Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Bullying from the Perspective of Educational Foundations in Indonesia: Philosophical, Psychological, Sociological, and Legal Analysis Nur Aini, Fitria; Pramono, Harry
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v4i4.2533

Abstract

Bullying remains one of the most prevalent forms of violence experienced by students in Indonesian educational settings. Manifesting through physical, verbal, and psychological aggression, bullying not only disrupts students' sense of safety but also violates children's fundamental rights to protection, well-being, and equitable access to education. National educational data reveal a consistently increasing trend in bullying cases across levels, indicating that the problem is systemic rather than incidental. This study aims to analyze bullying through the lens of Indonesia's educational foundations—philosophical, psychological, sociological, and juridical—using a literature-based research design. The findings show that bullying contradicts the philosophical values of Pancasila and highlights gaps in character education implementation. Psychologically, the issue is linked to students' moral development stages and the limited availability of emotional literacy and counseling services in schools. From a sociological standpoint, bullying is reinforced by school culture, peer-group dynamics, and broader social influences, including digital media. Juridically, although Indonesia has comprehensive regulations protecting children, the implementation remains weak due to inadequate reporting systems, SOPs, and enforcement mechanisms in schools. The study concludes that despite strong educational foundations, bullying persists due to cultural, structural, and systemic deficiencies. Strengthening preventive systems, enhancing teacher capacity, improving parental involvement, and enforcing existing regulations are essential steps toward creating a safer educational environment for all students.
PERBANDINGAN ANALISIS FINANSIAL SISTEM KANDANG CLOSED HOUSE SEMI OTOMATIS DAN OTOMATIS DI PETERNAKAN AYAM DEKEM TENGAH SAWAH Yasinta Fikrianti; Fikrianti, Yasinta; Priyanto, Bambang; Nur Aini, Fitria
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2023.11.2.422-431

