Krisantus Minggu Kwen
Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Implementasi Kompetensi Kepribadian Guru PAK Dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik di SMPN 1 Solor Barat Noviana Boleng Lamarobek; Krisantus Minggu Kwen; Hermania Bhoki
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4458

Abstract

Rendahnya karakter religius peserta didik mengalami berbagai tantangan yang harus mendapat perhatian yang serius. Berangkat dari hal tersebut, maka perlunya peran Guru Pendidik Agama Katolik untuk dapat memperbaiki dan membentk karakter religius peserta didik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kompetensi kepribadian guru PAK dan menganalisis kondisi karakter religius peserta didik di SMPN 1 Solor Barat. Mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskritif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap Guru PAK, kepala sekolah dan peserta didik. Analisis data dalam penelitian ini meliputi tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi kepribadian guru PAK dapat membentukan karakter religius peserta didik di SMPN 1 Solor Barat. Maka, Penelitian ini dapat di simpulkan bahwa implementasi kompetensi kepribadian guru PAK di SMPN 1 Solor dapat membentuk karakter religius peserta didik yang kuat dan kokoh melalui berbagai strategi dan pendekatan yang inovatif dan efektif. Guru PAK menunjukkan kompetensi kepribadian yang baik dalam beberapa aspek, seperti berakhlak mulia, arif dan bijaksana, kepribadian yang mantap, stabil, dan dewasa, teladan bagi peserta didik, dan demokratis. Dengan demikian, guru PAK dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam membentuk karakter religius peserta didik dan membantu mereka menjadi pribadi yang lebih baik.
Keterlibatan Keluarga Dalam Meningkatkan Partisipasi OMK Dalam Doa Rosario di Lingkungan Senhora Lajari Maria Yuliana Merlin Koten; Krisantus Minggu Kwen; Hermania Bhoki
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4460

Abstract

Penurunan partisipasi orang muda katolik dalam kegiatan doa bersama, khususnya doa rosario, menjadi tantangan pastoral di banyak lingkungan gereja, termaksuk di lingkungan Senhora Lajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran keterlibatan keluarga dalam meningkatkan partisipasi orang muda katolik dalam doa rosario di lingkungan senhora lajari. Mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskritif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap ketua lingkungan, ketua KBG, orang muda katolik dan oirang tua. Analisis data dalam penelitian ini meliputi tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa keluarga yang aktif dalam kehidupan rohani memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi dan keterlibatan orang muda katolik dalam doa rosario serta hasil penelitian menunjukan tingkat partisipasi orang muda katolik dalam doa rosario sangat baik.Faktor-faktor yang mendukung partisipasi orang muda katolik adanya dukungan dari keluarga baik menjadi teladan, memberikan dukungan moral dan emosional, mendorong partisipasi aktif, dan melibatkan diri bersama. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan keterlibatan keluarga dalam meningkatakan partisipasi orang muda katolik dalam doa rosario.
PERAN ORANG TUA KATOLIK SEBAGAI PENDIDIK IMAN ANAK DI STASI ST. PAULUS PUKAONE Neliana Bin Bolen; Petrus Tukan; Krisantus Minggu Kwen
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v4i2.236

Abstract

Pendidikan iman merupakan suatu proses menumbuhkan sikap beriman anak yang dilakukan oleh orang tua dalam mendewasakan iman anak. Realita yang terjadi di Stasi St. Paulus Pukaone, banyak orang tua yang belum sepenuhnya menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai pendidik iman dalam keluarga. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua Katolik sebagai pendidik iman anak di era digital di Stasi St. Paulus Pukaone. Pendekatan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dan teknik purposive sampling dengan sumber data berasal dari informan. Untuk mengumpulkan data digunakan teknik wawancara. Lokasi dalam penelitian di Stasi St. Paulus Pukaone, waktu penelitian sejak bulan Februari- Mei 2023 dengan subjek penelitian 7 kepala keluarga. Teknik Analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengatakan bahwa peran orang tua Katolik sebagai pendidik iman di era digital di stasi St. Paulus Pukaone sejauh ini memang ada pelaksanaan namun tidak secara maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai pendidik iman yang pertama dan utama. Untuk itu Gereja perlu memperhatikan kondisi yang memprihatinkan ini dengan mengaktifkan peran orang tua dalam pendidikan iman anak di era digital agar iman dapat menjadi akar yang kuat bagi anak dan menjadi pedoman dalam hidup setelah menjadi dewasa.
PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL DAN PEDAGOGIK GURU TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMPN 1 ILE BOLENG Fransiskus Xaverius Sabon Taka; Alfonsus Mudi Aran; Krisantus Minggu Kwen
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i1.244

