Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Komunikasi Pemasaran Bolu Amor Sukabumi dalam Meningkatkan Brand Awarenessdi Masa Pandemi Covid-19 Affan Neskisyah Ramadhan Neskisyah; Melisa Agustina
Jurnalika : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnalika : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37949/jurnalika7268

Abstract

Bolu Amor Sukabumi implemented Integrated Marketing Communication to increase brand awareness during the Covid-19 pandemic. This research describes Bolu Amor Sukabumi's marketing communication strategy in strengthening brand awareness. The concept of Integrated Marketing Communication (IMC) was used as the basis of this research, involving various marketing activities. A qualitative method with a descriptive approach was used, as well as purposive sampling for the selection of four main informants. The research revealed six elements of integrated marketing communication implemented by Bolu Amor Sukabumi. First, in the advertising aspect, Bolu Amor Sukabumi focuses on the use of posters, banners, and social media to reach the audience. Second, the Publicity and Public Relations aspect involves collaboration with the wider community, although publicity still needs to be improved. Third, Sales Promotion attracts customers through various attractive promotions. Fourth, Direct Marketing utilizes electronic shopping and practical payment systems. Fifth, Event and Experience involves sponsorship of government activities, schools, charity events, and community empowerment. Sixth, Online and Social Media Marketing involves platforms such as Instagram, Facebook, and TikTok, with a dedicated team producing unique content and attractive designs. In conclusion, Bolu Amor Sukabumi adopted IMC strategies with various approaches to strengthen brand awareness amidst the pandemic.
Gaya Komunikasi Pemandu Wisata Bandung Tour On Bus (Studi Kasus Pada Pemandu Wisata Bandung Tour On Bus (Bandros) Dalam Memperkenalkan Kota Bandung) Affan Neskisyah Ramadhan; Wanti Haerani; Fatimatus Zahro; Sani Aulia Damaianti; Syifa Adira Ramadina
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v3i1.3840

Abstract

Pemandu wisata Bandung Tour On Bus merupakan orang yang bertugas untuk memandu dan memberikan informasi kepada wisatawan yang menggunakan layanan Bandros (Bandung Tour On Bus) saat mengunjungi berbagai objek wisata di Kota Bandung. Bandros adalah bus wisata khas Kota Bandung yang menawarkan layanan tur keliling kota dengan rute tetap dan jadwal yang terjadwal. Pada setiap perjalanan, Bandros akan ditemani oleh seorang pemandu wisata yang bertugas untuk memberikan informasi dan penjelasan tentang tempat-tempat yang dikunjungi selama tur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi pemandu wisata Bandung Tour On Bus dalam memperkenalkan Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi partisipan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemandu wisata Bandung Tour On Bus menggunakan gaya komunikasi yang informatif, komunikatif, menarik, persuasif, dan fleksibel. Gaya komunikasi ini digunakan untuk menyampaikan informasi tentang objek wisata di Kota Bandung kepada wisatawan dengan cara yang jelas, akurat, dan menarik. Pemandu wisata juga menggunakan humor dan contoh untuk membuat penjelasan lebih menarik. Selain itu, pemandu wisata mampu menjawab pertanyaan wisatawan dengan sabar dan memuaskan.
Analisis Manajemen Privasi Komunikasi Pengguna Media sosial Instagram (Mahasiswa Inbound PMM 2 Universitas Bandar Lampung) Syahrul Firmansah; Affan Neskisyah Ramadhan
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v3i1.3844

Abstract

Instagram saat ini menjadi platform yang memungkinkan pengguna untuk berbagi informasi pribadi secara luas melalui internet. Banyak pengguna secara rutin menggunakan dan membagikan informasi pribadi mereka tanpa batasan antar koneksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami pengalaman pengguna Instagram, melibatkan persepsi dan motivasi mereka terkait privasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan aplikasi Google Form. Fokus penelitian ini adalah kontrol privasi, yaitu hak seseorang untuk mengatur sejauh mana informasi pribadi mereka diakses oleh orang lain di Instagram. Hasil penelitian dengan melibatkan 31 responden menunjukkan bahwa pengguna memiliki peran sebagai pembuat keputusan terkait privasi. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana pengguna Instagram mengelola privasi mereka di platform ini.
Kontruksi Manajemen Representasi Perempuan di Media Massa Ramadhan, Affan Neskisyah
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 3 No 2 (2022): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v3i2.98

