Claim Missing Document
Check
Articles

Konsep Diri Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling IAIN Bukittinggi Rahmi, Alfi; Yusri, Fadhila
ISLAMIC COUNSELING: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jbk.v1i2.327

Abstract

Pada dasarnya setiap individu memiliki konsep tentang dirinya. Konsep diri yang dimiliki oleh masing-masing individu itu berbeda. Konsep yang telah tertanam pada diri individu, akan mempengaruhi individu dalam berbagai aspek dikehidupannya. Konsep diri meliputi yang menyangkut fisik (materi dan bentuk tubuh), maupun psikis (sosial, emosi, moral dan kognitif) yang dimiliki seseorang.Konsep diri juga mempengaruhi individu dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup. Mahasiswa termasuk individu unik yang memiliki konsep diri yang berbeda antara satu dengan lainnya. Konsep diri yang telah tertanam dalam diri individu itulah nantinya yang akan mempengaruhi diri individu, dalam mengambil suatu tindakan untuk menghadapi permasalahannya. Banyak kemungkinan yang akan dilakukan oleh individu dalam menghadapi permasalahanya. Konsep diri akan mempengaruhi tindakan yang dilakukan individu tersebut, apakah tindakan yang berdampak baik maupun sebaliknya.
Decision Making Sebagai Model dalam Konseling Karir di SMA untuk Pembuatan Keputusan Karir yang Tepat Rahmi, Alfi
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 2, No 1 (2016): Januari-Juni 2016
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v2i1.935

Abstract

Pengambilan keputusan karir telah mulai direncanakan sejak siswa memasuki Sekolah Menengah Atas (SMA). Siswa tingkat SMA mulai mengembangkan kesadaran diri dan eksplorasi karir.Namun tidak semua siswa SMA memiliki kesadaran diri dan kemampuan mengeksplorasi  kemampuan yang dimilikinya sehingga dapat berakibat tidak mampu membuat keputusan karir yang tepat dengan mempertimbangkan potensi-potensi yang dimilikinya. Menyikapi kondisi ini terdapat suatu model dalam konseling karir yang dapat membatu siswa mengambil keputusan karir yang tepat yaitu Decision Making Model.Decision Makin Model memuat delapan  langkah dalam pengambilan keputusan karir. Melalui penerapan model ini diharapkan masalah-masalah karir yang dihadapi oleh siswa tingkat SMA dapat diatasi.
Penerapan Teknik Simulation Games dalam Bimbingan Kelompok untuk Mengembangkan Konsentrasi Belajar Remaja di Nagari Sungai Dareh Kecamatan Pulau Punjung Saputra, Herman; Rahmi, Alfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.836 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2492

Abstract

Penelitian ini beranjak dari fenomena terdapatnya remaja yang kurang dalam konsentrasi belajar, dimana remaja merasa kurang bisa konsentrasi di dalam belajar kerena terganggu oleh hal-hal seperti meribut didalam belajar, susanan kelas yang tidak nyaman dan hal-hal yang mengganggu terhadap konsentrasi di dalam belajar sehingga siswa tidak focus dalam belajar. Dari hasil pengamatan di nagari sungai dareh kecamatan pulau punjung terdapat indikasi adanya masalah terkait konsentrasi belajar remaja. Kemampuan konsentrasi belajar remaja dalam hal ini dapat di tingkatkan dengan menggunakan tekik simulatio games dalam bimbingan kelompok dengan tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbebedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok untuk mengembangkan konsentrasi belajar remaja di nagari sungai dareh kecamatan pulau punjung.Penelitian ini adalah penelitian Pre Ekperimen model One Group Pretest Posttest Design, populasi adalah remaja nagari Sungai Dareh, sedangkan sampel penelitian adalah 10 orang remaja yang terindikasi masalah konsentrasi belajar berdasarkan teknik pusposive sampling dan hasil dari pretest. Instrument pengumpulan data adalah skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon, sedangkan persyaratan analisis data menggunakan uji hipotesis menggunakan SPSS versi 25.Hasil penelitian yang telah diketahui dari hasil nilai uji Z (wilcoxon) menunjukkan perbedaan antara nilai pretest dan posttest. Dari hasil perhitungan uji wilcoxon diperoleh nilai signifikan p-value sebesar 0,005. Berdasarkan ketentuan yang berlaku. Diketahui hasil uji wilcoxon Sig p-value sebesar 0,005 < ? (? =0,05) yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Dari hasil perhitungan uji wilcoxon dapat disimpulkan bahwa konsentrasi belajar meningkat setelah diberikan perlakuan yaitu dengan Penerapan Teknik Simulation Games Dalam Bimbingan Kelompok Untuk Mengembangkan Konsentrasi Belajar Remaja Di Nagari Sungai Dareh Kecamatan Pulau Punjung.
Analisis Masalah Hubungan Sosial Remaja Berdasarkan Aumumum di Jorong Puar Datar Kenagarian Kototinggi Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten 50 Kota Septiani, Mirna; Rahmi, Alfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.114 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2683

