Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PROFIL FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BATANG KAYU SMIDRA (Acronychia pedunculata (L.) Miq Fajeriyati, Nurul; Perdana, Farid; Musthapa, Iqbal
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 7 No 2 (2024): JIFI : Special edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v7i2.2082

Abstract

The Rutaceae family is a family known to have antioxidant activity, one of the species included in the Rutaceae family is Acronychia pedunculata (L.) Miq commonly known as smidra. Plant parts of Acronychia pedunculata (L.) Miq such as roots, stems, leaves and fruit are used for traditional medicine for diarrhea, cough, asthma, wounds, boils, itchy skin, scales, pain and rheumatism and can be used as a fever reducer and can be used for the treatment of digestive tract disorders such as ulcers and intestinal infections. This study aims to determine the phytochemical profile and antioxidant activity of Acronychia pedunculata (L.) Miq smidra wood. In this study, the phytochemical profile analysis test was carried out, including the test of simplisia characteristics, monitoring the spectrum pattern using FTIR and chromatogram pattern using KLT and antioxidant activity test using DPPH method. The results showed that Acronychia pedunculata (L.) Miq smidra wood contains acetophenone derivative compounds with at least 5 compound components. Antioxidant activity test with DPPH method produces IC50 of 9.68 ppm which is included in the category of very strong antioxidants.
Edukasi Pentingnya Senyawa Fe dalam Mengatasi Anemia pada Remaja Putri Rahmawati, Rahmawati; Farik, Azqi As; Akifah, Ghina; Fajeriyati, Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea Vol 2, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpmp.v2i1.11652

Abstract

Kasus anemia defisiensi zat besi terjadi pada dua milyar penduduk dunia dan sebesar 29,9% nya dialami oleh remaja putri. Prevalensi anemia di Indonesia mencapai 23,7%  dan terkhusus Kalimantan Selatan prevalensi anemia pada remaja putri sebesar adalah 52,98%  Anemia pada remaja beresiko terjadinya pertumbuhan fisik dan maturitas seksual yang melambat, serta penurunan konsentrasi dalam belajar. Program pencegahan anemia terus dilakukan oleh pemerintah, khususnya pada remaja putri dan wanita usia subur. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dan mendeskripsikan pengetahuan remaja putri tentang senyawa Fe dalam mengatasi anemia di SMK Al-Furqon Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kegiatan dilakukan dengan metode sosialisasi menggunakan media Power Point Presentation (PPT) dan leaflet, dimana dilakukan pemaparan materi terkait pentingnya peranan senyawa Fe dalam mengatasi anemia pada remaja putri. Berdasarkan pada hasil posttest terlihat bahwa tingkat pengetahuan remaja putri terkait anemia mengalami peningkatan, sehingga dapat dinyatakan bahwa edukasi yang telah dilakukan, dapat memberikan peningkatan pengetahuan terkait pentingnya senyawa Fe dalam mengatasi anemia. Kata Kunci: Anemia, Senyawa Fe, Program Preventive, Edukasi Iron deficiency anemia cases occured in two billion people in the world and 29.9% of them are experienced by adolescent girl. The prevalence of anemia in Indonesia reached 23.7% and specifically in South Borneo the prevalence of anemia in adolescent girls was 52.98%. Anemia in adolescents is at risk of slowing physical growth and sexual maturity, as well as decreased concentration in studying. The government continues to carry out anemia prevention programs, especially for adolescent girls and women of childbearing age. This educational activity aims to support government programs and describe the knowledge of young women about Fe compounds in treating anemia at Al-Furqon Vocational School, North Banjarmasin, Banjarmasin City, South Kalimantan. These activities are carried out using the socialization method using Power Point Presentation (PPT) media and leaflets. where material was presented regarding the importance of the role of Fe compounds in overcoming anemia in adolescent girls. Based on the posttest results, showed that the level of knowledge of adolescent girl regarding anemia has increased, so it can be stated that the education that has been carried out could provide knowledge enhancement regarding the importance of Fe in treating anemia.
Dampak Buruk Sering Tidur Larut Malam Bagi Kesehatan Akibat Gadget pada Siswa-Siswi Sekolah Menengah Pertama di Kota Banjarmasin Rif’ah, Siti; Nazla, Tarisa; Rizqiannor, M.; Nofriansyah, M.; Putri, Emiliyanda; Fatmasari, Erlina; Dewi, Retna Eka; Fajeriyati, Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.768

