Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Keperawatan

Penerapan Akupresur dan Kompres Hangat Dalam Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gastritis Wiwit Ambarsari; Weni Sulastri; Novi Lasmadasari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i1.325

Abstract

Penyembuhan gastritis membutuhkan waktu dan komitment untuk menjalankan terapi ataupun pengobatan yang rutin. Selama masa penyembuhan pasien tidak bisa menghindari rasa ketidaknyamanan dengan seketika, biasanya diatasi dengan obat-obatan farmakologis yang tidak semua orang berespon positif terkadang menimbulka masalah yang baru. Oleh sebab itu, dalam mengatasi rasa nyeri pada lambung dalam penelitian ini adalah dengan akupresur yang merupakan salah satu terapi komplementer yang dapat diberikan selama home serta kompres air hangat untuk meningkatkan rasa kenyamanan, Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui pendekatan asuhan keperawatan selama homecare. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan skala nyeri abdomen setelah dilakukan terapi akupresur dan kompres hangat pada pasien gastritis dari skala nyeri 6 menjadi 2. Terapi akupresur dan kompres hangat sangat baik dilakukan dirumah sehingga penelitian ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam mengatasi nyeri pada asuhan keperawatan pasien gastritis.
Respon Inflamasi Robekan Perineum Ibu Post Partum Dengan Model Inovasi Perawatan Luka Perineum Lasmadasari, Novi; Sutriyani; Weni Sulastri; Okta Ria Sari; Azkiah
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v6i2.443

Abstract

Robekan perineum terjadi rata-rata terjadi pada ibu post partum terutama primigravida (kelahiran anak pertama). Area robekan perineum beresiko tinggi serta faktor utama penyebab infeksi pada ibu sehingga nyeri yang dirasakan semakin lama yang mempengaruhi aktivitas dan kenyamanan ibu yang berdampak pada proses menyusui dan bounding ibu. Penelitian ini bertujuan mempercepat fase inflamasi luka pernineum ibu dengan aktivitas antimikroba asam kandis kering yang dijadikan cairan pencuci luka atau kompres luka serta perawatan luka yang tepat. Penelitian dilakukan pada post partum dengan robekan perineum. Metode penelitian quasi eksperimen pre post test melibatkan 24 responden untuk kelompok kontrol dan intervensi. Untuk melihat perkembangan luka dilakukan secara kualitatif menggunakan skala nyeri NRS (numerical rating scale). Berdasarkan  uji  statistik penelitian ini menunjukkan distribusi frekuensi diperoleh hasil nilai tengah intensitas nyeri dari 12 responden sebelum dilakukan intervensi adalah 7 dengan rentang skala nyeri yang dialami responden adalah 3-8. Intensitas nyeri yang paling banyak dirasakan oleh responden adalah skala 8. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa sugesti terhadap persespi nyeri yang dirasakan oleh responden membuat mereka takut dan cemas untuk memulai aktivitas. Ketidaknyamanan terus berlangsung selama luka jahitan perineum belum kering sehingga  nyeri akan terus terasa
Pengaruh Tandem Walking Exercise Terhadap Penurunan Resiko Jatuh Pada Lansia di Panti Tresna Werdha Pagar Dewa Provinsi Bengkulu Maritta Sari; Nengke Puspita Sari; Weni Sulastri
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i1.508

Abstract

Lansia adalah lanjutan tahapan proses kehidupan individu memiliki ciri khusus yakni menurunnya fungsi organ tubuh, menurunnya fungsi dan sistem tubuh secara fisiologis. Seiring bertambahnya usia, tubuh manusia akan mengalami perubahan otot, tulang dan sendi. Terjadi kemunduran dan perubahan morfologis pada otot menyebabkan perubahan fungsional otot, yaitu penurunan kekuatan, kontraksi otot, elastisitas dan fleksibilitas otot. Masalah yang sering terjadi pada lansia dikenal dengan sindromgeriatri. Sindromgeriatri merupakan Penurunan keseimbangan pada lansia meningkatkan risiko jatuh hingga 2,9 kali atau hampir 3 kali lipat dibanding lansia yang tidak mengalami penurunan keseimbangan. Kejadian jatuh pada lansia bisa berdampak serius mulai dari cedera ringan hingga mengalami kecacatan, disabilitas dan dapat menyebabkan kematian. Upaya yang dapat dilakukan untuk untuk menurunkan risiko jatuh pada lansia perlu dilakukan latihan Tandem Walking Exercise. Tandem Walking adalah Jalan tandem (tandem stance) merupakan metode gerakan latihan yang dapat meningkatkan kekuatan otot pada daerah musqle quadriceps, dimana musculo quadriceps merupakan salah satu anggota tubuh yang bertugas untuk meluruskan lutut dan menekuk hip (panggul) Jalan tandem merupakan salah satu dari jenis latihan keseimbangan (balance exercise). Metodologi penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan pendekatan one group pre-test post-test design Populasi dalam penelitian ini adalah 30 lansia yang mengalami sindromgeriatri di Panti Tresna Werdha. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi penurunan resiko jatuh pada lansia dengan analisis bivariate menggunakan Wilcoxon Test didapatkan p value = 0,005 yang berarti ada pengaruh pemberian intervensi Tandem Walking Exercise terhadap resiko jatuh pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa Bengkulu.
Bahaya Tersembunyi Makanan Ultra-Proses: Faktor Risiko Utama Gagal Ginjal di Indonesia: Scoping Review Weni Sulastri; Sutri, Sutri Yani; Rizka Wahyu Utami
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i2.639

Abstract

Penyakit ginjal kronis, termasuk gagal ginjal, menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global, dengan prevalensi tinggi di Indonesia, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja. Konsumsi makanan ultra-proses (UPF) telah diidentifikasi sebagai salah satu faktor risiko signifikan, terutama melalui kandungan gula, garam, lemak, dan aditif yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran UPF dalam meningkatkan risiko penyakit ginjal melalui scoping review dari berbagai studi empiris dan sistematis. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan sumber utama dari basis data ilmiah seperti Google Scholar dan Scopus, mencakup artikel dalam 10 tahun terakhir (2013–2023). Hasil analisis menunjukkan bahwa konsumsi UPF secara signifikan berkorelasi dengan peningkatan risiko gagal ginjal melalui tiga mekanisme utama: peningkatan beban natrium dan gula yang memicu hipertensi dan resistensi insulin, efek adiktif yang memperburuk pola makan tidak sehat, serta dampak langsung bahan kimia tambahan seperti fosfat dan advanced glycation end products (AGEs) yang merusak fungsi ginjal. Di Indonesia, urbanisasi, perubahan gaya hidup, dan lemahnya regulasi menjadi faktor pendorong utama tingginya konsumsi UPF di kalangan anak-anak dan remaja. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa konsumsi UPF merupakan faktor risiko signifikan untuk gagal ginjal di populasi muda Indonesia. Pendekatan multi-sektoral yang melibatkan edukasi masyarakat, penguatan regulasi, dan promosi pola makan sehat sangat diperlukan untuk mengurangi risiko tersebut. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme kausal secara mendalam dan mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif.
Pengaruh Terapi Audio Murottal Al-Qur'an Terhadap Skor Halusinasi Pada Pasien halusinasi Pendengaran Sutri, Sutri Yani; Weni Sulastri
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v8i1.717

Abstract

Halusinasi pendengaran merupakan salah satu gejala utama pada pasien dengan gangguan jiwa, khususnya skizofrenia. Pasien sering mendengar suara-suara yang tidak nyata yang dapat menyebabkan gangguan perilaku dan penurunan kualitas hidup. Penanganan halusinasi tidak hanya mengandalkan terapi farmakologis, tetapi juga membutuhkan pendekatan non-farmakologis seperti terapi audio. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi audio murottal Al-Qur’an terhadap skor pada pasien halusinasi pendengaran. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Jumlah sampel yang digunakan adalah 15 orang dengan masalah Halusinasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan skor halusinasi. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik consecutive sampling yang dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Analisis menunjukkan bahwa nilai p = 0,001 p yang berarti bahwa ada pengaruh terapi
Experiences of Productive-Age Diabetes Mellitus Patients in Maintaining Kidney Function through Healthy Lifestyle Changes Sulastri, Weni; Yani, Sutri; Hibatullah, Fatih; Dewa Darma, Dimas
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) in productive-age patients is a public health challenge. One of the serious complications of DM is impaired kidney function. Healthy lifestyle changes have the potential to help maintain kidney function, but understanding of patient experiences in maintaining kidney function through a healthy lifestyle is still limited. This study aims to explore the experiences of productive-age DM patients in their efforts to maintain kidney function through healthy lifestyle changes. Methods: This study used a qualitative research method with a phenomenological approach. A purposive sample of productive-age DM patients aged 20–45 who had undergone DM therapy for at least 2 years was selected. Data were collected through in-depth interviews, recorded, transcribed, and then analyzed using thematic analysis. The results of this study examined patient experiences in terms of knowledge about kidney risks, motivation to make lifestyle changes, challenges and barriers, adaptation strategies, the role of family/environmental support, and perceptions about efforts to maintain kidney function. Conclusion: A thorough understanding of patient experiences can assist nurses and healthcare teams in designing educational interventions and healthy lifestyle support tailored to the needs of productive-age DM patients.