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya remaja yang mengalami masalah hubungan sosial di masyarakat. Remaja yang kurang mampu menyesuaikan diri dengan baik, kurang mampu bergaul, suka menyendiri, jarang berkomunikasi, pendiam, kesulitan dalam menjalin hubungan sosial, apalagi mengembangkan hubungan sosial.Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang AnalisisMasalah Hubugan Sosial Berdasarkan Aum Umum. Adapun tujuan penelitian ini adalah bagaimana hubungan sosial remaja di Jorong Puar Datar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif“penelitian deskriptif adalah penelitian yang memaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai suatu gejala yang ada yaitu keadaan, gejala menurut apa adanya pada saat penelitian. Lokasi penelitian Jorong Puar Datar Kenagarian Koto Tinggi Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten 50 Kota. Informan penelitian terbagi 2 yaitu informan kunci remaja dan informan pendukung teman sebaya dan angota masyarakat. Teknik pengumpulan data berupa wawancara. Sebelum wawancara dilakukan validasitentang pedoman wawancara hubungan sosial remaja berdasarkan Aum Umum dengan dosen setelah itu baru melakukan wawancara dengan informan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa di Jorong Puar Datar hubungan sosial remaja berdasarkan Aum Umum yang paling banyak dialami oleh remaja adalah Item pernyataan nomor 011 tidak menyukai atau tidak disukai seseorang, Item pernyataan nomor 012 “mengalami masalah dibicarakan oleh orang lain atau diperolok oleh orang lain”. Item pernyataan nomor 014 mempunyai kawan yang kurang disukai oleh orang lain. Item Pernyataan nomor 015 tidak mempunyai kawan akrab, hubungan sosial terbatas atau terisolir atau kurang pandai terhadap orang lain. Item pernyataan nomor 081 kurang pandai memimpin. Item pernyataan nomor 082 sangat tidak menyukai atau membenci seseorang. Item 084 rapuh dalam berteman. Item pernyataan nomor 085 tidak dianggap penting, diremahkan oleh orang lain. Item pernyataan nomor 117, canggung atau tidak lancar dalam berkomunikasi dengan orang lain. Item pernyataan nomor 118 tidak lincah, kaku, kurang luwes dalam bergaul. Item pernyataan nomor item 051 lingkungan sosial tempat tinggal tidak menyenangkan.
Pengaruh Efek Game online Terhadap Perilaku Agresif Anak Di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Nururrahman Bukik Batabuah Arnaz, Liza Ulmi Widi; Rahmi, Alfi; Yarni, Linda; Putra, Dodi Pasila
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 6 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i6.20076