Abstract

Sistem kandang merupakan salah satu faktor pendukung dalam usaha peternakan ayam broiler. Teknologi peternakan di Indonesia terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Selain itu, perhitungan finansial dibutuhkan dalam suatu usaha untuk mengetahui keuntungan usaha yang dijalankan. Penelitian dilakukan di Peternakan Ayam Dekem Tengah Sawah Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sistem kandang closed house (semi otomatis dan otomatis) milik Peternakan Ayam Dekem Tengah Sawah melalui analisis finansial. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Penelitian dilakukan selama satu periode pemeliharaan ayam broiler tanpa dilakukan perlakuan khusus terhadap ternak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis finansial hasil pemeliharaan ayam broiler menggunakan sistem kandang closed house otomatis lebih unggul dibandingkan dengan hasil pemeliharaan ayam broiler menggunakan sistem kandang closed house semi otomatis.
Analisis Usaha Peternakan Ayam broiler dengan Sistem Kemitraan PT Ciomas Adisatwa di Kecamatan Kepanjen Ade Meylanie, Tiara; Gagung S, Joko; Nur Aini, Fitria
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.157-170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis usaha, mengukur risiko produksi, biaya, dan pendapatan pada sektor peternakan ayam broiler di Kecamatan Kepanjen dengan sistem kemitraan PT Ciomas Adisatwa serta menentukan langkah-langkah yang diambil untuk mengurangi risiko tersebut. Studi menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pengambilan sampel dengan metode sensus yaitu 3 peternak yang bermitra dengan PT Ciomas Adisatwa. Data primer dan sekunder digunakan dalam studi ini. Rasio R/C, Break Even Point (BEP), Return on Investment (ROI), dan Payback Period (PP) digunakan dalam pendekatan analisis bisnis. Rumus Koefisien Variasi (CV) dan batas bawah (L) digunakan untuk menganalisis besarnya risiko produksi, harga dan pendapatan. Temuan analisis usaha menunjukkan bahwa usaha ini layak karena rata-rata hasil indikator kelayakan R/C Ratio 1,08, harga BEP, dan produksi BEP lebih rendah dari jumlah produk dan harga jual ayam broiler yang diperoleh, ROI 8,01%, dan PP kurang dari setahun. Bekerja sama dengan PT Ciomas Adisatwa, peternakan ini memiliki risiko produksi sebesar 0,49, risiko harga 0,04 dan risiko pendapatan 0,58 dengan batas bawah Rp 229,10/kg. Manajemen risiko peternak memadai dan mengikuti bimbingan instruktur lapangan PT Ciomas Adisatwa.
A Preliminary System-Level Exploratory Study of Behavior-Based Modifications to Cage-Free Housing in KUB Chickens Utami, Kartika Budi; Dewi Kristanti, Novita; Aini, Fitria Nur; Susanti, Eka Febri; Pramuja, Arya; Wardana, Mochamad Riski
Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 36 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Standard cage-free systems may not fully accommodate the active behavior of local chickens, potentially affecting welfare and productivity. This preliminary study evaluated behavior-based modifications to cage-free housing and their associations with physiological responses, behavioral expression, and egg quality in Kampung Unggul Balitnak (KUB) pullets. Sixty 20-week-old pullets were assigned to a control group (Humane Farm Animal Care [HFAC] standards) or a modified group with reduced stocking density (6–7 hens/m²), a 1:3 nest-to-hen ratio, and multi-level perches. Welfare indicators included plasma corticosterone levels (measured by enzyme-linked immunosorbent assay, ELISA) and behavioral observations. At the same time, egg quality was assessed based on physicochemical properties and microbiological safety in accordance with the Indonesian National Standard (SNI). Corticosterone levels were comparable between the modified (1.69±0.56 ng/mL) and control (1.48±0.49 ng/mL) groups. The modified housing system was associated with more frequent expression of natural behaviors, such as dust bathing and perching, and a lower frequency of aggressive interactions compared with the control system. Egg quality parameters were similar between groups, and microbiological contamination remained below SNI safety thresholds. The modified group showed a numerically higher yolk cholesterol levels (764.94 mg/100 g) than the control group (634.24 mg/100 g). In conclusion, this preliminary study suggests that behavior-based modifications to cage-free housing may enhance behavioral expression in KUB chickens without compromising egg safety. However, the findings are limited by the preliminary design and lack of experimental replication. Future replicated studies are needed to validate these observations.
Evaluasi Pemberian Pakan Complete Feed Domba (CFD) Berbahan Baku Lokal Pada Usaha Penggemukan Domba Ditinjau Dari Nilai Ekonomi Dipeternakn UD Kambing Burja Lawang Kabupaten Malang Ningtyas, Novi Faradilla Dwi; Aini, Fitria Nur; Sunaryono, Joko Gagung
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 9 No. 1 (2026): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis March
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2026.009.01.8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen pakan Complete Feed Domba (CFD) berbahan baku lokal terhadap performa produksi dan nilai ekonomi usaha penggemukan domba di Peternakan UD. Kambing Burja Lawang, Kabupaten Malang. Pakan CFD dirancang untuk mengoptimalkan kebutuhan nutrisi domba dengan menggunakan bahan lokal seperti pongkol singkong, kulit kopi, kulit singkong, dan bungkil kopra, untuk mengurangi ketergantungan pada hijauan yang berfluktuasi serta menekan biaya produksi. Penelitian ini dilakukan selama dua bulan (November 2024 - Januari 2025) menggunakan metode observasi dan wawancara. Sampel domba dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan jenis ternak (Dorper, Awassi, Lokal), jenis kelamin, umur dan kondisi kesehatan. Data yang dikumpulkan meliputi konsumsi pakan, analisis kadar air, bobot badan awal dan akhir, pertambahan bobot badan harian (PBBH) konversi pakan serta analisis efisiensi dan analisis kelayakan finansial (R/C Ratio, B/C Ratio, ROI, Payback Period, dan BEP). Hasil penelitian menunjukan bahwa pakan Complete Feed Domba (CFD) berbahan baku lokal sudah memenuhi standar NRC dan memiliki kualitas nutrisi yang sesuai, sehingga mampu menghasilkan rata-rata konsumsi bahan kering sebesar 1,48 kg/ekor/hari atau 4,5% dari bobot badan, dengan rata-rata pertambahan bobot badan harian sebesar 245,0±76,6 g/ekor/hari, nilai efisiensi sebesar 17,7%, dan konversi pakan (FCR) sebesar 5,6 yang menunjukan efisien cukup baik. Secara sisi ekonomi, usaha ini layak dijalankan dengan nilai R/C Ratio 1,24, B/C Ratio 0,24, ROI 13,1% per periode, dan periode balik modal (Payback period) selama 1,4 tahun. Titik impas usaha (BEP unit) tercapai pada penjualan minimal 21-22 ekor domba/periode dengan harga jual minimal Rp. 2.460.700/ekor. Hasil penelitian ini merekomendasikan penggunaan pakan Complete Feed Domba (CFD) berbahan baku lokal sebagai alternatif strategis dalam usaha penggemukan domba, guna meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha peternakan secara ekonomis. 
Impact of Mash and Pellet Feeds in Dairy Cows in Tropical Regions: A Systematic Literature Review Nur Aini, Fitria; Shaputra, Wahyu Setiawan; Abdullah, Muhammad Frizqy; Fajrian, Za’imuddin Akbar; Nurdiansyah, Nugrahedi; Maia, Magdalena; Guna, Faulan Abdi; Latief, Muhammad Fadhlirrahman
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 9 No. 1 (2026): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis March
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2026.009.01.2

Abstract

This study aimed to evaluate the effects of providing feed in mash and pellet forms on dry matter intake (DMI), feed conversion efficiency (FCE), and daily milk production, and to understand the mechanism by which feed physical form enhances nutrient digestibility under tropical conditions. This study used a Systematic Literature Review (SLR) design following PRISMA guidelines, with literature searches conducted in the Scopus, ScienceDirect, and PubMed databases. The inclusion criteria were empirical articles in English published within the last 10 years. The quality assessment of articles was conducted using the MMAT instrument, and a thematic analysis was performed with the assistance of NVivo 14 software on 141 studies that met the criteria. The analysis showed that pellet feed consistently increased DMI compared to mash; however, this increase was not accompanied by a consistent rise in daily milk production. The use of pellets tended to have a negative impact on milk fat content (milk fat depression) and increased the risk of acidosis due to a decrease in rumen pH and a shift in fermentation toward propionate, especially if the effective fiber balance (peNDF) was low. Feed conversion efficiency (FCE) remained similar between the two feed forms. Pellet feed increased intake and energy availability through starch gelatinization; however, its use must be accompanied by strict management of effective fiber to maintain rumen pH stability and milk quality. Optimizing pellet use requires further attention to local feed ingredient formulation and the use of microbial additives to mitigate the risk of reduced milk fat.