Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

TRANSFORMASI MORAL ANAK MUDA DENGAN PENDEKATAN KONSELING MODERN JAY E. ADAMS Herman, Samuel; Trifosa, Florence
Jurnal STT Gamaliel Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Gamaliel Vol. 7 No. 1 Maret 2025
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v7i1.238

Abstract

Penelitian ini membahas tentang krisis moral yang dihadapi oleh anak muda dan peran penting gereja dalam menghadapinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan konseling yang diusulkan oleh Jay E. Adams dalam membentuk karakter dan moralitas yang kuat pada generasi muda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui analisis literatur dan penelusuran informasi melalui internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis moral pada anak muda sering kali disebabkan oleh longgarnya pegangan agama dan pengaruh budaya materialistik serta hedonistik. Gereja memiliki peran yang signifikan dalam menghadapi tantangan ini dengan menerapkan pendekatan konseling yang sesuai. Tahap-tahap pendekatan konseling oleh Jay E. Adams, yaitu mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki, dan melatih kebenaran secara disiplin, membantu membentuk karakter dan moralitas anak muda.
Transformasi Kehidupan Melalui Perubahan Kebiasaan Perspektif Daniel 1 Konteks Keberagaman Kultural Sasono, Rakhmad Widodo Dwi; Herman, Samuel
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol. 6 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v6i2.597

Abstract

This article explores life transformation through habit transformation, focusing on Daniel's perspective in facing cultural diversity. By examining the impact of sin on humanity and the coercion faced by displaced nations, Daniel serves as an illustration that negative experiences can be the best teachers for behavioral change. The article underscores that changing habits requires effective efforts, especially within the framework of cultural diversity. Consistency, patience, and awareness of the adverse consequences of habits are key to successfully shaping a resilient character. By presenting novel ideas on life transformation, the article provides a unique perspective on Daniel's journey in confronting cultural diversity.
Penanganan Depresi melalui Dimensi Rohani di Kota Bandung Omega, Yuda Putra; Herman, Samuel
Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika Vol 7 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34081/fidei.v7i1.488

Abstract

Depresi adalah permasalahan global yang semakin mencemaskan, terutama dengan meningkatnya kasus gangguan mental di Indonesia. Umat Kristen tidak luput dari dampaknya, dengan berbagai faktor seperti masalah akademik, kondisi ekonomi keluarga, dinamika hubungan dalam keluarga, masalah asmara, atau peristiwa traumatis menjadi pemicu depresi. Penanganan yang tepat dan cermat sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih serius. Salah satu aspek yang mungkin dapat membantu adalah dimensi spiritual. Untuk mengeksplorasi peran dimensi spiritual dalam penanganan depresi di kalangan umat Kristen, sebuah penelitian kualitatif dilakukan di Bandung. Melibatkan lima partisipan dari berbagai gereja Kristen, penelitian ini menggunakan wawancara mendalam dan observasi untuk memahami pengalaman mereka dalam mengatasi depresi dan bagaimana dimensi spiritual memengaruhi proses tersebut. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan panduan berharga bagi praktisi kesehatan mental dan gereja dalam penanganan depresi. Dengan memahami pengaruh dimensi spiritual dalam mengatasi depresi, diharapkan dapat dikembangkan pendekatan yang lebih holistik dan efektif dalam membantu individu mengatasi gejala depresi dan membangun kembali kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini juga diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya umat Kristen, tentang pentingnya mendekati depresi dengan cara yang inklusif dan komprehensif. Dengan demikian, upaya-upaya lebih lanjut dapat diarahkan untuk meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan mental dan dukungan yang sesuai bagi individu yang mengalami depresi.
Transformasi Kehidupan Melalui Perubahan Kebiasaan Perspektif Daniel 1 Konteks Keberagaman Kultural Sasono, Rakhmad Widodo Dwi; Herman, Samuel
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol. 6 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v6i2.597

