Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penerapan Balanced Scorecard sebagai Alat Evaluasi Kinerja Organisasi di Sektor Publik dan Swasta Pangeran, Pangeran; Sibuea, Nurhalimah
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.1031

Abstract

Penerapan sistem evaluasi kinerja yang komprehensif dan strategis menjadi kebutuhan mendesak bagi organisasi, baik di sektor publik maupun swasta. Balanced Scorecard (BSC), yang dikembangkan oleh Kaplan dan Norton, menawarkan pendekatan holistik yang mencakup empat perspektif utama: keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi BSC sebagai alat evaluasi kinerja organisasi di dua sektor berbeda, serta mengidentifikasi perbedaan, tantangan, dan kontribusinya terhadap pencapaian tujuan strategis. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada satu organisasi pemerintah daerah (sektor publik) dan satu perusahaan manufaktur nasional (sektor swasta). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSC mampu meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta akuntabilitas kinerja organisasi di kedua sektor. Di sektor swasta, BSC mendorong peningkatan profitabilitas, efisiensi produksi, dan kepuasan pelanggan. Sementara di sektor publik, BSC berkontribusi terhadap peningkatan transparansi pelayanan, optimalisasi anggaran, dan kepuasan masyarakat. Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam implementasi BSC seperti keterbatasan data, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya integrasi sistem informasi. Kesimpulannya, BSC merupakan alat strategis yang efektif jika diterapkan secara konsisten dan kontekstual sesuai dengan karakteristik masing-masing sektor. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan, sistem informasi kinerja, dan dukungan kebijakan sebagai kunci keberhasilan implementasi BSC di masa depan.
Sosialisasi Pengujian kualitas air dan solusi untuk meningkatkan kualitas air Bersih Danau Toba Tapanuli Utara Herlina, Herlina; Sibuea, Nurhalimah; Julian, Julian; Samah, Eri; Nasution, M.Dandy Resafahlevi; Maryani, Maryani
Journal Liaison Academia and Society Vol 3, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i4.671

Abstract

Danau Toba merupakan salah satu destinasi wisata alam yang terkenal di Indonesia. Namun, kualitas air Danau Toba semakin menurun dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pencemaran limbah rumah tangga, limbah industri, dan limbah pertanian. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kualitas air Danau Toba. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi pengujian kualitas air. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas air Danau Toba. Selain itu, sosialisasi ini juga bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang cara melakukan pengujian kualitas air.Kata Kunci: Pengujian Kualitas Air; Solusi; Meningkatkan; Air Bersih
Sosialisasi Pemanfaatan Lahan Pertanian sebagai Daya Tarik Wisatawan di Bukit Lawang Tanjung, Yulia Tiara; Br Bangun, Nirwana; Sibuea, Nurhalimah; Dewi, Dora Silvia; Batu, Fider Lumban; Zulfida, Ida
Journal Liaison Academia and Society Vol 3, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i2.558

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini untuk memberikan masukan kepada msyarakat terkait pengelolaan dan pemanfaatn lahan pertanian sekitar wisata sehingga dapat menghasilkan income tambahan bagi masyarakat sekitarnya serta menambah kekayaan daya tarik kawasan wisata bukit lawang tersebut. Adapun tempat pelaksanaan PKM ini dilakukan di kawasan wisata bukit lawang kabupaten langkat Sumatera Utara. Kita ketahui kawasan wisata bukit lawang memilki daya tarik alam yang asri dengan habitat orang utannya dan juga terdapat sungai yang indah dengan bebatuan yang inmdah serta aliran air yang lumayan deras sehingga dapat dilaksanakan arung jeram. Disekitar kawasan wisata tersebut masih banyak ditemukan lahan persawahan dan pertanian, sehingga berpeluang untuk dikelola menjadi bagian dari kawasan wisata. 1) Wisata Agro, 2) Dimensi Ekologi, Sosial-Budaya, dan Ekonomi4) Potensi Daya Tarik Dominan dan Penunjang, 4) Wisata Agro dalam Skala Kecil. Hasil kegiatan ini yaitu: Pelaksanaan PKM ini memberikan masukan kepada masyarakat terkait teknis, Ide dan bidang fokus yang memungkinkan untuk dilaksanakan dalam upaya pemanfaatan lahan pertaniah maupun lahan yang ada sebagai bagian dari kawasan wisata sehingga akan mendatangkan benefit kepada masyarakat dan PAD. Pelaksanaan PKM ini mendapat respon positif dan antusias dari masyarakat dan dari interkasi yang terjadi masyarakat menginginkan tim PKM dapat melakukan pendampingan berkala. Artinya pelaksanaan PKM ini sangat bermanfaat dilakukan.Kata Kunci : Sosialisasi; Lahan Pertanian; Wisata; Bukit Lawang.
Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Inovatif Bagi Dosen Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Tanjung, Yulia Tiara; Hidayati, Taufika; Rini, Rini; Sibuea, Nurhalimah
Journal Liaison Academia and Society Vol 2, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.077 KB) | DOI: 10.58939/j-las.v2i2.273

