Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

aplikasi Penerapan Aspek Green Building pada Rumah Tinggal Masyarakat Jeumpa, Kemala; Harahap, Rumilla
EMARA: Indonesian Journal of Architecture Vol. 9 No. 1 (2023): August 2024 ~ October 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/eija.v9i1.1591

Abstract

This paper delves into the application of green building aspects in historical and modern homes, driven by the imperative to address the environmental impacts of building construction. Against the backdrop of evolving human needs and architectural forms, the study aims to assess the extent of green building implementation in typical old and modern houses. Methodologically, the research conducts a comprehensive analysis of six key aspects of green building—Appropriate Site Development, Energy Efficiency and Conservation, Water Conservation, Material Resources and Cycle, Indoor Health and Comfort, and Building Environment Management—through random observations of representative buildings from different time periods. The results indicate a notable discrepancy in the adoption of green aspects between historical and modern homes, with historical houses exhibiting a higher degree of integration. Specifically, historical homes scored 41 points in green aspect implementation, while modern houses scored 22 points. These findings underscore the importance of prioritizing sustainable building practices to mitigate environmental impacts and promote holistic well-being in residential constructions.
ANALISIS DEBIT KEBUTUHAN SALURAN PRIMER PADA DAERAH IRIGASI PURWODADI KECAMATAN LIMA PULUH KABUPATEN BATU BARA Nasution, Abdul Azis; Sarifah, Jupriah; Harahap, Rumilla
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11561

Abstract

Irigasi adalah usaha penyediaan dan pengaturan air untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi permukaan, irigasi rawa dan irigasi air bawah tanah. Namun untuk ketersediaan air pada setiap tempat berbeda-beda, maka diperlukan suatu pengelolaan pada sumber air agar dapat mengisi kekurangan air untuk daerah yang keterbatasan air terutama pada aspek pertanian. Lokasi yang menjadi fokus penelitian ini adalah Daerah Irigasi Purwodadi yang terdapat di Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis debit kebutuhan air pada saluran primer di Daerah Irigasi Purwodadi. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah Wawancara langsung dengan masyarakat pengguna air, survei/penelusuran lapangan untuk memperoleh data debit, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan pada penelitian ini menggunakan hitungan manual menggunakan program Microsoft Excel 2013. Hasil penelitian Setelah dilakukan analisa kebutuhan debit air pada saluran primer Purwodadi terjadi kekurangan debit air  seperti di 2 minggu kedua dalam hal ini periode II bulan april dari hasil perhitungan tabel diatas hanya tersedia 0,83 liter/detik sehingga dilakukan sistem rotasi dalam penyaluran air irigasi purwodadi, 2 minggu pertama dan kedua atau di priode I dan II bulan desember hanya tersedia 0,99 liter/detik dan 0,94 liter/detik dan diperlukan sistem rotasi dalam pembagian air di daerah irigasi purwodadi pada  periode Januari- Desember 2024 s/d Januari – Desember 2025. Dalam hal ini dianjurkan rotasi pembagian air dilakukan pada saluran Sekunder dan Tersier sehingga dapat melayani kebutuhan areal persawahan yang berada pada Daerah Irigasi Purwodadi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR TEKNIK GEOSPASIAL SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GEOMATIKA DAN GEOSPASIAL SMK NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN Harahap, Rumilla; Aini, Majidah
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) di kelas XTGS SMKN 1 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa. Alat yang digunakan dalam mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk soal piihan ganda yang mana diuji validitas test tersebut sebanyak 25 soal pilihan ganda dengan rata-rata sebelum tindakan 64,14. Pada siklus I terdapat 19 soal pilihan ganda dengan rata-rata nilai 79,44, pada siklus II sebanyak 22 butir soal dengan nilai 86,5 dan terjadi peningkatan sebesar 8,89% antara hasil belajar siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (Tps) efektif dalam meningktkan hasil belajar siswa. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Analisis Pengaruh Sedimentasi terhadap Kapasitas Drainase pada Ruas Glugur Darat II – Pulo Brayan Darat I Kota Medan: Analysis of Sedimentation Effects on Drainage Capacity in the Glugur Darat Area of Medan Nadya Lamria; Charly Yosep Ardana Silalahi2; Rumilla Harahap; Wisnu Prayogo; Rizky Simanjuntak; Yuni Yolanda
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v4i1.34548

