Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Developing a Career App Based on Students' Interests and Talents to Support Career Planning Kiki Mariah; Isnaria Rizki Hayati; Fadhila Rahman; Elni Yakub; Munawir
Ta'dib Vol 28 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v28i2.15965

Abstract

Career planning is a fundamental component of students’ development because it shapes their future educational and occupational pathways. In many schools, however, career planning is constrained by limited guidance services, students’ low awareness of their interests and talents, and the scarcity of accessible career information media conditions that can lead to less informed career decisions. This study addresses a gap in prior digital career media, which often provide generic information without integrating a validated interest, talent mapping process, and counselor support functions; the novelty of the proposed application lies in combining interest talent profiling with personalized career information and counselor oriented features, thereby contributing conceptually to a data-informed and personalized model of digital based career guidance. Using a Research and Development (R&D) approach with the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate), data were collected through observations, interviews, a Student Career Media Needs Survey, and expert validations of content, design, and language. The findings indicate that the developed interest,  and talent, based career information application achieved a very valid rating in both content relevance and usability. The application enables students to explore their strengths, identify suitable career options, and access information on study programs across universities. Moreover, its digital format supports guidance counselors in identifying students’ potentials earlier and delivering more personalized career planning assistance. Overall, this application offers an effective and engaging tool for integrating technology into school based career guidance and making career exploration more meaningful, interactive, and aligned with contemporary learners’ needs.
Pengembangan Pedoman Pelaksanaan Konseling Kelompok Menggunakan Teknik Rational Emotive Therapy (RET) Berbasis E-Book untuk Memfasilitasi Kepercayaan Diri Ahmad Zaki; Khairiyah Khadijah; Fadhila Rahman
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 16, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v16i1.924

Abstract

This research aims to develop guidelines for the implementation of group counseling using E-Book-based Rational Emotive Therapy (RET) to facilitate the confidence of high school students. The research model used is Research and Development (R&D) with a Four-D Model (Define, Design, Develop, and Disseminate) approach. The research subjects were students of Al-Fityah IT High School Pekanbaru, with data collected through interviews, observations, and questionnaires, then validated by media experts, material experts, and linguists. The results of the study showed that the E-Book products developed obtained a very high level of validity from the three validators, with an average validity value of 96.9%. In detail, the validation of media experts reached 97.33%, material experts 97.5%, and linguists 95.87%. This achievement shows that the E-Book is suitable for use as a practical guideline in the implementation of RET-based group counseling because it meets the feasibility aspects of content, appearance, and language. In addition, the results of the practicality test from education practitioners show that this media is easy to use, attractive, efficient, and relevant to the needs of students. Thus,  this E-Book is considered effective as an innovation in guidance and counseling services that are adaptive to technological developments and able to increase students' confidence.
Pengembangan Modul Nilai Karakter Mandiri Peserta Didik Melalui Layanan Bimbingan Klasikal Muhammad Azis; Elni Yakub; Fadhila Rahman
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 16, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v16i1.922

Abstract

This research aims to develop a module on independent character values for students through classical guidance services. The study employed a Research and Development (R&D) model using the Four-D approach (Define, Design, Develop, and Disseminate), although only the first three stages were implemented. The research subjects were students of SMP IT Al-Fityah Pekanbaru. Data were collected through interviews, observations, and questionnaires, and the module was validated by media experts, material experts, and linguists. The findings show that the developed module achieved a very high level of validity, with an average validity score of 95.785% across the three validators. Specifically, the media expert provided a validity score of 95.27%, while the material and language experts each assessed it at 96.30%. These results indicate that the module is feasible for use as a practical guideline in implementing classical guidance services, as it meets the required standards of content, design, and linguistic quality. Furthermore, the module is considered effective as an innovative form of guidance and counseling service that is adaptive to current educational developments and capable of enhancing students’ independent character covering emotional independence, behavioral independence, and independence in moral values.
Pengembangan Book Planner Self Management sebagai Media Pengelolaan Prokrastinasi Akademik Siswa SMA Nadya Dita Margareth Hutagalung; Khairiyah Khadijah; Fadhila Rahman
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2684

