Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Internalisasi Karya Sastra Ketika Burung Merpati Sore Melayang Dengan Kajian Pragmatik Ester Marga Retta; Rosmawaty Harahap; Enjelita Nopri Handayani Hutagalung; Mutiara Aprilia; Nayla Apriani Lubis; Nazwa Salsabila Pasaribu; Nurul Annisa; Soraya Firanti Nur
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.3097

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses internalisasi terhadap karya sastra Ketika Burung Merpati Sore Melayang. Internalisasi merupaka suatu penghayatan nilai-nilai dan atau normanorma sehingga menjadi kesadaran yang diwujudkan dalam sikap dan perilaku. Internalisasi karya sastra dapat diterapkan dengan membaca sebuah puisi. Puisi merupakan sebuah wujud karya sastra yang memakai kata-kata indah dan penuh makna. Melalui pandangan pragmatik, kita dapat memahami bagaimana makna dari puisi tersebut. Pragmatik merupakan suatu pendekatan kritik sastra yang melihat karya sastra sebagai media untuk menyampaikan tujuan tertentu kepada pembaca Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif karena menjelaskan analisis dan hasilnya dengan kata-kata dan bukan dengan angka. Metode ini dilakukan dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian akan dianalisis. Oleh karena itu penelitian ini dibuat dengan mengambil judul “Internalisasi Karya Sastra Ketika Burung Merpati Sore Melayang dengan Kajian Pragmatik”.
Eksistensi dan Makna dalam Cerpen Sebuah Surat Karya Kuswahyo dengan Pendekatan Interdisiplin Ester Marga Retta; Jelita Sitorus; Mutiara Aprilia; Nayla Apriani Lubis; Nurul Annisa; Soraya Firanti Nur; Rosmawaty Harahap
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): April, Contemporary Social Studies: Examining Social Dynamics, Cultural Identit
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8366qk89

Abstract

Penelitian ini mengkaji eksistensi dan makna dalam cerpen "Sebuah Surat" karya Kuswahyo menggunakan pendekatan interdisiplin. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pencarian identitas tokoh utama yang menghadapi tekanan norma sosial dalam konteks masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yang meliputi analisis strukturalisme, semiotika, dan filsafat untuk menggali berbagai lapisan makna dalam cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini tidak hanya menyampaikan cerita menarik, tetapi juga mencerminkan kondisi sosial dan budaya pada saat penulisannya. Melalui penggunaan bahasa simbolis dan provokatif, cerpen ini mendorong pembaca untuk merefleksikan nilai-nilai yang diyakini. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman karya sastra Indonesia, serta mengajak pembaca untuk merenungkan hubungan antara individu dan Tuhan.
Peran Guru Menghadapi Hambatan dalam Mengimplementasi Pendekatan Deep Learning di SMPN 11 Medan Ester Marga Retta; Tri Indah Prasasti; Mutiara Aprilia; Nayla Apriani Lubis; Nurul Annisa; Soraya Firanti Nur
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): October, Educational Science and Educational Management.
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/6rz1qz77

Abstract

Penelitian ini membahas peran guru dalam menghadapi hambatan implementasi pendekatan deep learning di SMP Negeri 11 Medan. Permasalahan utama yang dikaji adalah kesiapan guru, keterlibatan siswa, serta dukungan lingkungan dalam mendukung pembelajaran mendalam. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi guru dalam mengatasi hambatan internal maupun eksternal sehingga pembelajaran tetap berjalan efektif. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan dokumentasi terhadap pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral sebagai fasilitator, inovator, motivator, dan mediator dalam pembelajaran, meskipun dihadapkan pada keterbatasan fasilitas, beban administrasi, dan rendahnya dukungan keluarga. Kesimpulannya, implementasi deep learning membutuhkan dukungan berkelanjutan melalui pelatihan guru, penyediaan sarana, dan kolaborasi antar pihak agar tujuan pendidikan, yakni membentuk siswa yang kritis, adaptif, dan berkarakter, dapat tercapai.
Pentingnya Menguasai Kemampuan Komunikasi Lisan Untuk Anak Safinatul Hasanah Harahap; Mutiara Aprilia; Nayla Apriani Lubis
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v2i1.1780

Abstract

Keterampilan berbicara adalah kemampuan seseorang untuk mengungkapkan pendapat, pikiran, dan perasaan secara lisan kepada seseorang atau kelompok. Keterampilan berbicara merupakan keterampilan berbahasa yang produktif dan memiliki struktur khas yang berupa rangkaian otomatis yang berpasangan. Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di sekolah bertujuan untuk melatih meningkatkan keterampilan berbicara khususnya pada siswa. Terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan berbicara, seperti menggunakan media gambar, media visual, dan situasi interaktif. Penelitian juga menunjukkan bahwa metode bermain peran dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Oleh karena itu, keterampilan berbicara perlu diperhatikan dan dilatih sejak dini agar seseorang dapat mengekspresikan pikiran, gagasan, dan perasaannya dengan baik melalui bahasa lisan.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek oleh Guru pada Sekolah Dasar Sarah Br Ginting; Nayla Apriani Lubis; Nailah Cahyani; Lili Tansliova
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 2 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v2i2.2543