Abstract

Kemampuan guru dalam membuat perangkat pembelajaran masih rendah. Kenyataan ini tidak sejalan dengan harapan pemerintah dalam upaya meningkatkan mutu kualitas pelaksanaan pendidikan di tanah air. Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan di Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia bertujuan untuk memberikan kompetensi kepada Dosen di Universitas Pembinaan Masyarakat terkait desain pembelajaran inovatif. Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan di Ruang Pertemuan Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia pada tanggal 23 Januari – 27 Januari 2022. Bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berupa pelatihan pengembangan perangkat embelajaran inovatif bagi guru . Dalam kegiatan ini dibagi dalam bebera tahap, yaitu : 1) tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap evaluasi. Peserta pada pelatihan ini adalah perwakilan guru di setiap Fakultas dengan jumlah 40 orang, Pengabdian masyarakat tentang pelatihan pengembangan perangkat pembeljaran inovatif bagi guru. Pelatihan diawali dengan pengenalan beberapa model pembelajaran sesuai dengan kurikukulum yang berlaku di sekolah, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pengembangan perangkatKata Kunci: Pelatihan; Perangkat Pembelajaran; Inovatif; Dosen
Sosialisasi Strategi Peran Guru Dalam Menciptakan Disiplin dan Berakhlak Mulia bagi Siswa di Pasantren Darussalam Guntur Batubara Silalahi, Alistraja Dison; Tampubolon, Manner; Sibuea, Nurhalimah; Cen, Cia Cai; Yanti, Novi; Afrida, Elly
Journal Liaison Academia and Society Vol 2, No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.508 KB) | DOI: 10.58939/j-las.v2i4.424

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini yaitu menciptakan siswa yang disiplin dan berakhlak mulia, sehingga dapt diharapkan seabgai generasi penerus dalam memimpin bangasa. Adapun empat kegiatan yaitu di Pasantren Darussalam Guntur Batubara. Hasil dari kegiatan ini telah memberikan edeukasi kepada guru dan siswa tentang permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam upaya menciptakan kedisiplinan guru dan siswa. Kegiatan ini mendapat respon positif dari peserta PKM yaitu guru dan murid, sehingga terlihat adanya tekat dalam mewujudkan sistem pendidikan yang disiplin dan berakhlak mulia. Kemudian dari kegiatan ini diketahui bahwa strategi yang dapat dilakuan oleh guru dalam menciptakan disiplin dan berakhlak mulia bagi siswa di pasantren darussalam guntur batubara yaitu secara umum dilakukan dengan beberapa strategi diantarnya: a) Dibentuk satu guru pendamping/ pengawas harian sesuai kapasitas siswa yang ideal, seperti satu sub asrama; b)Melakukan pendekatan individual yaitu dengan memberikan nasehat kepada siswa; c)Memanggil atau menyampaikan permasalahan siswa kepada orang tua siswa dan meminta bantuan memberikan nasehat terkait issue yang disampaikan; d)Membentuk grup WA antara guru wali dan orang tua murid dengan tujuan sebagai wadah menyampaikan perkembangan siswa, permasalahan yang terjadi serta hal-hal lain yang dianggap perlu terkait siswa.Kata Kunci : Strategi Peran Guru; Siswa; Disiplin; Akhlak Mulia.
The Role of Transformational Leadership Style on Employee Engagement and Organizational Innovation in the Hybrid Work Era Nasution, Siti Ummi Arfah; Sibuea, Nurhalimah
International Journal of Economics (IJEC) Vol. 4 No. 1 (2025): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijec.v4i1.1446