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi maraknya permainan game online terutama game online yang bergenre kekerasan berakibat pada perilaku agresif pada anak-anak baik pada anak laki-laki maupun anak perempuan seperti berkata-kata kasar dan kotor, peneliti ingin mengkaji permasalahan yang berkenaan dengan efek game online yang berakibat pada perilaku agresif. Sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh efek game online terhadap perilaku agresif anak berdasarkan gender di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Nururrahman Bukik Batabuah. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah anak- anak yang bermain game online di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Nururrahman Bukik Batabuah yang berjumlah 38 anak yaitu 26 anak laki-laki dan 12 anak perempuan. Adapun sampelnya dengan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 34 anak yaitu 25 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner game online dan perilaku agresif. Hasil penelitian dari uji korelasi Pearson Product Moment untuk laki-laki diperoleh rhitung (0,665) ? r tabel (0,3961) serta nilai signifikansi 0,000 ? dari 0,05(signifikan), adapun nilai pearson correlationnya adalah 0,656 berada pada rentang interval koefisien korelasi (r) 0,60-0,799 yaitu kuat. Sedangkan hasil uji korelasi Pearson Product Moment untuk perempuan diperoleh rhitung (0,943) ? r tabel (0,6664) serta nilai signifikansi 0,000 ? dari 0,05(signifikan), adapun nilai pearson correlationnya adalah 0,943 berada pada rentang interval koefisien korelasi (r) 0,80-1,000 yaitu sangat kuat. Adapun besaran nilai variabel dependen (Y) terhadap variabel independen (X) adalah Y = 9.261+ 1.281X serta variabel independen (Y) yang dimasukkan dalam model memiliki pengaruh secara bersama-sama atau simultan terhadap variabel dependen (X) yaitu memiliki nilai Fhitung (41.812) ? Ftabel (4,15). Hal ini memberikan arti bahwa efek game online berpengaruh dan signifikan terhadap perilaku agresif anak berdasarkan gender di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Nururrahman Bukik Batabuah. Kata Kunci: Efek Game Online, Perilaku Agresif, Gender
Hubungan Motivasi Belajar Dengan Penyesuaian Diri Mahasiswa Perantau Program Studi Bimbingan Dan Konseling Afriani, Eka; Rahmi, Alfi; Afrinaldi, Afrinaldi; Santosa, Budi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 6 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i6.20079

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya mahasiswa baru yang merantau ditemui kurang mampu beradaptasi dengan lingkungan baru karena mahasiswa tidak dapat membentuk hubungan dan karena itu tidak memiliki teman dekat atau teman satu kelompok. Ketidakmampuan beradaptasi dapat menimbulkan masalah sosial yang tidak diinginkan seperti terganggunya hubungan komunikasi. Hal ini dapat menimbulkan kesulitan dan frustasi bagi mahasiswa tersebut, membuat mahasiswa merasa jauh dari rasa nyaman, senang dan bahagia di lingkungan barunya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara motivasi belajar dengan penyesuaian diri mahasiswa perantau program studi Bimbingan dan Konseling UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya. Populasinya hanya terdiri dari mahasiswa internasional yang berasal dari luar Sumatera Barat. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode full sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 sampel. Teknik analisis data menggunakan Product Moment yang mengisyaratkan hipotesis diterima apabila rhitung lebih besar dari pada rtabel dan dibantu SPSS 26 for Windows. Berdasarkan hasil analisis korelasi pearson product moment diperoleh rhitung (0,430) > rtabel (0,3338), maka hipotesis diterima yang menyatakan adanya hubungan signifikan antara motivasi belajar dengan penyesuaian diri mahasiswa perantau, itu berarti H0 ditolak. Hal ini disebabkan rhitung = 0,430 yang berada pada interval koefisien 0,40 – 0,599 sehingga tingkat korelasi antar kedua variabel termasuk dalam kategori sedang. Kata Kunci: Penyesuaian Diri, Motivasi Belajar, Mahasiswa Perantau
Masalah Sosial Pada Anak Putus Sekolah ( Studi Kasus Di Jorong Padang Laweh Nagari Tapi Selo Kecamatan Lintau Buo Utara) Rahma, Rahma; Rahmi, Alfi; Putra, Dodi Pasila; Arif, M
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 6 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i6.20080

