Farihah Muhsanah
Unknown Affiliation

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Gambaran Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) di RSUD Lapatarai Kabupaten Barru Syahril, Salsabila Wandira; Suharni A. Fachrin; Farihah Muhsanah
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i2.630

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit ialah kegiatan yang dilakukan dalam menjamin serta melindungi keselamatan dan kesehatan bagi setiap sumber daya manusia rumah sakit, pasien, pendamping pasien, sehingga dibuat standar perlindungan bagi pekerja yang ada di Rumah Sakit demi mencegah terjadinya resiko bahaya yang bisa terjadi. Penelitian ini bertujuan 2022. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah Kuesioner. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 142 karyawan. Sampel yang ada dalam penelitian ini berjumlah 47 karyawan. Hasil penelitian diperoleh dari 5 variabel didapatkan hasil yang cukup baik lebih dari >50%  (Penetapan kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), Manajemen perencanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), Pelaksanaan rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), Pemantauan dan Peningkatan Kinerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS)) di RSUD Lapatarai Kabupaten Barru Tahun 2022. Sedangkan pada varibel pemantauan dan evaluasi kinerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) didapatkan hasil yang kurang baik atau belum mencapai ≤50% di RSUD Lapatarai Kabupaten Barru Tahun 2022.
Intensitas Pencahayaan Dan Kelelahan Mata Pada Pekerja Bagian Kantor RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar Kismawati; Ikhram Hardi; Chaeruddin Hasan; Nur Ulmy Mahmud; Farihah Muhsanah
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.655

Abstract

Kelelahan mata adalah ketegangan pada mata yang disebabkan oleh penggunaan indera penglihatan dalam bekerja yang memerlukan kemampuan untuk melihat objek dalam jangka waktu yang lama dan biasanya disertai dengan kondisi pandangan yang tidak nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kondisi intensitas pencahayaan dan kelelahan mata pada pekerja di bagian kantor RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah survey deskriptif dengan rancangan cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 52 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan cara wawancara kuesioner dan melakukan pengukuran pencahayaan menggunakan Lux Meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas pencahayaan yang memapari pekerja sebesar 143,5 lux dan sebanyak 51 orang (98,1%) terpapar dengan intensitas pencahayaan yang masih memenuhi syarat sedangkan yang terpapar dengan intensitas pencahayaan yang tidak memenuhi syarat hanya sebanyak 1 orang (1,9%). Ditemukan yang mengalami kelelahan mata sebanyak 32 orang (61,5%) sedangkan tidak mengalami kelelahan mata sebanyak 20 orang (38,5%). Disarankan bagi pekerja agar dapat melakukan relaksasi dan mengambil istirahat setiap 20 menit bekerja di depan komputer dan dapat mengatur jarak mata dari layar monitor.
Perbedaan Metode Ceramah Dan Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan Cuci Tangan Pakai Sabun Di SD Inpres Binanga 3 Mamuju Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2022 Mutmawardina; Harpiana Rahman; Farihah Muhsanah; Andi Asrina; Nurul Hikmah B
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i2.744

