Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Bentuk dan Peran Semantis Preposisi Tunggal pada Keterangan Kalimat Aktif dalam Artikel Theconversation.com dan Implementasinya Ellita Rahma Shintia; Hari Wahyono; Theresia Pinaka Ratna Ning Hapsari
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2022): REPETISI VOLUME 5 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini, menemukan deskripsi bentuk dan makna preposisi tunggal yang muncul diketerangan kalimat aktif dalam artikel theconversation.com. Jenis penelitiannya kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data penelitiannya berupa artikel theconversation.com Juni-Juli 2020, sedangkan wujud datanya adalah kalimat aktif yang memiliki preposisi pada keterangan kalimatnya. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode simak dan dilanjutkan dengan teknik catat. Metode dan teknik analisis datanya menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL). Ditemukan bentuk preposisi tunggal berupa preposisi yang berupa kata dasar dan kata berafiks (kata berprefiks serta berprefiks dan bersufiks). Preposisi yang berupa kata dasar yang muncul adalah di, tentang, hingga, dengan, pada, dari, untuk. bagi, oleh, sejak, dalam, seperti, dan sampai. Data preposisi yang berupa kata berafiks yang muncul berupa preposisi terhadap, selama, menurut, dan melalui. Peran semantis yang ditemukan dalam penelitian ada enam, yaitu preposisi sebagai penanda hubungan tempat, peruntukan, kesetaraan atau cara, pelaku, waktu, dan ihwal (peristiwa).Kata Kunci: kalimat aktif, preposisi, artikel, preposisi tunggal, peran semantis
PROGRAM KATA KITA SEBAGAI PRODUK LOKALATIH PENYIAR RADIO MAGELANG SERTA SARANA PEMBELAJARAN BAHASA NEGARA DI RUANG PUBLIK Theresia Pinaka Ratna Ning Hapsari; Ayu Wulandari
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 2, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.608 KB) | DOI: 10.31002/abdipraja.v2i1.3272

Abstract

Radio merupakan salah satu media penyebaran informasi sekaligus edukasi bagi masyarakat luas. Dewasa ini keberadaan radio masih diminati oleh masyarakat yang membutuhkan hiburan ringan menggunakan media audio. Salah satu bagian penting dari kelangsungan hidup sebuah radio adalah seorang penyiar yang bekerja di radio tersebut. Penyiar kerap dinilai sebagai sampul depan radio, sehingga penyiar membawa jati diri sebuah radio. Penyiar harus menguasai tata bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan kaidah yang berlaku. Saat ini banyak penyiar yang masih belum memahami kebakuan sebuah kata dan penggunaan bahasa baku ragam lisan untuk berbicara atau mendukung performanya dalam siaran. Hal inilah yang dirasa perlu untuk diperbaiki yakni kompetensi penyiar dalam mengolah kata dan berbahasa Indonesia dengan baik dan benar saat membawakan sebuah program acara pada sebuah radio. Berdasarkan hal tersebut pelatihan bagi penyiar radio dipandang perlu dilakukan untuk memperbaiki kualitas pengguna bahasa Indonesia. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan memberikan lokakarya dan pelatihan bagi seluruh penyiar di wilayah Magelang dan berujung pada ujian kompetensi Berbahasa Indonesia (UKBI). Muara dari program ini dihasilkannya program media pendidikan “Kata Kita” dalam bentuk insert berupa kosa kata baru dalam bahasa Indonesia yang perlu dipopulerkan pada masyarakat.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING MATA KULIAH EVALUASI PENGAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA MASA PANDEMI COVID-19 Theresia Pinaka Ratna Ning Hapsari; Ade Safri Fitria
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 2 No. 01 (2020): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.782 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v2i01.259

