Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Transformasi Pembelajaran Bahasa Inggris melalui Artificial Intelligence Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Digital di SMKN 6 Nuur Insan Tangkelangi; Safwan Kasma; Jumarniati Jumarniati; Sunarni Yassa; Sunarti Cambaba
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.604

Abstract

Transformasi pembelajaran berbasis teknologi merupakan kebutuhan mendesak dalam era digital, terutama dalam meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Inggris di lingkungan pendidikan vokasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru dan siswa di SMKN 6 Palopo melalui penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan kegiatan, yaitu: (1) workshop pengenalan konsep AI dalam pendidikan, (2) pelatihan praktis penggunaan tools AI seperti ChatGPT, Grammarly, dan QuillBot, serta (3) implementasi langsung pembelajaran berbasis AI di kelas. Sebanyak 15 guru dan 30 siswa kelas 3 dilibatkan sebagai mitra kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pada indikator literasi digital baik pada guru maupun siswa, khususnya dalam aspek pemahaman konsep AI, keterampilan penggunaan tools AI, dan kemampuan mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Visualisasi data menunjukkan tren peningkatan skor literasi digital setelah kegiatan PKM pada seluruh indikator yang diukur. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga membangun sikap positif terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah vokasi.
Transformasi Rantai Nilai dan Penjualan Produk Olahan Sagu di Desa Waelawi Melalui Sistem Promosi dan Penjualan Produk Berbasis Digital Iriansa Iriansa; Sunarti Cambaba; Akramunnisa Akramunnisa; Masluki Masluki; Andi Jumardi
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i1.7459

Abstract

Produk olahan sagu memiliki potensi ekonomi tinggi bagi masyarakat Desa Waelawi, namun kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan masih terbatas akibat rendahnya literasi digital dan belum optimalnya strategi pemasaran. Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani sagu dan pelaku UMKM dalam memanfaatkan pemasaran digital melalui pelatihan dan pendampingan terstruktur. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan pemasaran digital (media sosial, marketplace, dan website e-commerce), serta pendampingan selama dua hingga tiga bulan untuk memastikan implementasi strategi digital marketing. Pengumpulan data dilakukan melalui pre–post test, wawancara, observasi, dan monitoring berkelanjutan.Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi digital peserta, di mana seluruh 35 peserta mampu membuat akun bisnis, mengunggah produk, dan mempraktikkan promosi digital. Skor pengetahuan terkait media sosial, marketplace, dan website e-commerce meningkat antara 82% hingga 114%. Pada tahap pendampingan, peserta mulai menghasilkan konten promosi, mengunggah produk, dan berinteraksi aktif dengan konsumen. Penerapan digital marketing meningkat tajam, ditunjukkan oleh kenaikan penggunaan media sosial dari 20% menjadi 90%, marketplace dari 0% menjadi 85%, serta adopsi website e-commerce oleh 70% peserta. Dampaknya terlihat pada peningkatan pembeli bulanan sebesar 150%, transaksi online hingga 95 transaksi per bulan, serta peningkatan kepuasan konsumen dari 62% menjadi 88%. Program ini mampu meningkatkan kompetensi pemasaran digital dan daya saing UMKM berbasis sagu. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan jangka panjang dan dukungan infrastruktur digital desa agar transformasi pemasaran dapat terus berkembang
Inovasi Teknologi Produksi dan Olahan Sagu Sebagai Sumber Pangan Bergizi di Desa Waelawi Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara Iriansa Iriansa; Sunarti Cambaba; Akramunnisa Akramunnisa; Masluki Masluki; Andi Jumardi
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.491

