Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

The Role of Class Teachers in Increasing Elementary School Students' PPKn Learning Motivation Miftahul Jannah; Mila Septian Haryati; Nurwahidah, Nurwahidah
Council: Education Journal of Social Studies Vol. 3 No. 1 (2025): Council: Education Journal of Social Studies
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/council.v3i1.335

Abstract

The purpose of this study, namely; 1) to determine the role of teachers in motivating students to learn PPKn; 2) To determine the efforts of teachers to overcome obstacles to PPKn learning motivation. This study is a qualitative descriptive study that aims to describe the role of grade IV teachers of SDN Ragi in increasing their students' PPKn learning motivation. This study involved 38 grade IV students as research subjects. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation involving teachers, students, and school facilities and infrastructure. The results of the study showed that teachers act as motivators by creating an active and enjoyable learning atmosphere, as well as dynamicators by creating a conducive classroom atmosphere. Some of the obstacles faced by teachers include students who tend to play during learning and the lack of student independence in working on questions. To overcome these obstacles, teachers apply various solutions such as ice breaking, advice, praise, punishment, awards, training students to work on questions at school, and giving homework.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Jannah, Miftahul
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i3.6011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe student team achievemnt division, kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKN. Jenis penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperiment. Dengan menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design untuk menemukan hasil yang ada kemudian disimpulkan sesuai dengan tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini. Penelitian ini dilaksankan di SDN 25 Kota Bima pada kelas V tahun ajaran 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan (Instrumen tes, lembar observasi guru, dan lembar obesrvasi belajar siswa). Sedangkan teknik analisis data menggunakan SPSS 24 (uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kooperatif tipe student team achievement division mempunyai pengaruh yang signifikansi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKN Kelas V SDN 25 Kota Bima. Hal ini ditunjukan dengan hasil uji paired sample t-test yang memiliki perhitungan nilai Sig (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,046. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dari hasil penelitian tersebut model STAD memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa di SDN 25 Kota Bima khususnya pada mata pelajaran PKN.
Pengembangan Media Video Digital Interaktif Pada Pembelajaran IPAS Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN 42 Kota Bima Aulia, Nur Ramdiatul; Lastuti, Sri; Jannah, Miftahul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas media video digital interaktif dalam proses pembelajaran IPAS Guna mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SDN 42 Kota Bima. Penelitian ini memanfaatkan metode Research and Development (R&D). Data yang dipakai pada penelitian ini mencakup data deskriptif kualitatif dan data kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 19 peserta didik dalam kelompok besar dan 10 peserta didik dalam kelompok kecil. Hasil penelitian oleh validasi ahli media memperoleh nilai rata-rata pada tahap pertama antara lain 82,6% dan pada tahap kedua 92%, hasil validasi ahli materi pertama peroleh rata-rata nilai 90,8% dan pada tahap kedua 98%. Pada tahap uji coba kelompok kecil dilakukan untuk memperoleh respon guru dengan nilai rata-rata 98% dan respon siswa diperoleh nilai 93,3% dan dinyatakan media sangat praktis untuk diterapkan. Kefektifan media video digital interaktif dilihat pada peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang di peroleh dari peningkatan nilai pos-test siswa dibandingakan dengan nilai pre-test siswa dengan melakukan uji N-Gain memeperoleh nilai rata-rata 0,64 dengan kategori sedang. Oleh karena itu, perangkat media, video digital interaktif dianggap sangat layak, praktis dan efektif mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa
THE INFLUENCE OF COLLABORATIVE LEARNING ON ELEMENTARY SCHOOL STUDENT’S CREATIVE THINKING ABILITY Mitha, Miftahul Jannah; Miftakhuddin, Miftakhuddin
Journal Of Educational Experts (JEE) Vol. 8 No. 2 (2025): JOURNAL OF EDUCATIONAL EXPERTS (JEE)
Publisher : Kopertis Region IV Jabar and Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30740/jee.v8i2.262

