Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Dalam Belajar : Studi Kepustakaan Sabarrudin Sabarrudin; Silvianetri Silvianetri; Yuliana Nelisma
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.819 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5240

Abstract

Dalam mengembangkan potensi diri tidak terlepas dari hambatan. Hambatan yang terjadi tidak hanya dari luar diri tetapi ada yang berasal dari diri individu. Adapun faktor penghambat mengembangkan potensi dalam diri salah satunya adalah rasa kepercayaan diri. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa adanya rasa percaya diri yang rendah dalam belajar pada diri siswa maupun mahasiswa. Dengan hal tersebut perlu adanya perlakuan untuk mengoptimalkan rasa percaya diri pada diri siswa maupun mahasiswa salah satunya melalui penerapan konseling kolompok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konseling kelompok untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian berupa studi kepustakaan. Hasil kajian pustaka berdasarkan jurnal yang dikaji secara  mendalam mengemukakan tentang tiga poin yaitu 1) tingkat rasa percaya diri dalam belajar; 2) sasaran penerapan konseling kelompok untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam belajar; 3) keberhasilan penerapan konseling kelompok untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam belajar.
Tes Psikologi: Tes Kecerdasan Individual dan Kelompok dalam Bimbingan dan Konseling Sabarrudin Sabarrudin; Wahidah Fitriani
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Individu atau kelompok tidak memahami dirinya sendiri secara jelas, yaitu individu siswa telah gagal untuk mengenali aspek-aspek yang ada dalam dirinya, terutama kemampuan mereka sendiri untuk menalar secara nalar dan logis, selain dari aspek diri, bakat, kemampuan atau potensi yang mereka miliki, merupakan bagian penting. Kepemimpinan adalah individu atau kelompok yang merencanakan masa depan, memilih pekerjaan dan posisi yang mendukung atau memimpin mereka, dan membuat keputusan karir yang terinformasi dan berhasil merangkul masa depan yang lebih baik.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang tes psikologi terkait tes kecerdasan individual dan tes kecerdasan kelompok dalam bimbingan dan konseling. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah kajian kepustakaan dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Literatur yang digunakan dalam bentuk Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia dalam waktu 10 tahun terakhir dan dapat diakses secara penuh. Berdasarkan hasil dari telaah pustaka yang dilakukan, ditemukan tes kecerdasan individual dalam bimbingan dan konseling yang sering digunakan yaitu Stanford-Bine, Skala Wechsler, Baterai Kaufman, Sistem Skor Kognitif Naglieri, Woodcock-Johnson sedangkan untuk tes kecerdasan kelompok yaitu tes kemampuan kognitif, tes eterampilan kognitif dan Otis – Tes Kemampuan Sekolah Lennon.
Perilaku Insecure Pada Anak Usia Dini Sabarrudin Sabarrudin; Orin Andariska; Wahidah Fitriani
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perasaan tidak aman (insecure) inilah yang pada akhirnya mendorong anak untuk membuat "topeng" untuk dirinya sendiri agar orang lain tidak dapat melihat sisi lain yang ingin ia sembunyikan. Dengan kata lain, dia berusaha menutupi sisi lain dengan melakukan sesuatu yang menurutnya bisa membuatnya terlihat lebih baik di mata orang lain. Di sinilah kita sering menjumpai anak kecil dengan kepribadian seperti kecemasan, pengecut, rasa bersalah, rasa malu, yang menurut para ahli sering disebut sebagai “neurotik” atau “ketidakamanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku insecure pada anak usia dini yaitu perilaku pemalu. Penelitian ini dibuat dalam bentuk literatur review dengan menggunakan database berupa Google scholar. Literatur yang digunakan dalam bentuk Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia dalam waktu 8 tahun terakhir dan dapat diakses secara penuh. Berdasarkan hasil dari literatur review, ditemukan Malu berasal dari kata malu, yang berarti merasa sangat buruk (hina, rendah diri, dll), karena telah melakukan sesuatu yang buruk (tidak baik, karena kebiasaan dan memiliki cacat atau cacat). Sedangkan pemalu artinya orang yang mudah bergaul (yang sifatnya pemalu).
Telaah Nilai Pepatah Minangkabau Dima Bumi Dipijak Disinan Langik Dijunjuang Dan Kontribusinya Dalam Konseling Budaya Sabarrudin -; Silvianetri -
Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol 6 No 1 (2023): Sociology of Islam
Publisher : LPPM Institut Pesantren KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/almada.v6i1.2939

