Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

RATIO LEGIS OF THE IMPLEMENTATION OF THE STRENGTH OF THE DECISION OF THE CONSUMER DISPUTE RESOLUTION BODY IN RESOLVING DISPUTES Dahris Siregar; Karolina Sitepu; Elyani Elyani
UNES Law Review Vol. 5 No. 4 (2023): UNES LAW REVIEW (Juni 2023)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v5i4.579

Abstract

In Indonesia, there are 2 (two) ways to resolve disputes between business actors and consumers, namely by litigation and non-litigation. Dispute resolution process dispute resolution process through court channels or what is also called litigation will take a relatively long time. relatively long time. Meanwhile, on the contrary, settlement through non-litigation litigation, namely through one of the quasi-judicial institutions, namely the Consumer Dispute Settlement Body, which is mandated by Law Number 8 Year 1999 on Consumer Protection. 1999 on Consumer Protection. The research results show that settlement of consumer disputes through the Consumer Dispute Settlement Body (BPSK) can be considered ineffective. This is evidenced by the fact that there are still many parties who do not agree with BPSK's decision. This is also supported by several obstacles contained in it.
Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Bagi Kejiwaan Anak Laki Laki Dan Perempuan Di Fakultas Hukum Universitas Tjut Nyak Dhien Medan Dahris Siregar; Karolina sitepu; Elyani Elyani
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.167

Abstract

This service activity examines the psychological effects of domestic abuse on children. Her background includes the increasing incidence of domestic violence and the importance of understanding its impact on children's psychiatry. This study's aim was to pinpoint the psychological and emotional impact of Psychiatric effects of domestic abuse on children. The method of implementing the activities used was through seminars and discussions held at the faculty of law, Tjut Nyak Dhien University, Medan, which were attended by law faculty students and lecturers as resource persons. The results of this service activity show that domestic violence can cause emotional trauma, mental health disorders, decreased self-esteem, behavior disorders, learning problems, and difficulties in social relationships in children. In conclusion, appropriate protection and attention should be given to children affected by domestic violence to support their recovery and mental well-being.
Perlindungan Hukum dan Pencegahan Perdagangan Perempuan dan Anak Dahris Siregar; Faisal Sadat Harahap; Khairun Na'im; Karolina Sitepu; Agresia br ginting; Radista Aulia; Kristina Felicia Purba
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v6i1.7818

Abstract

Penyuluhan Hukum ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah yang diambil oleh lembaga dan pemerintah untuk menangani perdagangan orang, terutama perempuan dan anak, serta angka kasus perdagangan manusia dari tahun 2020 s/d 2022 di Kota Medan. Pada kegiatan ini menunjukkan beberapa hal pencegahan yang dilakukan baik dari pemerintah, penegak hukum, keluarga, dan masyarakat Kota Medan. Dengan maraknya faktor-faktor baru serta modus-modus baru dalam perdagangan anak dan perempuan di masyarakat dengan demikian dilaksanakannya kegiatan ini yang bertujuan untuk menghimbau dan sama-sama untuk mencegah perdagangan manusia, khususnya wanita dan anak. Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2017 untuk melindungi dan mengatasi korban perdagangan orang Kota Medan adalah tindakan yang diambil oleh Pemerintah Kota Medan. Dengan ini harus adanya peningkatan pengawasan aktivitas korporasi, komunitas pekerja asing, serta peningkatan program-program perlindungan sosial. Pemerintah Kota Medan, aparat penegak hukum Kota Medan, masyarakat Kota Medan harus saling bekerja sama dan terus melakukan upaya penanganan dan pencegahan perdagangan orang, terutama bagi perempuan dan anak. Hasil penyuluhan hukum ini menunjukkan kepada anak dan perempuan bahwa mereka memiliki perlindungan dari orang tua, keluarga, komunitas, dan pemerintah. serta mengajarkan anak-anak tentang jenis kekerasan dan penggunaan yang sering terjadi pada anak-anak agar mereka dapat menghindarinya
Penyuluhan Hukum; Penggunaan literasi digital sebagai upaya penanggulangan berita hoax dan bijak bermedia sosial bagi pelajar di kota Medan Dahris Siregar; Min Adlina; Puji Chairu Salsabilla; Karolina Sitepu; Agung Arifman Halawa; Amelia Estetika Gulo; Antonius Ndraha; Herman Halawa; Yanuari Halawa
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 5 No 1 (2024): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v5i1.999