Abstract

Many studies have explored the effect of collaborative learning on critical thinking skills, social attitudes, and academic achievement; however, few have examined its impact on creative thinking skills. This study aims to identify and analyze the effect of collaborative learning models on the creative thinking skills of fifth-grade students in science learning. This experimental research employed a pretest-posttest control group design. Data were collected from samples in the control and experimental groups (15 students each), using LKS sheets and pretest-posttest instruments that were previously validated for quality (validity and reliability). Statistical analysis through a paired-sample t-test revealed an N-Gain score with a significance (Sig. 2-tailed) value of 0.000 (< 0.05), indicating that Ha was accepted. These results demonstrate that the application of collaborative learning models significantly enhances the creative thinking skills of fifth-grade students. The findings contribute to the ongoing discourse on instructional strategies and support the application of collaborative learning models to foster creative thinking skills in classroom practice.
Pengembangan Media Video Digital Interaktif Pada Pembelajaran IPAS Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN 42 Kota Bima Aulia, Nur Ramdiatul; Lastuti, Sri; Jannah, Miftahul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas media video digital interaktif dalam proses pembelajaran IPAS Guna mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SDN 42 Kota Bima. Penelitian ini memanfaatkan metode Research and Development (R&D). Data yang dipakai pada penelitian ini mencakup data deskriptif kualitatif dan data kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 19 peserta didik dalam kelompok besar dan 10 peserta didik dalam kelompok kecil. Hasil penelitian oleh validasi ahli media memperoleh nilai rata-rata pada tahap pertama antara lain 82,6% dan pada tahap kedua 92%, hasil validasi ahli materi pertama peroleh rata-rata nilai 90,8% dan pada tahap kedua 98%. Pada tahap uji coba kelompok kecil dilakukan untuk memperoleh respon guru dengan nilai rata-rata 98% dan respon siswa diperoleh nilai 93,3% dan dinyatakan media sangat praktis untuk diterapkan. Kefektifan media video digital interaktif dilihat pada peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang di peroleh dari peningkatan nilai pos-test siswa dibandingakan dengan nilai pre-test siswa dengan melakukan uji N-Gain memeperoleh nilai rata-rata 0,64 dengan kategori sedang. Oleh karena itu, perangkat media, video digital interaktif dianggap sangat layak, praktis dan efektif mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa
The Influence of the PBL (Problem Based Learning) Model assisted by the Snakes and Ladders Game on the Critical Thinking Skills of Fifth Grade Civics Students at SDN Inpres Kambilo Hasrini, Hasrini; Ihsan, Ihsan; Jannah, Miftahul
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 5 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.5.p.3900-3909

Abstract

This study aims to analyze the effect of applying the Problem Based Learning (PBL) model assisted by snakes and ladders game on improving students' critical thinking skills in Civic Education (Civics) subjects at SDN Inpres Kambilo. Critical thinking skills are one of the important competencies that students must have to face the challenges of the 21st century. However, initial observations show that students' critical thinking skills at SDN Inpres Kambilo still need to be improved. The PBL approach was chosen because it encourages students to actively solve real problems, while the snakes and ladders game was integrated to increase motivation and learning interaction. The research sample consisted of two groups, namely the experimental group taught with the PBL model assisted by snakes and ladders and the control group taught with conventional methods. Data on critical thinking skills were collected through a validated description test and analyzed using t-test. The results of the study before learning using snakes and ladders media, the average score obtained was 60 and after using snakes and ladders media, the average score was 80. Semplel t test results obtained a significance value of 0.000 (p <0.05), it can be concluded that there is a significant difference in the application of snakes and ladders media.
Peranan Guru dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa di Sekolah Dasar Didit Haryadi; Miftahul Jannah; Muarif Islamiah
Spiritus: Religious Studies and Education Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/spiritus.v3i1.562

