Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

UNIVERSITY STUDENTS RESPONSES’ TOWARDS THE USE OF PHET-BASED VIRTUAL LABORATORY ON THE BASIC OF SCIENCE CONCEPTS COURSE Natsir, Siti Zahra Mulianti; Sahabuddin, Erma Suryani; Syamsuddin, Afdhal Fatawuri
JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE Vol 9, No 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsep.v9i1.11721

Abstract

The rapid development of educational technology has brought significant changes to science learning, primarily by integrating virtual laboratories. These tools provide interactive and student-centered experiences that are more accessible than conventional labs. This study explores the importance of PhET-based virtual labs in enhancing students' understanding of energy and work concepts in a Basic Science Concepts course, emphasizing their relevance in modern, inquiry-based science education. This research analyzes university students’ perceptions of the usability and quality of PhET simulations used in the course. Using a quantitative survey method, data were collected from 161 randomly selected university students through a Likert-scale questionnaire. The results show an overall satisfaction rate of 71.68%, indicating a positive response categorized as "good." Students particularly appreciated the user-friendly interface and dynamic visualizations that encouraged independent exploration and more profound comprehension of abstract concepts. The study concludes that PhET-based virtual labs are practical supplementary tools in science education. Despite limitations such as reliance on self-reported data and short-term evaluation, the findings highlight the potential of virtual labs to enhance conceptual learning. Future research should investigate long-term learning outcomes and compare virtual, traditional, and blended learning environments to optimize instructional strategies.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CARD STUDY (CASTU) PADA PEMBELAJARAN LITERASI SAINS UNTUK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Nur Afifah, Siti; Siti Raihan; Syamsuddin, Afdhal Fatawuri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i4.17486

Abstract

Limited use of media makes students constrained in developing science literacy. The goal of this research is determine the feasibility of multimedia castu in science literacy learning for grade V elementary school students. The type of research used is Research and Development (R and D) by adopting the Alessi and Trollip development model which consists of three stages, namely planning, design, and development. The research instruments used were in the form of instrument validation sheets, teacher response questionnaires, and student response questionnaires. The sample in this study is grade V students of SD 15 Teddaopu. The results of this research is show that the media developed in science literacy learning has been considered feasible through alpha tests and beta tests. In the alpha validator test, material experts gave an assessment of 96.36% (very feasible) and media experts gave an assessment of 81.8% (very feasible). As for the beta test, the results were obtained based on teacher respondents with a score of 96.15% with the category of product feasibility (very feasible) and students 97.7% (very feasible). Based on the results of the research, it can be concluded that multimedia castu is suitable for use because it is able to present science literacy information visually and interactively
Sosialisasi Penerapan Deep Learning Dalam Pembelajaran Untuk Guru Di Sekolah Syamsuddin, Afdhal Fatawuri; Nojeng, Asis; Muhallim, Muhallim
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru sekolah dasar terhadap literasi digital dan penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran berbasis deep learning. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Juli 2025 di SD Kartika Makassar dengan melibatkan 19 guru SD. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi tatap muka, diskusi interaktif, dan simulasi sederhana penerapan AI dalam pembelajaran tematik. Hasil pre–posttest menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 2,86 menjadi 4,32, dengan aspek tertinggi pada pengetahuan dasar AI (+1,6) dan motivasi penerapan teknologi (+1,5). Survei kepuasan peserta menghasilkan skor rata-rata 4,42 (kategori baik–sangat baik), menunjukkan bahwa kegiatan ini relevan dan bermanfaat bagi guru. Peserta menilai materi yang disampaikan mudah dipahami, menarik, dan kontekstual dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi guru di bidang literasi digital serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung transformasi digital pendidikan.hasa Indonesia  ( Justified, 10 pt,Kata kunci: pembelajaran mendalam, literasi digital, kecerdasan buatan, guru sekolah dasar, pengabdian masyarakat
Peningkatan Keterampilan Guru dalam Menggunakan Alat Peraga Sederhana Berbasis Lingkungan Irfan, Muhammad; Syamsuddin, Afdhal Fatawuri; Putrawan, Muh. Rizah; Natsir, Siti Zahra Mulianti
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam merancang dan memanfaatkan alat peraga sederhana berbasis lingkungan sebagai media pembelajaran di sekolah dasar. Program ini dilaksanakan di SDN Centre Malino, Kabupaten Gowa, dan diikuti oleh 15 guru dari berbagai jenjang kelas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan bimbingan dan pelatihan yang mencakup kegiatan teoritis dan praktik langsung. Guru dibimbing mulai dari tahap identifikasi capaian pembelajaran, pemetaan potensi lingkungan lokal, hingga pembuatan dan penerapan alat peraga di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan dan kreativitas guru setelah mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, rata-rata nilai peserta meningkat dari 60,6 menjadi 89,2, atau terjadi peningkatan sebesar 47,2%. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek kreativitas dan inovasi (55,2%) serta keterampilan teknis (53,3%). Hasil ini sejalan dengan temuan penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung mampu meningkatkan kompetensi pedagogik dan kreativitas guru. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran, khususnya dalam menjadikan proses belajar lebih kontekstual, interaktif, dan berorientasi pada lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran ekologis guru untuk memanfaatkan sumber daya alam sekitar sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.Kata kunci: pelatihan guru, alat peraga sederhana, pembelajaran berbasis lingkungan