Abstract

Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis proyek yang disesuaikan dengan aktivitas yang mengasah keterampilan peserta didik sesuai dengan usia perkembangan sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) untuk menganalisis jurnal dan dokumen lain mengenai guru yang menerapkan model pembelajaran tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran berbasis proyek secara signifikan meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama dalam hal keterlibatan siswa, pemecahan masalah, dan kolaborasi antar siswa. Guru-guru juga melaporkan peningkatan motivasi dan minat belajar siswa. Kesimpulannya, model pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Larangan Perkawinan Semarga Dalam Masyarakat Batak Angkola dan Implikasi Sanksi Terhadap Pelanggar Pintauli Silaban; Eny Risana Sihite; Enjelita Hutagalung; Nayla Apriani Lubis; Fitriani Lubis
Journal of Citizen Research and Development Vol. 1 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v1i2.3884

Abstract

Perkawinan semarga adalah perkawinan yang dilakukan oleh satu marga yang sama dan dianggap perkawinan sedarah dari garis keturunan ayah (patrilinial). Seiring berjalannya waktu, pernikahan satu marga ini terjadi terjadi di beberapa tempat. Perubahan sosial ini bisa saja terjadi oleh masyarakat itu sendiri bahkan masyarakat dari luar. Dengan meningkatnya wawasan masyarakat, pola pikir masyarakat terhadap nilai-nilai budaya tradisi yang semakin menurun mengakibatkan terjadinya penyimpangan terhadap nilai-nilai budaya, salah satunya diantaranya adalah penyimpangan yang dilakukan masyarakat Batak Angkola mengenai pernikahan semarga. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perkawinan semarga dalam Batak Angkola, 2) Untuk mengetahui dampak dari pernikahan semarga dalam Batak Angkola, 3) Untuk mengetahui kehidupan masyarakat Adat Batak Angkola yang melakukan perkawinan semarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Perkawinan semarga ini dapat terjadi karena, cinta dan kematian, menyembunyikan marga, lokasi atau lingkungan faktor dan faktor agama. Sanksi adat yang diterapkan terhadap pelanggar bervariasi, mulai dari denda berupa penyembelihan hewan, penggantian marga, hingga pengucilan dari upacara adat. Adapun kehidupan pelaku perkawinan dari semarga, awalnya mereka menerima cibiran, yang lama kelamaan akan hilang dan kehidupan mereka akan normal dan tidak ada diskriminasi yang akan diterima.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Bahan Ajar yang Efektif dan Kreatif Enjelita Nopri Handayani Hutagalung; Lentiar Gultom; Lusinda Sigiro; Nayla Apriani Lubis; Nazwa Salsabila Pasaribu; Talenta Permata Hati; Anggia Puteri
Journal of Citizen Research and Development Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4708

Abstract

Artikel ini membahas tentang larangan perkawinan semarga dalam masyarakat Batak Angkola dan implikasi sanksi terhadap pelanggarnya. Perkawinan semarga atau Namariboto dianggap sebagai perkawinan sedarah antara pria dan wanita yang memiliki marga sama, dan sangat dilarang dalam adat Batak Angkola. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk menganalisis bagaimana adat tersebut dijalankan, nilai-nilai yang mendasarinya, serta dampak sosial dan kultural akibat pelanggaran aturan adat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan ini memiliki akar yang dalam pada nilai-nilai budaya dan kepercayaan masyarakat Angkola, serta berperan penting dalam menjaga struktur sosial dan identitas kelompok. Sanksi adat yang diterapkan terhadap pelanggar bervariasi, mulai dari denda berupa penyembelihan hewan, penggantian marga, hingga pengucilan dari upacara adat. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perkawinan semarga antara lain cinta, penyembunyian marga asli, dan faktor lingkungan.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pembentukan Perilaku Disiplin Mahasiswa di Kota Medan Dian Maharani Harahap; Hikmah Ramayana Sidabutar; Nayla Apriani Lubis; Nazwa Salsabila Pasaribu; Hapni Laila Siregar
Journal of Citizen Research and Development Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pembentukan Perilaku Disiplin Mahasiswa di Kota Medan. Dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui angket yang disebarkan kepada mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Pola asuh yang diteliti meliputi pola asuh otoriter, demokratis, dan permisif, yang masing-masing memiliki karakteristik dan dampak berbeda terhadap perilaku disiplin anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berperan signifikan dalam membentuk perilaku disiplin mahasiswa. Pola asuh demokratis, yang mengedepankan komunikasi dan pengertian antara orang tua dan anak, terbukti lebih efektif dalam menumbuhkan sikap disiplin dibandingkan dengan pola asuh otoriter yang cenderung ketat dan mengekang. Sebaliknya, pola asuh permisif yang memberikan kebebasan berlebihan dapat mengakibatkan kurangnya disiplin pada mahasiswa. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana interaksi dan pendekatan orang tua dalam pengasuhan dapat mempengaruhi perkembangan karakter dan perilaku disiplin mahasiswa, serta menyarankan perlunya kesadaran orang tua dalam menerapkan pola asuh yang lebih konstruktif untuk mendukung perkembangan anak di masa depan