Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Corporate Social Responsbility dan GCG Anggi Anggeriani br Ketaren; Arya Perdana; M. Taufiq Aldiansyah; Nurjami’ah; Ahmad Wahyudi Zein
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 1 (2026): Maret 2026 : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh timbal balik antara CSR dan GCG, peran mereka dalam meningkatkan kinerja perusahaan, serta tantangan implementasinya pada perusahaan terdaftar di BEI Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan tinjauan pustaka kualitatif, mensintesis temuan dari 90 jurnal peer-review, tesis, dan repositori akademik Indonesia periode 2019-2025, dianalisis secara deskriptif-analitis tanpa pengumpulan data primer. CSR memperkuat GCG melalui pengawasan internal dan pengurangan masalah agensi, sementara GCG meningkatkan efektivitas CSR via transparansi dan dewan independen, menghasilkan kinerja keuangan lebih baik (misalnya ROA, Tobin's Q, pertumbuhan laba 12%), ketahanan krisis, dan sinyal positif investor; rekomendasi meliputi pelatihan GCG dan adopsi ISO 26000 untuk mengatasi kesenjangan.
KEBIJAKAN FISKAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM Fatia Hadaya Panjaitan; Ahmad Wahyudi Zein
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2026): Februari : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i1.339

Abstract

Kebijakan fiskal merupakan instrumen penting dalam pengelolaan perekonomian suatu negara yang bertujuan untuk mencapai stabilitas ekonomi, pemerataan pendapatan, dan kesejahteraan masyarakat. Dalam perspektif Islam, kebijakan fiskal tidak hanya berorientasi pada efisiensi ekonomi, tetapi juga menekankan nilai-nilai keadilan, keseimbangan, dan tanggung jawab sosial sesuai dengan prinsip syariah. Islam memandang kebijakan fiskal sebagai sarana untuk mewujudkan maqashid syariah, terutama dalam menjaga harta, jiwa, dan kesejahteraan umat melalui pengelolaan pendapatan dan pengeluaran negara yang halal dan transparan. Sumber-sumber penerimaan negara dalam Islam seperti zakat, kharaj, jizyah, fai’, dan ghanimah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi dan mengurangi kesenjangan sosial. Sementara itu, pengeluaran negara diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pengentasan kemiskinan, penyediaan layanan publik, serta perlindungan terhadap kelompok rentan. Dengan demikian, kebijakan fiskal dalam perspektif Islam tidak hanya berfungsi sebagai alat ekonomi makro, tetapi juga sebagai instrumen moral dan sosial untuk mewujudkan keadilan distributif dan kesejahteraan yang berkelanjutan.