Abstract

This study explores the role of transformational leadership in enhancing employee engagement and fostering organizational innovation within the context of hybrid work arrangements. Using a qualitative research approach, data were collected through in-depth interviews and focus group discussions with organizational leaders and employees operating in hybrid work environments in Indonesia. The findings reveal that transformational leaders, through inspirational motivation, individualized consideration, intellectual stimulation, and idealized influence, significantly contribute to higher levels of employee engagement and promote innovative behaviors despite the challenges posed by hybrid work settings. The study underscores the importance of adaptive leadership practices to sustain organizational competitiveness in the evolving work landscape.
Pengaruh Etika Bisnis Islam dalam Optimalisasi Pengembangan UMKM Sibuea, Nurhalimah; Hafizhoh, Syariah; Karim, Muhammad Nasir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30988

Abstract

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) menjadi solusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya, UMKM sering menghadapi berbagai masalah etis yang memengaruhi pengembangannya. Dalam hal ini, etika bisnis Islam memiliki peran penting untuk menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan UMKM. Penerapan etika bisnis Islam didasarkan pada lima prinsip utama, yaitu tauhid, keadilan, kebebasan berkehendak, tanggung jawab, dan kejujuran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, menggunakan sumber dari artikel dan jurnal yang relevan dengan topik penerapan etika bisnis Islam dalam mendukung optimalisasi pengembangan UMKM
PELATIHAN DAN SOSIALISASI KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN ORGANISASI BAGI MAHASISWA BARU SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) ALWASHLIYAH SIBOLGA TAPANULI TENGAH Ummi Arfah Nasution, Siti; Efendi Damanik, Rusli; Iskandar Batubara, Dedi; Sibuea, Nurhalimah; Rahmi Putri, Ilfi; Subaktiar, Subaktiar; Tanjung, Mansur; Safwan Koto, Mhd.; Riwayani, Riwayani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5456-5461

Abstract

Kepemimpinan dan manajemen organisasi merupakan konteks yang penting dalam pengembangan karakter mahasiswa. Tantangan-tantangan yang dihadapi pada sekarang ini oleh STIE dan Universitas di Indonesia adalah membekali  pengetahuan dan pemahaman tentang konsep dan prinsip-prinsip dasar kepemimpinan dan manajemen organisasi, terkadang masih minimnya keahlian dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen, perubahan digitalisasi merubah kemampuan berkomunikasi dan semakin menurun kerjasama tim serta kurangnya motivasi dan inovasi dalam meningkatkan Kapabiltas mahasiswa didunia kerja.Program prelatihan dan sosialisasi secara khusus bertujuan membekali peserta dengan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kepemimpinan dan manajemen organisasi, memberikan berbagai keterampilan yang dapat membentuk dan mengembangkan karakter kepemimpinan, serta membiasakan peserta berfikir dan bekerja dalam kelompok secara transdisipliner. Pelatihan dan sosialisasi ini diharapkan  mampu membekali mahasiswa terhadap pemahaman dalam manajemen organisasi, dengan fokus pada aspek kepemimpinan, team work, semangat kerjasama, dukungan antar anggota tim, dan pengembangan keterampilan individu.
Sistem Informasi Manajemen (SIM) SebagaiSarana Pencapaian E-Government Sibuea, Nurhalimah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulis membahas mengenai pentingnya penggunaan sistem informasi manajemen guna pelaksanaan dan tercapainya e-government yang efektif dan efisien. Dimana peran teknologi pada era sekarang akan sangat membantu kerja birokrasi untuk melaksanakan fungsi-fungsinya guna mencapai good governance sesuai dengan UU No. 32 tahun 2004, UU No. 28 tahun 2004, dan UU No. 28 tahun 1999. Sesuai dengan Intruksi Presiden No. 3 tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional, inisiatif pemerintah untuk pemberlakuan e-government semakin kuat, dimana sistem informasi manajemen diharap dapat membantu pekerjaan dan menjadi sarana untuk menentukan keputusan demi tercapainya fungsi-fungsi pemerintah. Sehingga penulis menyimpulkan bahwasanya sistem informasi manajemen dapat membantu birokrasi Sebagai Penunjang Kinerja Organisasi, pendukung dalam pengambilan keputusan, penyalur informasi dengan cepat, serta sebagai sarana pendukug kegiatan-kegiatan operasional lainnya. Namun dalam pelaksanaannya, sistem informasi manajemen, e-government pasti memiliki hambatan, dimana sumber daya manusia yang kurang kompeten, hingga teknologi yang kurang memadai, semua tergantung bagaimana setiap organisasi mengatasi hambatan-hambatan tersebut.