Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PEMBENTUKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI DI LAPAK AJAIB TARAKAN Heriani, Nur; Sovayunanto, Riski; Ismuniar, Cici
Jurnal Inspirasi Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jibk.v1i1.4825

Abstract

Ditemukan anak usia dini yang kurang terfasilitasi dalam pengembangan kreativitasnya ketika anak sulit dalam menentukan ide saat menggambar, menentukan warna, anak kurang menuangkan imajinasinya untuk menciptakan karya, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana bimbingan kelompok dan hasil penerapan kelompok bimbingan dalam pembentukan kreativitas anak usia dini di Lapak Ajaib Tarakan di tinjau dari aspek pengembangan kreativitas 4P (Pribadi, Pendorong, Proses dan Produk). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dan informan penelitian ini terdiri dari 2 orang mentor lapak Ajaib dan 5 orang anak usia dini yang tergabung di lapak Ajaib. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data, yaitu menggunakan metode Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa penerapan bimbingan kelompok di lapak Ajaib dilakukan melalui tahap perencanaan, tahap ini mempersiapkan berbagai macam perlengkapan, mencatat kebutuhan perkembangan anak usia dini sebelum pelaksanaan bimbingan, pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan mentor sesuai dengan materi pembelajaran yang direncanakan, dan evaluasi kegiatan pembelajaran ini dilakukan kepada mentor guna memberikan wawasan terkait ekfektivitas kebijakan bimbingan kelompok dalam mengembangan kreativitas anak usia dini di Lapak Ajaib Tarakan.
Pelaksanaan Layanan Penempatan dan Penyaluran Di SMA Negeri 2 Nunukan Di Tinjau Dari Model CIPP (Context, Input, Process, Product) Salma, Salma; Cahyono, Tri; Ismuniar, Cici
Jurnal Inspirasi Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jibk.v1i1.4739

Abstract

Layanan penempatan dan penyaluran merupakan bentuk dari layanan bimbingan dan konseling. Layanan ini membantu siswa yang kesulitan menentukan pilihan, belum mengetahui bakatnya, minat, dan hobbinya tidak tersalurkan dengan baik. Terdapat masalah bagaimana pelaksanaan layanan penempatan dan penyaluran ditinjau dari model CIPP di SMA Negeri 2 Nunukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan layanan penempatan dan penyaluran di SMA Negeri 2 Nunukan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dan informan penelitian ini terdiri dari 1 orang guru BK. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dokumentasi. Adapun teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pelaksanaan layanan penempatan dan penyaluran di SMA Negeri 2 Nunukan memiliki tujuan atau context seperti, membantu pengentasan masalah siswa. Adapun input atau persiapan yang dilakukan guru BK yaitu perencanaan layanan, hal-hal yang dipersiapkan. Pada tahap pelaksanaan atau proses guru Bk menentukan waktu. Pada tahap hasil atau product guru BK akan melakukan evaluasi atau follow up terhadap layanan yang telah dilakukan.
Pelaksanaan Layanan Konseling Individual Ditinjau Dari Model Context Input Process Product (CIPP) Di SMA Negeri 3 Malinau Meldiana, Reva; Cahyono, Tri; Ismuniar, Cici
Jurnal Inspirasi Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jibk.v1i1.4741

Abstract

Layanan Konseling Individual bertujuan untuk membantu peserta didik yang mengalami kesulitan dalam tahap-tahap perkembangan, membantu untuk dapat mengarahkan peserta didik agar mampu membuat keputusan secara tepat. Penelitian ini akan membahas bagaimana pelaksanaan layanan konseling individual disekolah yang diinjau dari model CIPP. Penelitian ini juga menggunakan metode kualitatif deskriptif, serta teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan meliputi context tujun dari pelaksanaan layanan konseling individual untuk membantu peserta didik yang mengalami kesulitan dalam tahp-tahap perkembangannya, membantu penyelesaian masalah, serta dapat mengarahkan peserta didik dalam membuat keputusan. input persiapan yang dilakukan sebelum melaksanakan layanan guru BK terlebih dahulu mengumpulkan informasi mengenai mengenai peserta didik, informasi dari wali kelas, temannya, atau dari orang tuanya. Selain itu guru BK menyediakan fasilitas seperti ruang konseling, laporan konseling individual, RPL Konseling dan menentukan waktu pelaksanaannya. process pelaksanaan layanan konseling individual guru BK menggunakan beberapa teknik dan tahap-tahapan yaitu tahapawal, inti dan penutup. Product atau hasil dari pelaksanaan layanan konseling individual terdapat perubahan perilaku sisws kearah yang lebih positif. Namun evaluasi yang dilakukan ketika belum ada perubahan pada siswa tersebut guru BK akan menindak lanjuti dan mendiskusikan untuk mengatur kembali pertemuan berikutnya dengan peserta didik.
Kesiapan Guru Dalam Persiapan Program inklusi di Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Tarakan Andriani, Santi; Sovayunanto, Riski; Ismuniar, Cici
Jurnal Inspirasi Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jibk.v1i2.4916