Abstract

This article explores life transformation through habit transformation, focusing on Daniel's perspective in facing cultural diversity. By examining the impact of sin on humanity and the coercion faced by displaced nations, Daniel serves as an illustration that negative experiences can be the best teachers for behavioral change. The article underscores that changing habits requires effective efforts, especially within the framework of cultural diversity. Consistency, patience, and awareness of the adverse consequences of habits are key to successfully shaping a resilient character. By presenting novel ideas on life transformation, the article provides a unique perspective on Daniel's journey in confronting cultural diversity.
Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Mengatasi Tantangan Kesehatan Mental Pada Lansia Trifosa, Florence; Herman, Samuel
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 10, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v10i1.244

Abstract

This research discusses the role of Christian religious education in addressing mental health challenges among the elderly. The aim of this study is to enhance the mental health of the elderly through the implementation of Christian religious education as a solid foundation. The method used in this research is qualitative research with a descriptive analysis method. Attention to the elderly is necessary to improve the quality of life for them, as there are many issues that can lead to depression and feelings of hopelessness among the elderly, especially considering that during old age, they often receive less specialized attention. Mental health needs to be a focus within families to ensure that the elderly can experience a happy quality of life in their later years. In old age, the transition from the productive phase of life, which is typically occupied with work and various activities, can have a significant impact, especially as the range of activities that can be undertaken decreases. This decline in activity is often accompanied by a reduction in income, which can limit their ability to do what they desire. Christian religious education for the elderly should continue in a character development approach to address various mental health disorders, both physically and spiritually.
The Central Role of the Family in Educating and Shaping Children's Honesty Sianipar, Rustida; Herman, Samuel
Asian Journal of Applied Education (AJAE) Vol. 3 No. 3 (2024): July 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajae.v3i3.9061

Abstract

This study examines the role of the family in shaping children's honesty through moral education full of compassion. The method used is a literature review, which involves literature analysis related to the role of the family in moral education and character development of children. The results of the study show that families that create a warm and supportive environment have a significant impact on the formation of children's character. Honesty instilled by parents through daily examples and examples has been proven to have a long-term positive effect. Children who grow up in a supportive environment and get direct examples from parents regarding the values of honesty tend to be honest and trustworthy individuals. The conclusion of this study emphasizes the importance of the role of the family in educating children's honesty. Parents' consistency in showing honesty in daily life is effective in shaping the character of children who are moral and reliable in the future.
The Role of Pastoral Counseling in Overcoming Depression Among Servants of God: The Case Study of Elijah Sasono, Rakhmad Widodo Dwi; Herman, Samuel
Jurnal Apokalupsis Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Apokalupsis
Publisher : STT Internasional Harvest Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52849/apokalupsis.v15i2.117

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi realitas depresi yang dialami oleh Hamba Tuhan, dengan fokus pada faktor penyebab dan kontribusi pastoral konseling dalam penanganannya. Dengan melibatkan studi kasus Elia pada abad ke-9 SM, penelitian ini membahas dampak pola pikir yang salah terhadap kesejahteraan mental seorang hamba Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan komunitas, doa, dan pendekatan konseling pastoral menjadi faktor penting dalam membantu hamba Tuhan mengatasi depresi. Temuan ini memberikan wawasan baru terhadap kesehatan mental dalam konteks pelayanan rohani, mendorong pemahaman lebih dalam terhadap kebutuhan spiritual dan emosional hamba Tuhan. Diharapkan studi ini memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman dan pelayanan gereja terhadap kesehatan mental para pelayan rohani.
Perintisan Ibadah Teens: Menjangkau Generasi Muda Masa Kini di GBI Sukawarna Cabang Harris Benedick, Morris; Herman, Samuel; Hermawan, Abraham Rendy; Gunawan, Grace; Ferianto, Ivan; Simanjuntak, Ferry
BOKEP VIRAL 2025 Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/devotion.v1i1.10-21