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kecenderungan prokrastinasi akademik pada siswa SMA yang berdampak pada menurunnya prestasi belajar serta munculnya emosi negatif seperti stres dan kecemasan. Meskipun layanan bimbingan dan konseling (BK) berpotensi menjadi solusi, pelaksanaannya terkendala oleh keterbatasan media yang menarik dan praktis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media book planner self management sebagai sarana pengelolaan prokrastinasi akademik siswa SMA yang valid dan praktis. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk dikembangkan berdasarkan indikator prokrastinasi akademik dan mengintegrasikan teknik self management meliputi self monitoring, self reward, self contracting, dan stimulus control. Hasil validasi ahli media memperoleh rata-rata kevalidan 99,33% (Sangat Valid), sedangkan validasi ahli materi menghasilkan rata-rata 88,63% (Sangat Valid). Uji praktikalitas yang melibatkan 10 siswa SMAN 19 Pekanbaru menunjukkan rata-rata tingkat kepraktisan 90,63% (Sangat Praktis). Dengan demikian, media book planner self management yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis, sehingga layak digunakan sebagai media pendukung layanan BK dalam membantu siswa mengurangi perilaku prokrastinasi akademik.
Pengembangan E-book People Pleaser untuk Siswa SMK Pekanbaru Muhammad Rizal; Mahdum Mahdum; Fadhila Rahman
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.911

Abstract

Fenomena people pleaser merupakan salah satu permasalahan psikologis yang kerap muncul pada peserta didik, khususnya di jenjang SMK/sederajat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Bimbingan dan Konseling berupa buku saku digital tentang people pleaser sebagai upaya membantu peserta didik mengenali dan menghindari kecenderungan perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Pra-riset dilakukan di SMK Negeri 2 Pekanbaru dengan jumlah sampel 30 siswa dari kelas X TKP dan XI Mesin Pengelasan (MP) 2. Pengumpulan data dilakukan melalui identifikasi kebutuhan siswa melalui kuesioner dan menilai kualitas produk dari ahli materi dan bahasa. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk berupa buku saku digital people pleaser berhasil dikembangkan melalui seluruh tahapan model ADDIE. Berdasarkan hasil validasi, buku saku digital tersebut dinyatakan sangat layak digunakan, dengan skor validitas ahli media sebesar 94,13% dan skor validitas ahli materi serta bahasa sebesar 91,30%, yang keduanya termasuk dalam kategori sangat valid.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Mindfulness Terhadap Regulasi Emosi Pada Siswa SMAN 5 Pekanbaru Bucika Putri Pramadani; Tri Umari; Fadhila Rahman
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat regulasi emosi siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik mindfulness, menganalisis perbedaan regulasi emosi sebelum dan sesudah perlakuan, serta menguji pengaruh layanan tersebut terhadap peningkatan regulasi emosi siswa di SMAN 5 Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimen jenis one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 9 siswa kelas XI yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kategori regulasi emosi rendah. Instrumen pengumpulan data berupa angket regulasi emosi menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji Wilcoxon, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik mindfulness berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan regulasi emosi siswa SMAN 5 Pekanbaru.
Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Cognitive Restructuring Terhadap Peningkatan Self-maturity Siswa Pengguna TikTok di SMAN 1 Pekanbaru Aleyda Zahra; Tri Umari; Fadhila Rahman
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat self-maturity siswa pengguna TikTok sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan Teknik cognitive restructuring, menganalisis self-maturity pengguna TikTok sebelum dan sesudah perlakuan, serta menguji pengaruh layanan tersebut terhadap peningkatan self-maturity siswa pengguna TikTok di SMAN 1 Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimen jenis one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 9 siswa kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kategori self-maturity rendah. Instrumen pengumpulan data berupa angket self-maturity skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji Wilcoxon, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik cognitive restructuring berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan self-maturity siswa pengguna TikTok di SMAN 1 Pekanbaru.
EFEKTIVITAS MEDIA STATAK DIGITAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SDN 02 SELAT PANJANG Susilawati Susilawati; Gustriza Erda; Ihda Hasbiyati; Musraini M; Efni Agustiarni; Haposan Sirait Bustami; Fadhila Rahman
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.643-651