Abstract

Pengaruh media massa pada perkembangan manusia sangat besar dampaknya bagi peradaban manusia. Disamping pengaruh besar media massa yang begitu positif melahirkan sebuah negara, media massa pun turut serta dalam melestarikan konstruksi perempuan dalam balutan budaya patriarkis. Perempuan dan media massa, adalah dua konsep yang berhubungan satu dengan lainnya. Saat ini tidak ada satu jenis media massa yang tidak mengangkat “keindahan” perempuan dalam setiap tayangannya. Konstruksi mengenai gender saat ini, memang telah mengalami perubahan yang cukup besar dengan hadirnya gerakan-gerakan tentang kesetaraan gender. Hak Asasi Perempuan adalah hak yang dimiliki oleh seorang perempuan, baik karena ia seorang manusia maupun sebagai seorang perempuan. Dalam penelitian ini akan menggunakan teori konstruksi sosial. Kunci teori konstruksi realitas terletak pada d dialektika Berger; eksternalisasi, obyektivasi, internalisasi yang dipengaruhi oleh dialketika Hegel yang dipahami sama sebagaimana telah ditetapkan pada kolektivitas fenomena-fenomena oleh Marx. Pemberitaan di media massa lebih didominasi penggambaran kekuatan, kesuksesan, kedigdayaan kaum laki-laki. Sehingga jika ada pemberitaan sosok perempuan yang berhasil di ruang publik sebagaimana kaum laki-laki, dipandang sebagai tidak lazim, karena dianggap tidak biasa di tengah masyarakat.
Pola Komunikasi Organisasi Dalam Mempertahankan Eksistensi Jabar Bergerak Zillenial: (Studi Kasus Pada Anggota Struktural Organisasi Jabar Bergerak Zillenial di Kabupaten Bandung) Nurhidayah, Karina; Narimawati, Umi; Ramadhan, Affan Neskisyah; Rachmah, Fitri Annisa
Jurnal Tadbir Peradaban Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Tadbir Peradaban
Publisher : Prodi Manajemen STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jtp.v5i2.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi yang diterapkan oleh organisasi Jabar Bergerak Zillenial (JBZ) dalam mempertahankan eksistensinya, dengan fokus pada anggota struktural organisasi di Kabupaten Bandung. Pendekatan kualitatif diguakan dalam penelitian ini dengan studi kasus, dimana data dikumpulkan elalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa organisasi JBZ menerapkan pola komunikasi lingkaran, dimana komunikasi bersifat dua arah dan melibatkan seluruh anggota dalam pengambilan keputusan. Selain itu, komunikasi dalam organisasi dilakukan secara verbal dan didukung oleh berbagai media digital, seperti whatsapp, Zoom Meeting, serta diskusi langsung untuk meningkatkan efektivitas koordinasi dan interaksi antar anggota. Ditemukan bahwa pola komunikasi yang diterapkan memungkinkan keterbukaan informasi dan fleksibelitas dalam berorganisasi, sehingga mendorong keterlibatan aktif dari anggota. Hal ini berkontribusi pada keberlangsungan organisasi serta memperkuat citra dan eksistensi JBZ di masyarakat. Komunikasi yang efektif dan terstruktur menjadi faktor utama dalam menjaga keberlangsungan organisasi berbasis komunitas seperti Jabar Bergerak Zillenial.
Pelatihan Vokasional Bidang E-Commerce Bagi UMKM Peserta Sekolah Perempuan Jawa Barat Siti Kurnia Rahayu; Umi Narimawati; Muhamad Nawawi; Syahrul Mauluddin; Rangga Sidik; Dadang Munandar; Sri Dewi Anggadini; Wati Aris Astuti; Raeni Dwi Santy; Rizki Zulfikar; Yoki Oktorian Sukardi; Fitri Annisa Rachmah; Affan Neskisyah Ramadhan; Anto Purwanto; Yadi Mulyadi Rohman; Agus Nursikuwagus
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2738

Abstract

UMKM perempuan di Jawa Barat menghadapi tantangan berkelanjutan seperti akses pasar terbatas, rendahnya literasi digital, dan lemahnya manajemen usaha, sehingga daya saing di era digital masih rendah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan anggota Sekolah Perempuan Jawa Barat (Sekoper Jabar) melalui pelatihan vokasional e-commerce untuk mentransformasi usaha konvensional menjadi bisnis digital. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif, melibatkan 15 pelaku UMKM perempuan, DP3AKB pemerintah daerah Jawa Barat, dan akademisi. Materi pelatihan mencakup pengenalan e-commerce, pemanfaatan marketplace, pembuatan konten digital, sistem pembayaran daring, serta pemasaran media sosial. Evaluasi dilakukan dengan survei melalui kuesioner (pre-test dan post-test) untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam bidang e-commerce. Hasil menunjukkan bahwa semua peserta memiliki peningkatan pengetahuan terkait e-commerce, dan branding serta keterampilan pembuatan e-mail, foto produk, edit foto, pembuatan toko di marketplace, membuat Instagram, dan pembukuan sederhana
The Social Construction of Gender in the Representation of Dance Communities on Instagram Ramadhan, Affan Neskisyah; Santoso, Putut Raka; Rachmah, Fitri Annisa; Firdawiya, Firdawiya
PINISI Discretion Review Volume 9, Issue 1, September 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pdr.v1i1.78027