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek kehidupan yang terdampak pandemi covid-19 yakni dengan munculnya tuntutan proses pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi daring. Pembelajaran jarak jauh tentu berdampak pada efektivitas capaian pembelajaran itu sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsyif kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh deskripsi pembelajaran online mata kuliah Evaluasi Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP UNTIDAR tahun 2020. Pembelajaran online memanfaatkan kanal youtube, instagram, e-lita, dan akses internet luas sebagai media daring pendukung optimalisasi capaian perkuliahan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket dengan responden berjumlah 92 orang mahasiswa PBSI semester VI yang mengambil mata kuliah Evaluasi Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Teknik analisis data menggunakan teknik Miles&Huberman yang terdiri dari tiga tahapan, yakni reduksi data, display data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa pembelajaran daring sudah efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran dari mata kuliah Evaluasi Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, namun perlu diperbaiki agar lebih terstruktur dalam memberikan materi secara online. Hasil penelitian ini mampu dijadikan pedoman perbaikan pembelajaran daring khususnya pada mata kuliah Evaluasi Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia pada semester yang akan datang dan pembelajaran daring pada seluruh mata kuliah secara umum.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Webly kepada Guru SMP Bhakti Tunas Harapan Magelang Theresia Pinaka Ratna Ning Hapsari
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 2, No 4 (2022): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v2i4.242

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) telah membawa perubahan yang sangat pesat di dalam kehidupan manusia, tidak terkecuali di dalam dunia pendidikan. Begitu pula dengan seorang guru yang harus mampu mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi untuk menunjang ketercapaian tujuan pembelajaran dengan maksimal. Tujuan program ini memberikan pelatihan terhadap guru terkait penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis webly untuk mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran secara efektif. Metode kegiatan yang dilaksanakan adalah pendekatan sosial kemasyarakatan yang dilakukan dengan tiga tahap, yaitu observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan pelatihan. Kegiata ini terdiri dari 4 pertemuan di Gedung Aula SMP Bhakti Tunas Harapan Magelang. Peserta merupakan seluruh guru yang mengajar di SMP Bhakti Tunas Harapan Magelang berjumlah 15 orang.  Produk luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah media pembelajaran interaktif berbasis webly. Melalui kegiatan ini guru mengalami peningkatan pemahaman dari yang semula tidak tahu media webly menjadi tahu dan mengaplikasikan media webly sebagai media pembelajaran interaktif pada siswa.
Pelatihan Microsoft Office Guna Meningkatkan Kemampuan Teknologi Guru Dalam Administrasi Pendidikan Mashud Syahroni; Theresiai Pinaka Ratna Ning Hapsari; Irsyadi Shalima
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 4 (2022): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.4.1045-1052.2022