Abstract

Saat ini belum terdapat sekolah inklusi di kota Tarakan maka dari itu keberadaan sekolah inklusi di kota Tarakan sangat diperlukan, agar anak berkebutuhan khusus yang masih bisa ditangani bisa mendapatkan hak pendidikan di sekolah regular, kesiapan guru dalam program inklusi ini sangat penting agar program inklusi berjalan dengan semestinya sesuai tujuan yang ingin dicapai dengan aspek kesiapan sikap dan emosi, kesiapan kognitif dan kesiapan berprilaku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan guru sekolah menengah atas negeri yang ada di kota Tarakan dalam persiapan program Inklusi.  Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan dekriptif dan informan penelitian terdiri dari 9 subjek diantaranya kepala sekolah, guru bimbingan konseling dan guru mata pelajaran. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data, menggunakan metode Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa kesiapan guru berbeda-beda dalam penyelenggaraan program inklusi, hanya ada dua guru yang siap karena sudah memiliki pengalaman, telah memahami metode pelajaran dan proses pembelajaran melalui pelatihan inklusi, guru-guru memiliki kesiapan dalam melakukan kerja sama dengan instansi manapun untuk meningkatkan kreativitas anak berkebutuhan khusus. sisanya menyatakan belum siap karena belum memiliki pengalaman dan memahami tentang program inklusi.
TRUTH OR DARE CARD GAME MEDIA IN IMPROVING THE ATTITUDE OF POLITENESS OF CLASS VIII STUDENTS AT SMP NEGERI 12 TARAKAN Salim, Muh; Ismuniar, Cici; Ariantini, Nisa
Jurnal Inspirasi Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jibk.v1i1.4781

Abstract

Politeness, an integral aspect of interpersonal relationships, reflects values and norms within a community, emphasizing respectful behavior that avoids belittling or demeaning others. This study aimed to determine the effect of the Truth or Dare card game in improving the attitude of politeness of class VIII students at SMP Negeri 12 Tarakan. Conducted as a quantitative experimental approach, this study encompassed a population of 90 eighth-grade students, with a sample size of 12 selected using a random sampling technique. Data processing involved descriptive analysis, inferential analysis, and a paired sample t-test utilizing SPSS version 26.0. The hypothesis testing result revealed a significant effect of the Truth or Dare card game in improving the attitude of politeness among the eighth-grade students at SMP Negeri 12 Tarakan. This was proven by the probability value which was smaller than the level of significance value (0.0000.05). The pretest indicated 3 (25%) students with very low politeness and 9 (75%) students with low politeness. Contrastingly, the posttest demonstrated a noteworthy improvement, with 6 (50%) students exhibiting very high politeness and the remaining 6 (50%) students displaying high politeness. The pretest and posttest outcomes highlighted positive shifts in indicators such as respect for elders, refraining from inappropriate language or behavior, avoiding interruptions during conversations, seeking permission for entry or item usage, and treating others with empathy. These findings underscored the effectiveness of the Truth or Dare card game in fostering positive character values among students.Keywords: Truth or Dare card game, group guidance, attitude of politeness
Pengaruh Teknik Self-Regulation Terhadap Sikap Sopan Santun Siswa Arshy, Juliana; Ismuniar, Cici; Padmi, Ni Made Diah
Jurnal Inspirasi Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jibk.v1i1.4806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan bimbingan kelompok dengan teknik Self-Regulation terhadap sikap sopan santun siswa. Sikap sopan santun merupakan perilaku seseorang yang menghargai, tidak sombong dan berakhlak mulia dengan cara menghormati orang yang lebih tua, menyapa jika bertemu dengan orang lain, berbicara dengan nada lembut dan bahasa yang santun. Ciri cirinya tidak permisi atau menegur saat berpapasan dengan guru, memanggil teman dengan nama binatang dan menyanggah guru ketika sedang berbicara, dan Self-Regulation merupakan proses metakognisi yang mengatur proses perencanaan, pemantauan/monitoring, dan evaluasi diri dalam aktivitas belajar seperti cara berfikir, pemantauan proses belajar, mengulangi pelajaran agar tercapai tujuan belajar, penguasaan pengetahuan dan keterampilan bagi individu serta pengaturan jadwal belajar guna untuk mencapai tujuan dalam belajar. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design, dengan populasi sebanyak 100 siswa dan menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling sebanyak 10 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala sikap sopan santun. Teknik analisis data dari hasil hipotesis paired sample t-test yang diperoleh Ha diterima dikarenakan nilai signifikan 0.000 0,05 dan nilai t hitung -6.688 1.833. Sehingga ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik Self-Regulation terhadap sikap sopan santun siswa.
Dinamika Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Karakter Anak Wilayah Pesisir Kota Tarakan Ismuniar, Cici
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1606

