Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

UNIVERSITY STUDENTS RESPONSES’ TOWARDS THE USE OF PHET-BASED VIRTUAL LABORATORY ON THE BASIC OF SCIENCE CONCEPTS COURSE Natsir, Siti Zahra Mulianti; Sahabuddin, Erma Suryani; Syamsuddin, Afdhal Fatawuri
JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE Vol 9, No 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsep.v9i1.11721

Abstract

The rapid development of educational technology has brought significant changes to science learning, primarily by integrating virtual laboratories. These tools provide interactive and student-centered experiences that are more accessible than conventional labs. This study explores the importance of PhET-based virtual labs in enhancing students' understanding of energy and work concepts in a Basic Science Concepts course, emphasizing their relevance in modern, inquiry-based science education. This research analyzes university students’ perceptions of the usability and quality of PhET simulations used in the course. Using a quantitative survey method, data were collected from 161 randomly selected university students through a Likert-scale questionnaire. The results show an overall satisfaction rate of 71.68%, indicating a positive response categorized as "good." Students particularly appreciated the user-friendly interface and dynamic visualizations that encouraged independent exploration and more profound comprehension of abstract concepts. The study concludes that PhET-based virtual labs are practical supplementary tools in science education. Despite limitations such as reliance on self-reported data and short-term evaluation, the findings highlight the potential of virtual labs to enhance conceptual learning. Future research should investigate long-term learning outcomes and compare virtual, traditional, and blended learning environments to optimize instructional strategies.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CARD STUDY (CASTU) PADA PEMBELAJARAN LITERASI SAINS UNTUK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Nur Afifah, Siti; Siti Raihan; Syamsuddin, Afdhal Fatawuri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i4.17486

Abstract

Limited use of media makes students constrained in developing science literacy. The goal of this research is determine the feasibility of multimedia castu in science literacy learning for grade V elementary school students. The type of research used is Research and Development (R and D) by adopting the Alessi and Trollip development model which consists of three stages, namely planning, design, and development. The research instruments used were in the form of instrument validation sheets, teacher response questionnaires, and student response questionnaires. The sample in this study is grade V students of SD 15 Teddaopu. The results of this research is show that the media developed in science literacy learning has been considered feasible through alpha tests and beta tests. In the alpha validator test, material experts gave an assessment of 96.36% (very feasible) and media experts gave an assessment of 81.8% (very feasible). As for the beta test, the results were obtained based on teacher respondents with a score of 96.15% with the category of product feasibility (very feasible) and students 97.7% (very feasible). Based on the results of the research, it can be concluded that multimedia castu is suitable for use because it is able to present science literacy information visually and interactively
Sosialisasi Penerapan Deep Learning Dalam Pembelajaran Untuk Guru Di Sekolah Syamsuddin, Afdhal Fatawuri; Nojeng, Asis; Muhallim, Muhallim
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru sekolah dasar terhadap literasi digital dan penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran berbasis deep learning. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Juli 2025 di SD Kartika Makassar dengan melibatkan 19 guru SD. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi tatap muka, diskusi interaktif, dan simulasi sederhana penerapan AI dalam pembelajaran tematik. Hasil pre–posttest menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 2,86 menjadi 4,32, dengan aspek tertinggi pada pengetahuan dasar AI (+1,6) dan motivasi penerapan teknologi (+1,5). Survei kepuasan peserta menghasilkan skor rata-rata 4,42 (kategori baik–sangat baik), menunjukkan bahwa kegiatan ini relevan dan bermanfaat bagi guru. Peserta menilai materi yang disampaikan mudah dipahami, menarik, dan kontekstual dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi guru di bidang literasi digital serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung transformasi digital pendidikan.hasa Indonesia  ( Justified, 10 pt,Kata kunci: pembelajaran mendalam, literasi digital, kecerdasan buatan, guru sekolah dasar, pengabdian masyarakat
Peningkatan Keterampilan Guru dalam Menggunakan Alat Peraga Sederhana Berbasis Lingkungan Irfan, Muhammad; Syamsuddin, Afdhal Fatawuri; Putrawan, Muh. Rizah; Natsir, Siti Zahra Mulianti
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam merancang dan memanfaatkan alat peraga sederhana berbasis lingkungan sebagai media pembelajaran di sekolah dasar. Program ini dilaksanakan di SDN Centre Malino, Kabupaten Gowa, dan diikuti oleh 15 guru dari berbagai jenjang kelas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan bimbingan dan pelatihan yang mencakup kegiatan teoritis dan praktik langsung. Guru dibimbing mulai dari tahap identifikasi capaian pembelajaran, pemetaan potensi lingkungan lokal, hingga pembuatan dan penerapan alat peraga di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan dan kreativitas guru setelah mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, rata-rata nilai peserta meningkat dari 60,6 menjadi 89,2, atau terjadi peningkatan sebesar 47,2%. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek kreativitas dan inovasi (55,2%) serta keterampilan teknis (53,3%). Hasil ini sejalan dengan temuan penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung mampu meningkatkan kompetensi pedagogik dan kreativitas guru. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran, khususnya dalam menjadikan proses belajar lebih kontekstual, interaktif, dan berorientasi pada lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran ekologis guru untuk memanfaatkan sumber daya alam sekitar sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.Kata kunci: pelatihan guru, alat peraga sederhana, pembelajaran berbasis lingkungan
Pengaruh Model Reciprocal Teaching Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SD Sakauni, Sakauni; Raihan, Siti; Syamsuddin, Afdhal Fatawuri
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i02.2707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis pre-experimental design (One-Group Pretest-Posttest Design). Populasi sekaligus sampel berjumlah belas siswa yang ditentukan dengan teknik sampel jenuh. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching mengalami peningkatan dari kategori cukup (60%) menjadi kategori sangat baik (93,3%). Kemampuan membaca pemahaman siswa meningkat dari kategori rendah (rata-rata 45,36) menjadi kategori sangat tinggi (rata-rata 88,57) setelah diberikan perlakuan. Seluruh 14 siswa (100%) berhasil melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (70). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan awal dan kemampuan akhir siswa dengan nilai t hitung (10,420) > t tabel (2,160) dan signifikansi 0,000 < 0,05. Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 299 Bonto Macinna Kabupaten Bulukumba.
Assessing Prospective Teachers' Readiness: An Integrative Study of Teaching Methods and the Achievement of 21st Century Competencies in the Primary Teacher Education Department Rahman, Hardianto; Sayidiman; Irfan, Muhammad; Syamsuddin, Afdhal Fatawuri; Yusnadi
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 11 No 01 (2026): Volume 11 Nomor 1 2026
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v11i01.4450

