Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

REPRESENTASI KEMANDIRIAN DAN KEBERANIAN DALAM DANNY THE CHAMPION OF THE WORD KARYA ROAD DAHL Laura, Ananda; Dewi, Dwi Wahyu Candra
MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya) Vol 3 No 2 (2025): MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Psikologi dan Humaniora Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi kemandirian dan keberanian dalam novel Danny the Champion of the World karya Road Dahl. Penelitian ini dilatarbelakangi karena pentingnya sastra anak sebagai sarana edukatif dalam membentuk karakter dan nilai-nilai kehidupan. Novel ini dipilih karena menggambarkan tokoh anak yang mandiri dan berani dalam menghadapi tantangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemandirian dan keberanian pada tokoh Danny serta faktor yang memengaruhinya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis teks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh Danny direpresentasikan sebagai karakter yang mandiri, berani, dan percaya diri. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk studi sastra dan psikologi perkembangan anak. Artikel ini menunjukkan bahwa sastra dapat menjadi media edukatif untuk membentuk karakter anak dan memberikan wawasan kepada orang tua mengenai pola asuh dan perkembangan karakter anak.
MAKNA DENOTASI DAN KONOTASI DALAM LIRIK LAGU LESUNG PIPI KARYA RAIM LAODE Rahmawati, Rina; Dewi, Dwi Wahyu Candra
MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya) Vol 3 No 2 (2025): MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Psikologi dan Humaniora Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna denotatif dan konotatif yang terkandung dalam lirik lagu Lesung Pipi karya Raim Laode, yang mengangkat tema penerimaan diri dan cinta sejati. Tujuan penelitian adalah untuk mengungkap makna literal dan makna tersirat dalam lirik tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data berupa teks lirik lagu yang diperoleh dari sumber resmi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan observasi untuk memahami konteks lirik secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini mengandung makna yang lain yang saling melengkapi, yaitu makna denotatif menggambarkan kerinduan, harapan untuk diterima, dan janji untuk memberikan yang terbaik dalam hubungan mereka sedangkan makna konotatif mengandung emosi dan simbolisme yang lebih dalam terkait cinta, harapan, dan komitmen. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang pesan lagu dan kontribusinya pada kajian semantik dan budaya populer.
Political Intrigue and Power in the Novel Lambung Mangkurat by Randu Alamsyah Through Semiotic Studies Dewi, Dwi Wahyu Candra; Hamlianor, Norlia
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol, 9 No 3 (2024) : JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (September)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v9i3.7204

Abstract

This study aims to describe the content of the novel Lambung Mangkurat using the semiotic theory introduced by Charles Sanders Peirce as its analytical framework. This analytical approach involves the identification and discussion of icons, indices, and symbols present in the narrative of the novel. The study adopts a library research approach with a qualitative interpretive method. The data used comes from various primary and secondary sources, which are then interpreted descriptively. The data collection method in this study involves the use of documentation techniques and a review of library materials. The analysis results show that the spread of gossip in the Negara Dipa community about Lambung Mangkurat, who asks for toys from adults borrowing them, is an icon of Lambung Mangkurat's attitude when begging for the throne from Arya Megasari. On the other hand, the accusations and insults directed at Lambung Mangkurat represent an index of the political conspiracy designed by some officials of Negara Dipa to eliminate Lambung Mangkurat from the political arena in the region. Additionally, the slanderous actions by Arya Megasari and Tatah Jiwa to tarnish Lambung Mangkurat's reputation can be interpreted as a symbol of their hatred and fear towards Lambung Mangkurat's ambition to seize the throne of Empu Jatmika. 
Peran Sastra dalam menggambarkan Nilai Sosial dan Moral pada Novel 00.00 Karya Ameylia Falensia lestari, dhini kusuma; Jumadi, Jumadi; Dewi, Dwi Wahyu Candra
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini menyajikan materi peranan sastra sebagai wadah penyampaian unsur nilai sosial dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk menyampaikan bahwa sastra berperan penting dalam penyampaian pesan dan sebuah sarana bagi setiap orang untuk menyampaikan maksut dan pemikiranya baik lewat media sosial maupun media cetak. Jenis metode penelitian jurnal ini adalah kualitatif, menggunakan data deskriptif berupa bahasa tulis maupun lisan. Dalam proses pelaksanaan diterapkan metode inkurir yang mengintegrasikan nilai sosial dan pesan moral dalam setiap karakter tokoh. Data yang didapat berupa analisis karakter dan latar belakang setia tokoh, serta beberapa komentar yang dikumpulkan melalui media sosial dan aplikasi bacaan online yaitu Tiktok dan Wattpad.  Dilihat dari komentar para pembaca, dapat dilihat bahwa pesan dan pengajaran dari novel “00.00” ini dapat tersampaikan dan mampu diterima oleh pembaca. Pembaca dapat memahami setiap permasalahan konflik batin tokoh, dan menjadikanya sebuah pelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sebuah karya sastra mampu mempengaruhi pola pikir pembaca, dan berdampak besar bagi seseorang dalam penyampaian dan penerimaan pesan. Sastra juga menjadi salah satu alternatif untuk memberikan pengajaran dengan cara menyenangkan.