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya beberapa siswa yang putus sekolah di jorong padang laweh dan menimbulkan masalah sosial. Tujuan untuk mengetahui masalah sosial pada anak putus sekolah di Jorong Padang Laweh Nagari Tapi Selo. Jenis penelitian yang digunakan peneliti yaitu kualitatif berbentuk studi kasus yang menggambarkan tentang masalah sosial pada anak putus sekolah di jorong padang laweh. Ini merupakan studi mendalam yang dilakukan kepada sekelompok indivindu atau kejadian. Tiga tahap dalam studi kasus yaitu, pengumpulan data, analisa,dan menulis. Saat pengumpulkan data, teknik yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Kemudian dalam analisis menggunakan Aplikasi Atlas ti selanjutnya reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengalami putus sekolah di Jorong Padang Laweh umumnya menghabiskan waktu mereka untuk mencari nafkah dengan bekerja sebagai buruh lepas. Kondisi ini disebabkan oleh kenyataan bahwa orang tua mereka tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga sulit bagi mereka untuk membiayai pendidikan anak-anak mereka. Beberapa faktor yang menjadi penyebab putus sekolah termasuk latar belakang pendidikan orang tua, pandangan masyarakat terhadap pendidikan, kelemahan ekonomi keluarga, kondisi lingkungan tempat tinggal anak, kurangnya minat anak terhadap pendidikan, dan pergaulan dengan teman yang buruk. Dampak sosial yang timbul akibat putus sekolah termasuk tingginya tingkat pengangguran, meningkatnya kasus kriminalitas, kemiskinan, dan perilaku kenakalan remaja. Kata Kunci: Masalah Sosial, Putus Sekolah.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Gender Siswa Di SMP Negeri 1 Tanjung Raya Mutiasari, Hatika; Rahmi, Alfi; Putra, Dodi Pasila; Arif, M.
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 6 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i6.20081

Abstract

Penelitian ini berawal dari adanya siswa yang kurang paham dengan gendernya yaitu belum memerankan dirinya sesuai gender dalam kehidupan dimana ada siswa yang gaya berbicara, pakaian dan sikapnya belum menunjukan sesuai gender. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bimbingan kelompok terhadap perilaku gender siswa. Ruang lingkup dalam penelitian ini untuk melihat perilaku gender siswa pada kelas IX. Penelitian ini adalah penelitian Pre Ekperimen model one group pretest-postest design, populasi adalah siswa kelas IX berjumlah 104 orang, sedangkan sampel penelitian adalah 10 orang. Pengambilan sampel siswa menggunakan teknik purposive sampling yaitu berdasarkan angket yang disebar dan berdasarkan saran dari guru bk. Instrument pengumpulan data adalah skala likert. Teknik analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Z (wilcoxon) memperlihatkan perbedaan antara nilai pretest dan posttest. Diketahui hasil uji wilcoxon Sig p-value sebesar 0,009 < ? (? =0,05) yang artinya Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara bimbingan kelompok terhadap perilaku gender siswa. Kata kunci: Bimbingan Kelompok, Perilaku Gender
Penerapan Teknik Simulation Games dalam Bimbingan Kelompok untuk Mengembangkan Konsentrasi Belajar Remaja di Nagari Sungai Dareh Kecamatan Pulau Punjung Saputra, Herman; Rahmi, Alfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2492

