Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Total Quality Management (TQM) dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Gerakan Bersih Pantai di Pantai Lasiana, Kupang: Pengabdian Ravel Anwar; Sonnya Marliani; Yudi Adrian; Emilia Gie; Eunike Martha Gegung; Junita Cestilia Nenabu; Sari Angriany Natoni; Septimus Adrianus Mali; Johanis Oenunu; Abram Danial Lubertus Laleb; Theddy Bashkara Foenale; Viktor Amos; Rena Saputri Hilaria Sitanggang; Maria Karmelita Delistiani Sambang; Yunita Chrisna Riane Antonia Bere; Lukas Hattu; Erna Eryani Giri; Yoan Maureen Darianty Dara Odrada; Dendi Sigit Wahyudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7318

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas pendekatan Total Quality Management (TQM) dalam mengatasi problematika limbah padat komersial di kawasan pesisir Pantai Lasiana, Kota Kupang. Program intervensi aksi ini diinisiasi oleh kelompok mahasiswa kelas 4B dan 4E Program Studi Administrasi Bisnis, Universitas Nusa Cendana, dengan menggandeng pelaku usaha mikro (pedagang) setempat sebagai mitra kolaborasi utama. Metode pelaksanaan difokuskan murni pada eksekusi fisik partisipatif secara langsung tanpa penyelenggaraan sesi diskusi maupun forum tanya jawab formal. Tahapan operasional mencakup pemetaan lokasi, persiapan logistik, pemberian instruksi taktis berlandaskan prinsip efisiensi operasional, serta eksekusi pembersihan pantai secara serentak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peniadaan birokrasi komunikasi formal terbukti mampu mengoptimalkan alokasi waktu dan tenaga partisipan. Keberhasilan ini dibuktikan dengan terevakuasinya lebih dari 100 kilogram limbah (setara 20 kantong polibag besar) yang langsung disortir ke dalam kategori plastik sekali pakai dan organik komersial, menghasilkan transformasi visual kebersihan kawasan pesisir secara seketika dan drastis. Kesimpulannya, penerapan TQM melalui aksi gotong royong langsung terbukti efektif mengatasi pencemaran lingkungan pesisir sekaligus menumbuhkan rasa kepemilikan kolektif (sense of belonging) di kalangan pelaku usaha, sehingga meletakkan fondasi tata kelola pelestarian ekosistem yang berkesinambungan.
Pemberdayaan Masyarakat Penggerak Wisata Berbasis Inovasi BioReefTek dalam Konservasi Terumbu Yonas Ferdinand Riwu; Junita Cestilia Nenabu; Markus Bunga; Sonnya Marliani
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): Maret
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i3.5762

Abstract

Purpose: This program aims to enhance the capacity of coastal communities in managing marine ecotourism potential while maintaining the sustainability of coral reef ecosystems. Research Methodology: The implementation methods include socialization, Focus Group Discussions (FGD), technical training, and hands-on practice in the creation and installation of BioReefTek media and spiderwebs as tools for coral growth, involving 48 participants (fishermen and Mitra Analaut) on November 8, 2025. Results: The activities resulted in a significant increase in community knowledge and participation in marine conservation, with a 90% improvement measured through pre-test and post-test evaluations. The FGD produced important recommendations regarding the need for synergy between education, conservation, and nature-based economic development. The active role of the Anana Laut Community was a key element of the program’s success through local innovation and cross-sector collaboration involving the community, academics, government, and private sector. Conclusions: This program demonstrates the effectiveness of a holistic approach in integrating simple technology with local wisdom for the sustainability of coral reef ecosystems. Limitations: The limitation of this community service lies in the use of the BioReefTek method, which requires experimentation with more complex methods for coral ecosystem restoration. Contributions: This program contributes to the preservation of coral reefs, which are better preserved and experiencing improved growth. It also impacts the increased fish catch for fishermen.
Analysis Of The Implementation Of The Internal Control System For Credit Disbursement At Ksp Kopdit Abdi Manggarai Timur Ignasius Irwandi Aman; Lustry Rahayu; Junita Cestilia Nenabu
Jurnal Inovasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 3 (2026): Business Innovation and Entrepreneurship Journal (August)
Publisher : Entrepreneurship Faculty, Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/biej.v8i3.1225

