Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

EFFORTS TO CONTROL DENGUE VECTORS BY ERADICATING MOSQUITO NESTS AND PLANTING ZODIA PLANTS AS MOSQUITO REPELLENTS IN THE WORKING AREA OF THE SAKO HEALTH CENTER IN PALEMBANG CITY IN 2023 Priyadi, Priyadi; Kamsul, Kamsul
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v8i1.2244

Abstract

The current mosquito nest eradication program (PSN) is not optimal, so alternative strategies are needed to overcome the problem. One of them is increasing efforts to eradicate dengue fever vectors, namely Ae. aegypti mosquitoes are the main vectors and Ae. Albopictus is the companion vector. Both types of mosquitoes are found throughout Indonesia, living optimally at altitudes above 1,000 m above sea level, but according to some reports can be found in areas with altitudes up to '1,500 m asl.m'. Aedes mosquitoes are native to Brazil and Ethiopia, and their adult stage is on average smaller than other types of mosquitoes. The efforts made are to socialize and cultivate zodiac plants as mosquito repellent, thus having an impact on reducing cases of dengue hemorrhagic fever (DHF) in the Sako Health Center area which continues to increase every year. The location of community service activities is the working area of the Sako Health Center where the incidence of dengue fever is quite high. Intended to serve the community, the methods used are by existing theories and research findings, namely Puskesmas, and officers in their target locations make efforts to plant/utilize zodiac plants to reduce the risk of disease cases—dengue hemorrhagic fever (DHF).
Analisis Kualitas Air Tanah disekitar TPA Sampah; Systematic Literatur Review Kamsul, Kamsul; Nadiah, Asmah; Anwar, Khairil; Samira, Samira; Apriliyansyah, M. Agung; Utami, Dila
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.21162

Abstract

Latarbelakang: Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat menimbulkan berbagai potensi pencemaran air tanah dan udara. Pencemaran air tanah merupakan masalah yang perlu mendapatkan perhatian, mengingat air tanah merupakan sumber air bersih penting bagi masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar TPA. Air sumur, yang merupakan sumber air tanah dangkal, paling rentan tercemar apabila terjadi rembesan lindi. Hal ini dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah disekitar TPA sampah.  Metode yang digunakan yaitu systematic literature review bersumber dari Google Scholar. Hasil; berdasarkan telaah artkel yang dilakukan 1 artikel menyatakan bahwa air sumur telah tercemarair lindi sehingga tidak layak untuk di konsumsi sedangkan 4 aktikel menyatakan air sumur masih dalam batas aman untuk di konsumsi. Kesimpulan: Hasil dari beberapa penelitian yang dihimpun, dapat dilihat bahwa kualitas air tanah di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) dapat bervariasi, bergantung pada kondisi TPA, jarak sumber air dari TPA, proses pengelolaan lindi, geologis kawasan, dan aspek lainnya.
Tindakan Pemilahan Sampah Dan Karakteristik Ibu Rumah Tangga Di Daerah Aliran Sungai Bendung Kota Palembang Tahun 2025 Ramadani, Dian Fitri; Kamsul, Kamsul; Navianti, Diah; Maksuk, Maksuk; Sukarjo, Sukarjo
Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat Vol 6, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jrkm.2026.30920

Abstract

Hubungan antara Perilaku Penjamah Makanan dengan Penerapan Higiene Sanitasi Makanan pada Rumah Makan di Palembang Deswitary Handhayani; Kamsul, Kamsul; Saputra, Fider
Jurnal Kesehatan Lingkungan Mapaccing Vol. 4 No. 1 (2026): Vol 4 No 1 : April 2026
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jklm.v4i1.2200

Abstract

Food hygiene and sanitation is an important aspect in maintaining food safety and preventing foodborne illnesses. Restaurants as places for food processing and serving have a high potential for contamination if food handlers do not implement good hygiene and sanitation practices. The knowledge, attitudes, and actions of food handlers are influential factors in maintaining the quality of sanitation during the processing process. This study aims to determine the relationship between the knowledge, attitudes, and actions of handlers and food sanitation hygiene in restaurants in the working area of the Kertapati Health Center, Palembang City in 2025. This study uses an analytical study design with a cross-sectional approach. The sample consisted of food handlers who worked at restaurants registered in the Kertapati Health Center area, with purposive sampling techniques. Data collection was carried out through questionnaires and observations using a food hygiene checklist sheet. Statistical analysis uses chi-square test. The results showed that the knowledge variable did not have a significant relationship with food hygiene (p-value = 0.0598), indicating that the level of knowledge of the handlers has not been fully reflected in real practice. In contrast, the attitude and action variables showed a significant relationship with food hygiene (p-value < 0.05). Food handlers with a positive attitude and actions that comply with standards tend to implement better sanitary hygiene practices. These findings confirm that improving attitudes and actions is an important aspect in efforts to improve food hygiene and sanitation in restaurants. It is recommended that the management and health center conduct routine coaching, training, and periodic monitoring to improve the optimal implementation of food hygiene
Parameter Kimia Air Limbah RPH Ruminansia Modern Gandus Kota Palembang Akoja, Muhammad Redho; Kamsul, Kamsul; Yuniati, Faiza; Wulanda, Ayu Febri; Sukarjo, Sukarjo
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v6i1.3744

Abstract

Latar Belakang: Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) Modern Gandus merupakan salah satu fasilitas pemotongan hewan terbesar di Kota Palembang yang menghasilkan air limbah dengan kandungan bahan organik tinggi seperti darah, lemak, dan sisa daging yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak diolah dengan baik. Hasil uji awal menunjukkan konsentrasi BOD, COD, dan TSS masih tinggi sehingga diperlukan evaluasi kualitas air limbah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran parameter kimia air limbah di RPH-R Modern Gandus. Metode : Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan rancangan eksperimen yang dilaksanakan pada Januari–Juni 2025. Sampel diambil pada tiga titik (inlet, pengolahan awal, dan outlet) dengan parameter TSS, pH, BOD, COD, amonia (NH₃-N), serta minyak dan lemak, kemudian dibandingkan dengan Permen LHK No. 5 Tahun 2014. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan konsentrasi sebagian besar parameter setelah pengolahan. Nilai TSS menurun dari 173 mg/L menjadi 38,5 mg/L dan pH meningkat dari 6,72 menjadi 7,95. Konsentrasi BOD menurun dari 384 mg/L menjadi 77,7 mg/L, amonia dari 4,23 mg/L menjadi 4,04 mg/L, serta minyak dan lemak dari 73,1 mg/L menjadi 6,87 mg/L dan telah memenuhi baku mutu. COD masih melebihi ambang batas. Kesimpulan: IPAL di RPH-R Modern Gandus cukup efektif menurunkan sebagian besar parameter, namun belum optimal dalam menurunkan COD sehingga diperlukan pengolahan lanjutan. Kata kunci : Lingkungan, kesehatan, sanitasi, RPH-R, pengolahan air limbah