Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sari Pediatri

Karakteristik Pengguna Media Daring dalam Praktik Berbagi Air Susu Ibu Belinda Layrenshia; Wiyarni Pambudi
Sari Pediatri Vol 24, No 1 (2022)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp24.1.2022.7-15

Abstract

Latar belakang. Berbagi Air Susu Ibu (ASI) menjadi alternatif solusi apabila ibu tidak bisa menyusui. Penggunaan ASI donor di Indonesia meningkat 3-5 kali lipat tahun 2007-2012, dan sering dilakukan melalui media daring karena tidak adanya bank ASI. Tujuan. Penelitian ini ingin mengenali karakteristik pengguna media daring dan mengetahui pemahaman pendonor/penerima ASI donor terhadap kaidah praktik berbagi ASI. Metode. Penelitian deskriptif ini memiliki desain potong lintang dan pengambilan sampel dilakukan dengan menyebarkan tautan Google Form kepada responden yang melakukan praktik berbagi ASI di media daring seperti Instagram, Facebook, Twitter dan WhatsApp pada bulan November 2020 sampai dengan Januari 2021.Hasil. Responden terdiri dari 154 pendonor dan 22 penerima ASI donor, 51,7% di antaranya baru memiliki anak pertama, 77.8% menyandang gelar S1 dan 69% responden adalah ibu bekerja. Dalam hal mengenali pihak pendonor/penerima, 68.2% pendonor dan 90.9% penerima ASI donor menelusuri latar belakang para penerima/pendonor. Jenis kelamin dan agama merupakan informasi yang diberikan 94,8% dan 90.3% pendonor serta ingin diketahui oleh 81,8% dan 72.7% penerima. Kesimpulan. Profil pengguna media daring yang melakukan praktik berbagi ASI di Indonesia terbanyak adalah ibu satu anak, berpendidikan S1 dan bekerja. Pemahaman terhadap kaidah praktik berbagi ASI masih perlu ditingkatkan lagi.
Hubungan Pengetahuan Orangtua Terkait Pengaruh Pemberian Air Susu Ibu terhadap Stunting Tiffany Avelia; Wiyarni Pambudi
Sari Pediatri Vol 24, No 6 (2023)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp24.6.2023.395-400

Abstract

Latar belakang. Stunting dikaitkan dengan praktik pemberian air susu ibu yang meliputi frekuensi, jumlah, dan konsistensi Air Susu Ibu yang diberikan terhadap kebutuhan anak. Upaya peningkatan pengetahuan orangtua terkait stunting dapat menjadi upaya yang efektif pendekatan untuk mengatasi dan mencegah stunting.Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan orangtua terkait ASI terhadap pengetahuan orangtua terkait stunting.Metode. Penelitian analitik ini memiliki desain potong lintang dan pengambilan saampel dilakukan dengan menyebarkan tautan Google Form kepada responden yang memiliki anak usia balita melalui media daring seperti Instagram dan WhatsApp pada bulan Desember 2021 sampai dengan Februari 2022.Hasil. Responden terdiri dari 108 responden, orangtua yang memiliki pengetahuan ASI baik dan memiliki pengetahuan stunting baik terdapat 78,0% dan orangtua yang memiliki pengetahuan ASI baik dan memiliki pengetahuan stunting kurang terdapat 55,1%. Sedangkan orangtua yang memiliki pengetahuan ASI kurang dan memiliki pengetahuan stunting baik terdapat 13,0%, dan orangtua yang memiliki pengetahuan ASI kurang dan memiliki pengetahuan stunting kurang terdapat 22%.Kesimpulan. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan orangtua terkait ASI terhadap tingkat pengetahuan orangtua terkait stunting, dengan p-value 0,011 dan nilai Prevalence Ratio (PR) sebesar 1,697.