Abstract

This study aims to analyze the effect of sedimentation on drainage capacity in the Glugur Darat II to Pulo Brayan Darat I area, Medan City. The main issue addressed is the decline in drainage performance due to sediment accumulation, which potentially causes inundation and flooding, especially in areas with high rainfall intensity. The research method used is field observation through direct measurements at several drainage segments, including channel width, sediment height, water depth, and channel dimensions. Secondary data such as rainfall and population were also used as supporting variables. The results show that sediment height varies across observation segments, with a maximum value reaching 25 cm, significantly reducing the effective capacity of the drainage channel. In addition, high annual rainfall intensity exceeding 3000 mm/year worsens drainage conditions. Sedimentation has been proven to reduce water storage capacity, thereby increasing the risk of inundation. Therefore, routine maintenance and sediment control are necessary to improve drainage system performance.
ANALISIS SISTEM SALURAN DRAINASE PADA JALAN PERJUANGAN MEDAN Rosinta M Sinaga; Rumilla Harahap
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 2 No. 2 (2016): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v2i2.4494

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui analisis sistem saluran drainase pada jalan Perjuangan Medan. Jalan Perjuangan Medan ini merupakan salah satu lokasi yang bermasalah di daerah kota Medan, dimana terdapat genangan air pada jalan saat intesistas hujan tinggi. Jalan Perjuangan Medan ini berada di Kecamatan Medan Tembung, Kelurahan SuderejoSumatera Utara. Lokasi terjadinya genangan air tepat berada di depan gedung akademi kebidanan Akbid Cipto sampai ke depan gang Suka Rahmat .Analisis distribusi frekuensi cara Gumbel ini menggunakan nilai ekstrim. Nilai ekstrim dari intensitas hujan yang akan dicari adalah untuk beberapa periode ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun, dan 100 tahun. Analisis curah hujan dengan metode Log Person Tipe III untuk kala ulang 2, 5, 25, dan 50 tahun akan dibuat dalam bentuk perhitungan. Berdasarkan hasil perhitungan debit saluran, maka debit saluran yang ada adalah Q = 0.0394 m3/ detik dan Q = 0.166 m3/ detik, sedangkan debit rencana adalah Q = 0,256 m3/ detik. Genangan air yang terjadi pada lokasi studi disebabkan adanya kerusakan pada saluran dan adanya sampah di dalam saluran drainase sehingga menghambat aliran air. Kata Kunci : debit, drainase, genangan
RISIKO BANJIR PADA DRAINASE PADA MASA PANDEMI COVID-19 Rumilla Harahap; Kemala Jeumpa; Sarra Rahmadani
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 4, No 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.69 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v4i2.44231

Abstract

Besarnya dampak kerugian yang dihasilkan baik materi maupun non materi serta kondisi drainase yang tidak berfungsi lagi baik disebabkan oleh daya tampung yang lebih kecil dari debit yang ada, kurangnya perawatan maupun sistem pengaliran dan pembuangan yang tidak sesuai lagi dengan lingkungan dan juga tahun 2020 terjadi saat pandemi Covid-19. Beberapa daerah diantaranya Kecamatan Medan Polonia, Medan Sunggal, Medan Petisah, Medan Tembung, Medan Barat, Medan Timur  selalu  terjadi  banjir  karena  drainase  tidak  mampu  menampung  lagi.  Mengingat  begitu banyaknya kerugian yang ditimbulkan oleh banjir atau genangan luas dan tinggi, maka penelitian berjudul “Risiko banjir pada drainase pada masa pandemic covid-19” dengan tujuan untuk mengetahui debit banjir dari besaran hujan dimasa pandemic Covid-19. Data yang digunakan data curah hujan dari BMKG selama 10 tahun, untuk menganalisa hidrologi menggunakan Metode Log Pearson III dan Analisa hidrolika menggunakan debit banjir. Mencari hujan rencana dengan kala ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun. Kemudian  hasilnya dibuat dalam bentuk kurva. Selanjutnya perhitungan debit banjir periodik menggunakan Metode Rasional untuk research . Hasil yang ditargetkan dengan adanya karya ilmiah ini dapat digunakan oleh instansi yang bersangkutan.   metode log pearson type  III Intensitas curah hujan untuk periode ulang  ulang 10 tahun adalah 122,85 mm/jam dan debit banjir rancangan untuk Q 10 Tahun adalah 4,228 m3/det hasil penelitian ini diharapkan dapat mengurang risiko banjir dan Menumbuhkan kesadaran masyarakat agar menjaga kesehatan, memelihara drainase, tidak membuang sampah disembarangan dan semoga bermanfaat untu pemerintah daerah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK KELAS X DPIB DI SMK NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN Yosep P. Sinaga; Rumilla Harahap
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16686