Abstract

Penelitian ini berjudul”Pengaruh Kompetensi Profesional dan Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik di SMPN 1 Ile Boleng”.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh Kompetensi Profesional guru terhadap keaktifan belajar peserta didik di SMPN 1 Ile Boleng, (2) mengetahui pengaruh Kompetensi pedagogik guru terhadap keaktifan belajar peserta didik di SMPN 1 Ile Boleng, (3) mengetahui Kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik berpengaruh terhadap keaktifan belajar peserta didik di SMPN 1 Ile Boleng.Jenis penelitian kuantitatif dengan mengunakan metode deskriptif.Lokasi penelitian di SMPN 1 Ile Boleng.Populasi dalam penelitian ini adalah 41 peserta didik yakni kelas VII dan VII.Data dikumpulkan dengan kuesioner dan wawancara Analisis menggunakan metode deskriptif dan statistik inferensial yaitu regresi linear berganda.Pengujian hipotesis melalui uji F dan uji t memakai aplikasi SPSS versi 16. Hasil menujukkan bahwa (1) ada pengaruh yang signifikan antara kompetensi profesional terhadap keaktifan belajar dengan hasil nilai thitung sebesar 2,044 ? ttabel 2,042. (2) ada pengaruh yang signifikan antara kompetensi pedagogik guru terhadap keaktifan belajar dengan hasil nilai thitung sebesar 2,101 ? ttabel 2,042. (3) ada pengaruh yang signifikan antara kompetensi profesional dan pedagogik secara simultan terhadap keaktifan belajar dengan hasil fhitung 7,795 ? ftabel 3,30, sehingga Ho ditolak dan Ha3 diterima.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA DALAM MENANAMKAN SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI SMA NEGERI 1 TALIBURA Maria Apriela Elisa; Vinsensius Bawa Toron; Krisantus Minggu Kwen
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i1.325

Abstract

Toleransi beragama merupakan proses atau cara yang dilakukan seseorang untuk menghargai dan menghormati agama yang lain. Masih terdapat sebagian peserta didik SMA Negeri 1 Talibura yang belum mencerminkan sikap toleransi beragama seperti mengeluarkan kata-kata kasar, menghina dan hanya bergaul dengan teman sesama agama. Hal ini dapat menumbuhkan benih-benih konflik apabila tidak ditanggapi secara serius oleh pihak sekolah. Dengan demikian,tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran guru pendidikan agama dalam menanamkan sikap toleransi beragama di SMA Negeri 1 Talibura. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu guru pendidikan agama Katolik, agama Islam sebagai subjek utama dan  kepala sekolah serta peserta didik yang beda agama sebagai subjek pendukung.Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru pendidikan agama Katolik sebagai pendidik dan pewarta, petugas pastoral, saksi, warta kristen, pembina, dan peran guru agama Islam sebagai educator, motivator dan fasilitator telah menjalankan perannya dibuktikan dengan beberapa bentuk sikap toleransi yang diterapkan di SMA Negeri 1 Talibura.  Namun masih ditemukan beberapa konflik kecil yang sering terjadi di sekolah ini. Hal ini dikarenakan peserta didik belum mempunyai kesadaran dalam memahami sikap toleransi dengan baik.  
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP MOTIVASI DAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA Falentina Siku Openg; Alfonsus Mudi Aran; Krisantus Minggu Kwen
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i2.342

