Lestari, Dwi Junianti
Unknown Affiliation

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Tari Walijamaliha untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Pada Remaja di Sanggar Raksa Budaya Yulianti, Dinda Sri; Lestari, Dwi Junianti; Hadiyatno, Hadiyatno
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran Tari Walijamaliha dalam meningkatkan rasa percaya diri remaja di Sanggar Raksa Budaya Kota Serang. Masa remaja merupakan fase penting pembentukan identitas yang sering diwarnai ketidakstabilan rasa percaya diri, sehingga diperlukan media pembelajaran yang mampu mendukung perkembangan emosi dan karakter. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian menemukan bahwa gerak Tari Walijamaliha mampu meningkatkan kesadaran tubuh, memberi efek relaksasi, serta menumbuhkan keberanian tampil dan kerja sama. Temuan ini menunjukkan bahwa tari tradisional tidak hanya menjadi ekspresi budaya, tetapi juga berfungsi sebagai media penguatan karakter dan kepercayaan diri dalam pendidikan seni non-formal.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap Keterampilan Menari Siswa SMP Negeri 2 Labuan Nufus, Nihlatin; Lestari, Dwi Junianti; Tiyas, Wahyuning
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran seni tari serta hasilnya terhadap keterampilan menari siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang meliputi kegiatan penyampaian tujuan pembelajaran dan motivasi, pembentukan kelompok, presentasi guru, belajar dalam kelompok, kuis (evaluasi), serta pemberian penghargaan. Penerapan model ini terbukti dapat meningkatkan keterampilan menari siswa yang mencakup tiga aspek utama, yaitu wiraga, wirama, dan wirasa. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan menari siswa di SMP Negeri 2 Labuan.
Implementasi Olah Tubuh dalam Proses Pelatihan Penari di Padepokan Seni Budaya Duta Seni Krakatau Steel Kota Cilegon Safitri, Novi; Lestari, Dwi Junianti; Hadiyatno, Hadiyatno
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35930

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil implementasi olah tubuh dalam proses pelatihan penari di Padepokan Seni Budaya Duta Seni Krakatau Steel Kota Cilegon serta kaitannya dengan peningkatan kualitas menari. Olah tubuh dipandang sebagai bagian fundamental dalam pelatihan tari karena berfungsi membentuk kesiapan fisik dan kesadaran tubuh penari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan pelatih dan penari, serta dokumentasi kegiatan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi olah tubuh yang dilakukan secara terstruktur dan berkesinambungan menghasilkan peningkatan kekuatan, kelenturan, keseimbangan, dan daya tahan tubuh penari. Keempat aspek tersebut berkontribusi terhadap kualitas menari yang ditandai stabilitas gerak, keluwesan, kontrol tenaga, serta konsistensi penampilan selama latihan dan pementasan. Selain itu, olah tubuh membangun kesadaran tubuh sehingga gerak tari lebih terkontrol, ekspresif, dan bermakna. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa olah tubuh merupakan komponen inti pelatihan tari.
Model Pembelajaran Tipe Jigsaw dalam Keaktifan Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Seni Tari di SMP PGRI Cikande Rani, Fiska Sulistiyo; Lestari, Dwi Junianti; Roekmana, Giri Mustika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw serta menganalisis tingkat keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran seni tari di SMP PGRI Cikande. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, baik saat diskusi maupun praktik tari. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, menggunakan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Jigsaw mampu meningkatkan keaktifan siswa, ditandai dengan meningkatnya partisipasi dalam diskusi, kerjasama kelompok, serta kepercayaan diri saat mempraktikkan gerak tari. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti perbedaan kemampuan antar siswa dan kebutuhan waktu yang lebih panjang untuk koordinasi. Secara keseluruhan, model Jigsaw dinilai efektif dalam meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa pada pembelajaran seni tari.