Abstract

The transformation of education in the 21st century requires prospective teachers to have competencies that are adaptive to the changing times, such as critical thinking, creativity, collaboration, communication, and digital literacy. This study aims to 1) analyze the relationship between the teaching methods applied in the primary teacher education Department at Universitas Negeri Makassar (UNM) and the achievement of prospective teacher students' competencies in 21st-century skills; 2) identify the dominant learning paradigm and its impact on 21st-century skills; 3) map the level of student competency achievement in 21st-century skills and identify the factors that support and hinder the achievement of 21st-century skills. The research method used was a combination of quantitative and qualitative research (mixed method), with data collection using surveys and interviews, selected and implemented with consistency and accuracy. Quantitative data were analyzed using statistical techniques, while qualitative data were analyzed using thematic analysis. The research sample consisted of 250 students and 35 lecturers. The results of this study reveal that: the majority of the students teacher are at an intermediate level of competence in 21st-century skills; only a small proportion have reached an advanced level, and almost none have reached an expert level; there are variations in achievement between indicators; teaching methods and learning paradigms play a significant role in supporting or limiting these achievements; emotional support, self-reflection, and technology integration are aspects that need to be strengthened.
Titik Awal Pengembangan Profesional Guru: Studi Profil Identitas Profesional Calon Guru SD dalam Lanskap Sosiokultural Makassar Novitasari, Noer Intan; Pagarra, Hamzah; Faisal, Muh.; Syamsuddin, Afdhal Fatawuri
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.116831

Abstract

Pemetaan profil identitas profesional calon guru dalam konteks sosiokultural yang religius dan kolektivistis masih relatif terbatas dalam literatur identitas guru global. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil identitas profesional mahasiswa calon guru PGSD semester akhir di Universitas Negeri Makassar serta menganalisis keterkaitannya dengan perjalanan pengembangan profesional guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui narasi reflektif dari 20 partisipan yang dipilih secara purposif dan dianalisis menggunakan analisis tematik dengan pendekatan abduktif. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima profil identitas, yaitu Normative, Idealistic, Pragmatic, Adaptive, dan Uncertain Identity. Profil Normative Identity memperlihatkan bahwa orientasi profesional dapat berakar pada nilai religius yang kuat dan membentuk cara mahasiswa memaknai profesi guru. Sementara itu, Profil Pragmatic Identity menunjukkan bahwa pertimbangan sosial dan keluarga turut memengaruhi pilihan karier mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa pemahaman terhadap profil identitas pada tahap prajabatan memiliki peran penting sebagai dasar dalam merancang pengembangan profesional guru yang kontekstual dan berkelanjutan.