Abstract

Pelajar sekolah menengah kejuruan di Kota Medan diberi tema literasi digital untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini. Ini dilakukan sebagai upaya untuk menghindari berita palsu dan menjadi bijak dalam media sosial sesuai dengan UU ITE. Seminar ini akan membahas bahaya penyebaran berita palsu dan konsekuensi hukum dari tidak berhati-hati menggunakan media sosial. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperluas pemahaman dan kesadaran terhadap UU ITE yang menetapkan cara bermedia sosial yang cerdas dan sanksi bagi mereka yang menyalahgunakannya termasuk menyebarkan berita hoax. Dengan mengetahui dan memahami UU ITE, dengan mengetahui apa yang mereka ketahui dari kegiatan penyuluhan ini, para pelajar dapat menghindari menyebarkan berita hoax yang tidak jelas kebenaran. Diharapkan bahwa kegiatan ini akan menawarkan pemahaman dan pengetahuan tentang tujuan siswa di sekolah yang telah dipilih. Dengan mempelajari dan memahami cara cerdas menggunakan media untuk mencegah pelajar menyebarkan berita palsu, sebagai hasil dari kegiatan ini, diharapkan siswa dapat berbagi pengetahuan yang mereka peroleh tentang literasi cerdas bermedia sosial dengan siswa lain di lingkungan mereka
Kenali Penyakit Diabetes Mellitus Untuk Hidup Lebih Sehat Eva Sartika Dasopang; siti rahmi ningrum; yessi Febriani; supran hidayat; karolina sitepu; Hajatina Hajatina
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 3 No 1 (2024): Edisi Januari 2024 - Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v3i1.1006

Abstract

Penyakit Diabetes Mellitus, yang disebabkan oleh kegagalan sekresi dan kerja insulin, terus menjadi perhatian global, terutama di negara-negara berkembang. Fokus utama pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya siswa-siswi, tentang Diabetes Mellitus guna mencapai gaya hidup yang lebih sehat. Tujuan dilaksanakannnya pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai penyakit ini, termasuk penyebab, dampak, dan cara pencegahan. Dengan memfokuskan edukasi pada generasi muda, diharapkan pesan tentang pentingnya hidup sehat dapat diinternalisasi sejak dini. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup penyampaian informasi melalui ceramah yang informatif dan interaktif. Hasil kegiatan ini mencerminkan peningkatan kesadaran masyarakat, terlihat dari partisipasi aktif siswa-siswi dalam sesi tanya jawab dan diskusi. Melalui pendekatan edukatif ini, diharapkan masyarakat dapat mengambil langkah-langkah preventif dan memperbaiki gaya hidup mereka, sehingga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Pengabdian ini memberikan kontribusi pada upaya global untuk mengatasi masalah kesehatan publik yang terus berkembang, dengan memfokuskan pada edukasi sebagai langkah awal yang penting.
Pencegahan Penyakit Kardiovaskuler Bagi Masyarakat Fenny Hasanah; Dea Anggreini; Sudewi Sudewi; Nurmala Sari; Karolina Sitepu
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 3 No 2 (2024): Edisi Juli 2024 - Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v3i2.1308

Abstract

Sistem kardiovaskular umumnya merupakan sistem yang bertanggung jawab untuk mengangkat oksigen, mengedarkan darah dan nutrisi keseluruh tubuh, dan membawa semua produk limbah. Sistem ini mencakup darah, jantung dan pembuluh darah. Pembuluh darah dan Jantung tidak dapat berfungsi dapat disebabkan biasanya oleh penyakit kardiovaskular, Cara pola makan dengan makanan tinggi lemak, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, kurangnya aktivitas olahraga menjadi pemicu munculnya penyakit kardiovaskular. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan wawasan masyarakat terkait Penyakit kardiovaskuler dan bagaimman cara pencegahannya. Sosialisasi ini dilakukan secara langsung dengan metode penyampaian materi dan diskusi serta pemberian brosur kepada masyarakat. Tanggapan masnyarakat cukup baik pada kegiatan ini. Hasil dari kegiatan ini terjadinya peningkatan pemahaman masyarakat. Hasil survei di analisis menggunakan uji statistik deskriptif, dimana data ditampilkan dalam bentuk persentase (%) dan frekuensi (n), terdapat 54 responden (90%) mengetahui apa yang dimaksud dengan penyakit kardiovaskuler.
THE OFFENSE OF SHARING ELECTRONIC DOCUMENT DISSEMINATING ELECTRONIC DOCUMENTS CONTAINING DEFAMATORY INFORMATION Faisal Sadat Soaduon Harahap; Dahris Siregar; Khairun Na’im; Karolina Sitepu
Al-Adl : Jurnal Hukum Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-adl.v16i2.13325

Abstract

The rapid development of information technology has raised concerns about cybercrime and mayantara crime, which has an impact on various aspects of life. Therefore, people who communicate on social networks must have good ethics and interact well with others because their mistakes can result in criminal sanctions. This research aims to understand criminal offenses, sanctions, and legal considerations in the dissemination of defamatory electronic documents and information. Normative juridical is used by the author in this research which means using court decisions as the basis for solving problems. Secondary data is obtained from primary data used in this research. Data for this research was collected through literature research. Qualitative data was used for analysis. Dissemination of electronic information containing defamation or Article 27 paragraph (3) of the Electronic Information and Transaction Law regulates defamation. Defamation of private electronic information is a violation of the law. In Decision No. 978/Pid.Sus/2018/PT. MDN of the Medan High Court, the judge decided that the perpetrator of the criminal offence of disseminating electronic documents and information containing insults and defamation fulfilled the requirements of Articles 45 and 27 of the Electronic Information and Transaction Law, both including paragraph (3). This research concludes that the judge has applied the provisions of the Electronic Information and Transaction Law. Future research should conduct field research related to this field.
Introduction of Artificial Intelligence (AI) in The Learning Process for Students of The Law Study Program, Tjut Nyak Dhien University Dahris Siregar; Karolina Sitepu; Khairun Na’im; Donny Setha; Karina Mia Berutu; Denni Satria Pradifta; Puji Chairu Sabila; Indah Sari Liza Lubis; Muhammad Dhobit Azhary Lubis
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v4i2.652

