Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS KINERJA RUMAH SAKIT SWASTA X DI KOTA BANDUNG DENGAN METODE PENDEKATAN BALANCED SCORECARD Mardiyanto, Fransiska Yan Devina; Purwadhi; Andriani, Rian
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 6 No 1 (2024): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsj.v6i1.1846

Abstract

Seiring dengan perkembangan jaman, persaingan dalam menghadapi era globalisasi juga terjadi pada rumah sakit. Tuntutan pasien dan masyarakat terhadap mutu pelayanan kesehatan mengharuskan rumah sakit dapat menyelenggarakan sistem pelayanan kesehatan yang efektif dan aman serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun beberapa rumah sakit dalam pengelolaannya masih belum sesuai dengan harapan masyarakat. Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi organisasi bisnis termasuk rumah sakit. Pengukuran kinerja sangat berguna untuk membandingkan kinerja organisasi periode lalu, sekarang dan yang akan datang. Dengan kemajuan teknologi informasi dan perkembangan ilmu manajemen, sistem pengukuran kinerja perusahaan dengan cara tradisional dinilai banyak memiliki kelemahan dan keterbatasan. Sehingga pada penelitian ini penulis menggunakan metode pengukuran Balanced Scorecard, yang merupakan salah satu metode pengukuran kinerja masa kini dengan mengukur empat perspektif di dalamnya yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kinerja RS swasta X di kota Bandung. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian kualitatif ini yaitu studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan beberapa metode yaitu kepustakaan, wawancara dan observasi. Pengolahan data dilakukan dengan menganalisis data yang telah dikumpulkan dari keempat persepektif yang dinilai. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum kinerja RS swasta X di kota Bandung, yang diukur dari empat perspektif, sudah termasuk baik.
Public Relations Event Analisis Pada Kegiatan Workshop Kerajinan Bambu Saung Angklung Udjo Aulia, Ellena Fitri; Hidayat, Dasrun; Purwadhi
HERITAGE Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v11i1.3431

Abstract

In preserving culture, of course, there must be activities that can be done to maintain cultural resilience. As was done by Saung Angklung Udjo (SAU), which made a bamboo craft workshop which was part of the Public Relations event. The workshop activity is an effort to preserve culture carried out by Saung Angklung Udjo (SAU). The purpose of this study was to determine the design of the bamboo craft workshop program, which would regenerate the seeds of prospective angklung artists. This research uses qualitative research with PR ethnographic study. This study aims to determine the PR communication behavior carried out by the organizers of the workshop activities, namely workshop managers and presenters with visitors or workshop participants. The results of this study indicate that there are stages of the workshop activity program, starting from the preparation analysis stage, strategy stage, implementation, community support, to building reputation. This study uses a relevant model, namely the IPPAR model (Insight, Strategic Program, Program Implementation, Action and Reputation). In carrying out its activities and building its reputation, SAU has basic principles or values, namely UDJO stands for Tenacious, Disciplined, Honest, and Optimistic. In addition, by providing the best possible service so that loyalty and reputation are maintained.
Upaya Peningkatan Bed Occupancy Rate Pelayanan Rawat Inap dengan Quantitative Strategic Planning Matrix Pamungkas, Tegar; Purwadhi; Handayani, Nining
ManBiz: Journal of Management and Business Vol. 4 No. 1 (2025): ManBiz: Journal of Management and Business
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/manbiz.v4i1.5837

Abstract

Quality healthcare services are essential to meet patient needs and compete in the market, supported by reliable resources (Yuniawati et al., 2021). The quality of inpatient services is measured through indicators such as Bed Occupancy Rate (BOR) and Length of Stay (LOS), with an efficient BOR ranging from 60-85% according to the Ministry of Health, while RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa has 55 beds and a BOR of only 40.34% in 2023, below the established standards (Sudra, 2010). To improve BOR, it is crucial for hospitals to balance the quality of medical services, patient safety, and staff welfare, as well as formulate strategies that consider internal and external factors using tools such as the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) to determine appropriate strategic priorities. This research was conducted at RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa, focusing on inpatient services with a low BOR of 40.34%, compared to the ideal range of 60-85%, and is planned to take place from April to July 2024 using qualitative descriptive methods. The study population includes staff and inpatient patients, with data collection conducted through in-depth interviews, Focus Group Discussions, and direct observations, as well as analysis performed using Gap Analysis, MCUA method, Fishbone Diagram, SWOT analysis, and QSPM to formulate effective alternative strategic planning. The conclusions of this study indicate that several factors influence the Bed Occupancy Rate (BOR) of inpatient services at RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa, where internal factors affecting BOR include service quality and the completeness of service types. Additionally, external factors such as customer satisfaction and service promotion also play a significant role in attracting more patients. To enhance BOR, RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa needs to develop the types of services offered, which is expected to meet patient needs and improve their satisfaction, thereby increasing the bed occupancy rate in the hospital. This research is expected to provide significant benefits to RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa as a preliminary study for the relationship between internal and external factors affecting Bed Occupancy Rate (BOR).
PENGARUH KOMPETENSI DAN BUDAYA KERJA TERHADAP ETOS KERJA IMPLIKASINYA PADA KINERJA PEGAWAI Ismi Kusuma Dewi; Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.243

