to its attractions. This study aims to determine the readiness of Jelantik Village to become a tourist village. The method used in this study is a qualitative descriptive method. There are three important elements that are the subject of study to see the readiness of Jelantik Village to become a tourist village, namely the readiness of the A3 elements (Attractions, Accessibility, and Amenities), community elements, and government elements. The result of the study shows that Jelantik Village can be considered to be the strong embryo of tourist village. The readiness of the A3 elements has almost been fully met. The elements of society and government are basically ready in their respective contexts. However, the lack of communication seems to be an obstacle to a proper collaboration between the two elements, the society and the government. There is a fact that the community and the government are waiting for each other in starting the collaboration process makes progress stagnant in efforts to develop tourist villages in Jelantik Village.