Abstract

Mathematics learning in elementary schools is often considered abstract, difficult to understand, and uninteresting for students. On the other hand, traditional games such as Statak have the potential to be a fun, contextual learning medium. Digitizing this traditional game is seen as a solution to increase student interest and learning outcomes. This study aims to determine the effectiveness of digital Statak media in improving mathematics learning outcomes of fourth-sixth grade students at SDN 02 Selat Panjang. This study used a quasi-experimental approach with a one-group pretest-posttest design. The subjects were 26 fourth-sixth grade students. The instruments used consisted of a mathematics learning achievement test and a student response questionnaire. Data were analyzed using paired t-tests and descriptive analysis. The average pretest score was 77.5, while the average posttest score increased to 87. The t-test results showed a significant difference (p < 0.05) between the pretest and posttest scores. Digital Statak media has proven effective in improving mathematics learning outcomes for students at SDN 02 Selat Panjang. Furthermore, this media fosters learning motivation and plays a role in preserving local culture through the digitization of traditional games.
Pengembangan Media Flip chart Digital tentang Konsep Diri Fajri Rivel; Khairiyah Khadijah; Fadhila Rahman
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v5i2.1714

Abstract

Konsep diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan remaja karena berkaitan dengan cara individu memahami, menerima, dan menilai dirinya sendiri. Hasil pra-penelitian di SMP Negeri 23 Pekanbaru menunjukkan bahwa 63% siswa memiliki konsep diri yang rendah, sementara penggunaan media dalam layanan bimbingan dan konseling masih perlu dikembangkan agar penyampaian materi lebih menarik dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media flip chart digital tentang konsep diri sebagai media pendukung layanan bimbingan dan konseling bagi siswa SMP Negeri 23 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Uji validitas dilakukan oleh dua ahli media dan satu ahli materi, sedangkan uji praktikalitas melibatkan 15 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flip chart digital yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sebesar 91,43% dan tingkat praktikalitas sebesar 91,12%, yang masing-masing berada pada kategori sangat valid dan sangat praktis. Temuan ini menunjukkan bahwa media flip chart digital tentang konsep diri yang dikembangkan layak dan praktis digunakan sebagai media pendukung layanan bimbingan dan konseling dalam membantu siswa memahami, menerima, dan mengembangkan konsep diri secara positif. Pengembangan media ini diharapkan dapat menjadi alternatif media digital yang inovatif bagi guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan siswa di era digital.   Self-concept is an important aspect of adolescent development because it influences how individuals understand, accept, and evaluate themselves. A preliminary study conducted at SMP Negeri 23 Pekanbaru revealed that 63% of students had low self-concept, while the use of media in guidance and counseling services was still limited. This study aimed to develop a digital flip chart on self-concept as a supporting medium for guidance and counseling services. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which consists of the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The product was validated by two media experts and one material expert, while the practicality test involved 15 students. The results showed that the developed digital flip chart achieved a validity score of 91.43% and a practicality score of 91.12%, which were categorized as very valid and very practical, respectively. These findings indicate that the digital flip chart on self-concept is feasible and practical for use as a supporting medium in guidance and counseling services. Furthermore, the developed media is expected to serve as an innovative alternative for guidance and counseling teachers in delivering more engaging, interactive, and student-centered services.
A Preliminary Qualitative Study on Student Engagement and Pedagogical Policy Enactment in A Technology Free Higher Education Classroom Muryanti Muryanti; Fadhila Rahman; Isnaria Rizki Hayati
TANJAK Vol 7 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Jurusan Tarbiyah dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/tanjak.v7i2.3063

Abstract

While digitalization has been reinforced in higher education, there are growing concerns regarding the drawbacks of technology and artificial intelligence towards students’ engagement. This preliminary study explores student learning experiences in a technology-free classroom environment within an undergraduate course on educational policy and community development at a public university in Indonesia using a qualitative case study design. Data were collected from 28 students through written reflections produced during classroom sessions. From the thematic analysis, five preliminary themes emerged: better classroom engagement, improved material comprehension, experiential learning, meaningful activities, and enjoyable participation. Even though students were confused at the beginning of the lesson, they reported feeling more involved and challenged in the classroom. From the preliminary findings, this study tentatively suggests that technology-free classrooms may work as learning spaces that can complement and critically interrogate dominant digitalisation agendas. However, the findings of this study do not reject technology. These preliminary findings show the importance of balanced digital and non-digital approaches within Indonesian higher education policy contexts. The study also acknowledges its limited scope, so it recommends further research on this topic with stronger triangulation.