Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Classroom Action Research: Teacher Capacity Development Identifying Learning Obstacle Solutions, The Case of Elementary School PT. BTN West Pasaman Yenita Yatim; Ahmad Hidayah; Hanafi Saputra; Sri Rahmadani; Dian Kurnia Anggreta
Indonesian Journal of Advanced Social Works Vol. 2 No. 3 (2023): June 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/darma.v2i3.5208

Abstract

Classroom Action Research is a tool that teachers can use to address problems in learning, as a means of promoting the improvement of education quality. The empirical evidence indicates that there are three categories of CAR knowledge and teacher abilities. All teachers have adequate knowledge of the CAR concept, but their ability to apply it varies. For example, some teachers have never implemented CAR, do not understand the CAR cycle, and have conducted CAR practices but have not documented them systematically, as one of the scientific publications. On the basis of these preliminary findings, SD PT BTN West Pasaman teachers may be targeted for community service activities. This service activity is carried out in four steps: analysis of the target teacher's requirements, development of a work plan, implementation of CAR training activities and writing assistance, and evaluation. This service activity will result in participants gaining a greater understanding of urgency, the implementation cycle, and compiling CAR reports in order to identify problems in classroom learning and implement solutions.
Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) Pada Kawasan Permukiman Kumuh di Kelurahan Pasar Pandan Air Mati Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok ramza nuari delyus; Dian Kurnia Anggreta; Sri Rahmadani
Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan Vol 4, No 2 (2023): SOCIAL DEVELOPMENT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jisp.v4i2.16040

Abstract

This study examines community participation in the Kotaku Program (Slum Alleviation), one of the government's programs aimed at addressing slum settlement issues in urban areas. This research aims to examine community participation at the micro-level, within the field of Sociology. The theory used in this research is the theory of social exchange from George C. Homans' perspective. This research employs a qualitative research method, specifically a case study. There were 10 informants in the research, consisting of city government officials, local government representatives, facilitators, and community members participating in the Kotaku program. Data analysis techniques in the research were carried out through data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results indicate that community participation in the implementation of the Kotaku program is demonstrated by allocating time for involvement, material contributions, and labor in the construction of facilities such as green spaces, drainage systems, and waste disposal areas. Based on the exchange theory, participating communities receive rewards in the form of improved infrastructure and a betterquality environment. This research is able to explain the reasons for local community participation but has not yet assessed the level of participation. Therefore, further research is needed to measure the level of participation. Keywords: Community Participation, Kotaku Program, Slum Alleviation, Social exchange.
PERKAWINAN MARPADAN: SANKSI ADAT FUNGSIONAL DALAM PENGENDALIAN PERKAWINAN PADAN KASUS DUSUN SUMBER HARAPAN Sihombing, Zulkarnaen; Kurnia Anggreta, Dian; Yuhelna, Yuhelna
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i11.2023.5093-5098

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya larangan perkawinan yang dikenal sebagai larangan perkawinan Semarga dan Marpadan, larangan ini berfungsi untuk memelihara kelangsungan keberagaman dan ketahanan budaya serta sosial dalam masyarakat suku tersebut. Perkawinan Marpadan, sebagai institusi budaya dalam masyarakat Batak Toba, mengenal kategori-kategori marga yang membentuk kerangka etika dan norma dalam proses perkawinan. Salah satu kategori marga yang menjadi fokus dalam konteks Marpadan adalah marga Parna. Terdapat sanksi perkawinan Marpadan yang diatur secara adat, terdiri dari; pengusiran dari tempat tinggal, tidak boleh memberikan solusi dan memimpin dalam forum adat seperti acara pernikahan dan dilarang menjadi inisiator bagi komunitas Batak Toba seperti pada acara Mandulo Jolma Namarsahit. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penyebab perkawinan Marpadan, menganalisa fungsi sanksi perkawinan Marpadan dan mendeskripsikan implementasi sanksi perkawaninan Marpadan di Dusun Sumber Harapan, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo. Pendekatan yang digunakan yaitu penelitian kualitatif studi kasus dengan jumlah informan 9 orang diambil melalui teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumen dan triangulasi data, dengan menggunakan teknik analisis data spiral yaitu melalui pengumpulan data, Pengorganisasian data, analisis data, interpretasi dan visualisasi data.Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab perkawinan Marpadan adat Batak Toba di Dusun Sumber Harapan yaitu karena kurangnya pengetahuan generasi muda Batak Toba terhadap Marpadan marga mereka dan tidak adanya komunikasi generasi muda dengan orang tua Batak Toba, sedangkan implementasi sanksi perkawinan Marpadan di Dusun Sumber Harapan diberikan melalui pada saat proses perkawinan pasu-pasu terlihat dari segi tahap perkawinan, sedangkan sanksi setelah menikah yaitu sanksi adat dan sosial.
Menelaah Rasionalitas Petani Perkembunan Tanaman Tua Menggunakan Gagasan James S. Coleman Wurianti, Lisa; Anggreta, Dian Kurnia; Yuhelna, Yuhelna
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v13i2.23125