Abstract

This study aims to find out the difference in learning outcomes of engineering drawing elements using the Teaching Factory learning model and the Discovery Learning learning model in grade X DPIB students at SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. This research was carried out at SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan in the even semester of the 2025/2026 Academic Year. The research sample consisted of 2 classes, namely class X DPIB 1 with a total of 31 students for the Teaching Factory learning model and class X DPIB 2 with a total of 31 students for the Discovery Learning learning model. The research method used is quantitative with the Quasi Eksperiment Design research type which compares the learning outcomes of students taught using the Teaching Factory learning model and the Discovery Learning learning model. The data analysis technique used the t-test with a significant level of α = 0.05. The results of this study show that there is a significant difference in learning outcomes in students taught with the Teaching Factory learning model compared to students taught with the Discovery Learning learning model. The average learning outcome taught with the Teaching Factory model is 83.5 while students taught with the Discovery Learning learning model are 72.3.
Optimalisasi Kinerja Saluran Drainase Studi Kasus Daerah Kelurahan Petisah Hulu, Medan Melalui Evaluasi Teknis Rumilla Harahap; Seny Climenty Siagian; Edwart Samuel Gaby Siahaan; Rizky Simanjuntak; Wisnu Prayogo
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 10 No. 2 (2026): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/84mb2n87

Abstract

 This study aims to assess the effectiveness of the drainage system in the urban area of Petisah Hulu Village in reducing the risk of flooding caused by high rainfall and rapid land use changes. Hydrological analysis was conducted using the Log Pearson Type III distribution to calculate the design rainfall, while the existing channel capacity was analyzed using the rational method. Based on the technical evaluation in the Final Report of the Medan Urban Drainage Plan (MUDP) Open Channel Inventory, the results of the study indicate a very high level of flood vulnerability. It was found that 58.4% of the total channel length did not meet the safety threshold criteria (freeboard < 30 cm) for the design flood discharge. The accumulation of surface runoff and domestic waste caused excess capacity of 41.6% at critical points, especially on Jalan Gajah Mada and Jalan S. Parman which flow into the Babura River. This decline in performance was significantly influenced by inadequate measurements. 
Evaluasi Kapasitas Saluran Drainase Di Kecamatan Medan Kota Dan Medan Denai Ilmi Alfiah Daulay; Catherine Honey Mahadewi; Rizky Simanjuntak; Wisnu Prayogo; Rumilla Harahap
Jurnal Ilmu Teknik Sipil Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JITESNA - Juli
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jitesna.v2i2.1384

Abstract

Flooding occurs every rainy season on Air Bersih Street, which crosses Medan Kota and Medan Denai Districts. Rainwater tends to pond on the road surface rather than flow into drainage channels, indicating an imbalance between runoff discharge and channel capacity. This study aims to evaluate the capacity of existing drainage channels and identify the factors affecting their performance. Field surveys were conducted on 12 segments along ±3 km to measure channel width, depth, length, and sediment thickness. Maximum rainfall data for 2014–2023 from BMKG were analyzed using the Gumbel distribution and Mononobe method. Domestic wastewater discharge was calculated based on population data.The results show severe sedimentation with a total sediment volume of 780.3 m³. The planned runoff discharge reaches 2.51 m³/s, while domestic wastewater contributes only 0.086 m³/s (3.3% of total discharge). Comparison between total discharge and channel capacity indicates that only segment 10 has sufficient capacity (2.79 m³/s > 2.60 m³/s), while the other segments are inadequate. The main causes are lack of routine dredging, improper waste disposal, and insufficient channel dimensions. Therefore, immediate channel normalization, periodic sediment dredging, and public awareness on waste management are strongly recommended.
Evaluasi Kinerja Sistem Drainase Menggunakan Metode Rasional Dan Persamaan Manning Pada Koridor Jalan Suluh – Jalan Pembangunan Iii Kota Medan Yessika Angelina Simaremare; Arjuna Sihole; Rizky Simanjuntak; Wisnu Prayogo; Rumilla Harahap
Jurnal Ilmu Teknik Sipil Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JITESNA - Juli
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jitesna.v2i2.1385

Abstract

This study aims to evaluate the performance of the drainage system in the Jalan Suluh – Jalan Pembangunan III corridor in Medan City based on surface runoff discharge. The main problem that occurs is waterlogging during high-intensity rainfall due to inadequate channel capacity. The methods used include rainfall analysis using the Log Pearson Type III distribution, rainfall intensity calculations using the Mononobe method, runoff discharge calculations using the rational method, and channel capacity analysis using the Manning equation. The data used were rainfall data for the 2016–2023 period and direct field measurements. The results showed that the maximum runoff discharge of 1.63 m³/second was greater than the capacity of most drainage channels. Of the eight segments analyzed, only one segment met capacity, while the other seven segments were unable to accommodate the flow discharge. Based on these results, it can be concluded that the drainage system at the study site is not functioning optimally and requires improvements in the form of channel normalization and redesign of channel dimensions.