Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementation of tandem walking and balance exercise combination for fall prevention among older adults with balance disorders : A case study Lisdahayati, Lisdahayati; Pome, Gunardi; Saprianto, Saprianto; Martadinata, Umar Hasan; Rustiati, Nelly; Sukmawati, Ratna
Lentera Perawat Vol. 6 No. 3 (2025): July - September
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v6i3.565

Abstract

Background: The aging process leads to a progressive decline in physiological function, including muscle strength and body balance, which increases the risk of falls among older adults. Falls are one of the leading causes of injury-related morbidity and mortality in the elderly, significantly reducing quality of life.. Objective: This study aimed to implement a combination of tandem walking and balance exercises as an intervention to prevent falls in older adults with balance impairments at the Tanjung Agung Community Health Center. Methods: A descriptive case study design with a nursing process approach was applied. Two elderly participants with moderate fall risk, as assessed by the Berg Balance Scale (BBS), were included. The intervention consisted of tandem walking and balance exercise sessions twice weekly for four weeks. Balance outcomes were measured pre- and post-intervention using the BBS, complemented by structured interviews and direct observation.. Results: Both participants demonstrated improvement in balance performance. The BBS score of Participant 1 increased from 40 to 51, shifting from moderate to low fall risk. Participant 2 improved from 39 to 46, reflecting enhanced postural stability, though still within moderate risk. Both reported greater confidence and stability during standing and walking, with reduced reliance on external support. Conclusion: The combination of tandem walking and balance exercises was effective in improving static and dynamic balance while reducing fall risk in older adults with balance disorders. This intervention is recommended as a practical fall-prevention strategy in community and primary healthcare settings.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Manajemen Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi Lisdahayati, Lisdahayati; Pome, Gunardi; Rustiati, Nelly; Saprianto, Saprianto; Martadinata, Umar Hasan; Harsanto, D Eka; Akbar, M Agung
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.584

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memiliki dampak serius terhadap kesehatan masyarakat dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin menuntut adanya pendekatan berbasis komunitas untuk meningkatkan upaya pencegahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam manajemen pencegahan dan pengendalian hipertensi melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 25 anggota PKK di Desa Lubuk Batang Baru sebagai mitra pelatihan. Intervensi dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, simulasi, dan evaluasi menggunakan strategi CERDIK dan PATUH. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta tentang hipertensi dari 28% menjadi 92% setelah pelatihan, disertai peningkatan kemampuan dalam memberikan edukasi kepada keluarga. Peserta juga mulai menerapkan pola hidup sehat seperti diet rendah garam, aktivitas fisik rutin, dan pengelolaan stres. Program ini terbukti efektif meningkatkan kapasitas ibu PKK sebagai agen perubahan dalam promosi kesehatan keluarga dan masyarakat. Ke depan, keterlibatan berkelanjutan dari Puskesmas dan pemerintah desa diperlukan untuk memperkuat keberlanjutan program.
The effectiveness of postnatal gymnastics on reducing diastasis rectus abdominis and improving knowledge in postpartum women: A case study Aisyah, Aisyah; Rosa, Eni Folendra; Lisdahayati, Lisdahayati; Rustiati, Nelly; Lestari, Rahayu Dini
Lentera Perawat Vol. 6 No. 3 (2025): July - September
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v6i3.582

Abstract

Background: Diastasis rectus abdominis (DRA) is a common condition in postpartum women characterized by abdominal muscle separation, which may lead to functional disorders and reduced quality of life. One of the effective interventions is postpartum exercise, a simple physical activity designed to strengthen the abdominal muscles and accelerate recovery. Objective: This study aimed to describe the implementation of education and postpartum exercise to reduce DRA and increase knowledge among postpartum mothers. Methods: A descriptive case study design with a nursing care approach was applied to two multiparous postpartum mothers with DRA >2.5 cm. Interventions consisted of health education and postpartum exercise training conducted over seven consecutive days. Data were collected through interviews, observations, questionnaires, and DRA measurements using a simple caliper. Results: The findings showed a reduction in DRA size, from 2.96 cm to 2.78 cm in client I and from 2.86 cm to 2.64 cm in client II. Knowledge scores also increased significantly, with correct responses on the questionnaire improving from 4–5 to 10 out of 10 items. Conclusion: Education and postpartum exercise with a nursing care approach were proven to reduce DRA size and enhance maternal knowledge. Postpartum exercise can be recommended as a simple, cost-effective, and practical nursing intervention to support abdominal muscle recovery in postpartum mothers.
Upaya Mempertahankan Pemberian ASI Eksklusif Melalui Pelatihan Manajemen ASI Perah Bagi Ibu Menyusui di Desa BanuayuU Rosa, Eni Folendra; Aisyah; Rustiati, Nelly; Suryanda
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v5i2.172

Abstract

Pada transformasi layanan primer menjadi salah satu pilar penting adalah prioritas ke enam yang bertujuan mendekatkan layanan promotif preventif berkualitas kepada masyarakat melalui promosi kesehatan ibu dan anak. Edukasi tentang menyusui telah terbukti menjadi intervensi efektif meningkatkan pemberian ASI eksklusif. Saat ini cakupan ASI eksklusif di Indonesia adalah 55% dari target diatas 80%. Banyak faktor penyebab kegagalan memberikan ASI eksklusif antara lain 11-54 % karena kurangnya produksi ASI termasuk ibu bekerja. Pengabdian masyarakat ini merupakan hilirisasi dari hasil penelitian tentang efektivitas intervensi sayur katuk yang dimasak dengan santan terbukti meningkatkan produksi ASI, akan tetapi pada penelitian tersebut dilaporkan bahwa kelebihan ASI setelah bayi menyusu tidak ibu jadikan ASI Perah yang dapat menjadi tabungan ASI saat ibu tidak bersama bayi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang manajemen ASI Perah sebagai upaya ibu agar sukses memberikan ASI secara eksklusif walaupun ibu sudah kembali bekerja. Pengabdian ini mendukung transformasi pelayanan kesehatan primer, juga sejalan dengan tema pekan ASI sedunia tahun 2023 yaitu edukasi dan support bagi ibu menyusui yang bekerja. Metode yang digunakan adalah pelatihan manajemen ASI Perah pada ibu menyusui Desa Banuayu Kabupaten OKU Sumatera Selatan. Hasil kegiatan pengabdian ini dilaporkan bahwa pelatihan manajemen ASI Perah berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu, yaitu terjadi peningkatan pengetahuan tentang manajemen ASI Perah sebesar 61,25 poin dari perbandingan nilai rata-rata pre test dan post-test.
Pelatihan Penanganan Gawat Darurat di Lingkungan Sekolah Menengah di Kota Prabumulih Suryanda, Suryanda; Rustiati, Nelly
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3457

Abstract

Pengetahuan dan keterampilan dalam pertolongan pertama gawat darurat pada korban dapat mempengaruhi. tingkat keparahan bahkan akibat upaya pertolongan yang tidak tepat, hal ini justru membahayakan korban. Setiap siswa tanpa terkecuali wajib memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan kondisi gawat darurat karena kondisi seperti ini tidak memandang tempat, waktu bahkan sehebat apapun teknologi yang ada. Pelatihan bertujuan sebagai suatu upaya meningkatkan keterampilan siswa SMAN 3 Kota Prabumulih dalam melakukan pertolongan pertama gawat darurat dilingkungan terdekatnya. Pelatihan menggunakan metode penyuluhan dan diskusi serta demonstrasi. Para peserta diberikan pre test dan post test menggunakan kuestioner untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta. Peserta dibatasi 30 orang, Hasil kegiatan mengindikasikan pentingnya partisipasi berbagai elemen masyarakat khususnya siswa SMA dalam menekan angka korban jiwa. Hal ini tentu saja dapat dipublikasikan secara luas sebagai salah satu alternative intervensi yang dapat dikembangkan dan dinamis.
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKOLOSIS DENGAN HIPERSENSITIVITAS OAT MELALUI TERAPI INTEGRATIF: A CASE REPORT Sujati, Ni Ketut; Fadhilah, Laila; Rustiati, Nelly; Lisdahayati, Lisdahayati; Akbar, M Agung
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7374

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi kronis yang masih menjadi masalah kesehatan global dengan angka kejadian tinggi dan munculnya resistensi terhadap obat anti-tuberkulosis (OAT). Penggunaan OAT jangka panjang sering menimbulkan reaksi hipersensitivitas yang dapat menurunkan kepatuhan terapi dan kualitas hidup pasien. Pendekatan terapi integratif melalui kombinasi akupunktur, herbal, fisioterapi, dan modifikasi diet diharapkan dapat mengurangi efek samping OAT dan mempercepat pemulihan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan terapi integratif terhadap peningkatan kualitas hidup pasien tuberkulosis dengan hipersensitivitas terhadap OAT. Metode: Penelitian ini menggunakan desain laporan kasus (case report) pada satu pasien perempuan berusia 25 tahun dengan diagnosis TB paru aktif dan hipersensitivitas OAT. Intervensi dilakukan selama empat bulan melalui kombinasi akupunktur, terapi herbal (Yue Hua Wan, yin chai Hu, Chaihu Shu Gan, dan Kencur), fisioterapi dada, serta modifikasi diet berbasis “Isi Piringku”. Pemantauan dilakukan terhadap gejala klinis, berat badan, tekanan darah, dan hasil pemeriksaan GeneXpert. Hasil: Setelah empat bulan intervensi, pasien mengalami peningkatan berat badan dari 35 kg menjadi 43 kg, perbaikan nafsu makan, kualitas tidur, serta penurunan gejala gastrointestinal tanpa efek samping tambahan. Hasil GeneXpert menunjukkan MTB not detected, menandakan keberhasilan eradikasi infeksi. Kesimpulan: Terapi integratif efektif dalam mengurangi reaksi hipersensitivitas OAT, meningkatkan status fungsional, dan memperbaiki kualitas hidup pasien. Pendekatan ini menunjukkan sinergi positif antara pengobatan tradisional dan terapi medis konvensional. Saran: Penelitian lanjutan dengan desain uji klinis terkontrol diperlukan untuk menilai efektivitas jangka panjang dan mengembangkan panduan praktik terapi integratif pada pasien tuberkulosis dengan hipersensitivitas obat.