Abstract

Pola tidur sangat berpengaruh pada kesehatan, tidur yang cukup harus memenuhi syarat kuantitas dan kualitas yang baik. Tidur memiliki beberapa dampak positif yaitu memperbaiki sel rusak,meningkatkan daya ingat, mencegah penyakit, meningkatkan energi, dan mencegah stress. Pola tidur yang tidak baik sering terjadi karena faktor-faktor yang mempengaruhi, seperti bermain gadget hingga larut malam. Dampak begadang bagi tubuh bisa menjadi lebih buruk dimulai dari kurangnya kewaspadaan yang membahayakan diri sendiri hingga munculnya penyakit-penyakit kronis. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para remaja khususnya pelajar dijenjang SMPN di Kota Banjarmasin tentang dampak tidur larut malam. Metode yang digunakan berupa ceramah dan edukasi serta pengukuran pemahaman sebelum dan setelah diberikan penyuluhan kepada 40 orang peserta berusia 12-15 tahun. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan yaitu pemahaman tentang dampak tidur larut malam dapat memberikan dampak positif bagi para peserta dan respon siswa-siswi serta para guru peserta penyuluhan dan edukasi pada kegiatan pengadian kepada Masyarakat ini sangat baik dan antusias terbukti tingginya nilai postest yaitu sebesar 57% dengan kategori baik.
PENYULUHAN “ISI PIRINGKU” UNTUK PENINGKATAN IMUNITAS ANAK DESA KARANG BUNGA Miranti, Rizka Mulya; Lestari, Yulianita Pratiwi Indah; Mulyani, Tuty; Fajeriyati, Nurul; Rahmawati, Rahmawati; Mustharah, Mustika; Salsabilla, Syifa Aulia; Sazidan, Akhbar Arya Jouraist; Sari, Cindy Fransiska; Amalia, Rizka; Safitri, Salsabila Nurlaila
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Mei-Agustus 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i2.3499

Abstract

Many children only want to eat the foods they like, such as sweet, salty, or high-carbohydrate foods, while vegetables and fruits are often ignored. This unbalanced diet can lead to children lacking essential nutrients needed to maintain immunity and optimal growth. "Isi Piringku" is a government program aimed at raising public awareness about balanced nutrition and healthy eating patterns. The activity aims to improve students' understanding in Desa Karang Bunga regarding the importance of a balanced diet through the "Isi Piringku" education program. This activity, conducted on June 27, 2024, utilized presentation media, demonstrations, and evaluations to measure the increase in knowledge and satisfaction. During the activity, students received explanations about the introduction of "Isi Piringku" in arranging a balanced diet, including carbohydrates, proteins, fats, fruits, and vegetables, and demonstrations were conducted. The results of the activity showed an increase in students' understanding of the importance of balanced nutrition, and satisfaction evaluations indicated positive responses from Desa Karang Bunga.
EDUKASI TENTANG DIABETES MELLITUS, UPAYA PENCEGAHAN SAMPAI PENGOBATANNYA, MENUJU DESA KARANG BUNGA SEHAT Mulyani, Tuty; Mi’rajunnisa, Mi’rajunnisa; Yulianita Pratiwi Indah Lestari; Rizka Mulya Miranti; Nurul Fajeriyati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus merupakan suatu penyakit akibat penumpukan glukosa dalam darah dan terjadi akibat tubuh tidak memproduksi cukup insulin, atau tidak bisa mempergunakan insulin secara tepat yang ditandai dengan kondisi hiperglikemia dengan gejala khas yaitu buang air kecil terus menerus (dalam jumlah banyak) dengan rasa manis (kencing manis). Diabetes melitus memerlukan penanganan medis, edukasi tentang self management serta dukungan yang berkelanjutan untuk mencegah penyakit komplikasi akut maupun kronis. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait Diabetes Mellitus, cara pencegahan serta pengobatannya. Kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan interaktif, pre-test dan post-test, diskusi tanya jawab dan demonstrasi untuk cara penggunaan insulin dengan benar. Peserta pada penyuluhan ini adalah 20 orang ibu-ibu PKK Desa Katang Bunga, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan ini berjalan lancer dan baik. Peserta sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta terkait Diabetes Mellitus, cara pencegahan penyakit hingga penggunaan obat yang tepat.
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Asam Laktat pada Pekasam Ikan Haruan: Efek Fermentasi dan Penggorengan Safitri, Diah; Fitriah, Fitriah; Nashihah, Siti; Andika, Andika; Fajeriyati, Nurul
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 2 (2025): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i2.15470