Abstract

Penelitian ini menggambarkan hubungan pola asuh orang tua dengan pembentukan karakter anak di RT 10, Kelurahan Selumit Pantai, Kota Tarakan. Studi ini dilatarbelakangi kecenderungan orang tua mengadopsi pola asuh situasional yang fleksibel, menggabungkan unsur otoriter, demokratis, dan permisif sesuai konteks, untuk menciptakan "kebebasan bertanggung jawab". Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan orang tua dan anak serta observasi partisipan terhadap interaksi di lingkungan, dengan sampel diambil menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang tua menerapkan pola asuh demokratis sebagai pendekatan dominan. Ciri utamanya meliputi: (1) pemberian kebebasan disertai tanggung jawab, (2) penetapan batasan jelas dengan penjelasan rasional, (3) pendampingan aktif tanpa mengambil alih, dan (4) keseimbangan antara kemandirian dan kontrol. Strategi disiplin berfokus pada teguran tegas namun santun, pemberian kesempatan perbaikan, dan hukuman mendidik untuk pelanggaran berat. Pendekatan ini efektif membentuk karakter anak seperti disiplin, tanggung jawab (terhadap tugas rumah/sekolah), percaya diri, empati, dan penguatan nilai spiritual. Observasi menguatkan adanya interaksi hangat, lingkungan sosial positif, serta perhatian orang tua terhadap kebutuhan fisik dan emosional anak. Meski dominan demokratis, terdapat sedikit kasus pola asuh permisif yang berpotensi menghambat perkembangan karakter optimal. Penelitian menyimpulkan bahwa pola asuh demokratis yang adaptif di Selumit Pantai berkontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter anak secara holistik.
LAYANAN INFORMASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ADAPTABILITAS KARIR DI MASA NEW NORMAL Ismuniar, Cici
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v4i2.788

Abstract

This research aim to determine the effecitiveness of information services application to improve students career adaptability in the new normal period in class XI of SMK Negeri Tarakan. This research was a pre-experimental design research using one group pretest-posttest with a quantitative approach with a population of class XI students of SMK Negeri Tarakan totaling 108 students and the sample used is Simple Random Sampling totaling 30 students. The research instrument was a career adaptability scale based on Savickas’s theory (2012). Data analysis techniques were descriptive analysis and inferential analysis with Paired Sample T-test hypothesis testing. The Paired Sample T-test test used SPSS 16.0 for windows. The data analysis results of the Paired Sample T-test test obtained a Sig (2-tailed) value of 0.000 < 0.05, so Ho was rejected and Ha was accepted, which means that information services were effective for improving students’ career adaptability during the new normal period in class XI SMK Negeri  Tarakan. Based on results of the pretest score obtained by 30 students as a sample of this research, 10 (33%) students had a high level of career adaptability and 20 (67%) students had a moderate level of career adaptability. The results of the posttest score showed that there were 19 (64%) students who had a high level of career adaptability and 11 (36%) students who had a moderate level of career adaptability.
Strategi Penguatan Karakter Anak Melalui Kolaborasi Pentahelix di Kota Tarakan Ismuniar, Cici; Noviyanti, Nur Indah; Apriliyana, Nur Pangesti; Johan, Reza Bintangdari; Sovayunanto, Riski
INNOVA-S: Journal of Innovation and Sustainable Services Volume 1, Issue 1, 2025
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS DAN MARITIM BALIK DIWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63249/innova-s.v1i1.75

