Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Implementing interactive videos based on local cultural values to enhance character education among elementary school students Muhammad Yusnan; Munirah; Anin Asnidar; Farisatma; Agusalim; Fahril Ramadhani
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v14i2.22262

Abstract

Implementation of interactive videos based on local cultural values in elementary school character education is essential in face of rapid technological advancement. Interactive videos not only help students understand and appreciate their own cultural heritage, but also introduce them to important character values embedded in local traditions and customs. These values play a crucial role in shaping students’ identity, integrity, and personality. Study aims to apply interactive videos grounded in local cultural values to support character education in elementary school students. A quantitative approach was used, involving a survey of 21 students to evaluate key aspects of character development. Data collected through questionnaires were analyzed statistically to provide an objective overview and to inform the development of effective character education policies. Findings indicate that the use of interactive videos had a positive impact on students’ character development, particularly in the areas of cooperation and environmental awareness, which were mostly rated as "Very Good." Improvements were also observed in students' integrity and their understanding of local cultural values. However, a small number of students still fell into the "Poor" and "Very Poor" categories, highlighting the need for continued efforts to strengthen character education and ensure more consistent development across all students.
Analysis of Social Environment in Forming the Character of Elementary School Students Muhammad Yusnan; Farisatma; Abdul Rahim; Acoci
AIQU: Journal Multidiscipliner of Science Vol. 2 No. 1 (2024): MARCH, AIQU: Journal Multidiscipliner of Science
Publisher : Institute Journal and Publication Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The social environment plays a crucial role in the process of forming student character. A conducive social environment can have a positive impact on students' moral and ethical development. Qualitative research is a research method that focuses on in-depth understanding of complex phenomena in real contexts. This approach is often used to answer complex questions and explore experiences, perceptions and meanings contained in them. The subjects of this research were 2 teachers, namely Class IV and Class V teachers. Qualitative data analysis is the process of systematically searching and compiling data. obtained from observations, interviews, field notes and documentation studies, organizing data into synthesis, compiling patterns, choosing what is important and what will be studied and making conclusions so that they are easy to understand. The research results show that social interaction, the role of the family, and the impact of the community environment around the school at Nganganaumala 1 State Elementary School are key elements in shaping students' character and moral values. Interactions that occur inside and outside the school environment provide opportunities for students to broaden their horizons about values ​​such as cooperation, empathy, and social responsibility. The role of the family as a model and supporter in the formation of positive attitudes and ethical values ​​also provides a strong foundation for students' personal. development
Pendampingan Mahasiswa dalam Pengelolaan Kripik Talas dalam Program Kuliah Kerja Amaliyah Universitas Muhammadiyah Buton di Desa Kaongkeongkea Kabupaten Buton Gawise Gawise; Azaluddin; Muhammad Yusnan; Farisatma; Sigit Mubarakh Rahman; Asdin Asdin; Safar Safar; Maria Theresia Yunita; Nurismi Hani Usnawati
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 1 No. 2 (2023): OKTOBER, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Amaliyah memberikan pendekatan persuasif kepada Masyarakat Desa Kaongkeongkea Kabupaten Buton, salah satu program dalam kegiatan Kuliah Kerja Amaliyah ini yaitu Pengelolaan kripik talas melibatkan serangkaian proses dari awal hingga produk jadi. Metode dilaksanakan dengan kegiatan observasi lapangan dan persuasif kepada masyarakat, dalam pengelolaan Pengelolaan Kripik Talas. Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Kaongkeongkea ini terdiri dari beberapa tahapan antara lain yaitu: 1) Survey lokasi, sasaran dan kegiatan pengembangan produk, 2) Pendampingan Pengelolaan Kripik Talas, dan 3) Pelaksanaan kegiatan. Setelah dilaksanakan KKA UM Buton di Desa Kaongkeongkea Kabupaten Buton, hasil pengabdian masyarakat ini UMKM yang dikelola oleh kumpulan masyarakat dan juga dikelola secara individu, UMKM tersebut berupa keripik talas, dengan bahan baku talas yang dihasilkan oleh penduduk desa Kaongkeongkea. Aspek penting lainnya dalam pengelolaan kripik talas adalah kualitas dan kebersihan fasilitas produksi. Pastikan bahwa seluruh peralatan dan ruang produksi terjaga kebersihannya untuk memastikan produk yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi.
Pengembangan Literasi Digital Guru Sekolah Dasar melalui Implementasi Ebooks Muhammad Yusnan; Farisatma; La Ode Fajrul Islam Sabti; Jufri Agus; Abdul Rahim; Jufri; Rusli; Maudin
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v2i1.7005