Abstract

This study aims to obtain lactic acid bacteria (LAB) isolates in fermented snakehead fish (Channa striata) pekasam and compare pekasam before and after frying with variations in fermentation time for 1 and 2 weeks. The type of research conducted in this study is experimental, whose testing starts from making pekasam using 30% salt and 50% rice from the total weight of the fish, isolation of LAB, gram staining test, scanning electron microscopy (SEM), and total plate number (ALT) testing. Data were analyzed using SPSS 27 to see significant differences between fermentation and frying times. The results showed that (1) there was LAB growth in all pekasam isolates before and after frying; (2) the results of gram staining showed that all isolates were gram-positive bacteria; (3) the results of SEM observation with a magnification of 12. 000, the morphology of bacillus-shaped bacteria with cell sizes ranging from 1.462 -1.682 µm was obtained; (4) ALT test results of LAB isolates in pekasam before frying in the first week showed results with a value of 1.90 x 106 CFU/mL and the second week 2.04 x 106 CFU/mL while LAB isolates of pekasam after frying in the first week were 0.63 x 106 CFU/mL and the second week 0.75 x 106 CFU/mL; (5) the results of data analysis obtained significant differences between the effects of fermentation and frying on ALT testing, It can be concluded that the longer the fermentation time can increase the total LAB in fermented snakehead fish (pekasam).
STUDI PENAMBATAN MOLEKUL SENYAWA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK AKAR TAWAR SERIBU (Bauhinia purpurea L) SEBAGAI POTENSI INHIBITOR  α-Glukosidase Nurul Fajeriyati; Rizka Mulya Miranti; Yulianita Pratiwi Indah Lestari
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v9i1.3036

Abstract

Diabetes mellitus is a disease characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin secretion or action. A therapeutic development strategy involves inhibiting the α-glucosidase enzyme. Bauhinia purpurea, L. is known to contain various compounds with potential antidiabetic activity. This study aims to investigate the potential of secondary metabolites from Bauhinia purpurea, L. extract as α-glucosidase inhibitors using an in silico molecular docking approach and ADMET prediction. Test compounds were obtained from LC-MS identification results, and their three-dimensional structures were downloaded from the PubChem database. The protein structure was obtained from the Protein Data Bank (PDB ID: 3L4W). The molecular docking process utilized the AutoDock Tools software, yielding a validation result of 1.9 Å. The results showed ΔG values ranging from -4.00 kcal/mol to -8.26 kcal/mol. ADMET prediction results indicated high HIA values >90%, Caco2 permeability in the low permeability category (<4 nm·s⁻¹), low BBB values, and AMES test results classified as non-mutagenic for all test compounds. Based on these results, the secondary metabolites contained in the Bauhinia purpurea, L. extract show potential as α-glucosidase inhibitors with favorable pharmacokinetic parameters, making them suitable for development into drug candidates through pharmaceutical or chemical structural modifications.
Antidiabetic, antioxidant activities and bioactive compound profile of extracts and fractions of tawar seribu root (Bauhinia purpurea) Rizka Mulya Miranti; Yulianita Pratiwi Indah Lestari; Nurul Fajeriyati
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol. 24 No. 1 (2026): JIFI
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v24i1.1703

