Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Workshop Pengembangan Kegiatan Pembelajaran Berbasis Keterampilan Proses Sains pada Calon Guru Paud Universitas Mataram Sriwarthini, Ni Luh Putu Nina; Rachmayani, Ika; Wardani, Ketut Sri Kusuma; Wahab, Aulia Dwi Amalina; Sativa, Filsa Era
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v3i3.2210

Abstract

PAUD students as an Early Childhood Education teachers candidate are required to provide innovations in learning approaches, methods, and media using concrete objects nor teaching aids, so they can conduct innovative learning. In fact, from the results of an initial survey that conducted on 6th semester PAUD students using google form, it was found that both studets and teachers are struggling to be able to design a proper science learning. Based on these findings, the PKM team conducts training and mentoring for PAUD teachers candidate to help them facing obstacles in developing learning activities that are able to improve science process skills that suitable for early childhood development. This activity will provide insight and knowledge to students to be able to sort out and design science learning activities for early childhood. The results obtained from this activity were increasing student skills in designing learning activities based on science process skills
Penerimaan Anak Usia Dini terhadap Inklusi Sosial di PAUD Lenterahati Mataram NTB Radeisyah, Atha Dara; Sahrani, Aulia Dira; Saptini, Aola; Jinan, Auliatul; Wahab, Aulia Dwi Amalina
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4340

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerimaan anak usia dini terhadap inklusi sosial dalam pembelajaran di PAUD Lenterahati Islamic Boarding School Mataram, NTB. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya pendidikan inklusif dalam membentuk karakter toleran, empatik, dan menghargai keberagaman sejak dini. Penelitian menggunakan metode campuran (mix methods) dengan desain Convergent Parallel, melibatkan observasi, wawancara, dan kuesioner kepada guru, orang tua, dan anak. Hasil kuantitatif menunjukkan penerimaan anak terhadap inklusi sosial tergolong tinggi (rata-rata 89–91%), dengan aspek terbaik pada sikap tidak diskriminatif (95%) dan interaksi sosial positif, sementara aspek berbagi dan rasa ingin tahu terhadap perbedaan masih perlu diperkuat (83%). Guru menunjukkan peran sangat kuat (98–99%) melalui penerapan prinsip Universal Design for Learning (UDL) dan bimbingan individual, sedangkan lingkungan belajar dinilai sangat inklusif (100%). Temuan kualitatif dari wawancara menegaskan adanya peningkatan kemampuan sosial dan komunikasi anak, serta perlunya dukungan tambahan berupa tim terapis dan sosialisasi bagi orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik inklusi di PAUD Lenterahati telah berjalan efektif dan dapat menjadi model pembelajaran inklusif berbasis nilai Islam di Mataram.
Meningkatkan Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Metode Storytelling Kelompok B di TK Sengeh Rempek Patmawati, Pina; Fahruddin; Wahab, Aulia Dwi Amalina; Jaelani, Abdul Kadir
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak usia dini melalui metode storytelling pada kelompok B di TK Sengeh Rempek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 15 anak. Indikator keterampilan berbicara mencakup kelancaran, kosakata, pelafalan, intonasi, dan keberanian. Prosedur penelitian melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada tahap pelaksanaan, guru menggunakan metode storytelling dengan menyampaikan cerita menarik dan memberi kesempatan anak untuk menceritakan kembali isi cerita dengan bahasa mereka sendiri. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi perkembangan berbicara anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara anak, dari tahap prasiklus 60% (Belum Berkembang), kemudian meningkat pada siklus I menjadi 66% (Mulai Berkembang), dan pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan menjadi 80% (Berkembang Sesuai Harapan). Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah subjek yang terbatas, sehingga hasilnya belum dapat mewakili seluruh populasi anak usia dini. Namun demikian, metode storytelling terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak di TK Sengeh Rempek