Abstract

Penggunaan ebooks juga mendukung keberlanjutan, karena mengurangi ketergantungan pada buku cetak dan berdampak positif pada lingkungan. Dengan fitur interaktif ini, ebooks menjadi alat yang efektif untuk mengasah keterampilan digital sekaligus meningkatkan kemampuan membaca Masyarakat. Ebooks memungkinkan akses setara ke materi pendidikan, bahkan untuk siswa di daerah terpencil atau yang memiliki keterbatasan fisik. Dengan opsi seperti pembesaran teks, pembacaan suara otomatis, dan penerjemahan, ebooks memudahkan siswa dengan kebutuhan khusus untuk tetap bisa belajar dengan nyama. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk mengembangkan Literasi Digital Guru Sekolah Dasar melalui Implementasi Ebooks. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dimulai dengan identifikasi kebutuhan dan analisis situasi di SD Negeri 3 Katobengke. Langkah ini dilakukan melalui survei awal untuk mengetahui tingkat literasi digital guru, kendala yang dihadapi, dan ketersediaan infrastruktur seperti perangkat teknologi dan akses internetHasil pengabdian ini menunjukan bahwa kegiatan Pengembangan Literasi Digital Guru SD Negeri 3 Katobengke melalui Implementasi Ebooks, pelatihan yang diberikan berhasil meningkatkan keterampilan digital guru dalam memanfaatkan ebooks untuk pembelajaran. Hal ini mendorong perubahan metode pengajaran yang lebih kreatif dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Meskipun demikian, perlu adanya perbaikan infrastruktur teknologi dan pendampingan berkelanjutan agar program ini dapat berjalan optimal.
Penulisan Karya Tulis Ilmiah: Membentuk Mahasiswa Intelektual yang Membudayakan Minat Baca dan Terampil dalam Menulis Muhammad Yusnan; La Ode Asrianto; Teti Susliyanti; Nining Fitrianti; Kamasiah; Farisatma; Anisa Rizkayati; Wa Ode Sitti Herlina; Mashendra
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya etika penulisan dalam konteks akademik. Selain kesenjangan dalam aspek teknis penulisan, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman konsep-konsep dasar yang menjadi landasan dari karya tulis ilmiah. Faktor lingkungan juga berperan dalam mempengaruhi minat baca dan keterampilan menulis mahasiswa. Ketika lingkungan sekitar tidak mendorong atau bahkan menghargai kegiatan membaca dan menulis, mahasiswa cenderung kurang termotivasi untuk melakukannya. Terlebih lagi, jika kurikulum pendidikan kurang memberikan perhatian pada pengembangan literasi, baik membaca maupun menulis, maka hal ini dapat menyulitkan mahasiswa untuk memperoleh kemampuan tersebut secara memadai. Metode yang diterapkan dalam Seminar Penulisan Karya Tulis Ilmiah bertujuan untuk membentuk mahasiswa menjadi individu yang memiliki kecakapan intelektual yang mendalam serta kebiasaan membaca yang berwawasan luas. Kegiatan seminar ini tidak hanya fokus pada pelatihan keterampilan menulis, tetapi juga memperkuat fondasi pembacaan yang kuat. Kegiatan yang dilakukan dalam Seminar Penulisan Karya Tulis Ilmiah untuk membentuk mahasiswa intelektual yang memupuk minat baca dan keterampilan menulis: 1) Pelatihan Keterampilan Menulis; 2) Diskusi; 3) Sesi Pembacaan dan Analisis; dan 4) Mentoring Individual.
Pelatihan Penggunaan Alat Parafrase Online Quillbot Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Skripsi Muhammad Yusnan; Suardin; Tarno; Farisatma; Acoci; Amalia Rezki
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quillbot menawarkan berbagai manfaat yang dapat membantu mahasiswa dalam menyusun skripsi yang lebih baik dan berkualitas. Tujuan dari pengabdian ini untuk memberikan gambaran nyata penggunaan alat parafrase online quillbot sebagai upaya peningkatan kualitas skripsi. Metode pengabdian pelatihan penggunaan alat parafrase online Quillbot dimulai dengan tahap perencanaan yang matang. Pada tahap ini, dilakukan identifikasi kebutuhan mahasiswa dalam menyusun skripsi, serta penentuan target peserta pelatihan. Survei awal dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan teknologi penulisan. Hasil pengabdian dalam pelatihan penggunaan alat parafrase online Quillbot menunjukkan bahwa upaya tersebut efektif dalam meningkatkan kualitas skripsi mahasiswa. Para mahasiswa dapat memanfaatkan Quillbot untuk menghasilkan tulisan yang lebih jelas dan orisinal dengan mengubah struktur kalimat dan memperkaya penggunaan kosakata. Dengan demikian, penggunaan alat ini tidak hanya membantu dalam menghindari plagiarisme, tetapi juga meningkatkan kemampuan para mahasiswa dalam menyampaikan ide secara efektif dalam karya ilmiah Mahasiswa. Selain itu, penggunaan Quillbot juga membantu mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dalam memahami dan merestrukturisasi teks yang kompleks.
Pelatihan Pengajaran Literasi untuk Meningkatkan Mutu Belajar Siswa Sekolah Dasar Krisnawati; Farisatma; Nasria; Indriani; Dian Nita Aabal; Rumiati
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/termasyhur.v3i2.7729