Abstract

Penelitian ini beranjak dari fenomena terdapatnya remaja yang kurang dalam konsentrasi belajar, dimana remaja merasa kurang bisa konsentrasi di dalam belajar kerena terganggu oleh hal-hal seperti meribut didalam belajar, susanan kelas yang tidak nyaman dan hal-hal yang mengganggu terhadap konsentrasi di dalam belajar sehingga siswa tidak focus dalam belajar. Dari hasil pengamatan di nagari sungai dareh kecamatan pulau punjung terdapat indikasi adanya masalah terkait konsentrasi belajar remaja. Kemampuan konsentrasi belajar remaja dalam hal ini dapat di tingkatkan dengan menggunakan tekik simulatio games dalam bimbingan kelompok dengan tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbebedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok untuk mengembangkan konsentrasi belajar remaja di nagari sungai dareh kecamatan pulau punjung.Penelitian ini adalah penelitian Pre Ekperimen model One Group Pretest Posttest Design, populasi adalah remaja nagari Sungai Dareh, sedangkan sampel penelitian adalah 10 orang remaja yang terindikasi masalah konsentrasi belajar berdasarkan teknik pusposive sampling dan hasil dari pretest. Instrument pengumpulan data adalah skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon, sedangkan persyaratan analisis data menggunakan uji hipotesis menggunakan SPSS versi 25.Hasil penelitian yang telah diketahui dari hasil nilai uji Z (wilcoxon) menunjukkan perbedaan antara nilai pretest dan posttest. Dari hasil perhitungan uji wilcoxon diperoleh nilai signifikan p-value sebesar 0,005. Berdasarkan ketentuan yang berlaku. Diketahui hasil uji wilcoxon Sig p-value sebesar 0,005 < ? (? =0,05) yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Dari hasil perhitungan uji wilcoxon dapat disimpulkan bahwa konsentrasi belajar meningkat setelah diberikan perlakuan yaitu dengan Penerapan Teknik Simulation Games Dalam Bimbingan Kelompok Untuk Mengembangkan Konsentrasi Belajar Remaja Di Nagari Sungai Dareh Kecamatan Pulau Punjung.
Analisis Masalah Hubungan Sosial Remaja Berdasarkan Aumumum di Jorong Puar Datar Kenagarian Kototinggi Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten 50 Kota Septiani, Mirna; Rahmi, Alfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2683

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya remaja yang mengalami masalah hubungan sosial di masyarakat. Remaja yang kurang mampu menyesuaikan diri dengan baik, kurang mampu bergaul, suka menyendiri, jarang berkomunikasi, pendiam, kesulitan dalam menjalin hubungan sosial, apalagi mengembangkan hubungan sosial.Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang AnalisisMasalah Hubugan Sosial Berdasarkan Aum Umum. Adapun tujuan penelitian ini adalah bagaimana hubungan sosial remaja di Jorong Puar Datar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif“penelitian deskriptif adalah penelitian yang memaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai suatu gejala yang ada yaitu keadaan, gejala menurut apa adanya pada saat penelitian. Lokasi penelitian Jorong Puar Datar Kenagarian Koto Tinggi Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten 50 Kota. Informan penelitian terbagi 2 yaitu informan kunci remaja dan informan pendukung teman sebaya dan angota masyarakat. Teknik pengumpulan data berupa wawancara. Sebelum wawancara dilakukan validasitentang pedoman wawancara hubungan sosial remaja berdasarkan Aum Umum dengan dosen setelah itu baru melakukan wawancara dengan informan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa di Jorong Puar Datar hubungan sosial remaja berdasarkan Aum Umum yang paling banyak dialami oleh remaja adalah Item pernyataan nomor 011 tidak menyukai atau tidak disukai seseorang, Item pernyataan nomor 012 “mengalami masalah dibicarakan oleh orang lain atau diperolok oleh orang lain”. Item pernyataan nomor 014 mempunyai kawan yang kurang disukai oleh orang lain. Item Pernyataan nomor 015 tidak mempunyai kawan akrab, hubungan sosial terbatas atau terisolir atau kurang pandai terhadap orang lain. Item pernyataan nomor 081 kurang pandai memimpin. Item pernyataan nomor 082 sangat tidak menyukai atau membenci seseorang. Item 084 rapuh dalam berteman. Item pernyataan nomor 085 tidak dianggap penting, diremahkan oleh orang lain. Item pernyataan nomor 117, canggung atau tidak lancar dalam berkomunikasi dengan orang lain. Item pernyataan nomor 118 tidak lincah, kaku, kurang luwes dalam bergaul. Item pernyataan nomor item 051 lingkungan sosial tempat tinggal tidak menyenangkan.