Abstract

This study aims to examine credit distribution at KSP KOPDIT Abdi East Manggarai, the obstacles or challenges faced by the cooperative, and how internal control strategies can ensure effective credit distribution. The approach used in this study is a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the implementation of the internal control system for credit distribution at KSP KOPDIT Abdi has been carried out quite effectively based on the Treadway Commission's Committee on Supporting Organizations (COSO) framework, which includes the control environment, risk assessment, control activities, information and communication, and monitoring.
Penerapan Pengendalian Internal Berbasis Teknologi Digital pada Program Studi Administrasi Junita Cestilia Nenabu; Ceacilia Srimindarti
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): MARET-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/43excw31

Abstract

  Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi hingga saat ini telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek tata kelola organisasi. Organisasi di tuntut untuk bergerak ke arah transformasi digital, agar dapat meningkatkan transparansi, efisiensi dan aksesibilitas pelayanan. Sistem pengendalian internal berperan penting dalam menciptakan efisiensi dan produktivitas operasional terutama dalam mencapai tujuan institusi. Kegiatan magang ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi penerapan SOP dan SPI serta kondisi umum dan kinerja operasional di tempat magang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan melalui wawancara dan observasi langsung, untuk memahami secara menyeluruh aktivitas operasional, alur administratif organisasi dan memperoleh pemahaman mendalam terkait proses penerapan SOP, pengendalian internal, serta kendala yang dihadapi organisasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peran pengendalian internal berbasis teknologi digital di Program Studi Administrasi Bisnis secara umum harus digunakan agar efektivitas dan efisiensi penerapan SOP dan SPI dapat berjalan secara optimal serta kinerja pegawai (dosen dan tenaga pendidikan) dapat diawasi dengan baik. Namun, sebelum menggunakan aplikasi basis data digital terlebih dahulu dilakukan pelatihan kepada pegawai (dosen dan tenaga pendidikan) yang akan menggunakan aplikasi tersebut, sehingga tidak terjadi human error atau kesalahan pemakaian aplikasi yang bisa merugikan organisasi. Hal ini mengindikasikan adanya kebutuhan untuk peninjauan aplikasi basis data digital yang lebih mendalam dan menyeluruh guna memastikan kesesuaian dan efektivitas dalam penerapannya di Program Studi Administrasi Bisnis.
Pemberdayaan Pengrajin Tenun Melalui Pelatihan Manajemen Usaha dan Strategi Pengembangan Bisnis di Desa Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan – TTU, NTT Junita Cestilia Nenabu; Arjuna Purba; Sari Angriany Natonis; Emilia Gie; Erna Giri
Devotion: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/devotion.v2i2.119-130

Abstract

Desa Tublopo merupakan salah satu desa penghasil tenun yang terletak di Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Mayoritas masyarakat di desa ini berprofesi sebagai petani, namun aktivitas bertani umumnya hanya berlangsung pada bulan Januari hingga April. Pada bulan Mei hingga Desember, masyarakat beralih ke aktivitas menenun dan menggantungkan penghasilan dari penjualan hasil tenunan. Meskipun memiliki potensi yang besar, manajemen usaha dan pengembangan bisnis tenun di Desa Tublopo belum berjalan secara optimal. Masyarakat masih mengalami kesulitan dalam mengelola usaha secara profesional serta dalam mencari penyalur atau mitra distribusi untuk memasarkan hasil tenunan mereka. Oleh karena itu, kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui dukungan dalam manajemen usaha dan pengembangan bisnis tenun di Desa Tublopo sangat diperlukan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan usaha, menambah pendapatan, serta memperkuat strategi dalam mengembangkan potensi bisnis tenun ikat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui sosialisasi manajemen usaha, pelatihan pengembangan bisnis, praktik pembuatan produk tenun, serta strategi promosi dan pemasaran melalui media sosial.