Abstract

Pengajaran literasi yang efektif merupakan kunci untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, menulis, dan memahami teks. Tujuan dilakasanakan pelatihan pengajaran literasi yaitu a) untuk meningkatkan kemampuan guru baik kemampuan guru dalam mengajar literasi dan memahami kebutuhan siswa, b) meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, menulis, dan memahami teks, c) kemampuan berpikir kritis dan analitis serta meningkatkan mutu pendidikan dengan meningkatkan kemampuan literasi siswa. Permasalahan yang dijumpai di SD IT Rumah Anak Soleh Buton sehingga diadakan pelatihan pengajaran literesi yaitu rendahnya kemampuan literasi siswa, kurang efektifnya kemampuan guru dalam mengajar literasi serta keterbatasan waktu dan sumberdaya. Metode yang digunakan dalam kegitan pelatihan pengajaran literasi ini dengan pelatihan langsung kepada guru atau siswa tentang metode pengajaran literasi yang efektif dan demonstrasi metode pengajaran literasi yang efektif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan pembelajaran literasi dapat meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar literasi dan meningkatkan kemampuan literasi siswa serta. Pengabdian pelatihan pengajaran literasi ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa dan meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.
Sosialisasi Penguatan Budaya Sekolah melalui Kegiatan Observasi Pendidikan Muhammad Yusnan; Farisatma; Karim
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah merancang dan melaksanakan sosialisasi penguatan budaya sekolah melalui kegiatan observasi pendidikan yang melibatkan kelompok mahasiswa sebagai fasilitator. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kondisi nyata budaya sekolah serta menyusun program sosialisasi yang kontekstual dan berbasis kebutuhan sekolah mitra. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan observasi, analisis dan perancangan materi, pelaksanaan sosialisasi melalui workshop dan diskusi, serta evaluasi dan refleksi. Observasi dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara singkat, dan dokumentasi untuk memperoleh data faktual mengenai kedisiplinan, interaksi sosial, kebiasaan belajar, dan nilai karakter di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan teridentifikasinya kondisi nyata budaya sekolah secara komprehensif serta tersusunnya materi sosialisasi berbasis data lapangan yang relevan dan aplikatif. Pelaksanaan sosialisasi meningkatkan kesadaran dan komitmen warga sekolah dalam memperkuat nilai-nilai budaya positif. Kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan kompetensi profesional, sosial, dan pedagogik mahasiswa dalam praktik pendidikan. Kesimpulannya, program rancang sosialisasi berbasis observasi pendidikan efektif dalam mendukung penguatan budaya sekolah sekaligus mengembangkan kapasitas mahasiswa secara berkelanjutan.