Abstract

The counseling activity "Introduction of Artificial Intelligence (AI) in the Learning Process for Students of the Law Study Program of Tjut Nyak Dhien University" is to improve students' digital literacy as well as their ability to use AI technology to help legal education and research. This activity was carried out with a combination of Community Education, Training, and Science and Technology Diffusion methods, and was attended by fifty students from various semester levels. Significantly, the results of the evaluation showed that students' knowledge of artificial intelligence increased by 88% of participants who managed to master the use of at least three AI devices for legal research, automated citations, and document analysis. In the focus group discussions (FGDs), ninety percent of participants supported the importance of AI in the legal field, and eighty-five percent agreed that AI should be part of the curriculum. The positive result of this activity was the increase in research proposals students started using AI devices in their academic assignments on a regular basis. This aEctivity succeeded in changing students' perspectives and providing the basis for the development of a technology-based curriculum in the Law Study Program.
The Function of Education in Cultivating an Anti-Corruption Mindset Among Youth at SMA APIPSU Medan Karolina Sitepu; Khairun Na’im; Donny Setha; Dahris Siregar; Mospa Darma; Indah Sari Liza Lubis; Cut Rafyqa Fadhilah; Reny Khaerany Nisfiary; Karina Mia Berutu; Puji Chairu Sabila
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1405

Abstract

Education is instrumental in the development of an anti-corruption mindset among the younger generation, which serves as the groundwork for the eradication of corruption in Indonesia. This movement is a reflection of the government's political will and is bolstered by the thorough preparation and readiness of legal instruments. This legal counseling activity is designed to foster a profound comprehension of the perils of corruption, to foster a sense of collective awareness, and to inculcate the importance of integrity in the minds of high school students and the general public. The Community Based Research (CBR) method was implemented through a series of stages, including joint planning (identification of school needs and material preparation), participatory implementation (outreach, legal quizzes, Q&A, small group discussions), and reflective evaluation (pre-post understanding survey). This process involved active collaboration between the service team, teachers, and students. With the participation of 30 eleventh-grade students, accompanying teachers, and facilitators from various lecturers and students in the study programs at Universitas Tjut Nyak Dhien Medan, this activity was conducted on May 9, 2026, at SMA APIPSU Medan. The outcome was a substantial improvement in the participants' comprehension of the detrimental effects of socio-economic corruption, as well as a dedication to honesty, transparency, care, and independence. The interactive dynamics enabled participants to compare societal corruption (cheating, extortion) with school corruption cases (cheating, extortion) and develop practical prevention strategies. In summary, this participatory CBR approach has demonstrated its efficacy in the development of a generation of youth who are highly integrity-driven. This is achieved through collaborative anti-corruption education in school environments, which not only strengthens the understanding and commitment of participants to the principles of honesty and transparency, but also validates the importance of the education-based anti-corruption movement in the establishment of a sustainable anti-corruption ecosystem in Indonesia.
Analisis Perbandingan Hukum Perdata dengan Undang-Undang Khusus Indonesia Karolina Sitepu; Rani Salbiani Ginting; Deniman Hia; Petrus Derianus Hia
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 2 (2026): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/mwwrvt03

Abstract

Hukum perdata dan undang-undang khusus di Indonesia menunjukkan dinamika kompleks dalam perkembangan sistem hukum modern yang bertujuan mengakomodasi kebutuhan spesifik masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam perbandingan konseptual, substansi, dan implementasi antara Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPdt) dengan beberapa undang-undang khusus yang relevan, yaitu Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan, Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang, dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2000 tentang Paten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) dan analisis dokumen hukum, mengintegrasikan teori komparatif hukum dalam mengidentifikasi pola harmonisasi, kontradiksi, dan gap hukum. Temuan utama menunjukkan bahwa UU khusus tidak sepenuhnya menghilangkan kebutuhan akan prinsip-prinsip hukum perdata klasik, namun menciptakan rezim normatif yang lebih spesifik dan adaptif terhadap kebutuhan ekonomi digital dan perdagangan internasional. Kontradiksi dalam pengaturan tanggung jawab, jangka waktu perlindungan, dan prosedur dispute resolution menjadi area kritis yang memerlukan harmonisasi lebih lanjut. Penelitian ini berkontribusi pada literatur hukum dengan menawarkan framework analitis untuk memahami evolusi sistem hukum perdata Indonesia dan menyarankan pendekatan systematik dalam formulasi UU khusus di masa depan.