Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PESHUM

Pendidikan Islam dan Penyiaran Nilai-Nilai Agama: Studi Neomodernisasi di Yaman Dan Maroko Lisa Anggraini; Komarudin Sassi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.6496

Abstract

Penelitian ini membahas tren pendidikan Islam dalam penyiaran nilai-nilai agama dalam konteks neomodernisasi di Yaman dan Maroko. Pendekatan neomodernisasi menekankan adaptasi nilai-nilai Islam tradisional dengan tuntutan modernitas tanpa menghilangkan esensi keislaman. Di Yaman dan Maroko, pendidikan Islam berperan penting dalam mempertahankan identitas budaya dan agama, meski keduanya menghadapi tantangan dari globalisasi dan sekularisasi. Studi ini menggunakan metode kualitatif melalui analisis berbagai sumber kepustakaan serta jurnal nasional dan internasional terakreditasi, terutama yang terpublikasi dalam rentang waktu 2010 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikasi integrasi kurikulum agama dan pengetahuan modern dapat membekali generasi muda di negara Yaman dan Maroko dengan pemahaman agama yang relevan dan aplikatif dalam berbagai aktifitas kehidupan. Sehingga pendekatan neomodernisasi berpotensi meningkatkan pemahaman agama yang moderat, toleran, dan mampu menciptakan harmoni antara nilai-nilai Islam seiring perkembangan zaman.
Studi Komparatif Sistem Pendidikan Dasar di Finlandia dan Indonesia: Penguatan Learning Community Putri Deby Ramona; Komarudin Sassi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.7004

Abstract

Directly or indirectly, the policy of the independent learning curriculum concept adopted in the education system in Indonesia is more or less rooted in the policy that applies in Finland. Because the education system in Finland gives teachers and lecturers the freedom to innovate, be independent, active, creative and innovative in learning activities. Through comparative descriptive analysis, this research seeks to compare the basic education systems in Indonesia and Finland. The data source is primary data obtained through observations of early grade children aged 7-8 years. Meanwhile, secondary data uses literature reviews and video analysis of the implementation of education system activities from the two countries. Then the data was analyzed using descriptive analysis methods. The research results showed that the Finnish government provides very high support for the provision of various physical and non-physical infrastructure such as; school facilities, teacher qualifications, equal and equitable education for all citizens as well as strengthening learning communities. On the other hand, Indonesia also continues to improve in meeting the various needs for educational facilities evenly in various remote rural areas in order to realize the dream of a Golden Indonesia in 2045.