Abstract

Sekitar 100.000 anak Indonesia meninggal setiap tahunnya disebabkan oleh penyakit diare, hal ini menunjukkan bahwa anak-anak belum melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat dengan baik khususnya cuci tangan pakai sabun. Cuci tangan pakai sabun adalah suatu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan serta jari jemari menggunakan air bersih dan sabun untuk menjadi bersih dan memutuskan mata rantai penularan kuman. Pentingnya perilaku cuci tangan pakai sabun untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui pendidikan kesehatan dengan metode dan media promosi kesehatan seperti metode ceramah dan media audiovisual. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui perbedaan metode ceramah dan media audiovisual terhadap pengetahuan cuci tangan pakai sabun di SD Inpres Binanga 3 Mamuju Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan rancangan Quasi Experiment dengan pre post test two group design dengan jumlah sampel 50 responden. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan metode komputerisasi dengan bentuan Software SPSS untuk menghasilkan informasi yang jelas dan benar sesuai dengan tujuan penelitian. Metode analisis data menggunakan Univariat, Bivariat dengan uji Mc.Nemar pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) dan Multivariat dengan uji Mc.Nemar. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada perbedaan efektivitas promosi kesehatan menggunakan metode ceramah dan media audiovisual pada pengetahuan diperoleh metode ceramah nilai p=0,001 dan media audiovisual video nilai p=0,000, artinya media audiovisual video lebih efektif dibandingkan metode ceramah. Diharapkan kepada guru dan petugas kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan siswa/siswi menggunakan metode promosi kesehatan yang lebih efektif seperti media video.
Pengaruh Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Ibu Rumah Tangga Tentang Konsumsi Buah Dan Sayur Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Lingkungan Lindajang Karmila; Andi Asrina; Nurul Hikmah B; Harpiana Rahman; Farihah Muhsanah
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.809

Abstract

Menjaga pola makan yang baik dan sehat sangat penting selama pandemi COVID-19. Meskipun penting konsumsi buah dan sayur tapi masih banyak masyarakat terutama ibu rumah tangga yang tidak menyiapakan. Konsumsi buah dan sayur pada masa pandemi COVID-19angat penting bagi pola hidup manusia karena dengan mengkonsumsi buah dan sayur maka masyarakat dapat menjaga kesehatan sehingga virus tidak mudah masuk kedalam tubuh dan dengan itu dapat memutuskan rantai penyebaran virus corona. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experiment dengan pre post test two group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 40 sampel. Data dalam penelitian ini diperoleh dari pengisian kuesioner dan observasi, lalu dianalisis dengan uji Mc.Nemar pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh tingkat pengetahuan dan sikap sebelum dan setelah diberikan promosi kesehatan melalui media video edukasi diperoleh nilai pengetahuan p=0,004 <0,05, sikap p=0,006 <0,05, ada perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap sebelum dan setelah diberikan promosi kesehatan melalui metode ceramah diperoleh nilai pengetahuan p=0,016 <0,05, sikap p=0,031 <0,05 ada perbedaan efektivitas promosi kesehatan menggunakan media video edukasi dan metode ceramah pada pengetahuan dan sikap diperoleh media video edukasi nilai p=0,000 dan metode ceramah nilai p=0,001, artinya bahwa media video edukasi lebih efektif dibandingkan metode ceramah. Diharapkan pemberian informasi secara masif terkait dengan kesehatan kepada ibu rumah tangga terutama terkait tentang konsumsi buah dan sayur di masa pandemi.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Petani Di Desa Tallulolo Kecamatan Kesu Kabupaten Toraja Utara Fatmawati; Farihah Muhsanah; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i4.1117

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan suatu kelainan pada jaringan tubuh seperti otot, tendon, ligamen, saraf atau sendi tulang belakang. Gangguan tersebut dapat dirasakan di beberapa bagian tubuh, yaitu otot leher, bahu, lengan, punggung, pinggang, serta otot pada tubuh bagian bawah. Apabila tidak dilakukan tindakan maka akan menyebabkan cidera atau terjadinya kelumpuhan dan kematian. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tenaga kesehatan indonesia menyatakan bahwa prevalensi penyakit Musculoskeletal Disorders (MSDs) tertinggi yaitu pada petani, nelayan dan buruh yaitu 31,2% prevalensi meningkat terus menerus dan mencapai puncaknya antara usia 25-55 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada petani di Desa Tallulolo Kecamatan Kesu Kabupaten Toraja Utara tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Observasional analitik dengan menggunakan pendekatanCross-Sectional . Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Accidental sampling dengan jumlah sampel 74. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data dengan uji Chi-square  pada tingkat kepercayaan 95% (P=0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan secara signifikan dengan keluhan musculoskeletal disorders pada petani di Desa Tallulolo Kecamatan Kesu Kabupaten Toraja Utara yakni umur (p = 0,000), beban kerja (p = 0,004), lama kerja (p = 0,001) dan sikap kerja (p = 0,000). Penelitian ini menyarankan kepada para petani agar selalu memperhatikan umur, sikap kerja, lama kerja, beban kerja, IMT dan aktivitas fisik agar selalu sejalan dengan  prinsip-prinsip ergonomi sehingga dapat mencegah terjadinya keluhan musculoskeletal disorders.
Analisis Methanyl Yellow Dan Formalin Pada Jajanan Di SD Rappokalling Kota Makassar Faradila Rahmadani Asdar, Andi; Sulaeman, Ulfa; Farihah Muhsanah
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.1776