Abstract

Kecerdasan emosional memiliki peranan penting dalam pendidikan masa kini, dan pendidik berfungsi sebagai teladan, pendorong dan penilai dalam mendukung siswa untuk meningkatkan kecerdasan emosional mereka. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan guru dalam meningkatkan kecerdasaan emosional siswa seta untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi. Penelitian ini menggunakan penelitian Kualiatif studi kasus yang mewawancarai beberapa guru di SDN 35 Nungga Kota Bima yang dipilih secara Purposive sampling serta menganalisis data dengan cara Miles dan Huberman yaitu mengumpulkan data, mereduksi sampai menarik kesimpulan. Adapun hasil penelitian di dapatkan Elemen yang mendukung perkembangan kecerdasan emosional siswa meliputi faktor fisik, psikologis dan lingkungan. Lingkungan yang kondusif dapat membantu siswa merasakan keamanan dan penerimaan sosial, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola emosi dan berinteraksi pada orang lain. Guru berperan penting dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa tetapi ada faktor penghalang seperti variasi status sosial dan keberagaman budaya. Diperlukan pemahaman yang lebih lengkap dan usaha yang berfokus untuk memperkuat posisi guru dalam konteks ini. Pemahaman tentang soiknifikansi peran guru dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa dapat memberikan dampak postif dalam pembentukan generasi yang lebih seimbang dalam emosional.
Kemampuan Belajar Mandiri Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dalam Pengalaman Belajar IPS Jannah, Miftahul; Ziaulhaq, Muhammad
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i1.6983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi level kemampuan belajar mandiri mahasiswa dalam pengalaman belajar IPS. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei kuantitatif dengan instrumen berupa angket dengan populasi 48 mahasiswa program studi PGSD. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa mahasiswa memiliki level kemampuan belajar mandiri yang tergolong baik yang dibuktikan dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan belajar mandiri yaitu 94,1875 dan berada pada kategori tinggi dengan persentase 46% dari total keseluruhan mahasiswa dengan jumlah mahasiswa sebanyak 22 orang dinyatakan memiliki kemampuan belajar mandiri yang baik. Sehingga menunjukkan bahwa pembelajaran mandiri efektif, dan tujuannya sekarang adalah untuk mempertahankan kemajuan dengan mengidentifikasi kekuatan dan metode dalam pembelajaran mandiri mahasiswa yang lebih efektif. Peneliti menyimpulkan bahwa bimbingan untuk melatih mahasiswa dalam keterampilan belajar mandiri masih dibutuhkan, implementasi pembelajaran IPS yang sudah terlihat bagus dan bermakna memberikan ruang kepada mahasiswa mengeksplorasi pengetahuan dan menanamkan nilai karakter dari pengalaman belajar.
PENGARUH METODE BELAJAR SAMBIL BERMAIN DENGAN MEDIA PUZZLE PADA PEMBELAJARAN PPKn UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS IV SDN 07 KOTA BIMA Taufiqurahman; Ihsan; Miftahul Jannah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33656

Abstract

This study employed a quasi-experimental method involving two groups, namely an experimental class and a control class. The purpose of the study was to determine the effect of the treatment given to the research subjects. Data analysis was conducted using IBM SPSS Statistics 24. The normality test showed significance values (Sig) for both classes greater than 0.05, indicating that the data were normally distributed. The homogeneity test also showed significance values greater than 0.05, indicating that the students' PPKn learning outcomes had homogeneous variances. Furthermore, the t-test revealed a significance value of 0.000 < 0.05, leading to the conclusion that H₀ is rejected and Hₐ is accepted. Therefore, the implementation of the play-based learning method using puzzle media was proven effective in enhancing the creative thinking skills of fourth-grade students at SDN 07 Kota Bima.
Pengembangan E-Modul Berbasis Deep Learning IPAS untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Kelas IV SDN 20 Rabadompu Timur Kota Bima Alda Alfariani; Hairunisa Hairunisa; Miftahul Jannah
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4279

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-Modul Berbasis Deep Learning IPAS Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Kelas IV Di SDN 20 Rabadompu Timur, Kota Bima. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurangnya media pembelajaran yang mengakibatkan pembelajaran terlihat satu arah, sebagian besar peserta didik terlihat ada yang paham dan ada yang kurang paham pada pembelajaran IPAS dinyatakan dengan adanya sekitar 3-4 peserta didik yang belum fasih dalam membaca. Penelitian ini menggunakan model Penelitian dan Pengembangan (R&D), khususnya model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Berdasarkan hasil analisis data dilakukan melalui validasi ahli materi memperoleh skor sebesar 87,18%, sedangkan validasi ahli media memperoleh skor sebesar 86,4%, keduanya masuk dalam kategori “Sangat Layak”. Kepraktisan melalui respon guru memperoleh skor sebesar 86,67%, sedangkan kepraktisan respon peserta didik memperoleh skor sebesar 89,4%. Keduanya termasuk dalam kelompok “Sangat Praktis”. Subjek penelitian terdiri dari 10 peserta didik kelas IV, guru IPAS, validator ahli materi dan ahli media. Teknik pengumpulan data melalui tahap wawancara dan observasi, instrumen kelayakan dan kepraktisan, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan media yang digunakan di kelas masih bersifat satu arah serta pembelajaran masih jarang menerapkan pembelajaran yang mengarah pada kehidupan sehari-hari, pada kelas IV penggunaan media digital masih menghadapi kendala terlihat pada penggunaan teknologi baru di terapkan melalui pelatihan dan pada proses pembelajaran belum diterapkan teknologi pada proses pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis melalui kelayakan dan kepraktisan mengonfirmasi bahwa E-Modul berbasis Deep Learning IPAS layak dan praktis digunakan dalam proses pembelajaran khususnya materi IPAS.