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupaya menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada mitra pengabdian terkait tugas administrasi guru yang relatif banyak dan menyita banyak waktu guru. Sehingga waktu guru hanya terfokus untuk mengajar dan menyelesaikan tugas administrasi tersebut. Selain itu guru juga mengalami kendala penggunaan microsoft office dalam pekerjaan administrasi. Pelatihan yang minim didapat guru menyebabkan pengetahuan guru menjadi kurang diperbaharui. Oleh karena itu fokus pelatihan yang diberikan kepada mitra yaitu guru-guru MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Magelang adalah penggunaan fitur mail merge dan modifikasi tabel yang terdapat pada aplikasi microsoft word dan excel. Pendekatan yang digunakan dalam pelatihan adalah tatap muka. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan ceramah dan praktek. Kegiatan pelatihan meliputi pemberian materi dilanjutkan praktek. Hasil pelatihan secara kualitatif dan kuantitatif menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam penggunaan microsoft office untuk pekerjaan administrasi pendidikan.
ANALISIS BUTIR SOAL MODEL KLASIK PADA PENILAIAN HARIAN BERSAMA (PHB) MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII MTS NEGERI 5 MAGELANG Theresia Pinaka; Apri Damai Sagita Krissandi
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i1.835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal Penilaian Harian Bersama (PHB) Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII MTs Negeri 5 Magelang dengan menggunakan analisis butir soal model klasik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian noneksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dianalisis melalui tabel dan diagram untuk mengidentifikasi variasi indeks tingkat kesulitan (ITK) butir soal yang diujikan, indeks daya beda (IDB), dan efektivitas butir pengecoh dari setiap butir soal. Temuan menunjukkan bahwa terdapat variasi tingkat kesulitan dalam butir soal, dengan mayoritas butir soal masuk dalam kategori sukar dan sedang. Dari 35 butir soal ditemukan bahwa 3 soal berkategori sukar, 19 soal berkategori sedang, dan 13 soal berkategori mudah. Analisis IDB menunjukkan mayoritas butir soal masuk dalam kategori jelek, namun terdapat juga butir soal dengan tingkat daya beda yang baik. Ditemukan 17 soal berkategori jelek, 11 soal berkategori cukup, 6 soal berkategori baik, dan 1 soal berkategori sangat baik. Berdasarkan temuan nilai ITK dan IDB oke, soal yang layak untuk masuk dalam bank soal sejumlah 14 butir soal. Evaluasi terhadap efektivitas butir pengecoh juga dilakukan, dengan temuan bahwa terdapat variasi dalam tingkat pengecoh dari pilihan jawaban. Analisis keefektivan butir pengecoh menunjukkan adanya soal dengan pilihan butir pengecoh yang berfungsi dengan baik dan pengecoh yang tidak berfungsi. Hanya terdapat 4 butir soal dengan keefektifan pengecoh yang baik dan 31 soal dengan keefektivan pengecoh yang tidak baik. Kesimpulannya, peninjauan dan perbaikan pada butir soal yang tergolong sulit dan mudah serta penyesuaian pada butir pengecoh perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas alat tes dan pengukuran prestasi siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Implementation of Self-Assessment Techniques as Learners in Compulsory Indonesian Language Courses Hilmi, Hubbi Saufan; Hapsari, Theresia Pinaka Ratna Ning
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 2 (2023): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i2.26503

Abstract

College students need to be actively involved in their own learning. Active engagement in learning at the tertiary level requires self-awareness and self-direction. If students have high awareness and learning arrangements according to their preferences, then learning objectives can be achieved effectively and efficiently. This study aims to describe the implementation of students' self-assessment techniques as learners in MKWU Indonesian. This type of research is descriptive qualitative with literature study design. The data sources used are books and journals related to self-assessment evaluation techniques and Indonesian MKWU. Data in the form of information on self-assessment techniques in Indonesian MKWU was obtained by reading and noting methods. The data analysis technique used is an interactive analysis technique. The results of the study revealed that there were four self-assessment techniques for students as learners at MKWU Indonesian, namely focused autobiographical sketches, ranking or goal matching, checklists of interests/knowledge/skills, and self-assessment of learning methods/styles. Implementation of student self-assessment techniques as learning in the form of self-assessment instruments based on objectives or CPMK MKWU Indonesian. The four student self-assessment techniques can be used as a reference for MKWU Indonesian teachers to map students' abilities before learning takes place so that learning processes and outcomes are more effective.
Realitas Media Sosial dalam Novel Egosentris Karya Syahid Muhammad sebagai Bahan Ajar Apresiasi Sastra di SMA Noventi, Nindia Dwita; Cahyani, Dzikrina Dian; Hapsari, Theresia Pinaka Ratna Ning
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 3 No. 2 (2024): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kabastra.v3i2.38

Abstract

This research is motivated by literary works which are a reflection of society that describes everyday reality. The Egocentric novel by Syahid Muhammad tells various realities, especially the reality of social media that occurs in society. This study aims: (1) to describe the reality of social media contained in the Egocentric novel by Syahid Muhammad, then correlated with the current reality, and (2) to produce teaching materials for learning literary appreciation in high school about the reality of social media in the Egocentric novel by Syahid Muhammad. This research is a qualitative research that is examined using the sociology of literature with a mimetic approach. The primary data source of this research is the novel Egocentric by Syahid Muhammad, while the secondary data source is obtained from news articles on the internet. The data of this research are sentences that contain the reality of social media in the novel Egocentric and their correlations in real life. Collecting data using literature study method with reading and note-taking techniques. The data analysis used the analytical description method. The results of the study found 20 social media reality data in the Egocentric novel by Syahid Muhamaad and their correlations in the real world, and produced teaching materials in the form of handouts for class XII SMA at KD 3.8 and 4.8.
Nilai Moral dalam Kumpulan Cerpen Lelaki di Kota Gawai sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Sastra di SMP Chadhiroh, Nurul; Baihaqi, Imam; Hapsari, Theresia Pinaka Ratna Ning
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 2 No. 2 (2023): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kabastra.v2i2.45

