Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Dakwah Ustaz Asyrofi terhadap Pemahaman Agama Islam Jamaah Masjid Al Ikhlas Dusun Koto Mandakek Desa Pauh Timur Pariaman Saputra, Aidil; Setiawan, Daryanto; Gunawan, Candra
Asian Journal of Islamic Studies and Da'wah Vol 3 No 2 (2025): Asian Journal of Islamic Studies and Da'wah
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ajisd.v3i2.5240

Abstract

This study aims to analyze the effect of ustaz Asyrofi's preaching on the understanding of Islam among the congregation of the al ikhlas mosque in Koto Mandakek Hamlet, East Pauh Village, Pariaman. The population of this study amounted to 200 people with sampling done by simple random sampling technique or random sample with a total of 40 people. The research instrument used a questionnaire. The research data were processed and analyzed with the spearman rank correlation test using the help of SPSS 26 for windows. The results of the analysis showed that there was a significant influence between the variable of preaching ustaz Asyrofi on the understanding of Islam with a coefficient value of 0.429. These results indicate that preaching has a fairly strong influence on the understanding of Islam in Koto Mandakek Hamlet. For the significance test the results are significant or can be applied to the population because the significance value is 0.018 < than 0.05. then see the contribution of variable X to Y with the coefficient of determination formula, which is r2 x 100% = 0.1840 x 100% = 18.40%. While 81.60% is influenced by other variables that are not explained in this study.
Empowerment of Religious Facilities to Enhance Religious Education in Muara Uwai Village, Bangkinang, Kampar, Riau; Through Thematic Community Service Activities Abdul Aziz Shidiq; Daryanto Setiawan; Ahmad Zaky
As-sunnah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): AL-ARKHABiiL: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : ASSUNNAH PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/jpm_assunnah.v5i1.746

Abstract

The obligation of a student after acquiring knowledge and practice is to impart it to others. Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) is one of the activities aimed at disseminating knowledge within the community. One of the places where KKNT is practiced is the village of Muara Uwai, Bangkinang Subdistrict, Kampar District, Riau. This village faces several issues, including the community's limited religious education, their inability to read the Quran properly, and children's lack of proficiency in religious practices. These issues are addressed by utilizing available assets, such as mosques and Quranic houses for teaching. The research employed the Action Research method with the ABCD (Asset Based Community Development) model. The results indicate that KKNT activities have improved religious education, Quranic reading skills, and knowledge of proper religious practices among the children and youth of Muara Uwai. However, the research also identified challenges in enhancing religious education among mothers and their Quranic reading abilities due to time constraints, which make it difficult for them to participate in activities organized by KKNT students, given their predominantly farming professions
ILMU PENGETAHUAN DALAM AL-QUR’AN (Science in the Qur’an) Setiawan, Daryanto
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 3 No 2 (2018): JURNAL Ilmiah AL-HADI
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v3i2.351

Abstract

Alquran adalah mukjizat Islam yang kekal dan mukjizatnya selalu diperkuat oleh kemajuan ilmu pengetahuan. Alquran merupakan pedoman hidup manusia, memiliki kandungan makna yang lengkap untuk mengatur semua yang berhubungan dengan manusia seperti masalah aqidah, ibadah, jihad, harta, jual beli, hukum, dan lain sebagainya. Diantaranya juga Alquran banyak membahas tentang masalah-masalah yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Setidaknya terdapat 774 kali kata Ilmu terdapat dalam Alquran jika disertakan dengan sinonimnya. Bahkan jika kata ilmu beserta sinonimnya digabungkan lagi dengan ayat yang membahas tentang sains, maka akan lebihlah dari 774 kali kata ilmu dalam Alquran. Dalam sejarah turunnya Alquran disebutkan bahwa ayat yang pertama kali Allah turunkan kepada Nabi Muhammad adalah ayat yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Dan Salah satupembeda kedudukan orang disisi Allah adalah dengan ilmu pengetahuan yang ia miliki. Karena pentingnya ilmu pengetahun ini makanya setiap orang diperintahkan agar mencari ilmunya dari buaian sampai ke liang lahat. Bahkan ada istilah yang mengatakan tuntutlah ilmu walaupun sampai ke Negeri Cina. Keutamaan orang yang memiliki ilmu pengetahuan bukan saja ketika ia hidup di dunia, bahkan ketika ia meninggal ilmu yang ia peroleh dapat memberikan manfaat baginya. Walaupun begitu banyak ayat Alquran yang membahas tentang ilmu pengetahuan akan tetapi khusus ilmu yang menyangkut perkara ghaib maka dalam hal ini hanya Allah sajalah yang mengetahui dalam permasalahan ini.
The Purpose of Islamic Communication in Perspective of the Hadith (Sasaran Komunikasi Islam dalam Perspektif Hadis) Setiawan, Daryanto; Helmi, Badrul; Muslim, Muslim
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2728

Abstract

Communication is one of the most fundamental activities in the life of mankind. Humans as social creatures must communicate with other humans. Because if humans do not communicate, these humans will gradually be isolated from their society, easily depressed, and will eventually die. So great are the benefits and functions of communication that many Westerners study and conduct research on communication, both intrapersonal communication, interpersonal communication, public communication and organizational communication. However, studies and research conducted by the Western world only focus on discussing human relationships, and very rarely do they examine communication with God, communication with subtle beings, and communication with Animals. In this study the author analyzes how the target of communication from the perspective of the Hadith of the Prophet. The method in this study uses the library method (library research) which is a data collection technique by conducting a study of books, journals, and other literature that has a relationship with related issues. The results of this study indicate that the Prophet's Hadith 1) Communicating with God, 2) Communicating with spirits, and 3) Communication with Animals, are relevant to several Western theories. Abstrak Komunikasi adalah salah satu aktivitas yang sangat fundamental dalam kehidupan umat manusia. Manusia sebagai makhluk sosial pasti melakukan komunikasi dengan manusia lainnya. Sebab jika manusia tidak melakukan komunikasi maka manusia tersebut lambat laun akan terisolasi dari masyarakatnya, mudah depresi, dan akhirnya akan meninggal dunia. Begitu besarnya manfaat dan fungsi dari komunikasi maka orang-orang Barat banyak yang mengkaji dan melakukan penelitian tentang komunikasi, baik komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal, komunikasi publik maupun komunikasi organisasi. Akan tetapi kajian dan penelitian yang dilakukan dunia Barat hanya fokus membahas hubungan antarmanusia saja, dan sangat jarang sekali mereka meneliti tentang komunikasi dengan Tuhan, komunikasi dengan makhlus halus, dan komunikasi dengan Hewan. Dalam penelitian ini penulis menganalisis bagaimana sasaran komunikasi perspektif Hadis Nabi Saw. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pustaka (librery research) yakni teknik pengumpulan data dengan melakukan studi telaah pada buku, jurnal, serta literatur lain yang memiliki hubungan dengan masalah terkait. Hasil penelitian ini menujukan bahwa hadis Nabi 1) Berkomunikasi dengan Allah, 2) Berkomunikasi dengan makhluk halus, dan 3) Komunikasi dengan Hewan, relevan dengan beberapa teori dari Barat.