Abstract

Rendahnya motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran PAK menjadi masalah utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur serta menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia terhadap motivasi dan keaktifan belajar siswa kelas XI IPS di SMA PGRI Gelekat Lewo Boru. Pendekatan kuantitatif dengan metode analisis linear sederhana digunakan dalam penelitian ini, yang melibatkan uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis multimedia (X) memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi (Y1) dengan nilai thitung 10,278 yang lebih besar dari ttabel 2,0106. Pada keaktifan belajar (Y2), thitung mencapai 4,6604 yang juga lebih besar dari ttabel. Uji F menunjukkan bahwa variabel X berpengaruh secara signifikan terhadap kedua variabel dependen dengan nilai signifikansi F 0,002<0,05. Nilai R2 untuk pengaruh X terhadap Y1 adalah 68,76%, menunjukkan bahwa X menjelaskan 68,76% variasi Y1. Sedangkan untuk Y2, nilai R2 sebesar 31,15%, yang berarti bahwa X mempengaruhi Y2 sebesar 31,15%. Berdasarkan hasil ini, media pembelajaran interaktif berbasis multimedia terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan keaktifan belajar siswa PAK di kelas XI IPS SMA PGRI Gelekat Lewo Boru. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan media pembelajaran yang lebih efektif di masa depan.
RELASI ORANG TUA DAN GURU DALAM MENINGKATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SDI WOLORONA KECAMATAN WULANGGITANG Helena Loung Openg; Krisantus Minggu Kwen; Vinsensius Bawa Toron
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal JAPB
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v6i1.395

Abstract

Penelitian ini berfokus pada relasi orang tua dan guru dalam meningkatkan karakter peserta didik  di Sekolah Dasar Inpres Wolorona. Tujuan penelitian ini  untuk mendeskripsikan relasi orang tua dan guru dalam meningkatkan karakter peserta didik di Sekolah Dasar Inpres Wolorona. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDI Wolorona,dengan subjek penelitian melibatkan 10 orang dalam penelitian yakni guru PAK, guru kelas II, III dan, VI dan  dua perwakilan orang tua dari setiap kelas. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan mulai dari bulan April hingga Mei 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi antara orang tua dan guru terjalin dengan baik melalui komunikasi yang terbuka dan saling mendukung. Keterlibatan orang tua dalam pendidikan di rumah juga cukup baik, meskipun beberapa orang tua masih kurang aktif. Nilai-nilai karakter seperti religiusitas, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab diterapkan dengan baik oleh orang tua dan guru, namun perlu terus ditingkatkan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Fransiska Nuli; Krisantus Minggu Kwen; Benedikta Yosefina Kebingin
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal JAPB
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v6i1.411

Abstract

Pendidikan yang berkualitas menjadi sebuah tolak ukur untuk keberhasilan peserta didik. Maka penerapan proses pembelajaran dalam kelas menjadi salah satu bagian dalam mendukung kualitas pendidikan. Namun, masih ditemukan adanya permasalahan yang di hadapi di sekolah-sekolah salah satunya di SDI Pajinian, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT. Hal ini disebabkan karena metode pembelajaran yang diterapkan belum bisa mendukung proses pembelajaran di kelas  sehingga sebagian siswa belum mencapai hasil belajar yang sesuai dengan KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah dan menerapkan salah satu metode pembelajaran yakni Problem Based Learning yang terkhusus pada kelas IV di SDI Pajinian. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melalui 2 tahapan yakni siklus 1 dan siklus 2 di mana ke-2 tahapan ini terdapat perencanaan tindakan, pelaksanaan, observasi, dan Evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar meningkat dengan menggunakan model Problem Based Learning Sebesar 100 % dan hal tentu berbeda pada siklus 1 sebesar 75%. Dengan demikian, metode Problem Based Learning dapat digunakan oleh guru PAK dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENTINGNYA BIMBINGAN KONSELING GURU PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK Maria Helena Agustin Diaz; Krisantus Minggu Kwen; Yohanis Masneno
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal JAPB
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v6i1.429

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana pentingnya bimbingan konseling terhadap pembentukan kepribadian peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya bimbingan  konseling  guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) terhadap peserta didik di SMK Bina Karya Larantuka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi dan waktu penelitian ini terjadi di SMK Bina Karya Larantuka pada bulan Januari 2024 sampai Juni 2024. Data dikumpulkan melalui Observasi, Wawancara dan studi dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Subjek  penelitian ini adalah  IV peserta didik, guru Pendidikan Agama Katolik (PAK), dan guru Bimbingan Konseling (BK). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa  dengan adanya bimbingan konseling dapat  membuat peserta didik semakin percaya diri dan berani dalam memberikan pendapat. Dalam bimbingan konseling  juga guru  menggunakan  metode yaitu pendekatan secara individu, dan bimbingan konseling ini dapat membantu peserta didik memahami lebih dalam tentang dirinya sendiri, dan orang lain, peserta didik mampu memiliki kesadaran moral dan etika untuk dapat membedakan antara perbuatan yang baik dan buruk, serta memahami konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan.