Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peran kepemimpinan dalam mewujudkan organisasi yang efektif dan harmonis Widya Musthika, Fauziyah; Mutiara Sari, Putri; Purwadhi; Yani
Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2025): Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/cocreation.v4i1.1514

Abstract

Kepemimpinan memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan suatu organisasi berjalan dengan baik dan mencapai tujuannya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali teori-teori utama tentang kepemimpinan, seperti teori sifat, teori perilaku, teori situasional, teori transformasional, serta teori kepemimpinan kharismatik dan neokharismatik. Penelitian ini menggunakan metodologi studi pustaka. Banyak sumber yang dipakai seperti buku, jurnal, dan sumber terkait. Hasil penelitian ini menemukan bahwa seorang pemimpin berfungsi sebagai pengambil keputusan, agen perubahan, dan pemberi umpan balik yang membangun. Gaya kepemimpinan yang dipilih akan mempengaruhi perilaku dan sikap bawahan serta keberhasilan organisasi secara keseluruhan. Keberhasilan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kepribadian, pengalaman, motivasi, dan kemampuan interaksi sosial pemimpin. Dapat disimpulkan bahwa melalui interaksi yang harmonis dan pendekatan yang manusiawi, tujuan organisasi dapat dicapai dengan optimal.
Analisis Total Quality Management Di Klinik Pratama X Kota Cimahi: Penelitian Devin Wirawan; Purwadhi; Arif Rachman
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.756

Abstract

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terdapat lebih dari 10.000 klinik keluarga di seluruh Indonesia (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2021). Tantangan yang dihadapi klinik pratama dalam menerapkan TQM (Total Quality Management) sangat kompleks, termasuk keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan staf, dan pemahaman yang tidak merata tentang konsep kualitas itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Total Quality Management di Klinik Pratama X. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, sumber data penelitian dengan sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada berbagai instrumen yang digunakan untuk melakukan quality control di Klinik Pratama X, diantaranya adanya pembagian kuesioner, kotak saran, layanan contact center 24 jam, dan penilaian karyawan menggunakan Key Performance Indicator. Proses Quality Control dilakukan menggunakan metode PDCA (Plan, Do, Check, Act). Untuk meningkatkan kualitas layanan tentunya banyak yang harus ditingkatkan, diantaranya menjaga sarana dan prasarana agar selalu berfungsi sebagaimana mestinya, menambah fasilitas, melakukan kajian dan evaluasi terkait dengan standar pelayanan yang ada serta peningkatan kompetensi dari karyawan klinik dengan harapan kepuasan pasien terhadap pelayanan Klinik Pratama X dapat tercapai.
Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan : Tinjauan Literatur Mauriska Nara Sandi; Uci Intan Permatasari; Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Akuntansi
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/gemilang.v5i3.2147

Abstract

Organizational culture is one of the key factors that influence the quality of healthcare. A positive organizational culture has been shown to support patient satisfaction, higher efficiency, and overall patient health outcomes. The method used in this study is a literature review, which aims to collect and analyze various sources relevant to the topic discussed. In a recent literature review on the influence of organizational culture on healthcare quality, a number of studies have shown that a positive organizational culture contributes significantly to improved service quality. Data shows that hospitals that implement strong cultural values such as empathy and professionalism experience a 20% increase in patient satisfaction compared to hospitals that have a weak organizational culture. Some practical recommendations for managing organizational culture in healthcare institutions include it is important for management to actively identify and develop cultural values that support service quality, healthcare institutions need to create effective communication channels to listen to feedback from employees and patients, healthcare institutions should also pay attention to employee welfare as part of organizational culture, it is important for healthcare institutions to conduct periodic evaluations and measurements of organizational culture and its impact on service quality. Finally, collaboration with external stakeholders, such as educational institutions and communities, can enrich the organizational culture in healthcare institutions.
Analisis Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Pada Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan Idryareza Augustyana, Denna; Purwadhi; Kahar Mulyani
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2025): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v8i1.6868

Abstract

Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan telah menerapkan SIMRS sejak 2015 dan sedang dalam proses migrasi menuju SIMRS elektronik terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SIMRS pada instalasi rawat jalan RS Bhayangkara Balikpapan, dengan fokus pada identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan atau kegagalan implementasi, termasuk kesiapan pengguna, kendala teknis, dan dampaknya terhadap mutu pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam tentang tanggung jawab manajemen rumah sakit dalam pelaksanaan SIMRS di instalasi rawat jalan RS Bhayangkara Balikpapan. Pengumpulan data menggunakan wawancara kemudian di analisis dengan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan implementasi SIMRS di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan sudah baik, karena mampu meningkatkan efisiensi pelayanan medis, mempercepat proses pendaftaran dan rekam medis pasien, serta mempermudah koordinasi antar unit pelayanan. Hambatan berupa perangkat keras yang tidak memadai dan konektivitas internet yang kurang stabil dapat menghambat operasionalisasi SIMRS secara optimal. Solusi mengatasi hambatan dengan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan perangkat keras yang memadai dan memastikan konektivitas internet yang stabil. Kata kunci: Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), Instalasi Rawat Jalan, Rumah Sakit
Implementasi Manajemen Strategik Berbasis Balanced Scorecard dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan di Klinik Utama Glaria Bandung Yanuar Ermawati; Tia Oktavia; Yuan Ade Sukma; Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jempper.v4i3.5112

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Balanced Scorecard (BSC) as a strategic performance management tool at Klinik Utama Glaria Bandung. The clinic faces challenges in improving service quality, which not only focuses on financial aspects but also includes customer perspectives, internal business processes, and employee learning and growth. Therefore, the implementation of BSC is expected to provide a solution for aligning these dimensions to enhance the clinic's overall performance and achieve strategic goals. The research method used in this study is descriptive qualitative, with data collection techniques including in-depth interviews with five key informants consisting of leaders, medical staff, administrative staff, and patients. These interviews aim to explore their understanding of the BSC implementation and its impact on the clinic's performance. Additionally, data were also obtained through observation and documentation related to BSC implementation at the clinic. The results show that the application of the BSC has had a positive impact on improving operational efficiency, patient satisfaction, and interdepartmental coordination. The implementation of the BSC has also helped create a more adaptive and performance-based work culture, where each department has clear and measurable objectives. However, there were some challenges at the initial stage, such as resistance from some employees and a lack of understanding of performance indicators. Nevertheless, factors supporting the success of BSC implementation include strong leadership commitment, routine training, and a participatory evaluation forum, which allows all parties to be involved in the evaluation and improvement process. This study provides important implications for healthcare institutions, particularly clinics, to adopt the BSC as a strategic framework that aligns the organization's vision with measurable and sustainable work practices. Effective BSC implementation is expected to enhance healthcare service quality, making it more efficient and responsive to patient needs.
Human Resource and Financial Management Strategies of Hospitals in Collaboration with BPJS (A Systematic Literature Review) Maria Vita Widiyaningsih; Muhammad Rakha Gustiawan; Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Vol 7 No 2 (2025): AUGUST
Publisher : STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jiem.v7i2.154

Abstract

This study is a systematic literature review of 25 studies discussing hospital management in Indonesia during the National Health Insurance (JKN) era and collaboration with the Social Security Administering Body (BPJS) Health. The focus of the review includes financial management, human resource management (HRM), business strategies, service quality, and claim issues. The synthesis of results shows that in the financial aspect, cost efficiency strategies, receivables optimization, and service diversification contribute to increased revenue and cash flow stability; however, discrepancies in INA-CBGs tariffs increase the risk of bankruptcy, especially for small hospitals. In the HRM aspect, continuous training, transformational leadership, and adaptation to BPJS regulations have proven to reduce patient complaints and improve employee performance. The implementation of JKN has increased patient volume and service accessibility but has pressured profit margins and revenue per patient. Effective business strategies include service diversification, innovation, process digitalization, and strengthening partnerships with BPJS. The main challenges lie in claim issues due to incomplete documentation, slow verification, and differences in diagnosis codes, which negatively affect hospital cash flow. This review confirms that the integration of financial and HRM management, supported by integrated information technology, is key to the sustainability of hospital operations in the JKN era.
Evaluasi Tingkat Kualitas Pelayanan Pasien Rawat Jalan Menggunakan Metode Importance Performance Analysis (Studi Kasus RS Wava Husada Malang) As’ady, BJ. Azmy; Yogiyopranoto, Muhammad; Purwadhi; Widjaja, Yani Restiani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20690