Abstract

Humans are social beings who need the help of other people who are around them, humans are also referred to as beings who are rational, socialized and able to determine their own destiny which results in humans having to be able to adapt to the local environment. Where the earth is stepped on, disinan langik dijunjuang is a form of expression of the value of the Minangkabau proverb which has value as a way of life for the Minangkabau people. Examining the value of this proverb is one of the aims of the researcher to examine the value contained and its contribution to cultural counseling. This study uses qualitative methods with a hermeneutic approach. The results of this study explain that: 1) the value contained in the saying where the earth is stepped on by the sky is held up is a form of self-adjustment or adaptation according to the local wisdom of the local community. 2) Collaboration between culture and counseling will facilitate the counseling process. 3) As an approach in preventing the occurrence of a problem related to adjustment.
Supervisi dalam Bimbingan dan Konseling Reri Syafitri; Sabarrudin Sabarrudin; Dasril Dasril
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.116 KB)

Abstract

Polisi sekolah adalah gambaran dari tugas guru bimbingan dan konseling disekolah, hal ini merupakan tudingan miring yang membuat marwah dari guru bimbingan dan konseling menjadi buruk. Salah satu cara untuk menampilkan kinerja dari guru bimbingan dan konseling di sekolah yaitu melalui kegiatan supervisi bimbingan dan konseling. Tujuan penelitian ini memberikan gambaran tentang supervisi dalam bimbingan dan konseling. Metode penelitian yang digunakan yaitu kajian pustaka dengan teknik analisis data berupa analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi layanan bimbingan dan konseling diperlukan guna mengontrol kualitas  yang direncanakan, mengontrol kegiatan-kegiatan dari para personel bimbingan dan konseling, sehingga layanan bimbingan dan konseling di sekolah bisa ditentukan kualitasnya dari supervisi yang dilakukan oleh Kepala Sekolah, serta meningkatkan kualitas maupun kemajuan kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah.
KONSEP BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DALAM SURAH AT-TAHRIM AYAT 6 S Sabarrudin; Hasan Zaini; I Irman
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 5, No 2 (2022): September
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v5i2.182

Abstract

Interpretation of the verses of the Qur'an is very important, especially its use in the world of Islamic guidance and counseling, because the interpretation of the verses of the Qur'an can be used by counselors in overcoming client problems. This study aims to describe the concept of Islamic guidance and counseling in surah At-Tahrim Verse 6. This research was conducted through a literature review. The results of the study show that the concept of Islamic guidance and counseling is in accordance with Surah At-Tahrim verse 6 namely "O you who believe! Protect yourself and your family from the fires of hell," referring to the goal of Islamic guidance and counseling, namely to call on clients to increase their faith by doing good and forbidding evil.
Urgensi Pendidikan Seks pada Remaja Zubaidah, Zubaidah; Sabarrudin, Sabarrudin; Yulianti, Yulianti
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.550

