Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

OPTMALISASI KEMAMPUAN PSIKOMOTORIK ANAK USIA PRASEKOLAH MELALUI BERMAIN KREATIF DAN AKTIVITAS FISIK Harahap, Yenni Novita; Lubis, Ulfa Annisa; Lubis, Nur Ainun
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 2 No. 2 (2023): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v2i2.622

Abstract

Kemampuan psikomotorik merupakan kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas fisik yang merupakan salah satu pemicu optimalnya kemampuan psikomotorik anak. Bermain kreatif sendiri merupakan teknik pembelajaran yang dapat merangsang daya kreatif anak, melalui kemampuan psikomotoriknya. Aktivitas fisik merupakan setiap gerakan tubuh yang diakibatkan kerja otot rangka dan meningkatkan pengeluaran tenaga serta energi. Dengan penerepan dua point tersebut dalam peningkatan kemampuan psikomotorik siswa RA-Islam Nur, tentunya akan sangat berdampak pada pengoptimalannya. Dari kedua point tersebut, siswa akan memiliki kesiapan, peniruan, pembiasaan, penyesuaian,dan menciptakan.
PELATIHAN PENGENALAN HURUF DAN ANGKA DENGAN MEDIA FLASHCARD DI TK NAZAWA MEDAN Maharani, Israq; Rizqi, Nur Rahmi; Lubis, Ulfa Annisa
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2024): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v3i1.728

Abstract

Flashcard merupakan salah satu media pembelajaran interaktif yang berupa kartu yang berisi gambar, kata ataupun simbol yang berukuran kecil ataupun berukuran bebas sesuai dengan penggunaannya dimana dan kepada siapa akan diberikan. Bermain flashcard sangat tepat digunakan pada anak usia dini untuk mengenalkan angka, huruf, gambar ataupun simbol lainnya yang dapat membantu perkembangan kemampuan sensorik, motirok dan memberikan motivasi pada siswa untuk belajar. Flashcard digunakan untuk membantu siswa mengenal huruf dan angka serta gambar kemudian dapat memberikan contoh sesuai inisial guruf yang diberikan serta menghitung jumlah benda yang ada disekitar berdasarkan simbol yang ada pada flashcard. Flashcard dapat digunakan untuk berbagai usia dan tingkat pendidikan sesuai dengan keperluannya. Agar pengenalan huruf dan angka menjadi efektif maka flashcard harus digunakan dengan warna-warna yang menarik perhatian, dengan gambar-gambar yang dapat menumbuhkan semangat dan motivasi siswa untuk belajar.
Pengaruh Metode Pembelajaran Hybrid Terhadap Self-Efficacy Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Lubis, Ulfa Annisa; Diva, Dian Fatma
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): VOL 4 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v4i1.2313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh metode pembelajaran hybrid terhadap self-efficacy siswa dalam pembelajaran matematika di Indonesia. Metode pembelajaran hybrid menggabungkan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran online, yang memungkinkan siswa untuk berinteraksi langsung dengan guru dan teman sebaya serta belajar secara mandiri sesuai dengan kecepatan mereka sendiri. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Partisipan penelitian ini  dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang mengikuti metode pembelajaran hybrid dan kelompok kontrol yang mengikuti metode pembelajaran konvensional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran hybrid memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap self-efficacy siswa dalam matematika. Rata-rata skor self-efficacy siswa pada kelompok eksperimen meningkat dari 3.2 menjadi 4.0, sementara pada kelompok kontrol hanya meningkat dari 3.1 menjadi 3.2. Analisis paired samples test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0.05). Selain itu, prestasi matematika siswa pada kelompok eksperimen juga meningkat lebih signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini mendukung penerapan metode pembelajaran hybrid sebagai strategi efektif untuk meningkatkan self-efficacy dan prestasi siswa dalam matematika.
PENINGKATAN PEMAHAMAN GEOMETRI TRANSFORMASI DENGAN PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS MASALAH KEARIFAN LOKAL Matondang, Khoiruddin; Lubis, Ulfa Annisa; Saragih, Risna Mira Bella; Prasiska, Melani
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.11107

Abstract

Students often have difficulty understanding the concept of transformation geometry because it is abstract and has little to do with the real context. One of the causes is less meaningful and non-contextual learning. Therefore, one of the efforts that can be made is based on local wisdom. On the other hand, e-learning as an educational innovation has been widely used, but its application has not been optimal, especially to explain visual and abstract concepts such as transformation geometry. Therefore, an e-learning approach is needed that integrates contextual problems based on local wisdom to improve student understanding. This study aims to discuss the effect of e-learning learning based on local wisdom problems on improving students' understanding of transformation geometry. The research was conducted at Al-Azhar High School Medan, the subject of class XII research was 146 students who were selected by random sampling to select samples. The type of research used was quasi-experimental with a pretest-postest control group design. Data collection used a transformation geometry understanding ability test, including indicators of translation, dilation, reflection and rotation. The significance value of the Independent Sample t Test 0.00 < 0.05 means that there is a significant difference in the increase (gain) of experimental students with the control class. Through these results, it can be concluded that e-learning based on local wisdom problems has an effect on improving students' understanding of transformation geometry. The results of the dilatation indicator gain were 0.51, translation 0.54, reflection 0.47, rotation 0.44 with each category moderate.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA STRUKTUR DAN MEKANISME ALAT TENUN TRADISIONAL GEDOGAN KARO Lubis, Ulfa Annisa; Maharani, Israq; Rizqi, Nur Rahmi; Putri, Jihan Hidayah
Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 12 No 1 (2026): Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan (In Press)
Publisher : FKIP Universitas Al Washliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/pedagogi.v12i1.1366

Abstract

This study aims to explore and describe the mathematical concepts embedded within the Gedogan Karo weaving loom at the Jamin Gintings National Hero Museum. The primary focus is to identify the application of ethnomathematics in the tool's structure and the process of weaving traditional Karo cloth (Uis Karo). The methodology employed in this research is qualitative with an ethnographic approach. Data were collected through direct observation of artifacts in the museum, technical documentation, and a literature study regarding the weaving techniques of the Karo people to dissect the underlying mathematical elements. The results and discussion indicate an integration of formal mathematical concepts across four main aspects: (1) Geometry, through the formation of parallel lines in the warp threads and perpendicular relationships in the weft threads; (2) Geometric Transformation, evident in the symmetry, reflection, and translation patterns of the Uis Karo motifs; (3) Binary Logic, in the thread-lifting technique that resembles computer algorithm systems; and (4) Trigonometry, in the thread tension mechanism which depends on the leaning angle of the weaver's body. The conclusion of this study is that the Gedogan Karo loom is a manifestation of local wisdom that intuitively applies complex mathematical principles. The author suggests that these ethnomathematical exploration results be integrated into the formal mathematics education curriculum as contextual learning material. This is crucial for increasing students' interest in mathematics while simultaneously strengthening efforts to preserve Karo cultural heritage in the modern era.