Abstract

Quality outpatient services are crucial for patient satisfaction and loyalty. This study aims to assess the performance and determine the priority of service improvement of Wava Husada Hospital Malang outpatient installation. The Importance Performance Analysis method was applied to 27 attributes based on five dimensions of quality, through a Likert scale questionnaire that assesses perception (performance) and expectations (importance). The average performance score of 3.9 and importance of 3.8 resulted in a positive gap of 0.1, indicating that patient satisfaction has been met. Kartesius diagram placed five attributes among them waiting time, staff responsiveness, schedule accuracy, queue compliance, and politeness in quadrant A, requiring immediate improvement, while the other ten attributes were in quadrant B and needed to be maintained. Overall, the hospital was able to provide services beyond expectations, but time discipline and fast response must continue to be improved in order to maintain competitive advantage.
Implementasi Teori Organisasi dalam Pengelolaan Klinik Utama: Pendekatan Multidimensi Tyas Utami, Dhian; Feronica Melinda Muskitta; Fanny Fardiyani; Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 5 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i5.24730

Abstract

The management of primary clinics, as providers of both primary and secondary healthcare services, faces challenges in achieving operational efficiency, inter-unit coordination, and service quality. This article aims to analyze the implementation of organizational theory in managing primary clinics using a multidimensional approach, encompassing classical, neoclassical, and modern theories. The study examines how classical theory contributes to the establishment of structure and work efficiency, how neoclassical theory enhances interpersonal relationships and employee motivation, and how modern theory, through a systems-based approach, supports the integration of technology and management innovation. This article offers practical recommendations for optimizing primary clinic management through the holistic application of organizational theory.
Kepemimpinan Servant Leadership dalam Meningkatkan Loyalitas Karyawan Fauzan; Purwadhi; Rosianti; Widjaja, Yani Restiani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan Servant Leadership dalam meningkatkan loyalitas karyawan. Kepemimpinan Servant Leadership, yang berfokus pada pelayanan terhadap karyawan dan pengembangan mereka sebagai individu, dianggap memiliki dampak positif terhadap loyalitas karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan 200 karyawan dari berbagai perusahaan di Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang untuk mengukur persepsi karyawan terhadap gaya kepemimpinan Servant Leadership yang diterapkan oleh manajer mereka, serta tingkat loyalitas karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan kepemimpinan Servant Leadership dan peningkatan loyalitas karyawan. Faktor-faktor seperti dukungan, empati, pengembangan pribadi, dan kepercayaan yang diberikan oleh pemimpin Servant Leadership berkontribusi secara signifikan terhadap loyalitas karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perusahaan yang menerapkan gaya kepemimpinan Servant Leadership cenderung memiliki tingkat loyalitas karyawan yang lebih tinggi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya bagi manajer dan pemimpin organisasi untuk mengadopsi prinsip-prinsip Servant Leadership dalam manajemen mereka guna menciptakan lingkungan kerja yang positif dan meningkatkan loyalitas karyawan. Penelitian ini juga menyarankan adanya pelatihan khusus bagi para pemimpin untuk mengembangkan keterampilan Servant Leadership yang efektif.
STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN BERDASARKAN ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. M. YUNUS BENGKULU Wijaya, Abdi; Purwadhi; Mulyani, Kahar
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 6 No 1 (2024): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsj.v6i1.1840

Abstract

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan merupakan faktor yang penting dalam sistem penyediaan pelayanan kesehatan. Semakin baik pelayanan kesehatan akan meningkatkan tingkat kepuasan masyarakat sehingga usaha tersebut akan dinilai semakin bermutu. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi kualitas pelayanan dilihat dari sudut pandang masyarakat yang berobat di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu, menganalisis kesesuaian antara tingkat kepentingan kualitas pelayanan dibandingkan pelaksanaannya menurut masyarakat, dan menyusun strategi pengembangan mutu pelayanan rumah sakit berdasarkan metode Importance Performance Analysis. Dari hasil pengujian validitas dengan uji statistik Product Moment Pearson terhadap 100 responden pada bulan Juli - Agustus 2023, dihasilkan data valid, rhitung berkisar antara 0.062 – 0,628 untuk tingkat pelaksanaan, dimana lebih tinggi dari rtabel 0,195 dan hasil pengujian reliabilitas dengan uji statistik pearson correlation, dihasilkan reliabilitas yang cukup tinggi yaitu 0,801 untuk tingkat kepentingan dan 0,807 untuk tingkat pelaksanaan, maka dapat disimpulkan bahwa reliability, assurance, emphaty, tangibles, dan responsiveness tergolong baik. Dalam menyusun strategi mutu pelayanan rumah sakit, terdapat tiga komponen yang harus diperbaiki yaitu terkait dengan informasi tindakan perawatan yang dilakukan pada pasien, kecepatan dan kesigapan perawat dalam pelayanan penanganan pasien, serta jaminan pengantian obat yang rusak.