Abstract

Berkembangnya zaman dan teknologi membuat kemudahan dalam mengakses informasi, terutama dikalangan remaja melalui genggamannya dengan memanfaatkan sebuah handphone. Ketika informasi yang diakses berupa konten negatif akan berakibat buruk terhadap dirinya dan perilaku serta tindakan yang akan dilakukan, salah satunya yaitu informasi tentang seks yang mengakibatkan remaja tersebut memiliki rasa ingin tahu tentang seks lebih dalam. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan tentang urgensi pendidikan seks pada remaja. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan literature review. Sumber data penelitian dikumpul melalui dokumentasi yaitu dari artikel yang relevan dengan penelitian. Teknik analisis data dengan menggunakan triangulasi data berupa analisis isi. Hasil penelitian menemukan ungersi pendidikan seks pada remaja yaitu dengan pendidikan seks memberikan pengetahuan kepada remaja tentang mencegah penyebaran penyakit seksual, menghindari kehamilan di luar nikah, meningkatkan kesehatan reproduksi, meningkatkan kesehatan mental dan meningkatkan keamanan seks. Kesimpulan pendidikan seks dapat membantu remaja memahami tindakan prinsipil dalam menjaga kesehatan fisik dan reproduksi mereka. Ini juga membantu mereka membangun hubungan sosial yang lebih sehat dan positif. Oleh karena itu, penting untuk menyediakan sumber daya yang tepat bagi remaja untuk memahami pentingnya pendidikan seks dan menemukan solusi untuk mendapatkan bantuan dan dukungan.
Psikologi Manusia dalam Al-Qur’an dan Hadits Sabarrudin, Sabarrudin; Syarifah, Indri; Ardimen, Ardimen; Samad, Duski
ANWARUL Vol 3 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/anwarul.v3i1.841

Abstract

Special creatures, perfect and created in the best way and given reason or advantages over other creatures, namely humans. When humans do not understand themselves, humans will experience many problems. The purpose of this research is to reveal about human psychology in the Qur'an and Hadith. The type of research is literature review by collecting data from Google Scholar, journals and books, the data is analyzed using data analysis techniques in the form of content analysis. The results of the research show that basically human nature is that humans are religious beings (religious monotheism), humans are caliphs on earth and are born with a fitrah (religious nature). At this stage of development, humans are required to win their essence and the dynamics of human personality consist of spirit, lust, mind and heart physically or physically and the second is psychological.
Basic Concepts of Making Career Decisions in Surah Ar-Ra'd Sabarrudin, Sabarrudin; Masril, Masril
Journal of Multidisciplinary Science: MIKAILALSYS Vol 1 No 1 (2023): Journal of Multidisciplinary Science: MIKAILALSYS
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.917 KB) | DOI: 10.58578/mikailalsys.v1i1.1028

Abstract

Career guidance and counselling is one aspect of guidance. Career orientation is intended so that a person can work well, willingly and diligently and requires job requirements or positions following the person concerned. There are several stages involved in the implementation of career guidance, one of which is career selection. Of course, when making career decisions, different theories of career choice are needed so that the decisions made by an individual match the individual's abilities, aptitudes, and interests. The purpose of this research is when individuals will begin to study the world of work closely and make the right decisions. This article is an alternative solution to the problem of decision theory so that later a person will not regret choosing a career and entering the world of work. This research is library research conducted by collecting information and data from various sources in the library, which is related to the problem to be solved. The data that has been obtained will be analyzed using content analysis. The results of this study indicate that the basic concept of career decision-making in surah Ar-Ra'd verse 11 is in line with career decision-making according to the Miller-Tiedeman lifecareer theory of career decision-making in the process of career guidance and counselling based on the results of the client's own decisions.
Case Study of Learning Difficulty Class III Students at SDN 06 Batu Taba, Ampek Angkek Sub-District Ananda, Dea; Rahmi, Alfi; Sabarrudin, Sabarrudin
Journal of Multidisciplinary Science: MIKAILALSYS Vol 1 No 1 (2023): Journal of Multidisciplinary Science: MIKAILALSYS
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.284 KB) | DOI: 10.58578/mikailalsys.v1i1.1037

Abstract

Diagnosis of learning difficulties is the process of determining the problem of students' inability to learn by examining the background causes by analyzing the symptoms of learning difficulties or barriers that appear. The purpose of this study is to identify the location of learning difficulties experienced by students and the provision of treatment. The type of research used in this research is a qualitative case study in nature. The key informants in this study were students with the initials S and supporting informants, namely the school principal, who was also a class III homeroom teacher, class II teacher, and parents of students. Data collection techniques were carried out using non-test methods, namely observation, interviews, general problem-solving tools, problem-solving tool PTSDL, Sociometry, and format of mastery of learning material difficulties. The data analysis technique is data triangulation. This study found that one student with the initial S experienced learning difficulties in mathematics and Arts and Culture and Skills. After being given counseling services in the form of remedial learning, students with the initial S experienced an increase in subject mastery.