Abstract

Program Penguatan karakter anak melalui kolaborasi pentahelix ini (akademisi, pemerintah, bisnis, komunitas, media) dilaksanakan di Selumit Pantai, Tarakan, untuk mengatasi fenomena putus sekolah akibat kerentanan ekonomi keluarga nelayan, bullying, dan lemahnya dukungan sosial. Program bertujuan membangun resilience character anak melalui tiga intervensi utama, yaitu 1) pendidikan karakter berbasis kearifan lokal pesisir; 2) pendampingan anti-bullying; dan 3) penguatan jejaring dukungan sosial bagi anak yatim/rentan. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap dan berdiferensiasi berdasarkan kelompok usia (6-9 tahun, 9-12 tahun, 12-17 tahun). Aktivitas meliputi ice breaking interaktif untuk fondasi toleransi, tanggung jawab, dan disiplin; pendampingan terfokus menggunakan permainan tradisional modifikasi (kelompok bawah) dan edukasi self-grooming (kelompok tengah/atas); serta pendampingan berbasis Ramadan (mengaji, hafalan, kisah keteladanan Nabi) untuk penguatan karakter religius dan moral. Hasil menunjukkan efektivitas pendekatan bertahap dan sesuai perkembangan. Peserta menunjukkan peningkatan keterlibatan, perilaku kooperatif, kejujuran dalam permainan, percaya diri remaja, serta kesadaran tanggung jawab personal dan lingkungan. Internaliasi nilai karakter (termasuk 18 nilai Kemendikbud) terjadi melalui pembelajaran eksperiensial dan observasional. Program ini berhasil menciptakan lingkungan belajar adaptif dan kontekstual, menjadi model kolaboratif untuk penguatan karakter anak di wilayah pesisir perbatasan guna mendukung SDGs 4. Keberlanjutan program melalui pengembangan modul lanjutan disarankan.
Parenting Styles, Maternal Mental Health, and Child Development: An Analysis of the Role of Parenting in Building a High-Quality Generation in Coastal Areas Ismuniar, Cici; Indah Noviyanti, Nur
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 14, No 2 (2026): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v14i2.23950

Abstract

This study aims to analyze the influence of parenting styles and maternal mental health on child development in the coastal area of Selumit Pantai, Tarakan City. Coastal communities possess unique socio-economic characteristics that potentially affect parents' psychological conditions and parenting patterns. The research method employed a quantitative multiple linear regression approach involving 80 mother respondents selected through purposive sampling. The results showed that parenting styles (t = 2.887; p < 0.05) and maternal mental health (t = 5.377; p < 0.05) partially had a positive and significant effect on child development. Simultaneously, both variables contributed 51.5% F = 40.837; p < 0.000) to the variation in child development. Findings indicate that maternal mental health is a more dominant predictor ( b= 0,520) than parenting styles (a = 0,279). Overall, parenting style acts as a mechanism that explains how maternal mental stability influences the optimization of child development. Child development interventions in coastal areas are suggested to integrate psychological support for maternal mental health alongside physical nutritional fulfillment.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh dan kesehatan mental ibu terhadap tumbuh kembang anak di wilayah pesisir Selumit Pantai, Kota Tarakan. Komunitas pesisir memiliki karakteristik sosial-ekonomi unik yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis orang tua dan pola pengasuhan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif regresi linier berganda dengan melibatkan 80 responden ibu yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh (t = 2,887; p < 0,05) dan kesehatan mental ibu (t = 5,377; p < 0,05) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap tumbuh kembang anak. Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 51,5% (F = 40,837; p < 0,000) terhadap variasi tumbuh kembang anak. Temuan menunjukkan bahwa kesehatan mental ibu merupakan prediktor yang lebih dominan ( b= 0,520) dibandingkan pola asuh (a = 0,279). Secara keseluruhan, pola asuh bertindak sebagai mekanisme yang menjelaskan bagaimana stabilitas mental ibu memengaruhi optimalisasi perkembangan anak. Intervensi tumbuh kembang di wilayah pesisir disarankan untuk mengintegrasikan dukungan psikologis bagi kesehatan mental ibu di samping pemenuhan nutrisi fisik.