Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PEMBUATAN ADSORBEN DARI SABUT KELAPA SEBAGAI PENYERAP LOGAM BERAT Pb(II) Kardiman, Kardiman; Ifa, La; Rasyid, Rismawati
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 14 No. 02 (2019): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan industri maupun laboratorium pengujian semakin meningkat sehingga memungkinkan banyak industri yang menghasilkan limbah, salah satu logam berat berbahaya dan dominan yang sering ditemukan dari limbah laboratorium pengujian adalah logam Pb(II). Penelitian ini bertujuan mempelajari waktu kontak dan pH optimum yang dibutuhkan sabut kelapa dalam mengadsorbsi Pb(II) dan untuk mendapatkan daya serap yang optimum; Penelitian ini dilakukan dengan metode adsorpsi dari sampel limbah yang mengadung Pb(II) dengan menggunakan adsorben dari sabut kelapa. Pembuatan adsorben sabut kelapa diawali dengan pembuatan karbon aktif pada suhu 150°C dan aktivasi menggunakan NaOH 30 % selama 24 jam. Proses penyerapan logam Pb(II) menggunakan adsorben sabut kelapa diamati melalui waktu kontak 1 jam, 2 jam, 3 jam pada pH 3, 7, 11, yang kemudian di analisis menggunakan AAS. Berdasarkan hasil penelitian kondisi optimum adsorben sabut kelapa dapat menyerap 39,69 % logam Pb(II) yang terkandung dalam air limbah dengan waktu kontak optimum selama 3 jam pada pH 3.
PEMANFAATAN LIMBAH BIOMASSA MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR SECARA ANAEROB SERTA APLIKASINYA PADA TANAMAN CABAI MERAH DAN DAUN SELEDRI Annis, Annis; Nurjannah, Nurjannah; Ifa, La
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 14 No. 02 (2019): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pupuk merupakan kebutuhan utama bagi para petani dan perkebunan untuk memperoleh hasil tanaman yang optimal, oleh karena itu kelangkaan dan mahalnya harga pupuk menjadi masalah bagi petani. Limbah dari peternakan sapi di Indonesia belum banyak dimanfaatkan. Sebagian peternak memanfaatkan limbah ini sebagai salah satu biogas dan sebagian membuangnya langsung sehingga menjadi salah satu penyebab polusi lingkungan. Urin sapi dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman karena memiliki unsur hara makro dan mikro serta memiliki hormon alami. Penelitian ini dimulai dengan menyiapkan bahan organik yang digunakan seperti kotoran, urin sapi, molases, kulit pisang kepok, air, sari lontar, dan perbandingan EM4. Kulit pisang kepok dicacah menjadi potongan kecil kemudian dibelender hingga halus, dimasukkan ke dalam jergen bersama urin, molases, bahan aktivator sari lontar dan perbandingan EM4 kemudian diaduk hingga merata. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pupuk organik cair urin sapi sampel D menggunakan bioaktivator sari lontar dengan rasio C/N 29, menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan tanaman cabai dan seledri pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah anakan. Secara ekonomi, industri rumahan pembuatan pupuk ini telah memenuhi standar untuk didirikan dimana BEP berada pada range 40-50 % dan ROI 44 %.
TECHNO ECONOMIC STUDY OF LIQUID SMOKE FROM CASHEW NUT SHELL WASTE Ifa, La
Journal of Industrial Engineering Management Vol 6, No 1 (2021): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 6 No. 1
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jiem.v6i1.879

Abstract

Liquid smoke has a very large use, it is a result of condensation or condensation of pyrolysis vapor, directly or indirectly from wood materials such as cashew nut shells. Cashew nut shell is an abundant biomass of cashew nut processing industry but its utilization is not optimal. The purpose of this study was to make liquid smoke from cashew nut shell waste (technological aspect) and conduct economic analysis (economic aspect) to determine economic feasibility. Liquid smoke is made by pyrolysis at a temperature of 150-450oC in a simple batch type reactor. The results obtained were analyzed for its chemical components using Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MC) spectrophotometer analysis. The largest liquid smoke production was obtained at a temperature of 450oC and a time of 2.5 hours with a yield of 19.46%. The main chemical components contained in liquid smoke are phenol (36.310%), acid (12.947%) and carbonyl (16.715%) respectively. With a liquid smoke production capacity of 200 tons per year, liquid smoke products can be sold at a price of IDR 3,620,137,785/years. Total Production cost 2,572,976,800/years. Annual net profit 733,012,689. Investigation of the economic feasibility of liquid smoke production, seen from the Rate of Rate on Investment, is 15.65%, Pay Out Time is 2.99 years and Break Event Point is 49.05%