Abstract

Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini memperkenalkan program ibadah teens di GBI Sukawarna cabang Harris sebagai solusi inovatif untuk mengatasi isu-isu penting dalam pembaruan keagamaan dan pengembangan spiritual remaja. Dalam konteks modern, kebutuhan mendesak untuk membimbing dan memotivasi generasi muda dalam memperdalam hubungan dengan nilai-nilai keagamaan ditekankan. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan program ibadah teens yang mengakomodasi remaja usia 12 hingga 16 tahun. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah liturgi ibadah yang relevan dengan generasi muda, melibatkan Morris Benedick sebagai pemimpin dan merinci perluasan waktu ibadah, pertumbuhan peserta hingga mencapai sekitar 60 orang, serta inklusivitas yang mengakomodasi anggota di atas usia 20 tahun. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan luar biasa dalam program ini, dengan perluasan waktu ibadah hingga tiga sesi, pertumbuhan jemaat, dan bahkan partisipasi aktif dari kelompok yang lebih tua, menunjukkan kesuksesan program dalam membimbing dan menginspirasi pemuda dalam pertumbuhan rohani dan moral jemaat. Secara keseluruhan, PkM ini mewakili potensi besar dalam pembaruan keagamaan untuk generasi muda. Hasil ini menciptakan landasan kuat untuk mempertimbangkan pendekatan serupa di lembaga keagamaan lainnya, membimbing pemuda menuju kehidupan spiritual yang lebih mendalam dan bermakna di era modern.
PERSPEKTIF ETIKA TERAPAN KRISTEN TERHADAP KASUS ABORSI Febrian, Cindy Clarissa Gabriela; Herman, Samuel; Simanjuntak, Ferry
Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama Vol 8, No 2 (2025): J.VoW Vol 8. No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologia Wesley Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36972/jvow.v8i2.298

Abstract

Abortion is a controversial and complex issue, encompassing a wide range of conflicting perspectives. In the context of Christianity, views on abortion are generally closely related to theological understandings of the intrinsic value of human life, the dignity of being created in the image of God, and the moral responsibility to protect life. This article presents a theological and Christian ethical review of abortion by examining biblical approaches, Church teachings, and various arguments both supporting and opposing the practice of abortion from a Christian point of view. In addition, this article explores the impact of abortion on individuals, society, and church communities, and evaluates the Church's perspective and pastoral role in providing guidance, understanding, and support to individuals involved in the complex decision-making process surrounding abortion.
Strategi Pendidikan Moral Gen-Z dengan Pendekatan Konseling Alkitabiah Jay E Adams untuk Menangkal Krisis Nilai di Era Digital Hermawan, Abraham Rendy; Herman, Samuel
Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi Vol 6, No 1 (2025): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kharisma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54553/kharisma.v6i1.319

Abstract

Generation Z is experiencing a moral crisis amid rapid digitalization and secular cultural influences. This study addresses the weakening of moral foundations among Gen Z, which contributes to behaviors such as violence, social media addiction, and declining personal ethics. To respond, the study explores the relevance of Jay E. Adams’ biblical counseling as a moral education strategy for the digital age. Using a qualitative literature review method, the research analyzes Adams’ theory, Gen Z characteristics, and the integration of counseling in Christian education. The findings reveal that Adams’ four counseling stages—teaching, reproving, correcting, and training in righteousness—effectively help youth internalize moral values in a gradual and transformative way. This study offers a contextual and systematic model of moral education based on biblical principles, which can be applied by educators, churches, and parents to shape the character of Generation Z holistically in today’s digital era.Generasi Z sedang mengalami krisis moral di tengah arus digitalisasi dan pengaruh budaya sekuler yang cepat. Studi ini menyoroti lemahnya dasar moral di kalangan Gen Z, yang memicu perilaku seperti kekerasan, kecanduan media sosial, dan menurunnya etika pribadi. Untuk merespons hal ini, penelitian ini mengkaji relevansi konseling biblika Jay E. Adams sebagai strategi pendidikan moral di era digital. Dengan metode kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menganalisis teori Adams, karakteristik Gen Z, serta integrasi konseling dalam pendidikan Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat tahap konseling Adams—mengajar, menegur, memperbaiki, dan melatih dalam kebenaran—terbukti efektif membantu kaum muda menginternalisasi nilai-nilai moral secara bertahap dan transformatif. Studi ini menawarkan model pendidikan moral yang kontekstual dan sistematis berbasis prinsip Alkitab, yang dapat diterapkan oleh pendidik, gereja, dan orang tua untuk membentuk karakter Gen Z secara holistik di era digital.