Abstract

Tanaman sagu (Metroxylon sagu Rottb.) memiliki potensi besar sebagai sumber pangan alternatif sekaligus penggerak ekonomi lokal, namun pengelolaannya di Desa Waelawi, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, masih dilakukan secara tradisional dengan produktivitas rendah dan minim diversifikasi produk. Kondisi ini menyebabkan nilai tambah sagu belum optimal serta pemasaran terbatas hanya di pasar lokal, sehingga kontribusinya terhadap kesejahteraan petani masih rendah. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Program Pemberdayaan Kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang dengan tujuan meningkatkan produktivitas, keterampilan diversifikasi olahan, dan memperkuat pemasaran berbasis digital. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) yang menekankan keterlibatan aktif petani dalam seluruh tahapan, mulai dari sosialisasi, pelatihan, transfer teknologi tepat guna (mesin ekstraksi pati, pemarut termodifikasi, mesin mie, vacuum sealer), hingga pendampingan berkelanjutan. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kapasitas produksi pati, penguasaan keterampilan pembuatan produk olahan seperti mie sagu, cireng, keripik, dan kue kering, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra hingga 96% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain berdampak pada peningkatan produktivitas dan peluang ekonomi baru, program ini juga memperkuat kerjasama kelompok, meningkatkan peran perempuan dalam kegiatan ekonomi, serta menumbuhkan optimisme masyarakat untuk mengembangkan sagu sebagai komoditas unggulan daerah yang berdaya saing tinggi.
Deteksi Bakteri Escherichia coli pada Tepung Sagu Basah dan Kapurung Nurfadila; Eka Pratiwi Tenriawaru; Sunarti Cambaba; Suhaeni
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 8 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Escherichia coli adalah bakteri yang dapat hidup di usus manusia dan hewan, dan salah satu fungsinya untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan.  Namun bakteri Escherichia coli juga merupakan jenis bakteri yang dapat digunakan sebagai indikator pencemaran pada makanan. Jika terdapat bakteri E. coli pada suatu bahan makanan, maka hal ini menandakan terkontaminasinya bahan makanan tersebut akibat dari proses pengolahan yang kurang higienis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi keberadaan bakteri E. coli pada sagu basah dan kapurung yang diproduksi oleh pabrik yang berlokasi di Jembatan Miring, Kota Palopo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024 di Laboratorium Sel dan Jaringan Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo dan di Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Palopo. Sampel pada penelitian ini diambil dari dua pabrik sagu tradisional di Jembatan Miring, tepatnya di Lorong Tondok Alla, Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dan menggunakan metode most probable number (MPN) yang dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu uji penduga, uji konfirmasi, dan isolasi-identifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tepung sagu basah dari kedua pabrik terdapat bakteri E. coli pada sampel pabrik 1 sebanyak 11 MPN/g, dan pada sampel pabrik 2 sebanyak 11 MPN/g sedangkan pada kapurung terdapat bakteri E. coli pada sampel pabrik 1 sebanyak 0,036 MPN/g dan sampel pabrik 2 sebanyak 0,036 MPN/g oleh karena itu sagu basah layak konsumsi jika diolah menjadi kapurung.
Penerapan dan Sosialisasi Teknologi Pengering Efek Rumah Kaca dan Fermentasi Bertingkat Biji Kakao Sunarti Cambaba; Jumarniati Jumarniati; Muhammad Akram Hamzah; Andi Jumardi; Dianradika Prasti; Akaramunisa Akaramunisa; Muhammad Naim; Iin Karmila Putri
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.820

Abstract

Kelompok Tani Mitra Tani Bassiang di Desa Bassiang, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, menghadapi persoalan rendahnya nilai jual biji kakao akibat praktik pascapanen yang masih konvensional. Sebanyak 95% anggota menjual biji kakao dalam bentuk asalan (non-fermentasi) dan proses pengeringan masih dilakukan dengan menjemur di pinggir jalan atau beralaskan terpal tipis selama 5-7 hari sehingga rentan terkontaminasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan dan mensosialisasikan teknologi pengering berbasis Efek Rumah Kaca (ERK) dan teknologi kotak fermentasi bertingkat kepada mitra. Metode pelaksanaan meliputi survei dan koordinasi awal, sosialisasi dan penyuluhan, serta pengenalan langsung (demonstrasi) kedua teknologi kepada anggota kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap standar mutu biji kakao fermentasi sesuai SNI 2323:2008 serta manfaat teknologi pengeringan higienis yang mempersingkat waktu pengeringan dan menekan risiko kontaminasi. Peserta menyambut positif kedua teknologi ini sebagai solusi atas rendahnya harga jual biji kakao asalan. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi penerapan teknologi secara penuh pada tahap pengabdian berikutnya, guna meningkatkan nilai tambah kakao dan kesejahteraan petani di Desa Bassiang.
Diversifikasi Produk Jelly dan Kripik Rumput Laut serta Penguatan Manajemen Promosi Pemasaran untuk Mendukung Pembagunan Berkelanjutan Akramunisa Akramunisa; Sunarti Cambaba; Reski Yusrini Islamiah Yunus; Andi Jumardi; Suhaeni Suhaeni; Masluki Masluki; Iriansa Iriansa; Jumarniati Jumarniati; Rahma Hi Manrulu; Iin Karmila Putri
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.823

Abstract

Kelompok Pokdakan Sipakamase di Desa Lamasi Pantai, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu merupakan kelompok petani rumput laut jenis Eucheuma cottonii yang selama ini hanya menjual hasil panen dalam bentuk rumput laut kering kepada pengepul dengan harga jual rendah, tanpa pengolahan lanjutan dan tanpa akses pemasaran yang luas. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah rumput laut menjadi produk jelly drink dan kripik bernilai jual, serta memperkuat manajemen promosi dan pemasaran berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap yaitu inception, elaboration, construction, dan transition, mencakup sosialisasi dan pendampingan pembuatan jelly dan kripik rumput laut serta pelatihan strategi pemasaran memanfaatkan e-commerce dan media sosial. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman mitra pada kedua aspek tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memproduksi jelly dan kripik rumput laut yang siap dipasarkan, serta kemampuan mitra memasarkan produk secara daring sehingga jangkauan pasar tidak lagi terbatas pada pengepul setempat. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal tumbuhnya unit usaha kecil berbasis olahan jelly dan kripik rumput laut yang berkelanjutan di Desa Lamasi Pantai.