Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of The Civil Engineering Student

Analisis Sedimentasi Kolam Pelabuhan Ulee Lheue dengan Menggunakan Piranti Lunak Delft3D Cut Rizky Ananda; Syamsidik Syamsidik; Amir Fauzi
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 3 (2020): Volume 2, Nomor 3, Desember 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Ulee Lheue merupakan salah satu pelabuhan yang ada di daerah Aceh. Permasalahan sedimentasi yang terjadi pada kolam Pelabuhan Ulee Lheue menyebabkan terganggunya aktifitas pergerakan kapal yang dilakukan di kolam Pelabuhan Ulee Lheue. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah mengestimasi laju dan volume dari sedimentasi yang terjadi di kolam Pelabuhan Ulee Lheue berdasarkan dua skenario panjang breakwater pada kolam pelabuhan tersebut dengan menggunakan pemodelan secara numerik dengan menggunakan Delft3D. Pada pemodelan ini, hanya panjang breakwater yang menjadi tinjauan. Skenario 1 menggunakan panjang breakwater kiri 197 m dan breakwater kanan 254 m, sedangkan skenario 2 menggunakan panjang breakwater kiri 347 m dan breakwater kanan 404 m. Setelah simulasi selama satu tahun didapatkan volume sedimentasi untuk skenario 1 sebesar 150.044,109 m3 dengan laju sedimentasi, yaitu 12.503,676 m3/bulan. Sedangkan untuk skenario 2 didapat sebesar 149.149,064 m3 dengan laju sedimentasi, yaitu 12.429,089 m3/bulan. Berdasarkan hasil simulasi, dapat disimpulkan bahwa konstruksi breakwater pada skenario 1 menghasilkan sedimentasi yang lebih besar dibandingkan dengan konstruksi breakwater pada skenario 2.
Identifikasi Ketahanan Struktur Gedung Evakuasi Di Desa Lambung Terhadap Beban Tsunami Sherlya Wahyuni; Yunita Idris; Syamsidik Syamsidik
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i2.13036

Abstract

Aceh merupakan salah satu daerah yang rawan terhadap gempa dan tsunami. Oleh sebab itu, penting dibangun tempat evakuasi sementara (TES) guna meminimalisir korban yang lebih banyak lagi jika sewaktu-waktu terjadi bencana tsunami. Gedung evakuasi vertikal tsunami merupakan upaya menghindari gelombang tsunami dengan cara naik ke tempat/lantai bangunan yang lebih tinggi dari ketinggian genangan tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan gedung evakuasi vertikal di Desa Lambung dengan menambahkan gaya-gaya tsunami didalamnya. Penelitian ini dimulai dengan melakukan pengumpulan data gedung evakuasi vertikal yang ada di Desa Lambung, kemudian melakukan survei lapangan untuk mendapatkan ukuran dan dimensi gedung yang diperlukan untuk penelitian. Pada penelitian ini perhitungan beban gempa menggunakan Standar Nasional Indonesia (SNI 1726:2012) dan beban tsunami menggunakan standar Federal Emergency Management Agency (FEMA P646). Menurut FEMA P646 beban tsunami terbagi menjadi 8 gaya. Setelah semua data terkumpul, maka akan dilakukan pemodelan struktur bangunan dengan menggunakan software SAP2000, dengan menginput beban mati, beban hidup, beban gempa, dan beban tsunami yang menggunakan gaya hidrodinamik dan gaya debris. Berdasarkan hasil displacement dari beban gempa, maka displacement terbesar arah x dan y terdapat pada kombinasi 2, yaitu didapat nilai displacement terbesar arah x adalah 0,016235 m pada titik 441 dan pada arah y sebesar 0,05852 m pada titik 441. Sedangkan dari beban tsunami displacement terbesar arah x dan y didapat pada kombinasi 18, dengan nilai displacement terbesar arah x adalah 0,012513 m pada titik 232 dan pada arah y sebesar 0,213146 m pada titik 232. Dapat dilihat bahwa displacement terbesar terjadi akibat beban tsunami. Pada displacement struktur gedung masih aman terhadap beban gempa dan tsunami menurut SNI 1726-2012, akan tetapi pada simpangan antar lantai struktur gedung hanya aman terhadap beban gempa saja.
Analisis Kualitas Air Laut Berdasarkan Pola Pasang Surut di Laguna Ulee Lheue Banda Aceh Andika Pratama Putra; Syamsidik Syamsidik; Amir Fauzi
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2, Agustus 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuaitas air di laguna yang buruk menyebabkan masyarakat di sekitar laguna tidak dapat mengelola tambak yang ada di sekitar laguna. Salinitas dan temperature merupakan dua hal penting dalam menentukan kualitas air laut pada laguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas air laut dengan beberapa parameter seperti salinitas dan temperatur dengan mengolah data pasang surut yang diukur di laguna.  Penelitian ini dilaksanakan pada hulu laguna.  Alat yang diletakkan adalah Compact CT dan Rugged Troll. Hasil penelitian ini adalah kualitas air pada laguna Ulee Lheue sudah dapat dikatakan baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata rata temperatur pada hulu laguna sebesar 28,65oC salinitasnya sebesar 11,82‰.
Penilaian Kapasitas Struktur Bangunan Eksisting Sebagai Tempat Evakuasi Vertikal di Kecamatan Baitussalam Karundeng, Chresky Nofelri; Idris, Yunita; Syamsidik, Syamsidik; Abdullah, Nora
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 3 (2021): Volume 3, Nomor 3, Desember 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i3.17815

Abstract

Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar merupakan salah satu daerah terdampak bencana tsunami tahun 2004. Usaha mitigasi di Kecamatan ini masih berupa  jalur-jalur  evakuasi. Tempat evakuasi vertikal belum tersedia. Sehingga diperlukan tempat evakuasi vertikal terdekat untuk mengantisipasi bencana terulang kembali. Tempat evakuasi dapat dikembangkan dari bangunan eksisting. Sehingga penilaian kapasitas struktur dan fungsi bangunan eksisting sebagai tempat evakuasi vertikal dapat dipertimbangkan, maka tujuan penelitian ini adalah melakukan penilaian kapasitas struktur bangunan eksisting sebagai tempat evakuasi vertikal. Bangunan yang ditinjau yaitu Gedung A Yayasan Kesehatan Masyarakat dan Gedung SMAN 1 Baitussalam. Metode yang digunakan yaitu melakukan asesmen lapangan untuk mendapatkan data gedung kemudian dimodelkan pada SAP2000 v.22. Dari hasil pemodelan Pada SAP2000 v.22 dan persyaratan ketinggiaan fasilitas evakuasi, bangunan-bangunan ini belum memenuhi kriteria fasilitas tempat evakuasi sehingga perlu dilakukan penambahan tingkat dan perubahan penampang. Gedung yang telah ditambah tingkat dan diubah dimensi penampang pada  SAP2000 v.22 aman terhadap gempa dan tsunami serta dapat menjadi pertimbangan dalam perencanaan pengembangan tempat evakuasi vertikal di Kecamatan ini.