Abstract

This study examines the rationality of Plantation Farmers (Palm Oil) in facing market price fluctuations (selling prices of plantation products). Palm oil is subject to price dependency on the global level, resulting in price fluctuations of Fresh Fruit Bunches (FFB) that are felt by farmers at the local level. This condition places farmers in a vulnerable position when the selling price of their plantation products decreases. Although farmers do not have control over the fluctuation in the selling prices of their agricultural products, the decisions they make in dealing with these fluctuations are interesting to examine. This study employs the Rationality theory of James S. Coleman. The qualitative approach, using a single case study research design, is employed to examine the decisions made by the farmers. The data collection process involves conducting in-depth interviews with palm oil farmers, plantation product buyers, and local government officials; non-participant observation to directly observe plantation product transactions and palm oil farmers' activities; and document analysis. The research findings indicate that farmers choose to engage in several activities like as purchasing land, buying jewelry made of gold, and saving cash when the price of FFB (crude palm oil) is high. Meanwhile, when the price of FFB drops, farmers choose to: minimize daily expenses, apply for a loan to palntation product buyers and banks. The theory of Coleman can assist this research in elucidating the deliberate actions taken by farmers in utilizing their resources and potential. The decision was carefully considered, taking into account the existing structure and culture within the local community.Penelitian ini membahas rasionalitas Petani Perkembunan Tanaman Tua (Kelapa Sawit) dalam menghadapi fluktuasi harga pasar (harga jual hasil perkebunan). Kelapa sawit memiliki ketergantungan harga pada tingkat global, menyebabkan fluktuasi harga Tandan Buah Segar (TBS), dirasakan oleh petani di tingkat lokal. Kondisi ini memposisikan petani berada dalam kerentanan saat harga jual produk pekebunan tersebut turun. Meskipun petani tidak memiliki kontrol atas fluktuasi harga jual produk perkebunan mereka, namun keputusan yang mereka ambil dalam menghadapi fluktuasi menjadi menarik untuk ditelaah. Penelitian ini menggunakan teori Rasionalitas James S. Coleman. Pendekatan kualitatif, dengan tipe penelitian studi kasus tunggal, digunakan untuk menelaah keputusan para petani tersebut. Proses pengumpulan data dilakukan dengan: wawancana mendalam pada petani kelapa sawit, pemilik peron (pembeli produk perkebunan dari petani), dan pemerintah lokal; observasi non partisipan dilakukan untuk melihat langsung aktivitas transaksi jual beli produk perkebunan, aktivitas petani kelapa sawit; dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Petani memilih melakukan beberapa hal seperti: membeli tanah, membeli perhiasan, dan menyimpan uang tunai, saat harga TBS tinggi. Sedangkan pada saat harga TBS turun, para petani memilih untuk: meminimalisir pengeluaran, meminjam keperon kelapa sawit, dan Bank. Gagasan Coleman dapat membatu penelitian ini untuk menjelaskan tindakan yang diambil oleh petani dipilih secara sadar dengan memanfaatkan sumber daya, dan potensi yang dimiliki oleh petani tersebut. Pilihan tersebut dipertimbangkan dengan matang, juga mendapat pengaruh struktur dan kultur yang ada dalam masyarakat setempat.
Sosialisasi Penanggulangan Kenakalan Remaja: Upaya Preventif pada Remaja Awal Elfemi, Nilda; Yuhelna, Yuhelna; Anggreta, Dian Kurnia; Isnaini, Isnaini; Erningsih, Erningsih; Sarbaitinil, Sarbaitinil
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 4, No 1 (2023): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v4i1.638

