Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Islamic Philanthropy in the Digital Era: Intercultural Communication Strategies for Effective ZISWAF Campaigns Setawan, Donny; Murodi; Arief Subhan; Nurliana; Trisia Megawati; Abdul Khakim
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 2 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i3.5514

Abstract

The main issue in the Zakat, Infaq, Shadaqah, and Wakaf (ZISWAF) campaign in the digital era is how to effectively manage communication in a multicultural context. The objective of this research is to identify communication strategies that can inclusively reach multicultural communities. The core statement of this research is that effective intercultural communication is crucial for increasing participation in the ZISWAF campaign. The theory used is John Fiske's semiotic theory, which explains how messages are encoded and decoded by different audiences. The analysis shows that the use of cultural symbols and technology-based approaches can enhance the effectiveness of the ZISWAF campaign. The conclusion of this research is that culturally sensitive communication strategies, supported by digital technology, can increase community engagement in ZISWAF management and strengthen the impact of Islamic philanthropy.
Neosufisme sebagai Strategi Dakwah Spritual Syaikh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin Fitriyani, Kurnia Nur; Panji Putrawan Makalalag; Murodi; Syamsul Yakin
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i2.447

Abstract

Abstrak - Penelitian ini mengkaji konsep neosufisme sebagai strategi transformasi dakwah spiritual melalui kepemimpinan Syaikh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin (Abah Anom) dalam Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, serta metode wawancara, analisis dokumen, dan interpretasi hermeneutik, penelitian ini menemukan bahwa neosufisme menggabungkan pemurnian spiritual dengan keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial. Dakwah Abah Anom meliputi pembinaan spiritual (talqin), penanaman nilai moral (tanbih), serta layanan sosial yang terinstitusi seperti pendidikan, rehabilitasi, dan program kesejahteraan masyarakat. Pendekatan ini tidak hanya menekankan kesalehan individu, tetapi juga mendorong pembangunan kolektif dan kerja sama dengan negara. Model dakwah yang dibangun menunjukkan bahwa sufisme yang diperbarui melalui prinsip-prinsip neosufisme dapat menjadi kekuatan transformasi sosial dan ketahanan spiritual yang relevan dengan tantangan zaman modern. Studi ini menawarkan kerangka dakwah Islam yang kontekstual, inklusif, dan berdampak di tingkat nasional maupun lintas negara. Kata kunci: Neosufisme; Dakwah Sosial; Syaikh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin; Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah; Transformasi Spiritual; Institusi Sosial Islam.