Abstract

Sebuah perusahaan yang besar selain harus memiliki jumlah SDM yang memadai juga harus didukung oleh kualifikasi SDM yang memiliki kinerja unggul, etos kerja tinggi, dan kompetensi yang handal dalam menjalankan aktivitas perusahaan demi tercapainya tujuan. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh Kompetensi dan Budaya Kerja terhadap Etos Kerja implikasinya pada Kinerja Pegawai Subdit Sosialisasi di Direktorat Idensos Mabes Polri. Pada penelitian ini peneliti mengambil suluh sample dari Subdit Sosialisasi Mabes Polri. Sample pada penelitian ini sebanyak 30 karyawan atau anggota Subdit Sosialisasi Direktorat Idensos Mabes Polri. Teknik penelitian yang digunakan yaitu non sampling dengan Teknik saturation sampling (mengambil seluruh anggota populasi). Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa kompetensi dan budaya kerja memiliki pengaruh yang positif terhadap etos kerja pegawai Subdit Sosialisasi Dit Idensos Mabes Polri, sementara kompetensi dan budaya kerja memiliki hubungan yang kuat terhadap kinerja pegawai Subdit Sosialisasi Direktorat Idensos Mabes Polri. Kompetensi dan budaya kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Etos Kerja, dan etos kerja memiliki pengaruh kepada kinerja pegawai Subdit Sosialisasi di Direktorat Idensos Mabes Polri.
PENGARUH KOMPETENSI DAN PROMOSI JABATAN TERHADAP KEPUASAN KERJA IMPLIKASINYA PADA KINERJA PEGAWAI Chandra Permana; Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.246

Abstract

Kinerja dalam organisasi dapat dipandang sebagai totalitas hasil kerja yang dicapai suatu organisasi. Kinerja merupakan suatu proses tentang bagaimana pekerjaan berlangsung untuk mencapai hasil kerja. Salah satu factor yang dapat menunjang kinerja dari pegawai yaitu kepuasan kerja, selain itu promosi jabatan dapat memacu pegawai untuk mencapai sebuah tujuan dalam berorganisasi. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat Pengaruh Kompetensi Dan Promosi Jabatan Terhadap Kepuasan Kerja Implikasinya Pada Kinerja Pegawai Di Subdit Inkoor Direktorat Idensos Mabes Polri. Pada penelitian ini peneliti mengambil suluh sample dari Subdit Sosialisasi Mabes Polri. Sample pada penelitian ini sebanyak 30 karyawan atau anggota Subdit Inkoor Direktorat Idensos Mabes Polri. Teknik penelitian yang digunakan yaitu non sampling dengan Teknik saturation sampling (mengambil seluruh anggota populasi). Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Kompetnsi dan Promosi Jabatan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja sedangkan kepuasan kerja memiliki pengaruh sebesar 40,3% terhadap kinerja pegawai, 59.7% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak dilakukan dalam penelitian ini.
Pembangunan Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Daya Saing Rumah Sakit di Era Digital Purwadhi; Yani Restiani Widjaja; Khusha Ibliyah; Sri Rahmawati Pontoh
MES Management Journal Vol. 3 No. 3 (2024): MES Management Journal 
Publisher : MES Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mesman.v3i3.546

Abstract

Increased competition in the healthcare industry, especially in the digital era, requires hospitals to develop effective marketing strategies. This research aims to develop an appropriate marketing strategy to improve hospital competitiveness in the digital era. The research method used is descriptive qualitative with a literature study approach and SWOT analysis. Data were obtained from various sources, such as scientific journals, books, and articles related to hospital marketing in the digital era. The results showed that effective marketing strategies for hospitals in the digital era include building brand awareness through digital platforms, increasing engagement with patients through social media and websites, utilizing digital technology to improve patient services, building networks and collaborations with related parties, and building effective referral systems. This marketing strategy is expected to increase the hospital's competitiveness, attract more patients, and increase patient satisfaction.
Evaluasi Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam ‎Meningkatkan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Mutiara di Kota Sorong Dianingsih, Wahyuni Dwi; Purwadhi; Widjaja‎, Yani Restiani
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 1 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i1.726

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa tenaga kesehatan sering menghadapi beban kerja tinggi, ‎keterbatasan fasilitas, serta tuntutan profesional yang besar. Kondisi tersebut membuat kesejahteraan mereka ‎menjadi isu penting yang tidak bisa diabaikan, terutama di rumah sakit swasta seperti RS Mutiara, Kota ‎Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, sehingga mampu ‎menangkap pengalaman nyata dan strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) yang dijalankan. Data ‎dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta telaah dokumen kebijakan rumah sakit. Hasil ‎penelitian menunjukkan bahwa strategi SDM di RS Mutiara tidak hanya berfokus pada insentif finansial, tetapi ‎juga mencakup pengembangan kompetensi tenaga kesehatan, komunikasi yang belum terbuka, serta upaya ‎menciptakan lingkungan kerja yang nyaman secara psikososial. Kebijakan retensi tenaga kesehatan juga ‎menjadi kunci penting dalam membangun loyalitas dan kepuasan kerja. Kesimpulannya, strategi manajemen ‎SDM yang terintegrasi mampu meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan, dan secara langsung berdampak ‎pada mutu pelayanan rumah sakit. Penelitian ini merekomendasikan agar manajemen rumah sakit ‎mengembangkan perencanaan SDM yang berkelanjutan dengan memperhatikan keseimbangan antara ‎kebutuhan organisasi dan kesejahteraan tenaga kesehatan. ‎