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan sasaran kegiatan siswa SMP (remaja awal) tentang upaya penanggulangan kenakalan remaja. Fenomena kenakalan remaja yang terjadi di Sumatera Barat juga tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi di Kota-kota besar. Kenakalan remaja saat ini beragam, mulai dari membolos sekolah, kebut-kebutan di jalan, penyalahgunaan narkoba, perilaku seksual pranikah, perkelahian antar pelajar, dan lainnya. Persoalan kenakalan remaja sulit di akomodir oleh pihak sekolah karena tuntutan remaja yang begitu kompleks. Dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak (sinergi keluarga inti, keluarga luas, lembaga pendidikan, pemerintah, perguruan tinggi) dalam mengatasi kenakalan tersebut. Berbagai studi menunjukkan secara struktur, pihak tersebut berkontribusi dalam upaya preventif. Namun dalam artikel ini dinyatakan perlu pelibatan peer group memperkuat upaya preventif kenakalan remaja. Atas dasar ini, kami tim pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat memberikan pemahaman kepada siswa tentang kenakalan remaja, sebagai upaya penyadaran untuk menghindari kenakalan remaja, serta membentuk remaja yang menjalankan fungsi kontrol dalam mencegah kenakalan remaja yang berpotensi dilakukan oleh kelompok sebaya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memfokuskan pada siswa SMP N 2 Mungka, Kabupaten 50 Kota. Kegiatan ini dihadiri oleh siswa kelas 1, kelas 2, serta guru
Preferences in Choosing Thesis Topics and Advisors Sociology Students, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Riau Hidir, Achmad; Widodo, Teguh; Anggreta, Dian Kurnia; Armilus, Robi; Syafawani, Rufaidah
Tradition and Modernity of Humanity Vol. 5 No. 3 (2025): September
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/tmh.v5i3.22330

Abstract

One of the requirements for graduation is writing a thesis. Choosing the right topic and supervisor is crucial for producing high-quality research. This study analyzes the factors influencing students' choice of thesis topic and supervisor using a qualitative approach. The participants involved in this study consisted of 11 students from the 2022 cohort, without distinguishing gender and other social backgrounds, and were selected purposively, with the criterion of having completed a proposal seminar. The data collection process was conducted through semi-structured interviews that allowed participants to provide in-depth answers and explain their perspectives on the selection of thesis topics and supervisors. Data analysis used thematic analysis to identify patterns that emerged from the participants' responses. The results of this study found that the preferences for selecting thesis topics and supervisors among Sociology students at the Faculty of Social and Political Sciences, Riau University, were greatly influenced by various factors, including the relevance of social issues, the background of the supervisor, and a good supervisory approach. Students tend to choose topics that are trendy in line with current developments and want support from lecturers who have an emotional connection with students and are experienced in their chosen field.
PERKAWINAN MARPADAN: SANKSI ADAT FUNGSIONAL DALAM PENGENDALIAN PERKAWINAN PADAN KASUS DUSUN SUMBER HARAPAN Sihombing, Zulkarnaen; Kurnia Anggreta, Dian; Yuhelna, Yuhelna
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i11.2023.5093-5098

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya larangan perkawinan yang dikenal sebagai larangan perkawinan Semarga dan Marpadan, larangan ini berfungsi untuk memelihara kelangsungan keberagaman dan ketahanan budaya serta sosial dalam masyarakat suku tersebut. Perkawinan Marpadan, sebagai institusi budaya dalam masyarakat Batak Toba, mengenal kategori-kategori marga yang membentuk kerangka etika dan norma dalam proses perkawinan. Salah satu kategori marga yang menjadi fokus dalam konteks Marpadan adalah marga Parna. Terdapat sanksi perkawinan Marpadan yang diatur secara adat, terdiri dari; pengusiran dari tempat tinggal, tidak boleh memberikan solusi dan memimpin dalam forum adat seperti acara pernikahan dan dilarang menjadi inisiator bagi komunitas Batak Toba seperti pada acara Mandulo Jolma Namarsahit. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penyebab perkawinan Marpadan, menganalisa fungsi sanksi perkawinan Marpadan dan mendeskripsikan implementasi sanksi perkawaninan Marpadan di Dusun Sumber Harapan, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo. Pendekatan yang digunakan yaitu penelitian kualitatif studi kasus dengan jumlah informan 9 orang diambil melalui teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumen dan triangulasi data, dengan menggunakan teknik analisis data spiral yaitu melalui pengumpulan data, Pengorganisasian data, analisis data, interpretasi dan visualisasi data.Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab perkawinan Marpadan adat Batak Toba di Dusun Sumber Harapan yaitu karena kurangnya pengetahuan generasi muda Batak Toba terhadap Marpadan marga mereka dan tidak adanya komunikasi generasi muda dengan orang tua Batak Toba, sedangkan implementasi sanksi perkawinan Marpadan di Dusun Sumber Harapan diberikan melalui pada saat proses perkawinan pasu-pasu terlihat dari segi tahap perkawinan, sedangkan sanksi setelah menikah yaitu sanksi adat dan sosial.