Abstract

Methanyl Yellow merupakan zat pewarna sintetis bewarna kuning kecoklatan, bentuknya berupa serbuk, dapat menimbulkan keracunan, merusak sistem jaringan hati, kanker dan kandung kemih. Formalin merupakan cairan yang jernih, tidak berwarna namun memiliki bau yang sangat menusuk. Efeknya dapat mengakibatkan keracunan yaitu rasa sakit perut yang akut disertai muntah-muntah, timbulnya depresi susunan saraf, atau kegagalan peredaraan darah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ada dan tidaknya kandungan Methanyl Yellow dan Formalin pada jajanan. Metode penelitian ini adalah metode observasi dengan pendekatan deskriptif analitik dengan mengambil sampel dari pedagang jajanan dan menggunakan uji laboratorium yang bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan pewarna Methanyl Yellow dan Formalin. Populasi penelitian ini adalah semua jajanan yang dijual di kantin SD Rappokalling Kota Makassar, dari populasi tersebut diambil dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode non probability sampling yaitu purposive sampling, berdasarkan pertimbangan bahwa pedagang menjual jajanan yang kemungkinan mengandung pewarna dan pengawet. Hasil penelitian uji laboratorium Methanyl Yellow pada 10 sampel jajanan terdapat 2 sampel yang mengandung Methanyl Yellow (Positif) yaitu sampel kebab dan bakso dimana jajanan tersebut tidak memenuhi syarat, sedangkan 8 sampel lainnya yaitu burger mini, kweipik pisang, basreng, lolipop, donat, pempek, es gulali dan nasi kuning dinyatakan tidak mengandung Methanyl Yellow (Negatif) dan dapat dinyatakan bahwa memenuhi syarat sedangkan di uji Formalin menyatakan bahwa seluruh 10 sampel jajanan dinyatakan tidak mengandung Formalin (Negatif) dan dapat dikatakan bahwa memenuhi syarat.
Pengaruh Media Video Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Mengenai Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Tatanan Rumah Tangga Masyarakat Pesisir Di Dusun Lakatong Pulau Kabupaten Takalar Zakiah; Septiyanti; Farihah Muhsanah
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i3.1883

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is an important factor in preventing the spread of communicable and non-communicable diseases. Therefore, efforts to improve the level of public health in coastal areas can be done by educating housewives regarding the application of PHBS in the household environment. This research aims to provide education to housewives regarding household PHBS. The educational topics provided include the use of clean water, hand washing practices, healthy latrines, eradicating mosquito larvae, consuming fruit and vegetables, doing physical activity, as well as the dangers and impacts of smoking inside the house. The educational media used is material in the form of animated videos. This research design is quantitative using a Quasy-Experiment research design with NonEquivalent Control Group Design. The sample population in this study was all heads of families in Lakatong Island Hamlet with a sample size of 20 families in the experimental group and 20 families in the control group. The results of this research show that there is an influence of video media regarding household PHBS after intervention through video media, namely a value of p = 0.000 < 0.05. The Mangarabombang Community Health Center needs to increase education regarding PHBS in household arrangements, both through posyandu, women's social gatherings and other activities.