Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENDAMPINGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DALAM PEMBUATAN MEDIA PROMOSI PADA USAHA PENGASAPAN LELE DI DESA NGRANTI KECAMATAN BOYOLANGU KABUPATEN TULUNGAGUNG Mufida Diah Lestari; Chusnatul Ulaela Sajali; Choirul Anwar; Rendi Agung Setiono; Tia Sri Wulandari
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v4i2.1335

Abstract

Micro, small and medium enterprises (MSMEs) are a type of business that can contribute to the economy of small communities. One of the efforts that can be made is to develop household-scale businesses in each residential area. The amount of sales income from this business can help increase people's income in certain areas. One of the businesses run by the community in Ngranti Village, Boyolangu District, Tulungagung Regency is to create a household scale industry, namely smoked catfish, but as the business develops, it does not make a big contribution to the economy of the community in Ngranti Village. This is due to several things, including the level of human resources (HR) in society which are not digitally savvy enough so they are not yet able to market their products using modern methods, namely online systems. This effort is interesting because of the need for assistance so that this provides the aim of this community service activity, namely by providing assistance to micro, small and medium enterprises in making promotional media for catfish cooking in Ngranti Village, Boyolangu District, Tulungagung Regency. As a result of this assistance, it is hoped that there will be a change in the marketing method for smoked catfish to become more modern so that it will increase sales of their products by expanding the market. The increased sales proceeds will provide increased welfare for the community in Ngranti Village, Boyolangu District, Tulungagung Regency.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Melalui Pembagian Benih Sayuran Dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga Umi Nur Solikah; Mohamad Ihsan; Arifah Husna; Rehino Yanu Seto; Chanda Firdaus; Mufida Diah Lestari
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v1i4.524

Abstract

Vegetables play an important role in human life. Because vegetables are a source of vitamins and minerals that are good for health. The large number of cases of stunting in children today is caused by, among other things, a lack of nutritious food, including vegetables. In general, the people of Colomadu District, Karanganyar Regency do not fully utilize their home gardens. By distributing vegetable seeds to women farmer groups (KWT) in Colomadu District, the Women Farmer Groups can optimize their yard land so as to support the Framework for Supporting Family Food Security. Steps taken in the community service activity "Empowerment of Women Farming Groups (KWT) through the distribution of vegetable seeds in order to support family food security. including: First step, Coordination with the head of the Neighborhood Association (RT), this activity is the first step in community service activities, the purpose of this activity is to ask for permission to carry out community service activities and ask about what the Women's Farmers Group (KWT) needs. in order to support family food security. The second step, namely implementation, this activity is a series of the first step, after a meeting point has been reached for coordination activities, the day for carrying out community service activities is determined.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DINAMIKA KELOMPOK TANI PADI SAWAH (Oryza sativa L) Bambang Tri Kurnianto; Mufida Diah Lestari
Jurnal AGRIBIS Vol. 8 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.85 KB) | DOI: 10.36563/agribis.v8i1.539

Abstract

ABSTRAK Indonesia memiliki wilayah lahan pertanian yang luas dan memiliki iklim yang baik dan sangat sesuai dengan system pertanian. Sistem pertanian yang mempengaruhi sehingga menjadi fafktor penentuan keberhasilan sebuah agribisinis. Kelompok-kelompok tani yang dapat memberikan kontribusi cukup signifikan akan keberhasilan dalam keberhasilan petani padi sawah khususnya di Desa Tunggangri Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis factor internal dan eksternal apa saja yang berpengaruh dengan dinamika kelompok tani padi sawah. Faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika kelompok tani padi sawah (Oryza sativa L) seluruh variable berpengaruh dengan dinamika kelompok tani padi sawah dan secara parsial luas lahan berpengaruh nyata dengan dinamika kelompok padi sawah. Untuk umur, jumlah anggota, keluarga, tingkat Pendidikan, lama berusahatani, insitas penyuluhan, lama berusahatani, insitas penyuluhan dan ketersediaan sarana produksi tidak begitu berpengaruh nyata degan dinamika kelompok tani padi sawah. Kata Kunci : padi sawah, kelompok tani, dinamika kelompok tani
Modal Sosial dalam Pengembangan Usaha Anyaman Bambu pada Masyarakat Petani (Studi Kasus di Kalurahan Sendangmulyo, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman) Sri Kuning Retno Dewandini; Mufida Diah Lestari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12043

Abstract

Sektor pertanian menjadi andalan bagi sebagian besar masyarakat Kalurahan Sendangmulyo. Masyarakat juga melakukan usaha membuat anyaman bambu untuk mengisi waktu luang sekaligus sebagai sumber pendapatan tambahan. Pengembangan usaha anyaman bambu tidak terlepas dari peran modal sosial yang tumbuh di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi bentuk-bentuk modal sosial pada masyarakat petani pengrajin anyaman bambu. 2) mengkaji peran modal sosial dalam pengembangan usaha anyaman bambu. Penelitian dilakukan di Kalurahan Sendangmulyo, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penentuan informan dilakukan secara purposive, yang terdiri dari petani sekaligus pengrajin anyaman bambu, tokoh masyarakat, dan pengepul anyaman bambu. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan model interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk modal sosial yang ada di masyarakat petani pengrajin anyaman bambu tercermin melalui unsur kepercayaan, jaringan dan norma sosial. Modal sosial memiliki peran dalam mendukung pengembangan usaha melalui kerjasama antar pengrajin anyaman, sharing informasi, kemudahan memperoleh bahan baku bambu, pemasaran produk, dan pengembangan inovasi produk anyaman bambu. Hubungan sosial yang kuat antara masyarakat dapat mendorong keberlangsungan usaha anyaman bambu sebagai usaha sampingan yang dapat mendukung ekonomi rumah tangga petani. Dengan demikian, modal sosial menjadi salah satu hal penting dalam pengembangan usaha anyaman bambu masyarakat petani di daerah setempat. Oleh sebab itu, diperlukan dukungan pendampingan dan penguatan kelembagaan masyarakat agar kegiatan dapat berkelanjutan dan memiliki daya saing di pasar.