Abstract

This research is motivated by the existence of moral values ​​contained in the collection of short stories of Men in the City of Gawai and the phenomenon of adolescent moral decline in Indonesia. The objectives of this study are (1) to describe the moral values ​​in a collection of short stories for men in the city of Gawai. (2) Produce teaching materials for learning literature in junior high schools that are developed from moral values ​​in the collection of short stories for Men in the City of Gawai. This research design uses descriptive qualitative research. The subject of this research is the moral value of a collection of short stories entitled Men in the City of Gawai by Kholis Kurnia wati et al. The data used are excerpts of sentences and paragraphs containing moral values ​​in a collection of short stories, while the source of data is obtained from a collection of short stories by Kholis Kurnia Wati et al entitled Men in the City of Gawai. Methods and techniques of data collection in this study is the method of reading with a note-taking technique. The method and analysis technique used is descriptive analysis method. The results of this research collection of short stories of Men in Gawai City contain the moral value of human relations with God, human relations with themselves, human relations with fellow humans. The moral value of a collection of short stories for Men in the City of Gawai can be formulated as teaching materials in the form of handouts of review texts for class VIII in junior high school at KD 3.11 and KD 4.11.
ANALISIS BUTIR SOAL MODEL KLASIK PADA PENILAIAN HARIAN BERSAMA (PHB) MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII MTS NEGERI 5 MAGELANG Pinaka, Theresia; Apri Damai Sagita Krissandi
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i1.835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal Penilaian Harian Bersama (PHB) Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII MTs Negeri 5 Magelang dengan menggunakan analisis butir soal model klasik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian noneksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dianalisis melalui tabel dan diagram untuk mengidentifikasi variasi indeks tingkat kesulitan (ITK) butir soal yang diujikan, indeks daya beda (IDB), dan efektivitas butir pengecoh dari setiap butir soal. Temuan menunjukkan bahwa terdapat variasi tingkat kesulitan dalam butir soal, dengan mayoritas butir soal masuk dalam kategori sukar dan sedang. Dari 35 butir soal ditemukan bahwa 3 soal berkategori sukar, 19 soal berkategori sedang, dan 13 soal berkategori mudah. Analisis IDB menunjukkan mayoritas butir soal masuk dalam kategori jelek, namun terdapat juga butir soal dengan tingkat daya beda yang baik. Ditemukan 17 soal berkategori jelek, 11 soal berkategori cukup, 6 soal berkategori baik, dan 1 soal berkategori sangat baik. Berdasarkan temuan nilai ITK dan IDB oke, soal yang layak untuk masuk dalam bank soal sejumlah 14 butir soal. Evaluasi terhadap efektivitas butir pengecoh juga dilakukan, dengan temuan bahwa terdapat variasi dalam tingkat pengecoh dari pilihan jawaban. Analisis keefektivan butir pengecoh menunjukkan adanya soal dengan pilihan butir pengecoh yang berfungsi dengan baik dan pengecoh yang tidak berfungsi. Hanya terdapat 4 butir soal dengan keefektifan pengecoh yang baik dan 31 soal dengan keefektivan pengecoh yang tidak baik. Kesimpulannya, peninjauan dan perbaikan pada butir soal yang tergolong sulit dan mudah serta penyesuaian pada butir pengecoh perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas alat tes dan pengukuran prestasi siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.