Abstract

Diabetes mellitus is a global health challenge that requires innovative solutions. This study aimed to evaluate the antidiabetic and antioxidant potentials of the root extract and its fractions of Bauhinia purpurea (Tawar Seribu). Extraction was performed using 95% ethanol as a solvent through the maceration method, followed by stepwise fractionation with n-hexane, ethyl acetate, and water. The biological activities were evaluated using the α-glucosidase enzyme inhibition assay for antidiabetic activity and the DPPH assay for antioxidant activity. The results revealed that The aqueous fraction exhibited the strongest α-glucosidase inhibitory activity (IC50 = 26.61 ppm), whereas the ethyl acetate fraction exhibited the highest antioxidant activity (IC50 = 36.73 ppm). GC-MS analysis revealed the presence of bioactive compounds such as 24-norursa-3,12-diene, olean-12-en-3-ol acetate, and lupeol, which support these biological activities. This study concludes that tawar seribu root holds great potential as a natural alternative for managing diabetes and oxidative stress, paving the way for further development as an effective and safe herbal medicine.
Analisis Potensi Kelakai (Stenochlaena palustris) Terhadap Penyakit Retinopati Diabetik Melalui Network pharmacology Sofi Agustia Putri; Andika Andika; Nurul Fajeriyati
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 2 (2026): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i2.39520

Abstract

Retinopati Diabetik merupakan komplikasi mikrovaskular diabetes yang menjadi penyebab utama kebutaan pada pasien diabetes mellitus di dunia. Kelakai (Stenochlaena palustris) secara literatur diketahui memiliki potensi aktivitas anti-diabetes, namun mekanisme molekulernya sebagai anti-retinopati diabetik belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder Kelakai yang secara prediksi memiliki irisan dengan protein-protein terkait Retinopati Diabetik, menganalisis pola protein-protein interaction (PPI) dan pathway yang terlibat dalam patogenesis retinopati diabetik. Metode penelitian menggunakan studi komputasi in silico network pharmacology  menggunakan  berbagai online tools, dan database diantaranya TargetNET, SEA, DisGeNET, OMIM, GeneCards, TTD, STRING-DB, ShinyGO, Cytoscape dan CytoHubba. Hasil penelitian mengidentifikasi 15 senyawa aktif dengan 139 protein irisan terkait retinopati diabetik. Analisis PPI menunjukkan signifikansi tinggi (p-value < 1,0×10⁻¹⁶), dilanjutkan analisis topologi menggunakan metode Maximal Clique Centrality (MCC) yang mengidentifikasi 10 protein kunci, termasuk IL6, STAT3, AKT1, dan NFKB1. Pengayaan KEGG menunjukkan peran penting AGE-RAGE signaling pathway (FDR = 1,36×10⁻¹³). Temuan ini menunjukkan bahwa Kelakai (Stenochlaena palustris) memiliki relevansi farmakologis terhadap retinopati diabetik melalui mekanisme multi-target yang melibatkan modulasi AGE-RAGE signaling pathway.
PERAN PENYULUHAN KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN MEROKOK PADA GENERASI MUDA DI SMAN 8 BANJARMASIN Nurul Fajeriyati; Nur Maulidah; Rafiqa Zahra; Risma Aulia Saputri; Auliatul Adawiyah; Muhammad Rivaldo; Muhammad Ridha
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v5i2.9209

Abstract

Merokok merupakan masalah kesehatan yang serius terutama pada remaja karena berpotensi memberikan berbagai dampak. Rendahnya pengetahuan serta adanya persepsi keliru terkait rokok, termasuk rokok elektrik, menjadi faktor pendorong perilaku merokok pada generasi muda. Penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap siswa mengenai risiko rokok serta memperkuat daya tolak terhadap pengaruh dari lingkungan sosial. Metodologi yang diterapkan meliputi ceramah edukatif yang interaktif, diskusi, serta sesi tanya jawab dilengkapi dengan media visual. Penilaian dilakukan menggunakan desain one group pre-test dan post-test. Berdasarkan kegiatan penyuluhan diperoleh hasil yang menunjukkan ada peningkatan yang signifikan pada semua indikator, terutama mengenai zat adiktif yang terkandung dalam rokok, bahaya bagi perokok pasif, dampak dari karbon monoksida, serta strategi untuk mencegah kebiasaan merokok. Kegiatan ini terbukti berhasil dalam meningkatkan pemahaman, membentuk sikap anti merokok, dan mendorong kehidupan sehat tanpa merokok di kalangan remaja.