Abstract

This study analyzes the social construction of gender in the visual representations of dance communities on Instagram. Using a descriptive qualitative approach and applying Berger & Luckmann's Social Construction theory and Gender Communication theory, the research examines how dance communities collectively produce and reproduce gender meanings through their content. The results reveal a strong symbolic polarization between femininity and masculinity, externalized through aesthetic choices of costumes, movement composition, and interaction patterns. Femininity is constructed through softness, fragility, and decorative values, while masculinity is represented through strength, stability, and authority. The objectivation process occurs through consistent repetition of representations and digital production techniques (shot angles, filters, editing) that sharpen gender differences. Although limited variations exist, the dominant gender structure is maintained through the sedimentation mechanism of traditional values. The findings show the role of dance communities as agents of gender discourse conservation through digital curatorial practices.
Collectivist and Individualist Cultures in the Digital Space: A Descriptive Content Analysis of Self-Disclosure on Instagram Feeds among Indonesian and United States College Students Rachmah, Fitri Annisa; Ramadhan, Affan Neskisyah; Narimawati, Umi
PINISI Discretion Review Volume 9, Issue 1, September 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pdr.v1i1.78029

Abstract

This study examines the differences in self-disclosure patterns on Instagram Feeds between Indonesian and United States college students through the lens of collectivist and individualist cultural orientations. Using a descriptive qualitative approach and document analysis of selected scholarly literature, the findings reveal that Indonesian users tend to disclose themselves indirectly, highlight group activities, and apply strict privacy settings to maintain social harmony. In contrast, U.S. users are more likely to disclose personal achievements directly and explicitly, with more relaxed privacy settings to support self-expression and personal branding. These findings are analyzed using Communication Privacy Management (CPM) Theory and Hofstede’s Cultural Dimensions, demonstrating that collectivist and individualist cultural values significantly shape self-disclosure practices and privacy boundary management in digital spaces. 
STRATEGI DIGITAL MARKETING PUNTANG COFFEE DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS DI TIKTOK (Studi Kasus Media Sosial TikTok @puntangcoffee.id) Syahrul Firmansah; Saiful Hadi; Affan Neskisyah Ramadhan; Hendar Rubedo
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1314

Abstract

Fenomena meningkatnya penggunaan TikTok sebagai media promosi dan penjualan menghadirkan peluang besar bagi berbagai brand, termasuk Puntang Coffee. Namun, strategi digital marketing yang diterapkan oleh Puntang Coffee menunjukkan adanya penurunan efektivitas, terlihat dari inkonsistensi performa konten dan rendahnya capaian brand awareness. Beberapa penelitian terdahulu telah membuktikan efektivitas digital marketing dalam meningkatkan daya saing UMKM, membangun brand awareness, dan memperkuat loyalitas pelanggan melalui media sosial. Akan tetapi, sebagian besar penelitian tersebut berfokus pada Instagram atau platform digital lain, sehingga belum banyak yang mengkaji secara mendalam strategi digital marketing berbasis TikTok pada brand kopi premium. Inovasi penelitian ini adalah menganalisis strategi digital marketing Puntang Coffee melalui TikTok dengan pendekatan Integrated Marketing Communication (IMC), yang menekankan storytelling, keaslian konten, identitas merek, serta pemanfaatan fitur TikTok Shop dan hashtag khas #PantangPulangTanpaKopiPuntang. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perencanaan, implementasi, dan evaluasi strategi digital marketing Puntang Coffee dalam membangun brand awareness di TikTok. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model analisis tematik Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Puntang Coffee terbukti mampu menjaga eksistensi merek dan meningkatkan interaksi audiens melalui konten kreatif berbasis tren TikTok. Namun, keberhasilan tersebut masih menghadapi tantangan berupa konsistensi dan keberlanjutan inovasi konten agar pertumbuhan brand awareness dapat dipertahankan di tengah persaingan digital yang semakin ketat. Kata kunci: Digital Marketing, Brand Awareness, TikTok, Puntang Coffee, IMC